ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Translate By Zambronk_lah
Cuaca sangat panas dimusim kemarau ini.
Ini memaksaku untuk memakai pakaian yang tipis.
Aku suka pesawat terbang,
terutama saat dilihat dari bawah sini.
Bagian bawah pesawat terbang begitu sederhana.
Watermelon
Menjengkelkan sekali.
Aku merasa sadar diri setiap kali hal ini terjadi.
Oh, Maaf.
Itu disengaja. Tidak apa.
Bos sepertinya ingin bertemu denganmu./ Apa?
Kau sepertinya harus cepat kesana.
Aku benci caranya berbicara.
Aku akan menunggu di sini.
Untuk apa sih? pergi sana!
Rangkingnya turun 5 tingkat.
Rangking Pria Favorit
25. Shun Kamata
Apa yang kau lakukan?
Pagi. Bos menunggumu.
Aku tahu. Dia mau apa?
Kurasa tentang giliran tugasmu. Aku berhenti bekerja.
Berhenti? Egois seperti biasa.
Aku semakin sibuk setelah menjadi model.
Wow, syukurlah. Dia berbohong.
Mengapa kau tak datang melihat acaranya minggu depan?
Datanglah melihat kehebatanku.
Acara apaan? Siapa yang peduli.
Katanya sih Pekan raya bonsai.
Bonsai? Ha ha.
Tapi sebenarnya, pakaiannya benar-benar indah.
Baguslah. Pria tua akan menyukainya.
Daa./ Sampai jumpa.
Berhenti mengintip dadaku ini.
Ini masalah...
Gila, Teteknya besar banget!
Berapa ya peringkatnya? Dia baru turun 10 peringkat.
Bisakah kau datang akhir pekan ini?
Aku tak bisa datang minggu ini.
Siapa yang mau kerja di hari ulang tahun mereka?
Bukan berarti aku punya rencana.
Aku kekurangan satu pegawai.
Ayolah.
Kumohon!
Mukaku disini dasar cabul!
Gila, Teteknya besar!
Dasar brengsek!
Akhir-akhir ini sepertinya aku mendengar pikiran orang-orang.
Sekali aja kalo bisa megang Teteknya!
Ga sopan banget pelayan itu.
Teteknya jelas banget!
Turun lagi. Ayo!
Gila!
Di sini!
Mau kopi lagi?/ Ya.
Sekarang! ada alasan untuk hidup lebih lama.
Umurku sudah 22 tahun.
Aku tak pernah membuat keputusanku sendiri.
Lebih enak membiarkan orang lain memutuskan untukku...
...jadi tanggung jawabku berkurang.
Tapi aku ingin menjadi wanita yang mandiri...
... dan menertawakan kesalahan yang ia buat sendiri.
Itu sebabnya saat umurku 20 tahun, aku berjanji pada diri sendiri ...
...aku akan punya daftar banyak pria saat umurku 22 tahun.
Ini bagai rencana yang sulit diwujudkan.
Aku telah bercinta dengan 3 pria selama hidupku.
Pria pertama
Wow, empuk banget!
Wow!
Seperti marshmallow!
Luar biasa!
Bagaimana ini?
Aku keluar! Kau sudah keluar!
Yang benar saja!
Pria kedua
Pria ketiga
Apa kau yakin?
Aku sangat menginginkannya!
Hebat! Tak kusangka!
Sudah kuduga.
Selalu saja payudaraku.
Aku merasa kepribadianku diabaikan.
Aku menghitung setiap remasan dan mengurangi nilai dirinya.
Dalam semalam, setidaknya ia turun 100 peringkat.
Maafkan aku! Selamat malam.
Aku ingin mengirim paket ini./ Apa?
Katanya disini bisa mengirim.
Kami Menerima Pengiriman.
Oh, aku lupa.
Tunggu sebentar..
Dia pasti orang pertama yang menggirim dari sini.
Silahkan diisi dulu.
Apa itu hidup?
Oh, tidak...
Ini bebek mainan. Ini bunyi kalo digoyang.
Kau tak percaya? Aku tak berbohong.
Aku menemukannya di pantai. Diatasnya ada nomor teleponnya.
Aku meneleponnya dan bertanya apa mereka menginginkannya.
Oh begitu? Siapa yang peduli.
Mereka tinggal dihulu sungai.
Anak mereka menangis karna mencari mainan ini.
Jadi aku ingin mengembalikannya.
Siapa yang nanya? Sepertinya boongan.
Tunggu dulu...
Pria ini tak menatap payudaraku.
Sudah.
Baik.
Aku tak mendengar pikirannya juga.
Tulisannya salah.
Satu Bulan Kemudian.
Pria ini bahkan tak menyentuh payudaraku.
Tadi hebat sekali.
Seberapa hebat?
Ini akan dikenang dalam sejarah.
Kau jangan melebih-lebihkan./ Maksudku sejarahku.
Ini tak terlupakan./ Bagian mana?
Sepertinya suaramu.
Suaraku?
Kedengarannya bagaikan kau sedang bermain tenis.
Tidak mungkin!/ Bagaimana denganmu?
Itu menyegarkan.
Segar seperti baru?
Memang apa lagi, bodoh?
Kau tahu, kau adalah pria keempat.
Tiga pria lainnya payah sekali.
Mereka cuma peduli payudaraku.
Benarkah?
Ceritakan lebih banyak tentang dirimu.
Seperti apa?
Sejarah percintaanmu.
Itu pasti membosankan./ Ayolah. Ya!
Bagaimana ya...
Baiklah.
Aku suka pemandian umum.
Ada kamar mandi dirumah, tapi kadang aku ingin mandi diluar.
Ada yang bisa kubantu?
Dia dan suaminya terpisah saat menuju pemandian air panas.
Dan semua pemandian umum ditutup saat itu.
Apa kau ingin memakai kamar mandiku?
Tahan.
Jangan ribut!
Apa kau punya tempat tinggal?
Jika hanya untuk semalam...
Tidak, tapi terima kasih.
Kau telah membantuku.
Begitulah.
Cuma waktu itu aku melihat wanita penyuka sex kamar mandi.
Apa itu benar-benar terjadi?
Tentu saja, itu benar-benar terjadi.
Apa dia punya payudara yang besar?/ Tidak.
Kurasa tidak.
Aku tak punya waktu memperhatikannya.
Aku tak terobsesi dengan payudara.
Apa ada orang seperti itu?
Benarkah?/ Ya.
Baiklah, sekarang aku bingung.
Aku selalu mengidamkan pria seperti ini.
Tapi jika dia tak suka payudara, apa yang dia suka dariku?
Apa kau tahu...
Aku suka dirimu apa adanya.
Gila...
Tapi dia pria pertama yang berkata seperti itu.
Alat kedap suaranya berhasil!
Kita akan terus menggunakanya./ Tapi ini terus menerus.
Kurasa itu sebabnya harga sewanya murah.
Hey, apa kau tak punya film porno?
Aku telah membuangnya, meskipun aku masih punya sisanya.
Ini?/ Ya.
Favoritku
Kenapa? Aku takkan menontonya lagi.
Ini cuma kenang-kenangan.
Benarkah? Mau nonton untuk terakhir kalinya?
Hey, jangan main-main!
Tenang, aku hanya bercanda!
Suamiku tak menyimpan rahasia. Tapi ada satu hal...
Kasetnya juga udah rusak ini!
Dia tak pandai berbohong!
Benarkah?
Temanku yang meminjam berkata ia tak bisa melihat apa-apa.
Apa ini?/ Itu kepala-copter.
Tidak mungkin!/ Beneran kok!
Ayah memberikannya saat ia sekarat. Dia bilang, ini Kepala-copte r.
Itu tidak lucu./ Dia bilang begitu.
Jadi kau bisa terbang make ini./ Mungkin
Aku tak pernah mencobanya karna takut ketinggian.
Ya, benar.
Kebohongan yang ia katakan ini...
...kuanggap hanya cara yang aneh untuk menghiburku.
Apakah ini salad?/ Ya.
Kau suka lagu ini?/ Kau tau lagunya?/Ya.
Dia penyanyinya, kan?
Kau tahu judulnya?
Permen karet yang kau kunyah.
Ya, mengunyah permen karet./ Mengunyah permen karet?
Judul yang aneh.
Aku terkejut kau tau dia. Padahal dia tidak terkenal.
Dia tinggal di Nerima sekarang. Aku melihat dia di toko obat.
Benarkah?/ Kau tahu dia sakit wasir?
Ia sedang membeli obat.
No comments yet. Be the first to leave one.