처음 200줄입니다.
Sub by: Sang Pangeran
Duduk manis & selamat menonton dengan nyaman!
Hey.
Para korban mengatakan...
..para pencuri itu membuat mereka sangat ketakutan.
Ini adalah perampokan ketiga di kapal pesiar mewah..
..di wilayah ini selama 3 minggu terakhir.
Aah! Aah!
TAMBANG TUA
Ini luar biasa.
Biar kulihat.
Penyimpanan senjata Jepang saat Perang Dunia Kedua.
Hanya tampak seperti gundukan tanah biasa.
Warren, boleh kulihat?
Tentu.
Stanley.
Ηey, Stanley.
Kau menemukan sesuatu?
Entahlah.
Papa!
Aah!
Dasar brengsek.
Kita aman, Sersan?
Ya, Pak.
Kapten, komandanmu memastikan bahwa orang-orang ini profesional.
Bisakah kau membuat mereka lebih disiplin?
Sersan Ular adalah salah satu orang terbaikku.
Dia tak bermaksud membuat bahaya.
Kita ke sini untuk eksplorasi, bukan merusak.
Sersan? / Ya, Pak?
Jangan bercanda lagi. / Siap, Pak.
Tak akan terulang lagi.
Bagus.
Pastikan tak terulang lagi.
Jadi, mau ke dalam?
Ya.
Kau ikut?
Tidak, kau saja.
Selamat bersenang-senang.
Pryce.
Kita tak bisa berlama-lama.
Jika kau mau sampai di koordinat yang kau berikan itu..
Kami akan pergi selama yang diperlukan, Kapten.
Lihat dia, pemimpin yang tak kenal takut.
Sudah berapa lama kau bekerja untuknya?
Tidak, tidak secara langsung.
Aku bertugas di Divisi Manila 4 tahun terakhir,..
..menenangkan diri, melakukan rutinitas.
Aku baru dihubungi minggu lalu.
Kutinggalkan semuanya, karena putra Pemimpin Perusahaan perlu insinyur.
Jadi, inilah aku, karena kontrak dengan Sang Pangeran .
Jadi itu pacar barumu, Ario?
Diam kau, Djoko.
Maaf.
Apa yang dicarinya di sini?
Kau tahu?
Tidak.
Bagaimana menurutmu?
Air mancur awet muda?
Dunia yang hilang?
Lembah Gwanji?
Kau tidak penasaran?
Aku tak dibayar untuk bertanya.
Tidak, kurasa tidak.
Aku, setiap kali menerima tugas baru, aku harus tahu rinciannya.
Untuk berapa lama dan apakah bayarannya bagus.
Apakah ada yang akan menembak kepalaku.
Kau menemukan sesuatu?
Tidak ada yang penting.
Hanya firasat.
Banyak aktivitas bajak laut di sekitar pulau ini.
Kebanyakan dalam skala kecil..
Tapi kita tak perlu khawatir.
Aku yakin begitu.
Jadi, ini semacam kegiatan rutin-mu?
Tidak.
Ini lebih seperti, mm.. penebusan kesalahan.
Misi terakhirku kacau.
Kami kehilangan orang.
Aku turut menyesal.
Aku mengerti perasaanmu.
Aku 8 tahun di Angkatan Darat Inggris, dan 4 tahun terakhir di Afganistan.
Sudah sering melihat orang tewas.
Kau akan terbiasa.
Aku tak mau kehilangan orang-orangku lagi.
Jadi?
Kita sudah dekat.
PULAU UNAUNA, TELUK TOMINI, SULAWESI, INDONESIA
Di sana.
Apa yang sedang kita lihat ini?
Tambang tua.
Peninggalan penjajah, mungkin Belanda.
Tambang itu menyebar di seluruh pulau-pulau ini.
Ditinggalkan saat Jepang menjajah tahun 1942.
Kecuali yang ini..
Yang ini ditata ulang.
Ditata ulang? Bagaimana?
Saat Jepang menyerang, mereka mengambil alih beberapa tambang..
..dan memperkuatnya untuk keperluan militer.
Jadi ini yang kita cari?
Ini dia.
Apa aman masuk ke dalam?
Jika kau tak takut tertimpa reruntuhan..
..yang bisa menimpamu.
Ini adalah tanda aktivitas gempa baru-baru ini.
Aku harus memeriksa tempat ini.
Tempat ini bisa jadi tak stabil.
Berapa lama?
Untuk pemeriksaan menyeluruh, setidaknya perlu 2 jam.
Lalu apa lagi yang kau tunggu?
Mulailah.
Boleh kutanya sesuatu?
Ya.
Bagaimana kau bisa bertemu dengan orang seperti Pryce?
Dia, aku mengerti.
Dia ke sini untuk petualangan impian masa kecilnya.
Dia pikir dia seperti Allan Quartermain.
Tapi kau, kau tampak pintar, dan serius.
Ini pasti bukan sekedar liburan bagimu.
Aku ke sini untuk penelitianku.
Penelitian apa?
Kali ini tentang sejarah kami,..
..Perang Dunia Kedua..
..sangat rumit.
Masih banyak pertanyaan yang belum terjawab.
Aku ingin tahu bagaimana orang-orang itu melakukannya.
Apa yang mereka pikirkan.
Kau mau tahu bagaimana seorang prajurit berpikir?
Itu cukup mudah.
Untuk membuat seorang prajurit, kau harus temukan seorang manusia,..
..lalu kau cuci-otaknya.
Kau buat dia menderita sampai batas kemampuannya,..
..lalu kau buat dia kembali normal,..
..tapi bedanya,..
..kau masukkan sesuatu pada pemikirannya.
Tugas, kepatuhan.
Terserah kau sebut apa.
Sesuatu yang membuat dia berpikir tak apa-apa membunuh orang.
Lebih dari itu, membunuh jadi tujuannya.
Kau rekrut seseorang, dan kau ubah dia jadi senjata.
Itulah yang disebut prajurit.
Dia bukan lagi seorang manusia.
Tapi senjata yang menunggu ditembakkan.
Dan kau?
Kau salah satu senjata ini?
Dulunya, ya.
Kini, tidak terlalu.
Menurutmu semua prajurit itu sama?
Entahlah.
Aku belum pernah bertemu mereka semua.
Film lama.
Kau suka sejarah?
Ya, tentu.
Tetap berjaga-jaga!
Kita tak tahu apa yang di luar sana.
Dia pikir aku idiot.
Jangan hiraukan yang dia pikirkan.
Kau yang punya uang.
Kau yang memimpin. / Ya, aku tahu. Hanya saja..
Aku bosan menunggu, ini membunuhku.
Tak akan lama lagi.
Apa itu?
Kurasa aku disengat.
Aah!
Merunduk!
Tiarap!
Pryce!
Kapten, ada 3 orang di atas!
Ηyah!
Kapten, berlindung!
Sial.
Yah!
Cepat masuk!
Minggir!
Di sini tidak aman!
Mundur! Mundur!
Aah!
Masuk ke tambang!
Masuk ke tambang!
Lari!
Cepat! Cepat! Ayo, cepat!
Lari! Lari!
Cepat masuk! Cepat!
Ayo, Ario!
Ηey, kau tak apa-apa?
Kurasa begitu.
Stanley, cepat!
Baiklah, sebelah sini!
Hey, tolong!
Tarik. Satu, dua, tiga!
Kakiku! Aah aah aah!
Aah!
Tahan napas.
Dia akan baik-baik saja?
Ya, dia akan baik-baik saja.
Bisa tolong aku?
Kapten, bisa bicara sebentar?
Kapten.
Bagaimana kondisi kita?
Kita tak akan bisa kembali seperti ini.
No comments yet. Be the first to leave one.