ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Translate By zbr182 IDFL™ Subs Crew
Terima kasih, Pak.
Dante,
Aku ingin pulang.
Baik.
Kita tunggu anak bungsumu.
Ma.
Apa kata dokter?
Waktu Mamamu tinggal dua bulan.
Jika beruntung bisa tiga bulan.
Kupikir Mama akan sembuh setelah operasi. Mengapa malah bertambah buruk?
Mengapa tak bawa Mama ke Manila? Mungkin bisa disembuhkan disana.
Rolando,
Terima sajalah!
Lihat Mamamu.
Dia sudah cukup menderita.
Mama sudah pasrah.
Kita harus merelakannya juga.
Aku akan membawanya.
Terima kasih, Nak.
Turunkan aku disawah.
Aku ingin melihat sawah, Dante.
Mungkin ini yang terakhir kalinya.
Disini tempat Mama dan Papa jatuh cinta.
Dulu sawah ini kecil.
Tapi dengan kerja keras Papa
Dia berusaha memperluasnya
dan berhasil membeli dua hektar sawah.
Bantulah Papa kalian
sehingga sawah ini akan tetap menjadi milik keluarga kita.
Kau, Conrad.
Masih ingin keluar Negeri?
Sudah tidak, Ma.
Setelah kejadian itu.
Bagus.
Bekerjalah mengurus disawah ini.
Papa mengandalkanmu.
Nak,
Jangan mengecewakan Papa.
Baik, Bu.
Mama harus bicara pada Adik juga.
Roland, aku tahu
Kau tak suka mengurus sawah.
Tapi Mama harap
Kau gunakan semua ilmu yang kau dapat disekolah
untuk membantu Papa menjalankan bisnis.
Mama mohon, nak?
Baik, Ma.
MA!
Ayo pulang!
Halo, Ma!
Tuhan memberkatimu, Sol.
Halo, Pa.
Ini libur musim panasku.
Aku bisa merawat Mama.
Terima kasih.
Maksudmu
Setahun lagi dan kau akan lulus kuliah?
Benar, Ma!
Kasihan, Roland.
Aku takkan bisa melihatmu memakai toga.
Ma.
Belum tentu juga.
Sudah.
Mama kenyang.
Sekarang kau makanlah.
Mama juga mau istirahat.
Sebelum Mama masuk rumah sakit
kalian semua tahu Conrado telah kena tipu.
Papa kehilangan banyak uang.
Untuk membawa pulang Ibumu setelah 4 bulan di rumah sakit.
Papa harus menggadaikan penggilingan kita.
Papa mendapat hampir satu juta peso.
Musim panen selanjutnya menentukan
apa Papa bisa membayar hutang Bank.
atau kita akan bangkrut.
Papa butuh bantuan kalian.
Kita kurangi pengeluaran kita untuk semua orang dirumah.
Kita jaga sawah dan penggilingan agar tetap berjalan.
Jangan khawatir, Pa!
Aku akan membantu.
Dan kau Rolando, jika tak bisa mengurus sawah
kau bisa mengurus penggilingan sehingga kau bisa ikut membantu.
Baik, Pa!
AKu punya pertanyaan.
Apa?
Apa benar Mall City ingin membeli lahan kita untuk membangun Mall baru?
Mereka baru membuat Mall baru di kota sebelah.
Persetan dengan Mall itu.
Mereka ingin membuat Mall di setiap kota di negara ini.
Ingatlah ini.
Selama Papa Hidup tanah kita takkan pernah Papa jual.
Ngomong-ngomong
Papa mendatangan perawat untuk Ibu.
Untuk apa? aku bisa merawat Mama.
Ya, Pa, aku juga.
Mengapa?
Apa kalian Perawat?
Tidak, tapi
Kita bisa menghemat uang jika kita yang merawatnya sendiri.
Biayanya lebih murah
Dibandingkan dengan tagihan rumah sakit.
Yang terpenting Mama merasa nyaman disisa hidupnya.
Selesaikan makan kalian!
Papamu takkan berhenti menyalahkanmu untuk uang yang hilang saat perekrutan itu.
Tak masalah. Itu memang salahku.
Memangnya salahmu apa?
Merekalah yang salah karna melarikan semua uangitu.
Aku seharusnya tak mencoba bekerja di luar Negeri.
Sol, Papa butuh bantuanku sekarang.
Maksudmu kita terima saja gaji kecil yang diberikan Papamu?
Kau sudah dengar sendiri, kan?
Penggilingan sudah digadaikan. Mana bisa aku minta naik gaji?
Conrad,
Bagaimana dengan impian kita?
Kapan kita akan menikah?
Jangan sampai kau membuatku hamil. TIdak jika keadaan seperti ini.
Kita harus bersabar, Sol!
Papa akan menyerahkan sawahnya suatu saat nanti.
Kapan waktu itu akan tiba?
Papamu lebih kuat dari banteng.
Becek bener!
Roland.
Apa Kak?
Kau tak mencuci Mobilku?
Nanti juga kotor lagi kalo ke sawah. Kita harus menghemat sabun dan air.
Hey, Conrado.
Kau jaga sawah pagi ini.
Papa akan menjemput perawat Ibumu.
Baik,Pa.
O Fely,
Aku akan bersiap-siap, lalu aku menjemput perawatmu.
Ya, hati-hati.
Minumlah!
Ma.
Ma!
Mama ga papa!
Bantu Mama berbaring.
Baik!
Berapa karung yang bisa kau bungkus?
Lebih dari 40.
Mengapa lambat sekali?
Pak Erning mengirim padinya telat.
Keparat itu! Sudah kubilang untuk mengirimnya kemarin.
Anda Benar, Pak!/ cepat selesaikan.
Baik, Pak!
Kak!
Perawatnya sudah datang?
Pasti lagi dijalan.
Apa?
Kau meninggalkan Mama sendiri?
Mama sedang tidur saat aku pergi.
Dan Sol juga ada dirumah.
Teban, selesaikan sebelum malam tiba.
Sol,
ini Alice.
Perawatnya Mama.
Ayo.
Lewat sini.
Fely.
Bangun.
Dia Alice, perawatmu.
Dia putri dari petani di ST.Domingo
yang meninggal karna serangan jantung.
Benarkah?
AKu turut berduka cita.
Itu sudah 4 tahun yang lalu.
Aku kuliah dengan biaya sendiri.
Aku beruntung bisa cepat lulus.
Kau bekerja dimana?
Bulan depan aku mulai bekerja di Rumah sakit kota.
Terima kasih sudah mau merawat diriku.
Aku tak bisa menolak permintaan teman Ayahku.
Akan kutinggalkan kalian berdua.
Aku akan mengukur tekanan darahmu.
Apa kau punya pacar?
Tidak.
Kau ingin bertemu Putra bungsuku?
Dia sebaya denganmu.
Dia tampan dan pintar.
Dia sangat muda. Kelihatannya baru lulus.
Hebatnya lagi sepatunya warna merah.
Emang kenapa kalo sepatunya merah?
Dia bukan dari rumah sakit.
Mungkin cangcutnya juga merah!
Benar!
Dih, sebodo amad..! Mau merah kek, ijo kek, terserah.
Iya sih. Yang bikin penasaran yaitu...
...dia cantik ga?
Mungkin kau akan suka padanya. Pulanglah lihat sendiri.
Benar!
Sol, makan.
Papa datang.
Hallo, Pa.
Ayo makan.
Makasih, Papa baru makan.
Ada piring lagi ga?
Papa ga bilang kalo perawat mama cantik.
Apa?
Apa dia udah punya pacar?
No comments yet. Be the first to leave one.