처음 200줄입니다.
Emas mahal saat ini.
Jika ingin bertahan di dunia ini,
fokuslah pada barang mahal.
Bukan begitu, Ji-hye?
Benar.
Terutama berlian. Berlian itu abadi.
Aku belum lama mengenalnya.
Namun, dia memperkenalkanku pada orang-orang penting.
Dia anugerah.
Begitukah? Kalau begitu...
Aku lupa ponselku.
Aku menunggu telepon dari pembeli penting.
Aku akan segera kembali.
- Sampai nanti. - Baik.
Pasti dia.
- Anak orang kaya itu? - Ya.
Dia sungguh anugerah.
Khusus Staf
Baiklah...
Mari kita lakukan.
Kita melihat hal yang sama.
- Masukkan kodenya. - 2485.
2485.
Kau membawa berliannya, 'kan?
Tentu saja.
Ini hari terakhir.
Sial...
Ini model Inggris kuno.
Tunggu sebentar.
Lakukan saja seperti latihan.
Ingatlah suara ini.
Sudah ingat?
Sekali lagi.
Mulailah dari nol
dan putar hingga terdengar suara ini.
Baik.
Aku mendengarnya!
Hafalkan nomornya
dan putar tombolnya kembali ke nol.
Bu, pelan-pelan saja.
Akhirnya, kau datang padaku.
Katakan padanya aku akan mengambilnya besok.
Baiklah.
Ini ruangan khusus staf.
Apa yang kau lakukan di sini?
Aku tak bisa menemukan ponselku.
Aneh sekali.
- Ada orang di dalam? - Ada apa?
- Bu... - Ya?
Kamera CCTV ruangan ini tak berfungsi.
Hanya ruangan ini?
Ya.
- Boleh aku mengeceknya? - Baiklah.
Bu, kamera CCTV-nya dinonaktifkan.
Seseorang sengaja menonaktifkannya.
Kenapa ini terbuka?
Sial...
Bu, lari!
Miss Fortune
Halo.
Senang bertemu denganmu.
Tidak kusangka bisa melihat ini dalam hidupku.
Astaga...
Kau sudah memilih?
Ini produk baru.
Harganya mulai dari 60 juta rupiah.
Bu, boleh aku membeli ini?
Berhenti bertanya!
Tolong bungkus itu.
Kau sudah lama mendambakan ini!
Ibu benar.
Ini dari dia.
Georges
Cepat angkat!
Kau seharusnya meneleponku saat menerima permata itu.
Kenapa lama sekali?
Ini buruk.
Apa?
Itu palsu, dibuat entah di mana!
Harus kuapakan kau ini?
Hai.
Ya, Detektif Kang?
Detektif Kang bilang
dia menemukan orang mesum itu.
- Pergilah ke sana sekarang. - Baik.
Divisi 1, bersiaplah!
Kau juga, Hyun-woo!
Kalian Berdua, bawa kameranya!
Curang sekali.
Hyun-woo tak melakukan apa pun.
Kenapa dia harus ikut?
Ini bukan kasusnya,
jadi kenapa membawanya?
Ini sangat menyebalkan!
Kau bicara denganku?
Aku berbicara pada diriku sendiri.
Choi, ayo berangkat.
Pak, abaikan dia.
Jae-wook, bawa perlengkapannya!
Georges Saint Pierre
Aku datang.
Ada apa denganmu?
Kenapa kau datang ke sini?
Bajunya akan ternoda!
Kenapa kau makan mi merah
dengan pakaian putih?
Aku tak mau air liurmu!
Ini sangat menyebalkan!
Duduk saja.
Untunglah berlian itu palsu.
Jung belum melaporkannya ke polisi.
Siapa sangka dia akan menggantinya dengan yang palsu?
Jika ada pekerjaan lain, beri tahu aku.
Kenapa kau mendatangi penjahit
untuk minta pekerjaan?
Kenapa kau begitu marah?
Tentu saja aku marah!
Kenapa kau begitu ceroboh?
Sudahlah. Hubungan kita sudah berakhir.
Tamat!
Reaksimu terlalu berlebihan.
Lagi pula, akulah korbannya di sini!
Informasimu salah!
Kau menyalahkanku?
Baiklah, informasiku salah.
Bagaimana dengan pekerjaanmu pada Bang?
Jika aku kabur membawa uang itu,
dia bilang, 1.000 anak Afrika akan mati.
Aku tak bisa mencurinya! Kau tak lihat?
Memangnya kau Robin Hood?
Untuk apa memedulikan perdamaian dunia?
Menghilang
dan adu pedang sudah ketinggalan zaman.
Keterampilanmu kuno.
Kau ketinggalan zaman.
Pensiun saja.
Ini bukan hanya tentang diriku.
Baiklah, aku ketinggalan zaman.
Namun, aku harus mengeluarkan Joo-young dari gaya hidup ini.
Dia makin terlihat seperti penjahat.
Georges...
aku akan menyelesaikan satu pekerjaan besar,
lalu pensiun selamanya.
Pikirkan Joo-young dan berikan aku satu kesempatan terakhir.
Georges...
Kumohon, Georges...
Hanya aktingmu yang meningkat.
Joo-young putrimu, bukan putriku!
Kaulah yang memutuskan untuk mengadopsinya demi kebaikannya.
- Georges... - Cepatlah!
Aku akan membantumu.
Hati-hati.
Ini kesempatan terakhirmu,
demi Joo-young.
Baiklah, aku mengerti.
Berhenti menyentuhku.
Mari kita lihat...
Ini pekerjaan terakhirmu,
jadi harus besar.
Namun, kebanyakan sudah
diberikan kepada orang muda.
Apa yang kau sembunyikan?
Apa itu?
Itu bukan levelmu!
- Berikan! - Astaga...
Kenapa ini mati?
Hentikan!
Kenapa kau begitu kasar? Kembalikan.
Kau membuatku gila!
Sebelum kau mendengar tentang ini,
sainganmu, Mi-ja, juga mencoba pekerjaan ini.
Dia dikubur sampai leher
di pergunungan.
Kau gila?
Bagaimana kau bisa menyamakanku dengan dia?
Aku panutannya!
Akan kujelaskan. Jadi dengarkan.
Namanya Park Wan-kyu.
Usia 43, tanpa pekerjaan tetap.
Ayahnya mengidap Alzheimer.
Dia hanya membeli barang antik
dan menjualnya untuk mendapatkan keuntungan.
Itu pekerjaan kecil.
Sekitar 720 miliar rupiah.
Hanya itu yang kutahu.
720 miliar rupiah?
Ini terlalu sulit.
Akan kulakukan.
Detektif Baik Hati 24
Kau ditahan atas penyerangan!
Dia sangat hebat!
Mari kita undang dia makan malam lain kali.
Ya, tentu saja.
Surat pengunduran diri
Ini, minumlah.
Para petinggi menyukaimu.
Kita sudah dikecam karena korupsi
dan kekejaman polisi.
Namun, kau datang
dan semuanya mereda.
No comments yet. Be the first to leave one.