처음 200줄입니다.
Little Italy Kota New York
- Joe, senang melihatmu. - Senang melihatmu.
Hei, Joe.
Senang melihatmu.
- Hei, Pak Bonanno. - Pak Colombo.
- Kau sedang apa? - Apa?
Tinggalkan cannoli sialan itu.
Kau seorang capo, saat benar-benar harus menjadi bos.
Kau harus mendapatkan kursi sendiri di meja.
Itu satu-satunya cara kau membuat perubahan.
Lucchese dan Gambino sudah tua.
Salah satu dari mereka harus pergi.
Kau ingin aku yang mengurusnya?
Saat waktunya tepat.
Dengan kau dan aku berkuasa...
kita bisa bertindak dengan cara yang seharusnya.
Pak Colombo.
- Masuk, Dominic. - Kemari.
- Marty, biarkan masuk. - Permisi.
Maaf mengganggu.
- Kulihat kau lewat... - Tak perlu begini.
dan kubeli ini untukmu dan temanmu.
- Indah. Terima kasih. - Aku dan Francesca berterima kasih.
Bagus, bagus.
Aku sedang ada rapat. Ya.
- Maaf. Tuhan memberkati. - Tak apa.
- Tuhan memberkati, Pak Colombo. - Sampai jumpa.
Maafkan aku.
Apa-apaan itu?
Dia berutang.
Dia pemilik toko roti di Grand.
Cucunya sakit, jadi bunganya kutangguhkan selama enam bulan.
Jika kau ingin menjadi bos, sebaiknya mulai bersikap sesuai.
Kau melunak padaku?
Berbelas kasih begitu menunjukkan kesan salah.
Kukatakan padanya jika enam bulan tak bayar...
kubunuh keluarganya.
Kubunuh si anak lebih dulu, kupaksa keluarganya melihat.
- Itu baru maksudku. - Ya.
Itu perubahan yang kita butuhkan.
Aku masih ragu tentang kursi itu.
Pasti ada cara lain.
Itu tak dibagikan begitu saja, Joey.
Jika menginginkan kursi itu...
kau harus mengambilnya.
Berdasarkan pengalaman Albert S. Ruddy dalam pembuatan The Godfather
- Selamat pagi, Bobby! - Selamat pagi, Pak Evans.
- Selamat pagi, Pak Evans. - Hei, Sayang!
Julie, Sayang, selamat datang kembali.
- Pak Evans, pagi. - Hei.
Hei, Bob.
Rekaman kemarin itu bagus.
Kerjamu hebat. Pertahankan.
Tapi perhatikan anggaran.
- Evans! - Johnny Potatoes!
- Kau tampak menarik. - Kau suka?
Aku datang untuk mengatakan,
Hank tak bisa menyutradarai.
Tapi kau, sang bintang, kau hebat.
Selamat pagi, Bob.
Seharusnya ini pagi yang baik.
Akan baik, Peter, jika tak harus menonton rekaman...
Tarzan and the Jungle Boy kemarin malam.
Astaga, itu seperti sampah.
Tapi matahari bersinar. Ini tetap hari yang baik.
Ada apa saja? Katakan.
Bluhdorn sulit memahami...
bahwa Eastwood membintangi musikal. Dia ingin bicara.
Neil Simon menelepon.
Katanya harus Lemmon.
Tapi Lemmon hanya mau jika ada Matthau...
dan dia ingin 300.000 untuk film itu.
Kata Bluhdorn...
"Kita tak bayar orang 300.000 dolar untuk tampil dalam situasi apa pun."
Dia mengatakan beberapa hal lain...
Jangan takut. Apa katanya?
Katanya dia akan menusukmu dengan tongkat perapian...
jika kau kurang memahami keuangan studio.
Baiklah, tarik napas dalam. Lakukan ini.
Peter, kirim album Clint, Cowboy Favorites...
ke Bluhdorn. Dia akan berubah pikiran.
Sheila, katakan... Beri tahu Charlie Bluhdorn...
agar dia menyimpan tongkat itu untuk malam pembukaan.
Jika film itu mirip dengan dramanya, The Odd Couple...
itu akan menyelamatkan studio ini.
Jika tidak, aku akan membungkuk.
Terima kasih, Sheila. Peter, jangan pergi.
Hei, Ruddy?
Kau bukan digaji untuk membaca.
Kontrak harus di mejaku di akhir hari.
Sudah di mejamu pagi ini.
Bagus.
Ruddy, kau membuat kami semua terlihat buruk.
Dave, kalian melakukannya sendiri dengan baik.
Garasi Chateau Marmont
Mobil bagus, Pak.
Hasil cat bisa mengejutkan.
Atau akibat obor las.
Hei, Ruddy!
Mitch, maaf aku terlambat. Sulit menemukan tempat ini.
Setelah setahun di LA, kau tak tahu di mana Chateau?
Jangan membuat para wanita terkesan dengan kemeja itu malam ini.
Aku datang langsung dari kantor.
Aku masih tak paham apa kerjamu. Kontrak atau semacamnya, bukan?
Sudah kuberi tahu 13 kali.
Kau sungguh berpikir kali ini akan paham?
Benar juga.
Mari ambil minuman.
Wendy.
- Hei, Mitch. - Hei.
Aku bertanya-tanya ke mana perginya orang-orang keren.
Ini mereka.
Apa kabar? Johnny.
Ya, Bob, senang bertemu.
Senang bertemu.
Hei, siapa pria itu?
Bob Evans. Ketua Paramount.
Dia punya banyak koneksi.
Dan, ya, dia selalu secokelat itu.
Nikita. Jangan sampai kau tertinggal.
Mari lakukan. Ayo.
Semuanya, ini tetanggaku, Al Ruddy.
- Halo. - Hei.
Teman Mitch adalah temanku.
Baik.
Yakin kau hanya penulis untuk TV?
Aku bekerja di bidang yang salah.
Temui sang penulis Mario Puzo
Apa salahku? Tak ada yang datang.
Mario, ini karya tulismu yang terbaik.
Enam tahun sia-sia.
The Fortunate Pilgrim adalah kisah ibuku.
Aku...
Kukira dunia akan memahami itu.
Tiga orang datang dan tak ada yang membeli buku.
Entah harus menulis apa lagi.
Orang senang saat mendengarkan bagian tentang pria mafia.
Ya, bagus.
Itu hanya tiga paragraf.
Kau pernah berpikir untuk menulis buku mafia yang lebih dari itu?
Aku menghabiskan masa kecilku bersembunyi dari para gangster itu.
Hell's Kitchen dipenuhi oleh mereka.
Tulislah apa yang kau ketahui.
Agar mereka bisa menembak kepalaku?
Coba pikirkan.
Tolong ke 21 Club.
Anthony.
Ya...
Kau berutang 1.000 dolar kepada teman kita.
Ya.
Aku punya...
Aku punya 40 dolar.
Ambil itu.
Berapa banyak utang kita?
Kau tak ingin tahu.
Kukira buku ini adalah jawabannya.
Kita akan bisa lunasi utang dan...
Apa yang akan kita lakukan, Mario?
Candida ingin aku menulis tentang mafia.
Aku menikahimu karena kau seniman, bukan penulis payah.
Penulis payah bisa menjual buku.
Mereka bisa membiayai pendidikan anak.
Penulis payah tak meminjam uang dari orang yang tak seharusnya.
Berapa banyak utang kita?
Lima ribu ke dua bandar.
Beberapa ribu ke bank.
Tak termasuk utangku ke saudaraku.
Masa bodoh dengan seni, Mario. Mulai ketik.
- Kau mau aku menulis tentang mafia? - Ya.
Bagaimana aku menceritakan kisah itu secara berbeda?
Semua orang tahu mereka mencuri.
Mereka mengendalikan perjudian, mengatur PSK dan serikat kerja.
Mungkin bukan sekadar buku tentang mafia.
Apa maksudmu?
Orang-orang yang tumbuh besar bersamamu...
awal mereka tak terlalu berbeda darimu, sesama imigran.
Mereka makan, minum, mencintai, menangis.
Mereka mencemaskan masa depan anak. Sama seperti kita.
Mereka juga membunuh.
Baiklah, mungkin kita tak membunuh.
Tapi mungkin buku ini tentang menemukan apa alasan kita akan membunuh.
- Nikmati malam ini. - Sama-sama.
- Baiklah. - Hai.
Hai, Teman-Teman. Apa kabar?
Bagus. Nikmatilah.
Aku kembali.
Aku kembali. Apa pun katanya, dia berbohong.
- Apa kabar? - Baik.
Baik. Kau terlihat menarik. Apakah kau menarik?
Tergantung siapa yang menemani.
Jawaban yang bagus.
Siapa temanmu, Mitch?
Francoise Glazer, ini tetanggaku, Al Ruddy.
- Apa pekerjaanmu? - Pemrograman.
Pemrograman? Jaringan apa?
Aku memprogram komputer untuk RAND Corporation.
Aku masih tak tahu apa artinya itu.
- RAND Corporation? - Ya.
Aku terkesan. Itu bidang pertahanan.
Rahasia, tapi bukan sangat rahasia.
No comments yet. Be the first to leave one.