Deconstructing Harry

Deconstructing Harry

Indonesian 자막 다운로드

릴리스 정보

Deconstructing Harry 1997 720p WEB-DL 650MB Ganool Bahasa
다음의 해설 Sukroco
Enjoy?

태그

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
ganool
게시일: 2018-01-04
다운로드: 68
청각 장애인용: No

Indonesian 자막 미리보기

처음 177줄입니다.

Aku daritadi tidak dapat menyalakan apinya.

Ayah, kamu mau daging ayam? Atau daging sapi?

Ayam. Ayam saja.

Sebuah artikel yang cemerlang.

Norman! Apa kamu sudah membaca artikelnya Ken saat di Cina?

Belum, belum, saya belum membacanya.

Artikel yang mengesankan.

-Dimana Ken? -Dia ada di dalam rumah menonton pertandingan Yankee.

Suamimu. Jauh-jauh datang ke desa yang indah ini...

hanya untuk menonton TV?

Ken, kemarilah, sayang!

Siapa saja yang mau ayam,

dan siapa saja yang mau Hamburger?

2 out lagi! 3 menitan!

Kayaknya semua orang sekarat nungguin anggurnya, ha?

Mengapa kamu tidak membuat Stoli Martini-mu yang terkenal itu?

Janet, jadi kapan kamu sama Ken punya anak?

Kamu mulai membuat adikmu kesal tahu

Biarkan saja Leslie latihan Biola 6 jam sehari,

Lalu tidak akan jadi masalah nantinya.

Tinggalkan dia sendiri.

Kesempatan keempat pemain Yankees melawan Mariners,

mencoba mengalahkannya dari kesempatan pertama

setelah timnya mencetak dua angka.

Hai.

Aku masuk ingin membuat minuman untuk semua orang.

Oh, iya?

Iya.

Apa yang sedang kamu lakukan? Kamu mau minuman?

Uh... Tentu.

Tentu saja, Aku mau...

Yankees hanya memiliki 11 pertandingan lagi di kandangnya

di stadion ini, saat musim ini.

Ini gila.

Iya, ayolah.

Kita sebaiknya keluar dari sini.

Yankees memiliki urutan kedua terbaik bertanding kandang

di liga Amerika.

Bola sudah dilempar...

Ya Tuhan.

Apa? Jangan, jangan, jangan. Nanti kita bisa ketahuan.

Mm-mmm. Mereka sebua sedang dipinggir danau.

Aku melihat semuanya disana.

Mmm.

Ohh.

Whoa.

Oh, mereka sedang serius ngobrolnya.

Tunggu! Itu Janet!

Aw! Aah!

Whoa!

Ken...

Tidak. Oh, tidak. Tidak apa-apa.

Kamu jangan mengagetkanku seperti itu, oke? Aku mendaratkan gigiku.

Jangan mengagetkanku seperti itu.

Tidak apa-apa. Hanya salah sangka.

Dengar, besok-besok jangan dikunyah.

-Ya Tuhan, -Kamu tahu, akan lebih baik...

kalo kita pergi berdua saja?

Bersantai, kamu dan aku?

Oh, itu akan menjadi hal yang luar biasa.

Sangat luar biasa.

Kamu tidak akan pernah tahu, apa yang akan terjadi berikutnya.

Ken, sudah dulu pertandinyan Yankee-nya. Keluarlah!

Tentu! Satu menit lagi! Sudah mau selesai!

Sudah. Sudah.

Kamu boleh keluarin kapan saja.

Yang benar?

Sudah.

Aku sudah siap! Ohh! Ohh!

Leslie!

Apakah itu dirimu?

Bisakah kamu menuntunku ke pinggir danau, sayang?

Apakah mau menunggu semenit lagi, nenek?

Aku sedang, um, sedang membuat Martini.

Tentu. Tentu, sayang.

Biar aku selesaikan.

Oh. Ken. Apa itu kamu?

Menyelesaikan apa?

Helo! Helo. Hiya.

Ayo, Ken.

Ayo?!

Ayo, tuntun aku ke pinggir danau.

Semenjak aku kehilangan sebelah mataku,

Aku merasa rentan.

Ohh! Ohh!

Ohh! Ohh! Ohh!

Tidak perlu mengerang karena hal itu.

Bukan masalah yang besar, kok.

Ken sedang terburu-buru, nek. Dia sedang terburu-buru.

Maukah kamu menyiapkan buah zaitunnya, Ken? Siapkan dengan cepat?

Iyah!

Kamu boleh memakai bawang merah, juga.

Aku lebih suka memakai bawang merah. Kamu juga, kan, Ken?

Iya!

Iya! iya! Iya!

Nak, kamu pasti sangat menyukai bawang merah.

Berapa jadinya...

Lucy?

Dasar goblok lu, keparat!

Gue putusin kepala lu.

Lu marah kenapa?

Kenapa lu tega bangat?

Lu tahu, kan. Apa yang terjadi?

Maksud lu apa?

Jangan! Jawab gue, jipel!

Lu sudah tahu. Lu cuma tidak peduli.

Apaan? Kenapa lu enggak lepas mantel dulu?

Kenapa lu bisa-bisanya tulis buku seperti itu, ha?

Seegois itukah lu? Lu begitu memuja diri lu sendiri,

lu enggak peduli dengan siapa saja yang lu hancurkan?

Lu menceritakan seluruh kisah kita!

Sampai ke detilnya.

Lu membuat gue musuhan sama kakak gue.

Marvin meninggalkan gue. Dia pergi.

Hei, gue mencoba berkata jujur tentang kita.

Jangan bacotin gue, bajingan!

Lu pikir lu ngomong sama siapa,

salah satu pembawa acara talk-show yang tolol?

Gue saat itu memang hidup bersama lu, oke?

Gue tahu seberapa jujur cerita yang lu tulis.

Jadi apa masalahnya... Apa karena nenek lu yang buta melihat kita senggama?

Bukan, bukan, tentu, tentu saja.

Karena lu membuat beberapa majas tolol,

atau, lu tahu, seperti yang kritikus katakan,

"Terinspirasi dari Komik Dewasa."

Dan Jane tahu tulisan ini.

Lu sudah pasti bakal buat-buat alasan.

Dan Marvin remuk, remuk!

Gue enggak tahu sudah berapa lama dia curiga...

Gue sudah tahu! Gue tahu! Tapi gue cuekin!

Lalu lu kabur...

Lu kabur dan memberi dia kepastian.

Tentu saja, ini menjadi masalah besar...

lu membuat Leslie lebih pendek di buku lu.

Masalah besar!

Semuanya ada disini.

Si miskin goblok dokter desa,

Si pemain biola...

Adiknya dari Connecticut

selingkuh dengan suaminya...

Sebuah gambaran yang... Demi Tuhan.

Pengamatan yang jelek terhadap Marvin

memnyiapkan Barbekyu mengenakan topi Chef-nya.

Dan, tentu saja, Jane,

sedih bangat, cara lu menulis tentang dia,

Janet.

Di bagian ini.

"Tidak semudah itu Leslie kaku

"dengan seluruh kepekaan inderawinya melupakan

"segala kelebihan yang Marvin punya.

"Bukanlah sebuah hal ganjil yang dia curahkan kepada Ken

"tentang kekurangan Marvin. Sebagian mikroorganisme mengambang-ambang,

"berguncang-guncang seperti meloncat-loncat dengan ujung kakinya

"diatas lantai tanpa karpet, ubin yang dingin

"dari rumahnya di Connecticut ke rumah yang sebuah badai selalu terlihat dari jendelanya.

"Bahwa dia tidak mencintai sama sekali dirinya,

"tetapi ingin memiliki anak

"demi membalas dendam kakaknya,

"yang tidak memiliki naluriah keibuan dalam dirinya

"dan setiap inci yang Leslie rasakan

"adalah pengaruh dari kerakusan dirinya mencintai dirinya sendiri.

"Ken menjalarkan jemarinya ke buah dadanya Leslie yang montok

dan menungganginya dari belakang."

Oh, ini masalah besar. Lu menulis tentang toket besar.

Leslie, tolonglah...

Lucy!

Gue Lucy, bajingan!

Bukan Leslie.

Tapi bohong, gue Leslie,

karena lu enggak mampu untuk menyamarkan semuanya.

Lu enggak peduli!

Lu enggak peduli untuk menyamarkan semuanya!

Tolonglah! Astaga!

Lu ternyata sudah melakukannya dari dua tahun lalu.

Lu menghancurkan hati gue.

Lu meninggalkan istri lu sama gue

demi cewek tolol.

댓글

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left