And Life Goes On

And Life Goes On (زندگی و دیگر هیچ)

Indonesian 자막 다운로드

릴리스 정보

And Life Goes On 1992 720p BluRay x264 750MB-Pahe in
다음의 해설 Sukroco
Depresiyyyy... beginilah dampaknya nonton Cinema, tapi ini film yang namanya film. Film tahunan baru aktingnya akting bangat, maleys bangad. Berak, Bodo amat.

태그

BluRay
x264
720p
720
게시일: 2019-11-22
다운로드: 154
청각 장애인용: No

Indonesian 자막 미리보기

처음 200줄입니다.

Pekerja sosial Red Moon Media. Ingin mengabarkan...

hal penting terkait adopsi anak.

Banyak yatim-piatu yang butuh perlindungan.

Mereka tidak punya siapa-siapa, kita bantu mereka...

salah satunya dengan mengadopsi. Red Moon sudah kelebihan anak.

Pesan ini ditunjukkan untuk warga yang mau menjaga anak-anak ini.

Ada jalur yang ditutup?

Kalau ya, ada tandanya.

Kalau ada yang berniat mengadopsi...

bisa menghubungi kami, sekalian mengurus suratnya.

Sesama manusia kita harus saling tolong-menolong.

Bagi yang sudah membantu kami ucapkan terima kasih,

tapi kami masih butuh banyak bantuan.

Masih ditutup?

Kalau ya, ada tandanya.

Bukannya bapak kemarin sudah nanya?

Kemarin katanya ke Rudbar aman,

ternyata Manjil tutup, saya balik lagi.

Harusnya kemarin bapak nanya lagi sama polisi.

Pak, numpang tanya.

- Ya, mau ke mana? - Rudbar.

Rudbar tidak ada masalah.

- Saya mau lewat Manjil. - Jangan lewat manjil...

jalan itu cuma dibuka untuk bala bantuan.

- Makasih. - Sama-sama.

- Papa? - Apa?

Apa itu bala bantuan?

Orang-orang yang membantu korban gempa bumi.

Oh, makanya yang boleh lewat cuma bala bantuan.

Apa itu artinya kita gak boleh lewat?

- Entar aja, papa lagi bingung. - Kenapa?

Gak tahu, kita lihat aja.

Tunjukkin saja gambar temanku yang butuh bantuan.

Boleh dicoba.

Apa itu di atas gunung?

Itu menara satelit.

Yang ngirim berita.

Berita gempa bumi dari situ?

Tentu.

- Papa? - Apa?

- Apa itu? - Itu?

Kok asapnya banyak bangat?

Itu pabrik semen.

Kok tidak hancur kena gempa?

Semen itu keras, gak bakal hancur kena gempa.

Berarti rumah yang hacur bukan dari semen?

Batu batanya.

Kamu ingat di TV bagaimana?

Yang selamat pada ke Teheran, biar bisa nonton bola.

Tidak semuanya.

Di sini gak ada TV, makanya pada ke Teheran.

Kaya waktu itu pada nonton Skotlandia lawan Brazil, 'kan?

Seingat papa yang betul... Argentina lawan Brazil.

Bukan, Skotlandia lawan Brazil.

Orang aku nonton, Skotlandia lawan Brazil.

Iya deh, Skotlandia lawan Brazil.

Kamu kenapa?

Aku kebelet pipis.

Sabar.

Sana.

Pa, aku nangkep belalang!

- Sana buang. - Kenapa?

Soalnya kotor itu.

Kalau kamu nanti pegang mulut, ngucek mata habis megang itu...

kamu bisa sakit.

Belalang itu rumahnya di lapangan. Sudah sana lepasin.

Gak ah, mau aku rawat sampe jadi raksasa.

Gak ada yang mau melihara belalang.

Berarti aku orang pertama yang melihara belalang.

Belalang itu bukan hewan peliharaan.

Ada-ada saja.

Aku pelihara sampai bisa migrasi.

- Apa? - Migrasi.

Migrasi?

Kamu tahu artinya?

Pindah dari satu tempat ke tempat lain.

Kurang lebih.

Aku bisa jawab semua pertanyaan papa, gantian.

- Apa? - Kenapa belalang migrasi?

Enggak tahu.

Soalnya daun-daun di padang rumput udah habis,

pada migrasi ke lapangan lain nyari daun yang masih segar.

- Oke. - Papa tahu?

Lihat, sayapnya merah. Cakep.

Kamu jangan ngalangin, mau ketabrak truk tuh!

Sudah, sana buang!

Sudah papa bilang buang.

Buang!

- Sudah dibuang? - Ya.

Sana tidur.

Sudah tiduran saja,

itu jaketnya dilipet, dijadiin bantal.

- Papa? - Apa?

Kapan lewat terowongannya?

Dikit lagi.

And Life Goes On.

Bapak, permisi. Jalan utamanya ke mana?

Lurus terus nemu pertigaan, kiri.

Makasih.

Berhenti!

Berhenti, berhenti!

Pelan. Pelan!

- Jangan takut, bu. - Silakan lewat saja.

Sebentar doang, silakan lewat.

Sana!

Jangan takut, silakan lewat.

Papa!

Papa!

Papa!

Papa!

Iya!

- Papa itu ada jajanan. - Di mana?

Tadi kelewatan.

Paman!

- Paman! - Apaan?

Mau jajan.

Enggak ada jajanan, di sini.

Papa!

- Itu jajan! - Di mana?

Di sana.

Sebentar.

Paman!

Paman!

Gak dijawab, ambil aja ya?

Taruh duitnya di sana.

Yang ini hangat, ini panas.

Semuanya sama, ambil saja.

Pa minumannya panas bangat. Jadi mau muntah.

- Gak dihabisin gapapa ya? - Gak.

Nak jangan dibuang, sini adek bayinya dibagi.

Makasih.

Terus, terus.

Pak berhenti!

Pak perhenti dulu!

Ayo pak, silakan jalan.

Ayo pak, cepat, cepat.

Cepetan, ayo, ayo.

Ada apa pak? Jangan berhenti di sini.

- Gak mau nyala mobilnya. - Saya bantu dorong.

Ayo pak, muat.

Terus, terus.

Terus, muat.

Ayo terus, jangan keluar garis.

Terus, terus, lanjut terus.

- Ini kenapa? Bapak ngalangin jalan. - Terus, terus.

Para komposer yang dipengaruhi barat...

musiknya tidak lagi bermuatan ilahi.

Berbanding terbalik dengan musik Afrika Utara.

Eropa selatan saat ini menghasilkan musik-musik yang menenangkan.

Di negara kita, kemurnian musik masih dipertahankan...

tidak hanyak folk, tapi juga melodi kontemporer.

Permisi pak.

Permisi pak.

Macetnya dari mana?

Ada kecelakaan.

Saya dari Emamzadeh, sudah 4 jam kejebak.

Tidak bergerak.

Seluruh kota hancur, rumah sakit tinggal puing.

Saya belum pernah lihat yang separah itu.

Ini adalah hukuman.

Saya tidak tahu, apa yang dulu kota ini lakukan...

bisa sampai separah ini.

Parah.

Anda keberatan mundur sedikit biar saya bisa lewat?

Sebentar saja.

Papa yakin ke sini jalannya?

Semua jalanan ada ujungnya.

Yang ini kayaknya gak ada.

Soalnya aku gak yakin.

Itu ada orang, tanya.

Maaf bu, ini jalan ke Koker?

Saya ndak tahu.

- Bareng saja. - Tidak, saya nitip gas saja...

berat bangat ini, tenda kami tidak jauh.

- Taruh saja di pinggir jalan. - Baik.

Terima kasih banyak.

- Saya taruh dipinggir jalan. - Makasih banyak, pak.

Permisi kek, jalan ini ke Koker bisa?

- Ada apa? - Koker lewat sini?

- Saya tidak tahu. - Ha?

Saya tidak tahu.

- Kalau Poshteh? - Tidak.

- Anda tidak tahu ya? - Mohon maaf pak.

- Ada apa pak? - Saya mau ke Koker.

- Ha? - Koker.

- Koker ya? - Ha.

Bapak salah jalan.

Harusnya lewat tol. Jalan yang baru...

bukan jalan tanah. Jalannya rada lebar.

- Jalan ini rusak. - Tidak ada jalan lain?

- Ke Koker lewat jalan itu saja. - Terima kasih.

Sekarang harus bagaimana, pa?

Ikutin jalannya saja, walau gak yakin.

Permisi, apa jalan ini ke Koker?

- Ke Poshteh? - Bukan.

Lalu ini ke mana?

Saya kehilangan, 16 orang keluarga.

Semuanya ketiban rumah dan perabotan.

Saya turut berduka, nek.

Nenek tahu, berapa korban di Koker?

More Indonesian subtitles for And Life Goes On

댓글

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left