처음 200줄입니다.
= Laporan dunia hiburan minggu ini. =
= Pemeran utama hari ini adalah bidadari pujaan para militer. =
= Nona Na Bi, anggota grup cewek Sugarbabies. =
= Selanjutnya mari kita simak karya-karya yang pernah ditelurkan oleh Nona Na Bi. =
= Pertama, "Warisan yang Luhur" =
= Walaupun sulit untuk dipercaya, tetapi sampai minggu lalu filmnya masih tayang. =
= Sebuah keluarga yang secara mendadak memenangkan hadiah pertama kapal pesiar. =
= Ceritanya tamat begitu saja setelah kapal pesiar tersebut tenggelam. =
= Setidaknya masih ada pemeran utama yang hidup di film Titanic. =
= Sepertinya ini adalah sebuah drama yang berakhir mengenaskan. =
= Na Bi tidak saja memiliki rating yang mematikan, =
= semasa masih bergabung dengan grup cewek, dia juga anggota yang paling tidak disukai. =
= Pada saat masih bergabung dengan grup cewek, Na Bi hanya kebagian menyanyi selama 7 detik dari lagu yang berdurasi 3 menit 55 detik. =
= Senyum yang menawan dan gerakan tari yang kaku. =
= Sebenarnya dia itu penyanyi atau penari latar sih? =
= Omo! Bukan pertama kalinya Na Bi memecahkan rekor. =
= Karakter Suk Nyeo juga memecahkan rekor terendah dalam sejarah. =
= Hingga sekarang PD drama TV yang raib itu masih belum berhasil ditemukan. =
= Pernyataan sebelumnya mengatakan ia adalah seorang bintang drama TV yang popularitasnya sedang menanjak. =
= Baru-baru ini Na Bi menyatakan jika dirinya tertantang untuk memerankan karakter psaiko berdarah dingin. =
= Di mata publik, Na Bi sudah bertingkah laku seperti seorang psaiko. =
= Akting jelek dalam memerankan seorang psaiko. =-
= Selanjutnya adalah 'Hot Movie Issue'. =
= Karya lulusan Institut Film Polandia, "Hasrat Bola Benang",
=Sutradara Jo Hyeon Jae yang menaklukkan Cannes. =
= Bagaimana cara terbaik untuk menjelaskannya ya? =
= Mengisi kesenjangan film erotis dalam negeri, =
= mendapat julukan "Pangeran Kuda Putih Erotis. =
= Bagaimanapun juga, Sutradara ini telah memiliki reputasi yang garang. =
= Menurut kabar burung, demi menampilkan sisi aktristik, "Hasrat Bola Benang", akan dibuat menjadi versi teater. =
= Tapi dikarenakan adegan erotis yang terlalu banyak, kesulitan mencari pemeran. =
= Tanpa pemeran, apa yang bisa ditampilkan oleh teater? =
= Sutradara, jangan patah semangat! =
= Jika merasa hidup terasa hampa, silakan hubungi saya. =
-= Sutrada yang luar biasa vulgar. =- = Demikianlah laporan hiburan yang disampaikan oleh Park Seul Gi bagi Anda sekalian. =
= The Actress is Too Much =-
Sudah lihat naskahnya?
Belum.
Aku toh tidak berniat terlibat, untuk apa dibaca.
Aku malahan merasa tenang.
Jujur saja, aku juga sangat khawatir.
Bagaimana jika setelah Na Bi membaca naskah, bersikeras untk mengambil bagian?
Lebih baik jangan melibatkan dia. Cukup lama aku merasa gundah.
Ternyata Nona Na Bi ini unik sesuai dengan yang dirumorkan.
Baik itu dalam hal mengkonsumsi alkohol ataupun yang lain.
Yang lain apa?
Bukan, bukan.
Aku cuma ngomong saja, jangan simpan di hati. Ayo kita minum!
Bagaimana kalau kita order yang lain?
Goginya enak kok! Kenapa memangnya?
Tidak ada yang harus dikuliti?
Kabarnya Anda ahli sekali dalam hal menguliti.
Yang pasti aku tidak tertarik memerankannya. Tolak saja dengan tegas!
Coba kita lihat.
Di mana ya? Ah di sini! Tahun 2011, bulan Maret tanggal 17.
Kubantu kau menghalangi reporter saat kau mabuk di sebuah warung di Apgujeong-dong.
Tanggal 25 bulan Juli, di TKP pemotretan majalah.
Aku membantumu menolak pemotretan dadamu.
Oh iya, iya, ditambah ini, bulan September tanggal 30.
Menabrak tiang listrik, saat mengemudi dalam keadaan mabuk.
Dikambing-hitamkan atas diriku yang berada di sampingmu.
Oh ya, waktu itu nilaiku dikurangi.
SIM-ku dicabut dan aku harus mengambilnya lagi dengan susah payah.
Kenapa memangnya? Ini semua kan wajib dilakukan oleh perusahaan?
Boleh dibilang begitu.
Tapi semua data ini ada di tanganku.
Masih belum sempat diumumkan ke publik...
Sepak terjang Na Bi yang luar biasa ini.
Bagaimana? Mendadak ingin bermain teater?
-= Drama dewasa Sutrada Jo Hyeon Jae yang terus tertunda akhirnya dibintangi oleh Na Bi. =-
Datang, beneran sudah datang. Wah! Harus bagaimana ini?
Na Bi, senang bisa berjumpa denganmu.
Nama saya Seol Jang Woo.
Aktingku sangat bagus.
Bisa bertemu langsung dengan Nona Na Bi...
Aku datang sedikit terlambat.
- Ada sedikit kesibukan. - Tidak apa-apa.
Tentu saja yang namanya aktris pasti sedikit terlambat. Tidak apa-apa.
- Tidak apa-apa. - Maaf.
Sutradara, aku beli yang paling mahal.
Lima menit lagi latihan dimulai.
Walaupun tidak memiliki perasaan apapun terhadap sentuhan suami,
Ji Yeon tetap berpura-pura mengeluarkan suara erangan yang kuat.
Bagaimana caranya membangkitkan gairah suaminya yang dingin?
Tiada henti-hentinya Ji Yeon membelai suaminya. Dari dalam kamar terdengar suara erangan.
- Sutradara Jo? - Ya, Sutradara?
Coba belikan sebuah film untuk ditonton Nona Na Bi!
Hei, bawa ke sini itu!
Itu apa, Nuna?
Beneran atau pura-pura?
Yang sering kau lihat itu. Yang setiap hari kau lihat itu.
Barusan tidak kau lihat? Itu!
Yang itu!
Maeng-gun sialan. Aigoo, dasar!
Oh... Oh my God!
Oh my God!
Oh, yes! Yes!
Oh, my God!
God... God... God... Oh, my God!
Lumayan juga.
Rupanya maunya yang seperti ini.
Yes! Yes! Oh, my God!
Oh Yes.... Oh, my God!
Oh, yes! Yes! Yes! Oh...
Sutradara!
Sebenarnya, aku tidak begitu mengerti film ini.
Bagian mana?
Menyewa jasa pelacur demi membangkitkan gairah suami.
Melihat suami seranjang dengan pelacur...
Bukan penyiksaan diri yang berlebihan?
Bukan sadistis?
Karena menikmati sensasi penyiksaan diri yang berlebihan.
Dengan begitu tidak ada unsur masokisme.
Hal ini dapat memperkuat psikologi orang.
Tersirat perasaan cemburu dan katarsis.
Menyaksikan pelacur yang menggoda gairah suami dengan mata kepalanya sendiri,
mencerminkan keanehan dari karakter sang istri.
Bisa disebut sebagai sesuatu yang ideal.
Nona Na Bi.
Bagaimana menurutmu, Nona Nabi?
Ide yang bagus.
"Kelas Ideal" nya Seo Tae Ji.
Tapi kenapa tidak ada ruangan kelas ya?
Kenapa?
Akan malang sekali nasib Hye Mi jika kau tidak kubunuh hari ini juga.
Di hari ulang tahunnya ia pergi bermain-main dengan Ayah.
Perempuan yang bersama dengannya menabrak Hye Mi yang sedang menunggu Ayah.
Setelah itu langsung melarikan diri.
Mereka akan kubunuh demi membalaskan dendam Hye Mi.
Cukup! Cukup! Cukup!
Aktingmu terlalu kaku.
Apa? Masa sih kaku?
Kenapa sih harus memerankan hantu di siang bolong begini?
Aktingmu kok sama sekali tidak berbeda dengan waktu menjadi trainee 10 tahun yang lalu?
Masa sih?
Belakangan ini tidak sempat ke kursus akting.
Aku berubah lagi menjadi Kim Tae Hee.
Para pelanggan lama sering mencariku.
Tapi aku akan tetap berusaha.
Sekarang uangku sudah cukup banyak. Jika aku giat berlatih,
- aku juga bisa setenar dirimu. - Aduh! Aigoo, aigoo, aigoo....
Kenapa begitu menderita?
Pasti karena aku terlalu giat berlatih akting.
Kulitku sampai berubah kusam begini.
Sepertinya sudah waktunya kita pergi pijat.
Cut! Oke! Istirahat 5 menit.
Eun Yeong berlatih keras. Bagus sekali!
Oh ya?
Nona Na Bi juga harus latihan pole dancing, bukankah begitu?
Kenapa ekspresi seorang top star seperti ini?
Jangan-jangan naskahnya belum kau baca sampai sekarang.
Sudah kok! Sudah kubaca.
Jangan hanya tahu ngaca! Naskahnya harus dibaca juga.
Kalau begitu, mari kita mulai.
Suami mengira istri yang mengenakan topeng adalah si pelacur.
Masa begitu istri mengenakan topeng, suami langsung tidak mengenalinya lagi?
Istri yang berdandan bak pelacur itu berjalan dengan penuh percaya diri mendekati suaminya.
Berjalan dengan penuh percaya diri.
Dengan penuh percaya diri? Dengan penuh percaya diri seperti ini.
Setelah itu menanggalkan seluruh pakaiannya tanpa sehelai benangpun tersisa.
Tanpa sehelai benangpun?
Istri naik ke atas tubuh suami.
Ingin melihat jika suaminya memberi reaksi.
Istri dan suaminya berhubungan.... ssssssseks?
Seks?
Sutradara Hong psaiko!
Sudah kuduga pasti ada yang beginian.
Sutradara!
Sudah kubilang, aku tidak bersedia!
Sepertinya ini bukanlah keputusanku.
Lalu siapa yang memutuskan? Aku benar-benar tidak tahu apa-apa.
Bilang saja ke managermu!
Aku bilang aku butuh seorang aktris yang bersedia beradegan bugil.
Manager dan agenmu meng-castingmu.
Jangan ngomong sesantai ini! Cepat cari solusinya!
Ayo kita pikirkan! Pikirkan...
Haruskah pemeran utama wanitanya menanggalkan pakaiannya sampai begitu?
Harus!
Jika memang harus bugil, masih banyak cara lain.
Cara lain seperti apa?
Mari kita pikirkan bersama.
Cara? Ah! Ketemu! Kita begini saja.
Pakai pengganti! Pengganti! Pakai pengganti saja.
Sebenarnya kau itu aktris peran atau bukan sih?
Mana ada aktris peran yang seperti kau?
Kusuruh kau baca naskahnya.
Tidak usah mempermasalahkan adegan buka-bukaan dulu! Tahukah kau berapa pentingnya adegan ini?
Aku tidak akan bersedia buka-bukaan.
Sutradara, kau harus menggunakan pemeran pengganti.
Tidak waras!
Siapa dia?
Namaku Sarah, Sutradara. Halo!
Aku tidak suka seperti ini.
Siapa juga yang macam-macam?
Kalau mau minum alkohol, sudah seharusnya ada orang yang menuangkannya.
Tuangkan segelas untuk Sutradara!
Baik.
Poktanju.
Sutradara itu hobi minum.
Ya, halo?
No comments yet. Be the first to leave one.