Bori (Naneunbori / 나는보리)

Bori (Naneunbori / 나는보리)

Indonesian 자막 다운로드

릴리스 정보

Bori 2020 WEBRip 1080p x264 AAC - ID
다음의 해설 miss_p1nky
🎀 RETAIL. Bukan terjemahan. Re-sync utk WEBRip. Perbaiki common errors, italics bagian yang perlu, merge line2 pendek, dll. Jangan lupa di-rate, yaa! 🎀

태그

webrip
web
x264
BRip
1080
게시일: 2020-09-12
다운로드: 9
청각 장애인용: No

Indonesian 자막 미리보기

처음 200줄입니다.

Aku ingin melihat kembang api.

Ayah, gigiku sakit.

Kemarilah.

Ambil benang. Tarik giginya.

Baiklah.

Tidak apa-apa.

Buka mulutmu.

Bo-ri, makanlah lagi.

Buka dan coba ibu lihat.

- Halo! - Pergi ke sekolah, Bo-ri?

- Ya. - Semoga harimu menyenangkan.

Bo-ri, aku punya pemutar MP3 baru.

- Mau melihat kembang api hari ini? - Ya.

Kau pernah melihatnya?

Jika memohon pada kembang api terbesar...

Harapanmu akan terwujud.

Tidak mungkin.

Itu benar. Ibuku bilang begitu.

- Halo, Pak. - Hai.

Jangan lari. Jalan perlahan!

Bukankah dia tampan?

Andai dia guru kelas kita.

Angkat tangan...

Jika kau akan pergi ke Festival Dano hari ini.

Hampir semuanya.

Pegang erat tangan orang tuamu malam ini.

- Mengerti? - Baik.

Kalian tahu harus bagaimana...

Saat kembang api terbesar ada di udara?

Buat permohonan.

Ya, buatlah permohonan.

Selamat menikmati akhir pekan yang panjang. Itu saja.

Perhatian! Beri hormat!

Terima kasih, Pak.

Malam ini...

Kita akan pergi melihat kembang api.

Baiklah.

Ibu dan Ayah...

Akan menunggu di rumah.

Baik, sampai jumpa.

Bagus!

Aku membuatnya sendiri.

Kau bisa bahasa Korea?

Ya, aku sudah sepuluh tahun tinggal di sini.

Itu jimat Turki bernama nazar boncugu.

Najar bonju?

Ya, nazar boncugu.

Nazar berarti kejahatan dan boncugu berarti manik.

Bersama, artinya mata kejahatan.

Mata kejahatan di bidang biru yang suci...

Melindungimu dari kejahatan lain.

Itu menangkal...

Semua rasa iri dan cemburu di dunia.

Aku akan membelinya.

- Harganya 20 dolar. - Apa?

20 dolar.

Sepuluh dolar.

18 dolar.

11 dolar.

15 dolar.

Tapi apa kau punya uang?

Ayah?

Pengumuman.

Kami mencari anak hilang.

Anak lelaki berusia lima tahun yang memakai kaus biru...

Bernama Cho Nam-hyun.

Jika melihat anak yang sendirian atau menangis...

Mohon bawa dia ke kantor administrasi.

Kantor polisi

Sedang apa kau?

Berhentilah menangis. Aku butuh informasi.

Ibu dan ayahmu memakai apa?

Bagaimana dengan adikmu?

Kau sudah makan malam? Kau lapar?

Kau suka mi kacang hitam?

Atau mi hidangan laut pedas?

Mi kacang hitam?

Baiklah.

Ibuku memakai gaun.

- Ayahmu? - Dia memakai kemeja biru.

- Adikmu? - Dia memakai seragam olahraga.

Tidak ada telepon video, bukan?

- Boleh pinjam ponselmu? - Tentu.

Ini.

Halo, Bibi?

Biarkan aku... Halo?

Layanan antar makanan!

- Halo. - Hai.

Ada apa?

Kau akan baik-baik saja. Makanlah.

- Baik, sampai jumpa. - Baiklah.

- Masukkan ke tagihan kami. - Baiklah. Terima kasih!

Bo-ri, ayo makan.

Kenapa tidak ada daging asam manis?

Harganya lima dolar per orang.

Kita berdua. Berapa harganya?

- Sepuluh dolar. - Benar.

Jadi, kita tidak bisa memesan daging asam manis.

Penghasilanku tidak sebanyak itu.

Kedai di dekat rumahku...

Menyediakan menu paket 10 dolar yang meliputi daging asam manis.

Benarkah? Di mana itu?

Aku harus memesan dari sana lain kali.

Aku punya banyak guru menakutkan saat seusiamu.

Menakutkan bagaimana?

Ada guru yang sangat tua.

Dia sangat menakutkan.

Guru kelas tigaku juga.

Benarkah? Kau kelas empat, bukan?

Ya.

Ayah!

Aku akan ke sekolahmu. Kalau begitu, sampai jumpa.

Terima kasih untuk semuanya.

Jaga dirimu.

Apa?

Ini hari mi kacang hitam!

Kau mau mi kacang hitam?

Ya.

Di mana Ibu?

Di luar, sedang mencuci pakaian.

Mi kacang hitam atau mi hidangan laut?

Mi hidangan laut. Pedas.

Mi hidangan laut pedas untuk Ayah?

Halo?

Hei, Eun-jeong.

Aku ingin memesan satu paket mi kacang hitam...

Dan dua mi hidangan laut pedas.

Lalu buat satu mi hidangan laut yang besar.

Baiklah.

Serta pangsit goreng!

Satu, dua, tiga!

- Hai, Bo-ri! - Halo.

Hai.

Hai, Jeong-woo.

Ini paket mi kacang hitam dan dua mi hidangan laut pedasmu.

Ini, daging asam manismu. Mi kacang hitam dan satu lagi.

Mi hidangan laut pedas dan satu lagi.

Saus...

Sumpit dan acar lobaknya ada di sini.

Pak Lee, menu paket harganya 10 dolar, bukan?

Ya, tentu. Kenapa?

Aku makan mi kacang hitam tempo hari.

Itu tidak disajikan dengan daging asam manis.

Tidak mungkin!

Lalu harganya 10 dolar.

Tolong uangnya.

20 dolar darimu.

Ini kembalianmu, dua dolar.

Teruslah memesan dari restoran kami, ya?

- Baiklah. - Selamat menikmati!

Sampai jumpa.

Baiklah.

Bangunkan Ayah.

Kami menjual bawang putih. Bawang putih berkualitas tinggi.

Bawang putih untuk kimchi dan penyimpanan.

Bawang putih untuk dimakan mentah atau bumbu.

Ayah.

Ayah turun dari kapal pagi ini?

Lelah.

Mau memancing setelah ini?

Aku mau bermain sepak bola.

Bo-ri, kita akan mengunjungi Kakek besok.

Dia sakit.

Kita sudah lama tidak bertemu dengannya.

Kita akan membawakannya makanan dan lauk.

Bagaimana dengan Ayah dan Jeong-woo?

Ayah tidak bisa pergi.

Bo-ri, ayah akan melaut malam ini.

Bo-ri, kau akan ikut dengan ibu besok?

Baiklah.

Saat Bo-ri tersesat...

Aku sangat takut.

Aku juga takut.

Kau juga.

Hati-hati.

Ibu akan takut jika kau tersesat.

Bergandengan, seperti ini.

Bo-ri, ada apa?

Tidak ada apa-apa.

Ayah, gigiku sakit.

Kita akan mencabutnya hari ini.

Mau melaut?

Pukul berapa Ayah akan kembali?

Saat matahari terbit.

Hai, minta tiket ke Yangyang untuk dua anak...

Dan satu orang dewasa.

Terima kasih.

Ibu, aku lapar.

- Lapar? - Ya.

Kita akan makan sup pangsit saat tiba di sana.

Mau turun di sana?

- Di samping jembatan itu. - Baiklah.

Hai, Bo-ri.

Jeong-woo juga datang.

- Kakek sudah merasa lebih baik? - Apa maksudmu?

Ibu bilang Kakek sakit.

Ibu, dia tidak sakit.

Ibu mencemaskannya. Dia sudah makan siang?

- Kakek sudah makan siang? - Belum.

Jeong-woo!

댓글

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left