처음 200줄입니다.
Ada suatu masa saat dimana dunia berada dalam kegelapan dan kekacauan.
Dimana dunia penuh dengan ilmu sihir dan guna-guna.
Masa dimana tak ada yang bisa mengalahkan kejahatan.
Tembak!
Ya?
Dimana ruang singgasananya?
Tidak?
Bagus.
Sekarang...
...jangan sampai ada satupun dari bajingan ini hidup.
Ada sesuatu disini bersama kita.
Tak ada harta yang lebih berharga dari ini.
Diam kalian.
Siaga!
Kapten, ada roh jahat disini, aku tahu itu.
Ku bilang, "siaga".
Aku satu-satunya iblis disini!
Sekarang...
...ikuti aku!
Ini dia tempatnya!
Aku menemukannya.
Malthus!
Solomon.
Solomon.
Pembunuh.
Solomon.
Kau... ini apa?
Aku Devil Reaper.
Aku disini untuk mencabut nyawamu, Solomon Kane.
Perjanjianmu usai.
Perjanjian apa? Aku tak buat perjanjian.
Ada sebuah perjanjian...
...dan nyawamu adalah taruhannya.
Kau hidup sebagai pembunuh...
...dan ketamakanmu berakhir.
Kau tak bisa mengambil nyawaku.
Tundukan kepalamu padaku.
Iblis akan mendapatkan haknya atasmu.
Tidak!
Kau bisa mengatakan pada tuanmu kalau aku tak siap ke neraka.
Tuhan melindungiku.
Bodoh! Dia telah meninggalkanmu.
Berlutut.
Takkan pernah! Kau takkan bisa mengambil nyawaku!
Ambil nyawanya.
Takkan pernah!
Kau tak bisa melarikan diri dari kami.
Jiwamu sudah terkutuk!
Solomon?
Siapa orang baru itu?
Ini adalah Thomas.
Dia baru bergabung dengan kita beberapa hari lalu.
Tanda itu, apakah itu...
....yang melindungimu dari Setan?
Jaga ucapanmu di tempat suci ini.
Aku ingin bicara dengan Solomon empat mata.
Sekali lagi kami mendengarmu menangis di kebaktian.
Mimpi ini. Mimpi ini masih sering menghantuiku.
Kau harus dengarkan apa yang mimpimu katakan.
Aku begitu.
Mimpiku mengatakan kalau aku adalah orang terkutuk.
Tuhan melindungi hambaNya.
Aku bukan salah satu hambaNya...
...iya, 'kan?
Musuhku...
...mengawasiku sekarang.
Tapi tempat ini...
...tempat ini dan para jemaatnya...
...simbolnya...
...itulah yang menyembunyikanku dari pandangan mereka.
Solomon...
...beberapa bulan kau berada disini...
...aku merasa ada bayangan yang melingkupi kita.
Ada masa kegelapan.
Aku berdoa meminta petunjuk... dan doaku terjawab.
Solomon... kau harus meninggalkan kami.
Kenapa? Aku...
...aku tinggal disini untuk bertobat. Aku tak menyakiti siapapun.
Aku sudah meninggalkan kejahatan dan kekuasaanku.
Aku belajar untuk menjadi manusia yang cinta perdamaian.
Aku tahu, tapi masa depanmu bukanlah disini bersama kami.
Bagaimana kau tega melakukan ini padaku?
Aku sudah berikan kekayaanku pada Gereja ini.
Kami sangat berterima kasih atas kemurahan hatimu tapi kau harus mengerti...
Tidak. Bapa.
Jangan buat aku memohon.
Tempat ini.. merupakan tempat perlindungan bagiku.
Kemana aku harus pergi?
Kau harus pulang.
Pulang?
Kau seorang bangsawan...
...kau punya tanah di barat sana, kau harus kembali pada peninggalan orangtuamu.
Solomon...
Tidak! Aku tak bisa kembali.
Kau juga tak bisa tinggal disini.
Aku mendapat wangsit dalam mimpiku kalau dia harus meninggalkan tempat ini.
Aku mendengarkan wangsit itu.
Apakah Kane tahu tujuannya?
Setiap manusia harus menemukan takdirnya sendiri.
Kane pasti menemukan tujuannya.
Ada banyak cara untuk bertobat.
Tidak selalu harus hidup dalam perdamaian.
Pengembara!
Mau menumpang dengan kami?
Terima kasih, teman, tapi tidak.
Perjalanan masih jauh, tak baik berjalan sendiri.
Sekali lagi terima kasih atas tawaranmu.
Aku jalan kaki saja.
Baiklah. Semoga Tuhan bersamamu.
Dan Tuhan menyertaimu juga.
Nyonya.
Dia akan mendengarkan kita./ Aku tak perduli.
Biarkan dia mendengarkanku.
Jangan bergerak atau kau mati.
Aku tak ingin ada masalah.
Sayang sekali. Karena masalah sudah mendatangimu!
Ayo kita lihat.
Tak ada yang berharga yang bisa diambil.
Tak ada? Kau tak punya apa-apa?
Apa kau pendeta?/ Ambil saja apa yang kau mau.
Oh, jangan khawatir, pengembara, kami akan ambil.
Jangan bergerak.
Lihat ini. Ini adalah simbol sihir.
Kurasa dia ahli sihir.
Apa yang harus kita lakukan padanya?
Haruskah kami membakarmu seperti penyihir lainnya?
Bakar dia! Bakar!
Ada jiwa pembunuh dimatamu, pengembara.
Kau mau membunuhku?
Iya 'kan?
Tidak.
Apa?
Kau tak mau membunuh orang yang mencuri darimu?!
Aku tak mau melawan orang lain.
Aku sudah meninggalkan kekerasan.
Sayang sekali tapi kami tidak.
Kau akan lakukan apa yang aku suruh, Solomon.
Jangan lupakan posisimu. Kau cuma anak kedua.
Marcus adalah pewaris tahtaku.
Dia akan menjadi penguasa tempat ini setelah kematianku.
Tapi, Ayah, Marcus itu brutal dan kejam!
Kau akan melakukan tugas suci dan bergabung dengan Gereja sesuai titahku.
Tapi aku tak ingin jadi pendeta.
Apa yang kau mau itu tak penting.
Bapa Simnal sudah tiba untuk membawamu ke biara.
Aku tak mau pergi.
Jika kau menentangku, kau takkan dapat apa-apa.
Aku akan menghapus namamu dari ahli waris.
Kau akan jadi gelandangan.
Itukah maumu?
Jika kau keluar dari pintu itu jangan pernah kembali lagi.
Jangan berani menentangku!
Tenang.
Tenang, tuan. Tenanglah, kau aman.
Dia sudah sadar. Ayah!
Ayah, pria itu sudah sadar.
Ini... minumlah air ini.
Hati-hati.
Meredith.
Demamnya sudah turun, Ayah.
Syukurlah.
Kau akan segera sembuh. Namaku Crowthorn.
William Crowthorn.
Ini puteriku Meredith yang sudah merawatmu.
Tuhan pasti selalu menjagamu.
Dia memandu kami untuk menyelamatkanmu.
Edward, berhenti.
Kita akan cari tempat untuk berkemah malam ini.
Ini ku taruh di bawah sana, Bu?
Ya, terima kasih, Meredith.
Perhatikan langkahmu, Meredith.
Samuel.
Berikan air untuk kudanya.
Kenapa harus aku?
Kakakmu sudah memberikanmu tugas.
Laksanakan.
Tuan Kane. Kau harus beristirahat.
Aku tak bisa membalas kebaikanmu...
...dengan bermalas-malasan, Nyonya.
Beri aku waktu untuk membersihkan diri, aku akan segera membantumu semampuku.
Selera makanmu sudah kembali, Tuan Kane.
Ini makanan yang lezat, Nyonya Crowthorn.
Puteriku Katherine bisa membuat apa saja menjadi enak.
Minggu lalu dia masak sepatu kulit dan jelatang.
Tentu saja bukan!
Rasanya enak.
William bilang kalau kau adalah seorang Kapten kapal.
Ya.
Dulunya.
Kau berperang melawan Spanyol?
Ya.
Siapa lagi?
Aku banyak berperang.
Aku punya banyak tuan.
Pernah aku berlayar bersama Laksamana Drake.
Laksamana Drake!
Itu tak berakhir baik.
Pasti penuh tantangan.
Melihat dunia dan belajar hal baru.
Kenapa kau berpikir kalau hidup dalam kekerasan
No comments yet. Be the first to leave one.