Sengoku BASARA: Samurai Kings

Sengoku BASARA: Samurai Kings (戦国BASARA)

Muat Turun Sari Kata Indonesian

Musim 2

Maklumat siaran

Sengoku Basara Samurai Kings - S02E12 - Crimson And Azure Battle To The Death! The Sound Of The Wind Blowing At The End Of The Fierce Fight!!
Ulasan oleh Robandit

Tag

bluray
Diterbitkan pada: 2026-07-13
Muat Turun: 23
Masalah Pendengaran: No

Pratonton sari kata Indonesian

200 baris pertama.

Terjemahan: Robandit Salam Hangat dari Singkawang Kalimantan Barat

Hideyoshi...

Agar mereka tahu apa yang terjadi jika menentangku,

akan kusimpan kepalamu sebagai peringatan ketika aku memerintah negara ini.

Kau telah mengeluarkan sedikit gigitan yang sepadan dengan lolongan ular kecilmu.

Namun, berapa pun jumlah pedang yang kau pegang,

seluruh kekuatanmu tak berdaya saat menghadapiku.

Jangan salah paham.

Kurasa berpesta bersamamu tidak menyenangkan.

Dan pesta yang suasananya tidak aku sukai,

seharusnya dibubarkan saja!

Oh begitu...

Dia mengatakan itu...

"Tetap di tempat," katanya padaku.

Jika Uesugi terlihat dalam kesulitan, pergilah ke Utsunomiya.

Dan jika pasukan Date dalam kesulitan,

kau harus mengirim bala bantuan ke Odawara.

Jika Mori atau mungkin Toyotomi membawa benteng itu ke arah barat,

aku yakin keberuntunganmu akan segera berakhir.

Namun, aku tidak percaya bahwa pergerakan mereka akan menjadi perpisahan terakhir kita.

Aku bersumpah demi Tuan Oyamada dan orang lain yang telah gugur...

aku akan menyelesaikan ini sampai akhir.

Dia jelas sudah belajar.

Yukimura, anakku. Kau akhirnya bisa memerintahku.

Aku telah menunggu saat ini.

Tapi dari semua hal, kau malah menyuruhku untuk tetap di tempat!

Yukimura! Dan Naga Bermata Satu!

Dengan kekuatan masa muda kalian, atasi cobaan ini dan selesaikan dengan gemilang!

Pertarungan Merah dan Biru Sampai Mati! Suara Angin Berhembus di Akhir Pertarungan Sengit!!

Tuan Mori!

Di depan kita, ada pasukan yang sedang menunggu!

Dilihat dari benderanya, mereka adalah Pasukan Satsuma.

Habisi mereka.

Tembak!

Pasukan Takeda, Sanada Genjou Yukimura!

Tuan Mori Motonari!

Mewakili Harimau Kai, Takeda Shingen,

dan memegang ajaran Tuan Shimazu Yoshihiro di dalam hatiku,

aku akan mencegah serangan kalian ke Osaka!

Bicara soal bidak yang bisa dikorbankan,

bukankah kau yang lebih banyak mengorbankan manusia dan kuda daripada aku di Itsukushima?

Komandan Takeda?

Ternyata kau berhasil selamat.

Kau dan Toyotomi membentuk aliansi, namun saling mengkhianati di setiap kesempatan,

dan tidak pernah mempertimbangkan masa depan rakyat.

Aku takkan membiarkan kalian memerintah negara ini!

Kau memang sangat mengganggu dan menjengkelkan.

Mundurlah. Aku tidak tertarik padamu.

Jadi begitu.

Kau dan aku berbeda.

Ukiran pada pedangmu itu bukanlah sumpah terpuji seorang wakil komandan.

Tapi menyimpan kegilaan yang kau sembunyikan di hatimu.

Bersiaplah, Takenaka Hanbei.

Aku akan memberimu kesempatan.

Di titik ini, nyawaku tidak lagi berharga bagiku.

Akan tetapi—

aku tidak ingin menyerahkan nyawaku padamu!

Apakah kau sudah mengetahui batasan kemampuanmu, Naga Bermata Satu?

Jika kau melihat negara ini dengan satu matamu, yang sedang menuju kehancuran,

lalu balaslah setidaknya sekali!

Jika kau ingin meraung, tunjukkan kekuatan untuk melakukannya!

Orang lemah tidak ada gunanya di negara yang akan aku ciptakan.

Yang lemah akan hancur berkeping-keping oleh tinjuku!

Jangan bercanda!

Di negara impianmu itu, hanya prajurit yang bisa hidup!

Kekuatan sangat penting jika kau ingin menaklukkan negara ini!

Tuan!

Aku... bersama pasukan Toyotomi,

akan menyembuhkan negara lemah ini dari penyakitnya!

Apakah kau Uesugi Kenshin?

Benar. Kau siapa?

Ishida Mitsunari dari Pasukan Toyotomi.

Dengan izin dari Tuan Hideyoshi,

aku akan memenggal kepalamu.

Murni dan sederhana... hingga ke tingkat yang menyedihkan.

Tuan Kenshin!

Dia cepat!

Keteguhan Pendirian!

Jika aku mengalahkan semua orang ini,

ayo berduel denganku,

Kakek!

Aku tahu! Mereka hanya untuk pemanasan.

Usahamu bagus!

Beristirahatlah!

Aku senang Mori tidak mengkhianati kita saat kita masih bersekutu.

Mari kita lihat apa yang akan dilakukan Tuan Toyotomi.

Tokugawa Ieyasu, berangkat sekarang!

Bidak-bidakku!

Tidak relevan berapa banyak yang akan mati,

tapi habisi semua musuh!

Dia bermaksud mengorbankan lebih banyak sekutu kali ini.

Apa pun alasanmu, ini tidak bisa dimaafkan!

Tuan Yukimura!

Oh tidak!

Bodoh sekali.

Tentunya dia tidak bermaksud menghentikan Nichirin dengan dua tombak.

Rencananya tidak mungkin sekasar itu.

Tombak Penakluk Surga!

Sanada Yukimura siap menghadapimu!

Aku akan menghentikanmu!

Bangkitlah!

Apa... ini?

Tombak jiwaku takkan pernah hancur!

Tidak akan pernah!

Bidak pengorbanan yang sesungguhnya.

Bidak pengorbanan yang ideal.

Para bidakku harus mencontohnya.

Mori Motonari!

Mari kita berduel!

Kau harus bertindak seperti bidak dan mati mengenaskan!

Bintang Bercabang Tiga... lambangku!

Persembahkan dirimu kepada Nichirin!

Satu bidak tidak akan bisa menghentikanku.

Aktifkan Jatuhnya Sinar Matahari Surga!

Panas sekali!

Semua berjalan sesuai rencana.

Meski sulit untuk diakui, aku tidak punya pilihan selain mengakui bahwa Masamune adalah naga.

Hideyoshi lebih kuat dari siapa pun.

Namun di dalam dirinya...

Di dalam naga itu, aku merasakan sesuatu yang tak bisa diukur.

Suatu hari nanti, pasti,

dia akan menjadi pesaing sejati bagi Toyotomi.

Berlari menembus langit

dan menghanguskan bumi.

Sanada Yukimura

tidak akan pernah berhenti!

Pria ini

berkobar dengan panas yang melebihi panas menyengat dari Nichirin.

Jiwaku tidak akan padam!

Perhitunganku keliru?

Aku tak bisa dikalahkan!

Tuan Masamune...

Apakah aku bisa menandingimu, meskipun hanya sedikit?

Kau harus tetap hidup...

Dan sekali lagi...

Mari kita bertemu... sekali lagi.

Aku menginginkan pertarungan yang sengit

tapi lawan yang berada di ambang kematian sejak awal,

tidak bisa mengalahkanku.

Namun, aku tidak akan memberi ampun.

Sempurna.

Tidak akan pernah ada orang yang bisa menggantikanku.

Hideyoshi...

Sang Naga juga akan melahap para dewa.

Tidak ada yang bisa menghentikan Tuan Masamune.

Mengapa kau melamun menatap langit?

Sebelum kau menatap ke seberang lautan yang tak terlihat,

perhatikan yang ada di depanmu!

Hentikan ocehanmu.

Kau menyadari, menyesali...

betapa bodohnya menantang seseorang yang lebih kuat darimu.

Ketahuilah bahwa keinginanmu untuk menaklukkan negara

tanpa melihat gambaran yang lebih besar adalah kesombongan!

Inilah nasib mereka yang tidak berdaya.

Dasar cacing!

Kau dan bajak laut itu, kenapa kalian tidak tumbang?!

Sepertinya tidak baik bagimu untuk dimanjakan oleh pesuruhmu.

Tidak ada batasan!

Aku takkan menyerahkan negara ini kepadamu dengan mengorbankan nyawaku!

Apakah kau yang akan berkuasa?

Apa yang akan dilakukan pemimpin geng preman terhadap negara ini?

Kau harus melihat sendiri saat aku sudah berhasil.

Dasar bodoh!

Jangan berpikir terlalu kaku.

Jika kau tahu apa yang perlu dilindungi,

sebagian besar masalah akan selesai dengan sendirinya.

Kau mengerti?

Aku tidak akan pernah menyerahkan negara ini

kepada orang-orang sepertimu!

Pemimpin Oshu, Date Masamune,

maju terus!

Serang!

Sekarang aku akhirnya bisa bersantai.

Aku bisa mengadakan pesta yang tertunda ini berkatmu,

pesta yang sudah lama aku nantikan.

Hideyoshi...

Rasanya menyenangkan untuk duduk menikmati hembusan angin seperti ini.

Rasanya seperti kita kembali ke masa lalu.

Benar, Hideyoshi?

Waktu mengalir tenang di sini.

Ini mungkin pertama kalinya aku merasa nyaman ditiup angin.

Sudah lama sekali sejak kita bertiga bersama.

Sungguh, sudah sangat lama.

Oh ya, Hideyoshi. Kau suka melihat bunga sakura, kan?

Saat musim semi tiba, mari kita...

Keiji.

Orang tidak bisa terus hidup seperti hidup yang kau jalani.

Untuk membimbing semua orang,

untuk menciptakan negara yang kuat,

aku tidak boleh terhubung dengan kelemahan apa pun.

Teman kecilmu mengantarkan ini kepadaku,

tapi aku tidak pantas menerimanya.

Untukmu saja.

Keiji.

Aku mengerti... si bodoh itu...

yang tidak mengerti...

Tak lama kemudian, pasukan Toyotomi pun kalah.

Jenderal yang hanya mempercayai kekuatan dan teman ahli strateginya yang mempercayainya,

berupaya menyatukan negara dengan kekuatan yang luar biasa.

Dengan demikian, satu era yang gagal memajukan dunia pun berakhir.

Sengoku BASARA: Samurai Kings subtitles in other languages

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left