ആദ്യത്തെ 156 വരികൾ.
Guru magang diperkosa bersama-sama.
Tiga tahun yang lalu.
Translate By Zambronk_lah
Dasar Cabul.
Apa maksudmu?
Ada yang menggerayangiku.
Kau pikir aku cabul?
Mana bisa menyentuhmu jika aku memegang semua ini?
Kau pikir siapa dirimu?
Aku tak bisa menyentuhnya.
Kau cuma menghayal.
Aku masih tak bisa melupakan kejadian itu.
Aku tak berani naik kereta sejak saat itu.
Namun, bagaimana lagi.
Orang cabul takkan berhenti melecehkanku.
Aku sangat senang ketika ada gerbong khusus wanita.
Tapi sekarang aku harus naik kereta umum seperti biasa.
Dan, orang cabul bukan satu-satunya hal yang mengganggu.
Ini dia.
Datang lagi hari yang membosankan.
Aku sudah mulai bekerja sebagai guru magang.
Aku memilih menjadi guru mengikuti jalan hidup.
Aku menyesal sekarang.
Para siswa nakal selalu melecehkanku.
Aku pulang ke rumah untuk mengajar di SMA.
Tapi sekolahku dulu telah bergabung dengan sekolah lain.
Dan aku direkomendasikan oleh profesorku...
...untuk magang selama 2 minggu.
Aku mulai mengajar sejak minggu lalu.
Aku lebih suka melatih monyet...
...daripada mengajar para siswa tersebut.
Wanita ini cantik sekali.
Luar biasa.
Kau hebat sekali, Fuji.
Kau mendapatkannya.
Apa yang akan kau lakukan dengan itu?
Masa harus kuberitahu?
Dia akan melakukannya lagi.
Tentu saja dia akan melakukannya lagi.
Apa kalian ga mau lagi?
Dia adalah cucu kepala sekolah.
Para guru tak berani melaporkannya.
Dia bandel.
Begitulah jika kita berada di sekolah swasta.
Anak-anak lain mengikutinya Seperti pengawalnya saja.
Dan selalu membuat masalah.
Dan mereka juga sangat keterlaluan.
Itu lebih baik daripada kekerasan di sekolah.
Kau bertahanlah, hanya dua minggu.
Tidak mudah bekerja sebagai guru magang.
Aku hanya mengeluh. Aku akan berusaha.
Karena aku juga sedang magang...
...aku juga akan berusaha.
Meskipun aku tak tahu darimana untuk memulainya.
Itu baru pacarku.
Apakah ada guru yang bisa kau percaya?
Aku tak optimis seperti yang Akira pikirkan.
Aku ikut magang...
...karena orang tuaku seorang guru juga.
Itu sebabnya aku selalu ingin menjadi guru.
Namun, setelah aku datang ke Tokyo,
Ambisiku telah memudar dan aku tak bisa berbuat apa-apa.
Di Tokyo lebih banyak gangguan.
Setelah aku mulai mengajar di sekolah ini...
Aku merasa sepertinya tidak cocok menjadi seorang Guru.
Tapi aku tak bisa bersekolah lagi tanpa melakukan hal ini.
Aku sungguh menyesal datang ke sini.
Aku sudah tak tahan lagi.
Selamat pagi./ Selamat pagi.
Bu Misaki.
Ada apa?
Memangnya kenapa kalau dia cucu kepala sekolah?
Dia bisa menggangu saat jam belajar sesukanya?
Dan ia selalu menyebabkan masalah.
Aku juga tahu itu, tapi kita tak punya pilihan.
Apa maksudmu?
Meskipun ia pembuat masalah...
...ia tak pernah berkelahi.
Dan nilainya juga bagus.
Ia mendapat nilai bagus tanpa mencontek.
Seperti yang kau katakan...
Aku telah melihat nilai-nilainya selama semester terakhir.
Itu sebabnya aku tak bisa memaafkannya.
Mengapa kita tak bisa mengajar dengan tenang?
Jika kita menghukumnya...
...seluruh sekolah akan terpengaruh.
Tak ada yang akan bertindak jika menyangkut cucu kepala sekolah.
Meski begitu,
Aku yakin dia akan menghancurkan bukti.
Kepala sekolah pasti akan menutupi kesalahannya.
Aku minta maaf. Aku tak bisa membantumu.
Jangan khawatir.
Terima kasih sudah bersedia mendengarkanku.
Kau bertahanlah. Mereka cuma anak SMA.
Kau takkan pernah tahu.
Mereka mungkin menangis pada hari terakhirmu!
Selamat tinggal.
Dua minggu lagi...
Semuanya diam!
Tolong jangan ribut!
Ibu telah di sini selama seminggu.
Dan Ibu tak tahu tentang kelas lainnya.
Tapi Ibu kecewa dengan kalian semua.
Ibu dengar banyak yang akan melanjutkan kuliah.
Tapi Ibu sudah tahu bagaimana kelanjutan nasib kalian nanti.
Diam.
Tak ada yang peduli dengan apa yang kau pikirkan.
Tak ada yang peduli.
Itu tak masalah.
Ibu menerima kritikan kalian.
Ibu akan terus melanjutkan mengajar.
Dan menyelesaikan dua minggu magang.
Ibu tak peduli jika ada yang absen hari ini.
Itu Ibu Takara.
Selamat pagi./ Selamat pagi.
Aku tak pernah melihat Ibu Takara di kereta sebelumnya.
Gunakan lidahmu dengan benar.
Seperti yang kau lakukan pada selingkuhanmu.
Cepat.
Selanjutnya aku.
Cepat, kita akan terlambat.
Emang kenapa kalau terlambat?
Apa yang kau lihat?
Pagi.
Pagi.
Permisi...
Ada apa?
Ada yang ingin kubicarakan.
Bisa kita bicara saat istirahat?
Ini benar-benar tak disangka.
Tapi beneran.
Aku benar-benar terkejut karena aku kenal dia.
Bu Misaki, aku harus bagaimana?
Jangan khawatir, aku akan menanyakannya pada Fuji.
Kita tak bisa membiarkannya melakukan hal itu.
Beri aku waktu.
Aku minta maaf tentang itu. Terima kasih.
Perasaanku ga enak tentang masalah ini.
Dia adalah pembuat masalah.
Dan dia sudah keterlaluan. Ini adalah kejahatan.
Boleh aku masuk?
Tidak, aku hampir selesai.
Aku masuk.
Kau kenapa?
Sudah kubilang tidak.
Sepertinya kau sudah kelewat batas.
Kau tak takut jika wanita itu memanggil polisi?
Jangan khawatir, aku punya bukti dari perselingkuhannya.
Kau sengaja membiarkannya melihatmu.
Kau berada di kereta yang sama.
Kau tak seperti biasanya. Sepertinya kau menyukainya.
Aku tak peduli padanya.
Jika kau bicara yang tidak-tidak, aku akan menghukummu.
AKu takut.
Kau harus tahu kapan waktunya harus berhenti.
Dia cukup gigih.
No comments yet. Be the first to leave one.