ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Kyoto, 2027.
Di sini, di Kota Kyoto,
Universitas Keito dan pluura
bekerja sama dalam sebuah proyek
untuk melestarikan sejarah detail kota secara digital.
"Kyoto Kronik" sedang berlangsung.
Jalur Pejalan Kaki dan Sepeda
Kita akan melakukannya?
Kita akan berhasil. Lari!
Berhasil!
Ya!
Karaoke?
Di Kawaramachi?
Kau mau ikut?
Hei.
Maaf.
Ini Katagaki.
Baik. Katagaki-kun.
Kami akan kumpul-kumpul.
Ke karaoke. Aku...
Tak masalah kalau kau punya rencana lain.
Tidak... ya.
Ayo pergi!
Tunggu! Kau terlambat!
Maaf! Cepat!
Yang lain sudah pergi?
Ya. Akan ada 30 orang.
Jalur Pejalan Kaki dan Sepeda
"Latih Diri untuk Lebih Tegas!"
"Jangan kebanyakan berpikir." Buat keputusan cepat.
Roti daging barbeku.
Roti isi ikan.
Kau! Pesan apa?
Roti gulung.
Aku mau roti gulung.
Roti gulung!
"Berhenti memikirkan ucapan orang." Katakan pendapatmu!
Kau ambil kelas seni apa? Kaligrafi, mungkin?
Tulisanku jelek.
Itu kursiku.
Karena itu kau harus mengambilnya.
Tidak, benar-benar jelek.
"Jangan biarkan orang lain memutuskan untukmu. Buat keputusan sendiri!"
Selanjutnya, staf perpustakaan.
Ada kutu buku?
Katagaki? Bagaimana?
Aku...
Aku akan melakukannya.
Oke, Katagaki.
"Katagaki"?
"Kata" seperti kata keras...
Oh, oke.
Ada anak perempuan?
Bagaimana denganmu, Ichigyo?
Baguslah.
Jalur Pejalan Kaki dan Sepeda
"Saat ragu, percaya pada instingmu!"
Ini tidak membantu sama sekali.
Wah! Di kelas mana dia?
Dia seperti idola.
Kau sekolah di SMP Higashi.
Aku tinggal di dekat sana.
Ayo kita mulai rapatnya.
"Tugas Staf Perpustakaan"
Semuanya, berkumpul.
Ayo buat grup Wiz untuk bertukar informasi.
Ayo tukar informasi, Misuzu.
Tentu.
Aku juga. Ya! Aku juga.
Baik! Aku juga.
Terima kasih, Misuzu. Tunggu giliranmu.
Jika tidak bergabung dengan grup,
temukan seseorang untuk bertukar informasi.
Sekian untuk hari ini.
Ayo pergi.
Ayo ambil tas kita, Maro.
Ichigyo-san.
Kau bergabung dengan grup Wiz?
Maukah kau bertukar informasi denganku?
Kau punya Wiz?
Jika tidak, nomor ponselmu...
Profilmu di pengaturan.
Kau bisa menemukanku di sini.
Alamat rumah?
Perpustakaan Minami, Kota Kyoto.
Log Membaca 2027.
Perpustakaan tutup pukul empat sore hari ini untuk inventarisasi.
Jika mau meminjam buku, lakukan sepuluh menit sebelumnya.
Kurasa aku akan membacanya di rumah.
Apa ini?
Lihat itu. Bukankah itu aneh?
Apa itu? Fenomena alam?
Ambil gambar. Unggah di Wiz.
Seekor gagak.
Tiga kaki?
Hei!
Tunggu!
Ke mana perginya?
Apa ini?
Aku masuk.
Aku berhasil! Aku masuk! Akhirnya!
Sukses! Ya!
Tapi Fushimi Inari?
Sedikit meleset. Kurasa masih ada gangguan.
Tunggu. Jika lokasi tidak aktif...
Hei! Hari apa ini?
Tanggal 16. Dia tidak bisa melihatku.
Naomi Katagaki?
Jangan ikuti aku!
Tunggu!
Kenapa kau kabur?
Siapa pria itu?
Begitu.
Nyamannya.
Bagaimana?
Tiga bulan sebelum kejadian. Sempurna.
Berhenti mengikutiku! Aku akan menelepon polisi!
Dia tidak bisa melihatku.
Kau siapa?
Suka atau tidak, aku akan beri tahu
siapa aku sebenarnya.
Dan siapa kau sebenarnya, Naomi Katagaki.
Hadiah.
Hentikan! Berhenti!
Kau datang.
Apa aku punya pilihan?
Kau tak punya kegiatan lain.
Tahu dari mana? Aku sibuk pada hari Sabtu.
200 buku setahun, ya?
Pusat Catatan Sejarah Kyoto.
Tujuh tahun yang lalu pada tahun 2020,
proyek bersama dimulai
antara pluura, Universitas Keito, dan Kyoto.
"Kyoto Kronik."
Kalian semua mengenal pluura,
perusahaan web terbesar di dunia.
Layanan pemetaan mereka sekarang
bagian tak terpisahkan hidup kita.
Peta 2D akan diubah menjadi 3D
untuk mencapai detail yang lebih besar.
Mereka bahkan bisa kembali ke masa lalu
dan melestarikan sejarah kota mana pun dalam periode waktu kapan pun.
Ini adalah proyek "Kyoto Kronik".
Setidaknya, di permukaan.
Mengompilasi data kota
yang komprehensif dan tak terbatas
membutuhkan memori yang sangat besar.
Tapi kemajuan proyek komputer kuantum pluura
dan teori baru Universitas Keito
membuatnya mungkin.
Profesor, ada pengunjung.
Ya, bagus!
Teknologi ini dimungkinkan oleh ALLTALE,
perangkat memori kuantum dengan kapasitas tak terbatas.
Ayo pergi.
Hah?
Hei...
Permisi! Aku tak bisa tinggal! Aku pergi sekarang.
Tidak ada waktu. Ayo naik bus.
Ke mana?
Demachiyanagi. Petakan.
Pergi ke Demachiyanagi.
Sepuluh menit.
Jadi Kyoto Kronik
adalah peta ini yang disempurnakan?
Benar. Tapi secara eksponensial.
Perangkat memorinya, ALLTALE,
punya kapasitas tak terbatas.
Tidak hanya "ditingkatkan".
Kalikan dengan 100 juta. Satu triliun.
Aku bahkan tak bisa bayangkan.
Cepat. Kita kehabisan waktu.
Apa kita berhasil?
Tak ada apa-apa di sini.
Tidak ada apa-apa?
Tidak ada.
Suatu peristiwa yang sangat berkesan terjadi.
Pada tahun 2020,
agenda sebenarnya Kyoto Kronik dimulai secara rahasia.
Alat perekam ditanam di seluruh Kyoto
jadi ALLTALE bisa mencatat setiap detail kota.
Setiap detail?
17 April 2027.
Naomi Katagaki akan membaca buku di tepi sungai
saat dia melakukan kontak dengan dron.
Itu adalah "data historis".
Historis?
Ini adalah "Kyoto lama"
seperti yang dicatat oleh ALLTALE.
Kau adalah "Naomi Katagaki tua"
seperti yang dicatat oleh ALLTALE.
Dan aku mengakses ALLTALE
dari dunia nyata.
"Naomi Katagaki, sepuluh tahun dari sekarang."
Aku sepuluh tahun dari sekarang?
Aku tahu semua tentangmu.
Karena aku adalah kau.
Jangan katakan itu. Aku tahu.
Karena itu aku di sini.
Kau
No comments yet. Be the first to leave one.