처음 200줄입니다.
Jangan menatap ibu.
Itu terlihat sangat lezat.
Bisa kau membuat kue pasir lagi?
Halo.
- Boleh putriku ikut bergabung? - Tentu saja.
- Siapa namamu? - Madelon.
- Apa Madelon bisa bermain denganmu, Elise? - Tidak.
Tentu saja dia bisa. Jangan konyol. Ayo, Madelon.
Ayo, sayang.
Kita pernah bertemu sebelumnya, 'kan?
- Tahun lalu. Di kolam renang. - Di kolam renang.
- Kau menginap di mana? - Di Jochberg. Apartemen. Kau?
Di dekat sini. Hotel Post. Ke arah... apa namanya ya?
Di umah yang dijual?
- Rumah yang di atas gunung itu. - Yang modern.
Itu ada dengan sendiriny.
- Ya, di jalan pegunungan itu. - Luar biasa, 'kan?
Sayang sekali harganya mahal.
- Terlalu tinggi. - Tentu saja.
Tapi aku sudah membuat janji melihat-lihat tempat itu.
Kau bercanda. Serius?
- Bagus sekali. - Hanya untuk bersenang-senang.
- Boleh kuambil beberapa foto anak-anak? - Tentu saja.
- Apa kau mau ikut besok? - Untuk melihat rumah itu?
Tidak ada salahnya melihat-lihat, 'kan?
Lihatlah ibu.
Jangan terlihat sedih, sayang.
Oh, Madelon membuat kue yang sangat enak.
Elise, lihat Madelon.
Enak sekali, Madelon, itu terlihat...
MARKAS138 Kandang Para Juara
Danny.
Danny, kau mau ke sini? Sarapan sudah siap.
Selamat pagi, sayangku.
Kau dan Danny begadang sampai larut malam?
Apa kau bersenang-senang?
Aku sangat merindukan ini, Erik.
Cara kita menata meja lalu kau merapikan peralatan makan.
Manis sekali.
Aku serius.
Kau dengar itu?
Dia merindukanmu.
Madelon, duduk tegak. Jauhkan ponselmu.
Baiklah, selamat menikmati hidangannya.
Selamat menikmati makananmu.
Danny, cepatlah.
Pakaian mencolok.
Kacamata mewah juga.
Bagus, 'kan?
- Baru? - Karbon. Suspensi Penuh.
Ringan seperti bulu.
Listrik?
Listrik awal dari akhir, Danny.
- Jadi, semuanya di mana? - Di danau.
Gadis-gadis itu ingin menaiki ATV milik Ralphie.
Siapa itu?
Ralphie kecil, yang dari kayak.
Kita kembali lagi.
Apa kau akan mengikuti kami? Itu tidak perlu dan memalukan.
- Sayang, kami hanya mau melihat moped itu. - Itu bukan moped.
Aku akan menciumnya dengan penuh gairah.
- Ya, benar. - Sungguh.
Ralph.
Elise. Madelon.
Wow.
Keren.
- Bagaimana? - Keren sekali.
Apa itu "Ralphie kecil"?
- Kita berbahasa Inggris, 'kan? - Ya, sedikit.
Astaga.
Ya?
Apa kau ingat di mana kita membeli joran pancing itu?
Di tepi danau dalam perjalanan menuju... Apa namanya ya, Altenwiese, 'kan?
Joran pancing itu.
- Halo? - Danny, kau mau apa?
Aku mau membeli joran baru untuk Madelon.
Lalu kita bisa pergi memancing bersama. Agar sedikit lebih dekat dengannya.
Memancing? Dengan Madelon? Serius?
Ya, dia suka.
Dia ikut sekali dalam sepuluh tahun. Sekali. Saat itu dia enam tahun.
Ya, dia suka saat itu.
Danny, aku akan meneleponmu nanti, oke?
- Sampai jumpa, Bu. - Sampai jumpa, anak-anak.
- Apa dia punya SIM? - Mungkin.
Bagaimana dengan helmnya?
Mereka tidak akan di jalan utama. Anak lelaki itu tampaknya baik.
- Aku tidak yakin soal ini. - Biarkan mereka menikmati hidup sejenak.
Kita sedang berlibur.
- Mereka toh tidak akan bergabung dengan kita lagi. - Apa maksudmu?
Tahun depan mereka akan berkemah di Zeeland, kita akan kehilangan mereka.
Omong kosong. Madelon belum siap.
Tidak? Kau lihat saja.
Ayo, Anouk.
Ayo kita minum di kafe. Berbincang sambil minum.
- Sekarang jam sepuluh tiga puluh pagi. - Jadi? Kau melewatkannya, 'kan?
- Halo. - Selamat siang.
Hai ayah.
Ayo.
Keren.
Apa yang kau lakukan?
Oh Tuhan, Madelon, apa-apaan ini?
Pak dan Bu Reekers dan Van Eeden dari Belanda, orang tua dari Elise dan...
Madelon?
Apa kau bisa bahasa Jerman? Bahasa Inggris?
- Bahasa Jerman. - Bahasa Jerman, bagus.
Pertama, Elise.
Dia mengalami beberapa memar, dan beberapa tulang rusuk patah.
Dia sempat kehilangan kesadaran saat terjatuh.
Kami akan mengamatinya semalaman.
Tapi itu bukan sesuatu yang perlu kau khawatirkan.
Sayangnya, pada Madelon kami menemukan
ia mengalami patah tulang tengkorak yang parah.
Operasinya mengurangi tekanan pada tengkoraknya, tapi...
- Hasil penelitian pertama menunjukkan... - Tidak, itu tidak benar.
- Maaf? - Itu bukan Madelon, tapi Elise, 'kan?
Tentu saja kau benar, Elise.
Maaf.
Jadi, Elise.
Tes pertama menunjukkan otaknya kekurangan oksigen untuk waktu yang tidak ditentukan.
Bisa disebabkan oleh beberapa hal, tergantung tingkat keparahannya,
Kita perlu menunggu beberapa hari sebelum
kita bisa membentuk gambaran, tapi...
Ini tidak terlihat baik.
Akankah dia meninggal?
Dia dalam keadaan koma.
Tapi kau bisa mengunjunginya.
Asistenku akan menunjukkan di mana ruang ICU-nya.
Silakan.
Silakan.
- Dan Madelon? - Silakan, ikut denganku.
Kami sudah memberinya morfin, tapi kau bisa bicara dengannya.
Pintu kedua di sebelah kiri.
Apa ini?
- Erik. - Hati-hati.
- Ini tidak benar. - Jangan.
Ini tidak benar. Terlalu ketat.
- Hati-hati. Jangan. - Terlalu ketat.
- Lakukan sesuatu. Ini terlalu sempit. - Biarkan saja.
Hey.
Bagaimana keadaannya? Sakit?
Lelah.
Sekadar pertanyaan tentang Elise, Madelon.
Apa Elise melakukan sesuatu yang aneh, ceroboh, atau bodoh?
Maksudku, kita tahu seperti apa dia...
seperti kadang. Dan dari siapa dia mendapatkannya.
Jadi Madelon, jika terjadi sesuatu, kau bisa langsung memberitahuku.
Apa Elise melakukan sesuatu?
Tidak.
Benarkah?
Aku tidak ingat.
Madelon sempat kehilangan kesadaran setelah kecelakaan.
Kau sungguh tidak tahu?
Itu kecelakaan, Gwen.
Bagaimana Elise?
Baik.
Ya, dia akan baik-baik saja.
- Katakan, apa Elise melakukan sesuatu yang nekat? - Sudah kubilang, aku tidak tahu.
Hey Gwen?
Oh, sayangku.
Beri aku waktu sebentar.
Ya, oke.
Dua menit, Danny.
Polisi ada di sini.
Apa mereka tahu apa yang terjadi?
Mereka mau kita datang besok.
Tidurlah yang cukup.
Itu bijaksana.
Dengar, saat kita menjemput Madelon besok, kita akan langsung pulang.
Pulang? Kita baru sampai.
Madelon harus pergi dari sini. Begitu juga kita.
- Kenapa? - Karena Elise ada di sana, dan Madelon di sini.
Elise dalam keadaan koma, Madelon tidak mengalami luka sedikit pun.
Itu tidak seimbang.
Ini akan menimbulkan ketegangan. Situasi akan semakin memburuk di luar kendali.
Oh Tuhan, Danny. Mereka kawan-kawan kita.
- Ya, dan aku mau tetap seperti itu. - Gwen membutuhkanku. Erik membutuhkanmu.
- Kita harus ada untuk mereka sekarang. - Sama sekali tidak.
Mereka butuh kedamaian. Kita sebaiknya membiarkan mereka.
Jangan meninggalkan mereka sendirian.
Kau mau melarikan diri. Tapi itu tidak akan terjadi. Kita akan tetap tinggal.
Kita akan tetap tinggal.
Aku punya firasat buruk dengan ini.
Danny. Kita yang bayar.
Kita bersama-sama.
Ikan goreng.
Schnitzel goreng.
Ayam goreng.
Brokoli goreng.
Aku hampir tak berani mengatakannya, tapi...
aku sangat merekomendasikan ini. Enak sekali.
Jika kalian menggantikan kami besok, kami bisa sarapan enak di rumah.
- Aku mau merokok sebentar. - Tidak.
- Serius? - Ya, ide bagus.
Kita sudah membicarakan ini, 'kan?
Aku akan memeriksa di lantai atas.
Anouk bilang kau mau pergi.
Apa?
Tidak, tentu saja tidak.
Kami hanya tidak mau mengganggumu, itu saja.
Apa kau pikir aku mau pergi? Aku tidak mau pergi.
No comments yet. Be the first to leave one.