ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Subtitle By :
"ADANK DOANK" "Wong Cilegon"
Di negeri Sparta...
Saat bayi-bayi dilahirkan...
Para sesepuh akan memeriksa bila ada cacat.
Apa kau ibuku?
Karena aku siap untuk menghisap puting susu.
Bila ada cacat...
bayi itu akan ditolak.
Dan jika bayi itu...
berdarah Vietnam...
Brangelina akan mengambilnya.
Imut, ya?
Saksikanlah Leonidas...
...Seorang Spartan yang sempurna.
Sejak kecil...
Leonidas sudah diajarkan bertempur.
Ayo, bajingan cilik! Ayo!
Kau tidak bisa mengalahkanku.
Kau tidak akan pernah bisa jadi seorang Spartan.
Terima ini, Nek!
Dia sudah disiksa, diajarkan tidak mengenal rasa sakit.
Katakan, Mr. Bond...
berapa nomor rekeningnya?
Siapa itu Mr. Bond?
Aku Leonidas.
Kau menguji kesabaranku, Double-Oh.
Tapi aku bukan Double-
Little Miss Sunshine!
Ini enak.
Benar. Yeah.
Tidak, tidak, tidak.
Mr. Bond, perkenalkan Captain Adorable.
Anjing pintar.
Anjing pintar. Siapa yang pintar?
Leonidas dikirim ke alam liar...
untuk belajar bertahan hidup.
Dia melawan dinginnya salju...
menahan rasa lapar.
Tanpa mayo?
Ini omong kosong!
Binatang buas mengintai Leonidas...
dengan mata merah menyala seperti api dari neraka.
Ya ampun, kakimu gembira sekali.
Apa yang kau tertawakan, Bodoh?
Aku akan mendorongkan kaki gembiraku ke bokongmu...
- Bodoh. - Penguin baik.
Mau kemana kau, pengecut?
Aku akan menjadikanmu pelacurku, Leonidas.
Menjilat zakarku.
Sekarang makanlah lubang pantat penguinku.
Taco Bell itu tidak bisa duduk dengan benar.
Oh, bau!
Ha! Makan itu.
Kau mati, Leonidas.
Ucapkan "Apa kabar?" ke Anna Nicole untukku.
Sial! Aku tersangkut!
Oh, ada penguin terjepit!
Tolong! Tolong!
Oh! Pantatku!
Pantatku sakit! Oh!
Mengapa kau memperlakukanku seperti itu?
Ayolah, Bung, aku bisa menusukmu.
Kita bisa membicarakannya.
Aku akan menghisap penismu!
Dan anak yang dilepaskan ke alam liar...
telah kembali sebagai Raja!
Buah dada.
Tanda tangani?
Itu juga asli.
Ya!
Nikahi aku?
Apa itu?
Angka kombinasi sabuk keperawananku.
Leonidas!
Leonidas berbahagia.
Dia menikahi Margo, dan memberinya seorang putera.
Dan kehidupan di negeri Sparta berjalan baik.
Ya! Ya! Bagus!
Terimakasih, Ayah.
Ulurkan tanganmu.
Ingat, Nak. Seorang kstaria...
harus belajar menerima pukulan.
Bertempurlah dengan otakmu;
berfikir dengan hatimu.
Hah?
Beri dia gaya paku tiang, Sayang.
Gaya paku tiang?
Itu baru anakku.
Ratuku.
Tidak!
- Kapten. - Tidak!
Saya lihat Leonidas sedang membentuk calon Raja Sparta kita...
menjadi seorang pria.
Aku ingat saat ayahku biasanya mengalahkanku.
Upacara tradisional jalan masuk.
Bukan. Ayahku seorang pemabuk.
Utusan dari Xerxes menanti, Rajaku.
Salam, Leonidas.
Salam, Utusan.
Apa-apaan itu?
Apa?
Kau baru saja menciumku!
Itu cara pria Sparta saling menyapa.
Menepuk tangan bagi para wanita...
dan berciuman dengan mulut terbuka bagi para pria.
Aku mengerti.
Mengerti apa?
...Kau punya...
"masyarakat bebas" di sini.
Ya. Masyarakat merdeka.
Bukan berarti ada yang salah dengan itu.
Aku suka orang hitam besar.
Yeah.
Mari, utusan, kita jalan.
Xerxes Agung telah menguasai dunia...
dengan pasukan Persia-nya yang hebat...
dan telah menentukan jajahan terakhirnya-
Sparta.
Mari kita bicara di tepi Lubang Maut Besar.
Oke.
Xerxes seorang Raja yang baik...
dia menawarkan...
pilihan perdamaian daripada perang.
Tidak ada darah yang menetes...
selama kalian, para pria Spartan bersedia membangun piramidnya...
dan para wanita kalian menjadi budak seksnya...
dan anak-anak kalian...
bekerja di bengkelnya...
membuat sepatu Nikes.
Cukup beralasan.
Aku yakin kau...
berfikir begitu, Penasihat Traitoro.
Katakan pada Xerxes...
...untuk membawa permintaannya...
dan membuangnya!
Apa-apan ini?!
Apa? Dia mendatangiku!
Tidak.
Kawan, istrimu seksi.
Ini berarti perang!
Hey, hey, hey, santai saja, santai saja.
Kami sudah punya San Francisco...
dan West Hollywood.
Kami tidak butuh Sparta.
Aku tinggal bilang ke Xerxes "jangan pergi. "
Tendang dia.
Ini gila!
Gila?
Ini Sparta!
Kenapa kau lakukan itu?
Dia mau mundur.
Tuanku, dia akan bilang ke Xerxes bahwa Sparta...
bukan untuk mereka. Jadi, apapun yang kau lakukan...
jangan tendang dia ke dalam Lubang Maut.
Berhenti menendang orang ke Lubang Maut. Sungguh!
Aku tidak tahu kenapa kalian...
selalu menimpakan kesalahan padaku dalam segala hal.
Aku sudah dewasa dan bertanggungjawab.
Lihat aku. Aku sedang menyusui bayiku.
Terkadang aku memberinya susu goreng.
Aku menyebutnya susu soda.
Mirip dengan ASI, tapi digoreng.
Dan kau tinggal memasukkannya ke mulut.
Dia menyukainya. Bukan begitu, Sayang!
Aku seorang pembelanja yang cerdas.
Aku mendapatkan smua perlengkapan ini di gang dari seorang wanita Mexico.
Tawar menawar/i>
Berbelanja
Kenapa semua kira aku mengacau?
Sial! Apa aku terlihat gila?
Tuhanku!
Oh, sial!
Hilang sudah palimonyku!
K- Fed tidak memilikinya.
K- Fed, kembali padaku!
Kumohon? Akan kubiarkan kau di dalam rokku.
Itu baru pacar K-Fed.
Aku bukan gay!
Leonidas.
Ryan Seacrest?
Bagaimana rasanya tendangan itu?
Mari kita dengar apa kata para juri.
- Randy? - Yo, Leo, Sobat...
Aku tidak merasakan apa-apa dari tendangan itu, kawan.
Aku tak tahu apa yang terjadi, Bung.
Bagiku semua tidak masalah.
- Maksudku, biasa saja. - Paula?
Leonidas...
Kau..
membuatku bergerak.
Aku tidak-
Simon?
Leonidas...
Kurasa tendangan itu...
benar-benar menakutkan.
Oh... Simon-
Malah, aku sudah pernah lihat tendangan yang lebih bagus...
dari seekor keledai tua.
Aku tidak membicarakanmu, Paula.
No comments yet. Be the first to leave one.