처음 200줄입니다.
JASAD KORBAN PEMBUNUHAN DIKEMBALIKAN KE KELUARGA
PEMBUNUH ARSITEK BELFAST BELUM TERTANGKAP
Kau tak butuh persetujuannya, kau menginginkannya.
Apa bedanya?
Kita sering menganggap kebutuhan adalah keinginan.
Kau butuh udara untuk bernapas...
air, kehangatan, makanan untuk dimakan.
Ngomong-ngomong soal itu...
Tapi sisanya - cinta, persetujuan, pengakuan...
pujian, apapun- itu keinginan.
Bagaimana seks?
Apakah kebutuhan atau keinginan?
Keduanya, jika kau melakukannya dengan benar.
Apa kau tak menginginkan anak?
- Tentu aku ingin. - Berarti kau menginginkan pernikahan.
Aku tidak tahu kau ternyata konvensional.
Ada satu provinsi di China tempat tinggal suku Mosuo.
Kepala keluarga adalah ibu atau nenek yang mengendalikan keuangan.
Tak ada pernikahan. Mereka mempraktikkan "nikah satu malam."
Wanita bisa mengundang pria ke tendanya untuk menikmati malam yang indah.
Tapi pria itu harus pergi esok harinya.
Aku siap untuk itu.
Dalam bahasa Mosuo tak ada kata "perang", "pembunuhan" "pemerkosaan" dan tak ada penjara.
Coba pikirkan.
Aku akan menganggur.
Begitu pula aku.
Aku harus menerimanya.
Kita tak boleh menjadikannya sebagai pertikaian hak asuh.
Kita harus memikirkan kondisi emosional anak anda.
Aku ingin mereka kembali secepatnya. Ini tak bisa diterima.
- Buat apa aku membayarmu? - Aku akan berangkat ke kantor...
besok, kita bisa membicarakannya.
Aku akan menghubungimu pertama kali.
- Sebaiknya begitu. - Oke, dah.
Aku harus pergi.
- Sekarang Jum'at malam. - Aku ada pekerjaan.
Apa yang kau lakukan? Aku baru membelikanmu minum.
Aku sudah minum dua. Itu batasanku. Tiga, aku jadi milik orang lain.
Itu rencananya.
Aku tahu, itu sebabnya aku pulang.
Aku menghubungi polisi. Jika masih di sini, kau harus pergi.
Aku menghubungi polisi.
Petugas polisi!
Kami masuk dengan senjata teracung.
Jika ada orang di dalam rumah, tunjukkan kehadiranmu.
Alpha Papa 10 ke Uniform, memeriksa halaman belakang sekarang.
Petugas polisi.
- Tak ada siapa-siapa di sini. - Oke.
Ayah?
Ayah dari mana?
Apa yang kau lakukan di luar kamar?
Aku ketakutan. Aku terjaga dan Ayah tak ada.
Ayah baru saja keluar, berbelanja.
Kenapa?
Membeli pil sakit kepala.
Kita punya pil sakit kepala. Ibu menyimpannya di kamar mandi.
Ayah hanya keluar 5 menit.
Tidak, ayah keluar lama sekali.
Aku menghubungi ponsel Ayah.
Ayah tidak membawanya.
Kemarilah.
Apa isi tas Ayah?
Barang-barang dari toko.
Aku coba menelepon Ibu tapi nomornya salah.
Maafkan Ayah.
Ayah janji takkan pergi dan meninggalkanmu lagi.
Demi hatiku dan berharap untuk mati.
Jangan bilang Ibu, dia akan merasa dikhianati.
Olehku?
Tidak, oleh Ayah.
Cium Mac.
- Ini pakaian dalammu? - Ya.
Oh, Tuhan.
Milikmu juga?
Ya.
Kau tidak meletakkan sendiri di tempat tidur?
Tidak, aku...
Tidak.
Dari mana saja kau malam ini, Sarah?
Keluar bersama teman di pusat kota.
- Apa pekerjaanmu? - Aku pengacara.
Kau minum?
Hanya anggur.
Berapa banyak, Sarah?
Tak ada tanda masuk paksa.
Ada orang lain yang punya kunci rumah ini?
Kakakku, dia punya kunci.
Dia tak mungkin melakukannya untuk bercanda?
Apa? Tidak.
Pacarmu tak punya kuncinya?
Tidak.
Mantan pacar masih punya kuncinya?
Aku tidak tahu.
- Kau punya kucing. - Ya.
Kucing tak mungkin... berada di tempat tidur?
Kau sudah periksa loteng? Bisa kau periksa loteng?
Adakah barang yang hilang?
Di mana pakaian dalam disimpan?
Pakaian dalam... di dua laci teratas.
Yang lain di laci kabinet samping tempat tidur.
Kurasa...
ada beberapa pakaian dalam yang hilang.
Loteng aman.
- Ini klien. - Tidakkah terlalu malam untuk itu?
Ya, memang.
Kurasa sebaiknya kalian pergi.
Aku harus bangun pagi-pagi sekali.
Aku menghargai kedatangan kalian tapi aku butuh tidur.
Jika cemas, sebaiknya kau menginap bersama anggota keluarga atau teman.
Ya, akan kutelepon kakak perempuanku.
- Kuharap kau tidak berkendara ke mana-mana. - Tidak.
Jika tak yakin siapa yang masih menyimpan, ganti saja kuncinya.
Akan kulakukan, terima kasih.
Maaf, aku hanya ingin tidur.
Kami sudah memeriksa seluruh area. Tak ada penyusup.
Kami akan berkeliling dan mengamati sepanjang malam.
Apa?
Mungkinkah pelakunya kucing?
Dia mabuk.
Itu alasan dia. Apa alasanmu?
Bisakah kau menghangatkan sisi ranjangku.
Kau ingin aku melakukannya?
Kau pria yang mengerikan.
Kau menunggu Detektif Pengawas Gibson?
- Ya, ma'am. - Itu aku.
Stella.
Senang bertemu denganmu.
Mobil lapis baja, Jim.
Selamat datang di Belfast.
Dia pria baik, sangat berpengalaman.
Yang utama, kami ingin kemajuan kasus. Kami tak mau sidang lewat audit.
Aku pernah menggarap tinjauan 28-hari
Di sini kau belum pernah. Keadaan di sini berbeda.
Apakah maksudnya "Yesusku lebih baik dari yesusmu"?
Di sini, kepolisian adalah politik, Stella.
Bukankah sama di Met?
Mantan ayah mertua korban adalah anggota parlemen partai Serikat.
Morgan Monroe, partai Serikat, mantan pengacara, anggota Dewan Kepolisian Independen.
Aku datang dengan persiapan.
Bagus.
Kami tak punya apa-apa, Stella.
Pembunuh berkeliaran di luar dan kami tak punya apa-apa.
Ini Detektif Pengawas Gibson.
Dia sudah membaca berkasmu dan kuizinkan kau memperkenalkan diri.
Garrett Brink. Senang bertemu.
Ada yang kau butuhkan?
- Itu kopi? - Sulit untuk dikatakan.
Akan kucoba secangkir.
Tasmu akan dibawa ke hotel.
Terima kasih, sir.
Sudah 3 bulan.
Dan aku belum pernah masuk ke kamarnya.
Kaleng Coke yang dia minum kemarin masih ada di sana.
Pertama kali, aku berpikir itu virus.
Kau sudah memberitahu dia.
Kuberi dia parasetamol.
Pada saat mereka memberi antibiotik, sudah terlambat.
Anak itu mengatakan pada dokter bahwa dia membaik.
Dia akan mengatakan apapun agar bisa pulang.
Kau sudah makan?
Belum.
Bagaimana keadaan di ranjang?
Sebelum mereka membawanya pergi,
Aku melukis tangan dan kakinya.
Dan membuat cetakan.
Tiga orang hidup karena dia.
Anak kecil mendapat penglihatan karena Daniel.
Itu bermakna sesuatu.
Seolah dia masih hidup.
Di suatu tempat...
jantungnya berdetak.
Silahkan masuk.
Jerry McElroy. Kau ingin bertemu denganku.
Masuklah, Jerry.
- Aku Detektif Pengawas Gibson. - Ma'am.
Ini DCI Brink, kau pasti sudah kenal.
Jerry dan aku sudah kenal lama.
Silakan duduk.
Aku dipanggil dari Kepolisian Metropolitan untuk melakukan tinjauan
terhadap penyelidikan kasus pembunuhan Alice Monroe.
Ya, ma'am.
Sebagai petugas penyelidik senior dalam kasus itu, Jerry,
kami ingin kerjasamamu demi kemajuan kasus, dan jika bisa,
tak menemukan kesalahan.
Jika masalah ditemukan selama peninjauan,
kau akan diberitahu supaya tindakan perbaikan segera dilakukan.
Baiklah.
Aku akan meninjau tanggapan penyelidikan, tindakan awal di TKP,
pengumpulan informasi, pengelolaan saksi dan tersangka,
laporan forensik, dan tindakan kepatuhan.
Aku akan memerisa catatan, dokumen,
administrasi, komunikasi - internal dan eksternal - dengan keluarga korban.
Kami akan memeriksa semua dokumentasi yang terkait dengan penyelidikan.
Dan, aku butuh buku aturanmu serta buku tindakan.
Aku membawa keduanya.
Ada pertanyaan?
Aku merasa sangat kesepian.
Ada yang ingin kau katakan, Jimmy?
Tentu saja dia hanya diam.
Duduk di sana...
No comments yet. Be the first to leave one.