ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Diterjemahkan oleh Tuan_Nobody
Oh Rapu yang agung dan perkasa.
Kami berdoa padamu.
Untuk Air dan Rizki.
Aku berdoa padamu, Bukan untukku...
Tapi untuk putriku.
Aku lelah.
Ah, Kedatangan apa Kita di sini?
Lihatlah Dia...
Dia melahap semua buah - buahanku.
Rapu.
Sang pembawa cahaya.
Oh, Itu salah satu namaku.
Namaku Gorr.
Pengikut terakhirmu.
Kami kehilangan segalanya, Tuanku.
Tanahnya mengering.
Semua kehidupan menghilang.
Tapi iman Kami padamu tak pernah goyah.
Dan sekarang kami menunggu janji...
Janji imbalan abadi.
Apa ini alasanmu berpesta?
Dia pikir ada imbalan abadi.
Tidak... Tidak, maaf.
Tak ada imbalan abadi untukmu, anjing!
Alasan Kami berpesta adalah merayakan pembunuhan ini.
Kami baru saja menghabisi nyawa pemegang pedang Necrosword.
Sebelum Dia bisa mencelakai dewa - dewa lain dengan pedang terkutuk itu.
- Kau lihat... - Dia mengancam untuk mengakhiri seluruh kekaisaranku.
Kumohon Tuanku...
Kekaisaranmu memang sudah berakhir.
Tak ada yang tersisa untuk menyembahmu.
Pasti akan ada lagi pengikut untuk menggantikanmu.
Akan selalu ada.
Kami telah menderita...
Dan Kami kelaparan.
Putriku meninggal...
Atas namamu.
Memang sudah seharusnya.
Menderita demi dewa - dewamu adalah satu - satunya tujuanmu.
Tak ada apapun untukmu setelah kematian...
...Kecuali kematian!
Kau bukanlah dewaku.
Aku berpaling darimu.
Sekarang, Hidupmu yang tak berarti...
...Akhirnya memiliki tujuan.
Untuk mengorbankan dirimu sendiri padaku.
Jadi balas dendamlah yang Kau cari...
Bunuh semua dewa - dewa.
Jangkaulah Eternity.
Balas dendamlah yang Kau cari.
Panggillah Bifrost...
Jangkaulah Eternity...
Panggillah Bifrost...
Jangkaulah Eternity.
Jadi pedang itu memilihmu...
Namun Kau sekarang terkutuk.
Lucu...
Ini tak terasa seperti kutukkan.
Ini terasa seperti janji.
Jadi inilah sumpahku...
Semua dewa - dewa akan mati.
Ayo, berkumpul...
Dan dengarlah legenda dari Viking luar angkasa.
Alias "Sang dewa petir".
Alias "Thor Odinson".
Dibesarkan dengan jalan Ksatria...
Thor diajari untuk membantu memberikan keseimbangan.
Memberikan perlawanan yang baik, untuk mereka yang tak bisa melawan dengan baik.
Dia tumbuh.
Dan tumbuh.
Dan tumbuh.
Dia sensitif, suka senyum.
Dan sifat cintanya tidak pilih - pilih.
Dia pernah mencintai penjelajah yang gigih.
Di lain waktu, Dia mencintai wanita serigala...
Di atas serigala betina.
Tapi cinta sejati Thor berada pada wanita bumi bernama Jane Fonda.
Oh, bukan, tunggu...
Jane Foster.
Namun sayangnya...
Dalam pertempuran cinta, Thor kalah.
Bahkan, Dia kehilangan banyak orang di hari itu.
Ibunya.
Ayahnya.
Dan Pria itu.
Dan Pria itu...
Dan entah siapa itu.
Dan Heimdall.
Dan adiknya.
Dan adiknya lagi.
Dan lagi.
Thor yang malang harus menyaksikan planetnya meledak.
Dan lalu Dia bilang,"Apa yang telah kulakukan?"
Sepertinya semua yang Dia cintai, telah hilang.
Jadi Dia menyembunyikan hatinya dibalik, tubuh berlemaknya...
Agar hatinya tak hancur lagi.
Tapi hanya karena Dia muak dengan cinta, Bukan berarti Dia muak dengan pertempuran.
Dia bersatu dengan Guardians of the Galaxy...
Dan berangkat untuk petualangan klasik Thor.
Dia berolahraga...
Menempatkan dirinya pada tempat sulit...
Merubah rasa sakitnya menjadi peningkatan...
Dan tak pernah bolos hari latihan kaki.
dia berubah dari tubuh om - om menjadi tubuh dewa
Namun dibalik tubuh dewanya...
Masih ada tubuh kesedihannya, yang berusaha keluar.
Sebab semua tubuh yang Thor pakai selama bertahun - tahun...
Tak dapat menyembunyikan rasa sakit yang Dia rasakan di dalam dirinya.
Jadi Dia menyerah dalam pencarian cinta.
Menerima kenyataan bahwa Dia hanya ahli dalam satu hal.
Dia menunggu dalam pertapaan yang damai untuk seseorang mengatakan...
Thor...
Kami membutuhkanmu untuk memenangkan pertarungan ini.
Thor...
Kami membutuhkanmu untuk memenangkan pertarungan ini.
Ayo.
Oh, oke.
Ayo, Stormbreaker.
Ayo bergegas, oke?
Orang - orang sudah sekarat.
Sampai jumpa dibawah sana.
Bergegaslah!
Berikan itu padaku!
Kau akan merusaknya.
- Aku adalah Groot! - Oh, Kau membuatnya penuh getah.
Halo, semuanya!
Wah, wah... Liahtlah siapa itu!
- Bagaimana keadaan Kita, kawan - kawan? - Buruk sekali!
Kita semua akan mati!
Kau bilang planet ini akan menjadi liburan yang menenangkan.
Aku bilang ini akan menjadi seperti liburan menenangkan.
Lihatlah saja pemandangan langit yang menakjubkan, tiga mentari terbenam.
Apa yang lebih menenangkan dari itu?
Liburan yang sesungguhnya!
Matilah Kau, Bedebah mutan!
- Dewa Petir! - Raja Yakan.
Kau akhirnya bergabung dalam pertempuran Kami.
Seperti kata pepatah, Lebih baik telat daripada tidak sama sekali.
Itu bagus.
Seperti yang Kau tahu, Kami dulu tinggal di Oasis yang damai.
- Lalu, Dewa - dewa Kami terbunuh. - Terbunuh?
Dan sekarang, Kuil sakral Kami tak ada yang menjaga...
Dan gerombolan Habooska mengambil alih kekuasaannya.
Itu adalah kuil Kami yang paling sakral yang mereka nodai.
Tidak untuk waktu yang lama.
Raja Yakan...
Ceritakan pada mereka apa yang terjadi di sini hari ini.
Ceritakan tentang saat Thor...
Dan kru orang - orang putus asa yang beragam...
Menemukan waktu mereka dalam peperangan dan mengukir nama mereka dalam sejarah.
Keunggulan mungkin tidak berpihak pada Kita...
- Tapi kukatakan padamu ini secara cuma - cuma. - Ini Dia.
Ini berakhir di sini dan saat ini!
Dia tak akan pergi ke kuilnya, kan?...
Kerja bagus semuanya.
Kita semua layak dipuji Karena itu, sebab Kita bekerja sebagai tim.
Kita menggunakan hati dan pikiran Kita untuk mengalahkan musuh...
Dengan kerusakan yang minim.
Sungguh petualangan Thor yang klasik.
Hurrah!
Buku yang bagus?
Ya.
Aku menulisnya.
Kau... Kau Dr. Jane Foster?
Benar.
- Hai! - Hai!
Bagaimana dengan jembatan Einstein-Rosen?
Itu membingungkan.
- Ya. - Benar - benar membingungkan.
Itu...Kau butuh model tiga dimensi.
Kau pernah nonton Event Horizon?
Tidak.
- Interstellar? - Tidak.
Film itu menjelaskan semuanya dengan jelas.
Em, Baiklah.
Jembatan Einstein-Rosen Melipat ruang...
Agar titik A dan titik B ada berdampingan dalam ruang dan waktu, Seperti itu.
Kau baru saja merusak bukumu.
Ya, Tapi Kau sekarang paham tentang lubang cacing.
- Tontonlah film - film itu. - Oke.
Aku lihat Cheetos pedas. Aku harus mendapatkannya.
Jadi bagaimana... Bagaimana kabarmu?
Luar biasa hebat.
Apa Kau...
Cerita ke orang lain selain Aku?
Saat orang - orang tahu mereka akan bertingkah aneh.
Mereka hanya...
Berbeda.
Aku tak membutuhkan itu dalam hidupku sekarang ini.
Lagipula, Itu tak separah itu.
Jane, Ini stadium empat.
Dari berapa stadium?
- Empat. - Yang kita tahu.
Oh, Kau mau...
Pergi ke suatu tempat lain sekarang ini, Itu lebih penting dari kemoterapi?
Tidak...
Kau mencoba kembali ke Lab, Ya?
- Aku punya beberapa ide yang ingin kucoba. - Oke, Tidak. Tahan dulu.
Aku tahu kau berpikir pekerjaan Lab-mu itu hal yang wajib Kau lakukan.
No comments yet. Be the first to leave one.