Sooryavanshi

Sooryavanshi

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

Sooryavanshi (2021) WEB-DL | HDRIP | WEB-HD | WEBRIP
കമന്ററി എഴുതിയത് AlifAkbarB
Follow my instagram: @alifakbarb

ടാഗുകൾ

Web-DL
web-dl
hdrip
webrip
web
HDRip
WEB-DL
BRip
HD
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2021-12-03
ഡൗൺലോഡുകൾ: 130
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

BOMBAY, 12 MARET 1993

- Halo? - Kau masih di kantor?

Aku menunggumu.

Kenapa terburu-buru?

Kau tak menelepon, tapi saat putramu datang, ini panggilan ketiga.

- Aku akan pergi. - Baiklah.

Kau terlambat.

- Ayo pergi. - Bawa ini.

Aku masih punya banyak tugas di rumah.

Kenapa kau sangat stres? Aku tahu kau merindukan Veer.

Dia tinggal dengan kita beberapa hari.

Pada tanggal 12 Maret 1993,

ada 12 pengeboman di berbagai tempat di Mumbai,

serangan teroris pertama di India.

Ledakan ini memperkenalkan polisi Mumbai

dan rakyat biasa pada sesuatu yang mengguncang negara,

zat peledak RDX.

Polisi Mumbai bekerja tanpa lelah dalam kasus ini.

Petugas yang menangkap banyak tersangka, dan memecahkan kasus kurang dari 48 jam,

adalah Inspektur Kabir Shroff.

Kami dengar dalang di balik serangan ini,

Bilal Ahmed dan Tiger, telah kabur dari India.

Jurnalis itu benar.

Tiger dan Bilal kabur dari negara ini dua hari sebelum ledakan.

Tiger pergi ke Iran.

Dan Bilal Ahmed ke Pakistan wilayah Kashmir

untuk bergabung dengan Omar Hafeez.

Omar Hafeez biasa melakukan pekerjaan ilegal ISI.

Omar juga berperan dalam melatih pengebom tahun 1993 dalam membuat peledak.

Kami juga dengar bahwa 1.000 kg RDX dibawa ke Mumbai.

Tapi hanya 400 kg yang digunakan dalam ledakan ini

dan 600 kg masih hilang.

Apa itu benar?

Tak ada yang tahu ini benar atau hanya rumor.

Hanya Kabir Shroff yang tahu

600 kg RDX dikubur di suatu tempat di India.

Dan bahwa itu dikubur oleh Bilal Ahmed.

Bilal, kau akan tinggal bersama kami sekarang.

Tahun 1999, ISI membantu Omar memulai organisasi teroris,

bernama Lashkar.

Lalu, IS memanfaatkan organisasi ini dalam perang Kargil.

Tapi dalam perang, putra sulung Omar,

Imaad Hafeez, dibunuh oleh tentara India.

Mendengar ini, kedua putra Omar yang lebih muda, Riyaaz dan Raza,

meninggalkan sekolah di London dan kembali ke Muzaffarabad.

Ayah, kami tak akan kembali sekarang.

Aku berjanji, Kakak Ipar,

tak seorang pun di perbatasan akan aman lagi.

MARET 2007

Pekan depan, ada pertandingan kriket India-Pakistan di Mohali.

Visa dua hari diberikan agar kalian semua pergi ke India.

Kalian akan pergi, tapi tak akan kembali.

Temanku, Kader Usmani,

telah mengatur agar kalian tinggal dan bekerja di kota berbeda.

Meski orang Pakistan,

mereka menjalani kehidupan biasa di India, dengan identitas India.

Mereka ada di sekitar kita. Mereka bisa jadi siapa saja.

Mungkin penjaga di gedungmu atau pegawai di kantormu.

Polisi kesulitan mengidentifikasi dan menangkap mereka.

Karena tanpa perintah komandan mereka, mereka tak melukai siapa pun.

Hanya ada satu kontak sekarang.

Komandan Area kalian, Riyaaz.

Mukhtar, putra pengawal setia Omar, Bashir,

pergi ke India untuk melindungi Riyaaz.

Begitulah awal terbentuknya sel tidur Lashkar.

Paman Raza dan aku …

menghabiskan tahun-tahun terbaik kami di Universitas London.

Kau juga akan ke sana.

Belajar yang giat.

Banyak yang akan terjadi di sini.

Jangan khawatir.

Raza, jaga orang tua kita.

Apa yang kau pikirkan?

Aku ingin tahu kapan semua ini akan berakhir.

Kau pasti bertanya-tanya dari mana semua ini dimulai.

Enam puluh tahun lalu, orang buta huruf dan haus kekuasaan

memecah belah bangsa dengan agama.

Orang seperti kita menanggung bebannya.

Keluarga kita dipaksa pergi dari rumah dan negara mereka.

Di depan anak lima tahun,

mereka memenggal ayahnya. Membunuh ibunya.

Dan adik perempuannya…

Bahkan setelah datang ke sini, dia dicap imigran.

Anak lima tahun itu adalah aku.

Tapi semua ini…

- Kau akan capai apa dengan semua ini? - Pengorbanan harus dilakukan.

Atau apa bedanya kita dengan para birokrat itu?

India mengubah takdirku.

Sekarang, aku akan mengubah takdir India.

"MATA DIBALAS MATA AKAN MEMBUAT DUNIA BUTA"

Andai saja para tetua mengindahkan ini,

kita takkan membayar hukuman atas kesalahan mereka.

Ya, Pak Kabir.

- Apa Menteri Utama bersamamu? - Ya .

- Sambungkan padanya. - Ini Ketua Gabungan, Kabir Shroff.

Ya, Kabir.

Saya berusaha menghubungi selama tiga jam terakhir.

Saya tadi dalam penerbangan. Ada apa?

Kita harus segera bicara. Boleh saya datang?

Sebenarnya, saya menuju ke markas Pasukan Antiterorisme.

MARKAS PASUKAN ANTITERORISME

Kabir, setiap kali saya ditelepon oleh Pasukan Antiterorisme,

saya tak bisa tidur.

Kalau begitu, Anda tak akan kecewa.

Kami menemukan Riyaaz Hafeez.

Selama 15 tahun, 40 agen tidur ini bersembunyi di India.

Penyelidikan menunjukkan bahwa dua tersangka yang mati ini

sering bertemu dengan pengusaha hotel, Rajbir Rathod di Jaisalmer.

Ini Rajbir Rathod.

Rajbir Rathod ini adalah putra pemimpin Lashkar, Omar Hafeez.

Riyaaz Hafeez.

Kirim tim ke Jaisalmer sekarang dan tangkap bajingan ini.

Maaf, Pak, tapi kami tak sempat meminta izin.

Tim sedang menuju Jaisalmer.

Siapa pemimpinnya?

- Sooryavanshi. Veer Sooryavanshi. - Orang gila itu?

JAISALMER - PANGKALAN UDARA

Follow instagramku: @alifakbarb

Sooryavanshi!

Sooryavanshi!

Sooryavanshi!

Sooryavanshi!

Sooryavanshi!

- Pak. - Terima kasih, Balwaan.

Pak, Vivaan. Bukan Balwaan.

Dua hal tetap sama bertahun-tahun.

Gaya rambutmu dan kebiasaanmu melupakan nama.

Pak, begitu kita menangkap Riyaaz, kau pasti sampai ke halaman depan koran.

Ya, tapi hanya Tuhan yang tahu apa itu dengan medali atau sebagai martir.

Lihat ke depan, Yede.

Pak, bukan Yede, tapi Bhide.

- Mengirim uang ke bank? - Ya.

Aku belum pernah makan makanan selezat ini di Jaisalmer.

Terima kasih.

- Apa kau pemiliknya? - Aku dan suamiku pemiliknya.

- Baiklah. - Rajbir.

Ada apa?

- Dia bilang dia suka makanan kita. - Sangat suka.

Terima kasih. Kuharap kau datang lagi.

Tentu saja.

- Boleh aku berswafoto dengan kalian? - Tentu.

- Terima kasih. - Terima kasih!

Pak, itu pasti dia.

- Kabari polisi setempat. - Ya, Pak.

- Mau pesan apa? - Akan kuberi tahu.

Granat!

- Vivaan. Lindungi aku! - Ya, Pak!

Sooryavanshi!

Sooryavanshi!

Kita pergi ke Mumbai sekarang?

RUMAH AMAN PASUKAN ANTITERORISME

- Nyalakan lampunya, Kide. - Namaku Bhide.

Menurut Agensi Pusat, kau putra Kepala Lashkar, Omar Hafeez.

Tahun 2007, kau tiba dari Pakistan dengan visa turis

untuk menonton pertandingan kriket India-Pakistan di Mohali, tapi menetap.

Selama 13 tahun, kau tinggal di sini sebagai Rajbir Rathod,

dan kau menikahi gadis India, Jyoti Gupta.

Dalam laporan Agensi Pusat, kau terlibat ledakan kereta Mumbai tahun 2011.

lalu di toko roti Pune, halte Bengaluru, pangkalan militer Srinagar,

- Chennai… - Ahmedabad.

Setelah Srinagar, Ahmedabad.

Mungkin agensimu tak tahu.

Ledakan itu juga ulahku.

Sesuai intelijen kami, ada 40 orang lagi

yang tinggal di India bertahun-tahun sebagai sel tidur Lashkar.

Waktu mereka belum tiba.

Saat itu terjadi, kau tak perlu mencari mereka.

Dasar bodoh.

Kami menemukanmu, kami juga akan menemukan mereka.

Apa keuntunganmu?

Apa yang kau dapat

saat kau bekerja?

Sama saja.

Aku tidur lebih nyenyak di malam hari.

Seperti tadi malam.

Taj 26/11… Kau ingat, bukan?

Jika kau coba kepahlawananmu denganku,

akan kubunuh kau dan kukubur di bawah rumah aman ini.

Tak ada yang akan tahu di India,

dan ayahmu tak akan mendengarnya di Pakistan.

Kabir Shroff. Direktur Polisi, Pasukan Antiteroris Mumbai.

Naik pamor, ledakan Mumbai tahun 1993.

Kudengar kau memecahkan kasus itu hanya dalam dua hari.

Hanya Tiger dan Bilal yang berhasil menghindarimu.

Kau tahu banyak tentangku,

tapi kami tahu setelah tahun 1993, Bilal bersembunyi di rumah ayahmu.

Aku terus bilang itu salah.

Riyaaz kini dalam tahanan India.

Entah apa yang akan mereka perbuat pada putraku.

Ayah.

Riyaaz akan digantung sekarang.

Orang-orang India akan membunuhnya.

Tak ada tiang gantungan di India yang cukup kuat

untuk membunuh Riyaaz Hafeez.

Dia putraku.

Dia prajurit.

Dia akan mati menghadapi peluru.

Kepuasanku berasal dari memecahkan kasus ledakan tahun 1993,

setara dengan penyesalan karena tak menahan Bilal.

Pak, bagaimana aku lupa 1993?

More Indonesian subtitles for Sooryavanshi

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left