最初の200行です。
SEBELUMNYA
- Tinggal dengan Renn? - Tidak.
Dia ke San Antonio dengan neneknya.
Ikut kami.
Kau ikut kami, bukan?
Baz, kau tahu artinya terima itu darinya.
Kita tak perlu menyelinap.
Mampirlah kapan saja.
Aku punya apartemen dekat Strand. Pindahlah ke sana.
Kau memberiku apartemen.
Kuberi jalan keluar.
Masalah Baz…
Maafkan aku, ya?
Kau saudaraku,
tetapi itu tak aneh.
Seperti normal.
Tampak bagus.
Hei, masukkan itu.
- Semua lancar? - Mudah.
Pope akan lakukan apa pun.
Jangan sampai dia dipenjara.
Kita harus bertindak.
Kita harus loloskan dia dari sana jika perlu.
Seperti pekerjaan lain.
Cari kelemahannya dan kita rencanakan.
Ayo lakukan.
Baiklah.
Pope.
Pope.
Pope, ayo.
Pope. Ayolah.
Kau baik-baik saja.
Kau lupa memasang alarm?
Kita harus pergi. Ayo. Cepat.
Aku harus mandi.
Tidak, gosok gigi dan pakai deodoran.
Aku akan mandi.
Hei!
Cuma sebentar. Kita tetap terhindar macet.
Baik. Cepatlah!
Ayolah.
- Ada apa? - Tak ada.
Kita terlambat. Ayo.
Kau gelisah?
Kenapa aku harus gelisah?
Smurf tak suka kita merampok bank.
Cepatlah. Ya?
Paling banyak berapa?
2.500 per hari.
Per hari? Baik.
KTP?
Terima kasih, Tn. Cartwright.
Julian?
Aku tumbuh di Ramona.
Benarkah?
Benar.
Akan tersedia dua hari kerja.
Tunggu, mungkin tiga.
Singapura ada di belahan dunia lain.
Lacak di aplikasi.
Baiklah.
Terima kasih.
Selamat pagi.
Mau ke mana pagi-pagi?
Tiga gulungan.
Tiga lagi pekan depan.
Cuma tiga?
Reggie bisa dapat lebih dari itu.
Itu untuk kita.
Hei, Sayang.
Kubelikan sesuatu.
Kimono.
Kau tak suka.
Ini bukan gayaku.
Gayamu tampaknya robek, kotak-kotak, dan bekas.
Kuanggap itu pujian.
Tidak. Ini bagus.
Hanya untuk dipakai di rumah.
Ini hadiah kecil karena pandai menangani pekerjaan ini.
Apa?
Kenapa kau bangun pagi?
Karena ada yang harus bekerja dengan jam kerja.
Aku bisa hubungi tukang pindahan.
Pindahkan barangmu jika kau mau.
Ini juga barang Noah,
dan dia tak membalas teleponku.
Kau beri tahu dia?
Ya.
Lalu?
Dia terluka.
Kita beli barang untukmu dari Ikea.
Jika tak mau bertemu dia.
Katakan saja harganya.
Sedang apa kita di sini, J?
Apa maksudmu?
Apartemen dekat pantai. Aku tak mampu membelinya.
Aku tahu keluargamu pemilik gedung, tetapi rasanya salah.
- Tak penting. - Penting bagiku.
Kita bisa,
pilih mebel bersama?
Saat ini, aku banyak urusan.
Jadi, aku harus tetap di sini sendirian menunggumu menelepon?
Aku menyukaimu. Ya?
Aku bisa membantumu, dan aku mau itu.
Bisa terima itu sekarang?
Ya?
Tentu.
Asal tahu saja,
kaulah masalahku.
Ternyata.
Ini anak favoritku yang terkenal.
Apa kabar?
- Kau terlambat. - Tenang.
Ini hari Sabtu.
Ini hari Jumat.
Jumat?
Ya.
Baik, terserah. Kau menang, ya?
Apa kabarmu?
Kenapa wajahmu?
Pacarku.
Karena dia pikir aku merayu adiknya.
Secara teknis, tak kulakukan.
Kau sudah pesan?
Halo.
- Mau kopi? - Ya.
Jelaskan soal panekukmu.
Yang terbaik.
Beri aku tumpukan terbesar yang ada.
- Baik. - Aku pesan…
tiga telur orak-arik dengan keju cheddar.
- Baik. - Bakon, renyah.
Roti panggang, adonan asam, jika ada.
Kalau kau?
Kopi saja. Terima kasih.
Kau tak makan?
Tidak.
Kau mentraktir sebab mengundangku. Ini anakku.
Bisa kulihat.
Astaga.
Kutaruh di sana.
Bagaimana keadaanmu?
Aku tak apa.
Aku bebas narkoba selama 11 bulan.
Masih mengisap ganja, tetapi…
Itu sadar ala California.
Ini untuk wajahku.
Kau tampak lelah.
Ya, aku kurang tidur.
Kenapa? Ada apa?
Kau tak menghubungiku sebab merindukanku.
- Ya? - Tidak.
Aku…
Aku ingin kau membantuku untuk sesuatu.
Aku tak mengira mendengar ucapan itu dari mulutmu.
Baiklah.
Baik, apa tugasnya?
Bukan tugas.
Kau…
Kau pernah dipenjara di San Diego, bukan?
Ya, dua kali.
Bukan terburuk, tapi tak mau kembali ke sana. Kenapa?
Kau kenal orang di dalam?
Kenal penjaga, staf, semacamnya?
Mungkin aku kenal orang di sana.
Baiklah.
Aku perlu informasi. Aku perlu…
Cetak biru, berkas, arsip, apa pun yang bisa kudapatkan.
Ya, aku bisa bantu hal seperti itu.
Baiklah.
Lima ribu.
Baik. Cukup adil.
Tak banyak yang bisa dicuri di penjara.
Kenal orang dalam atau tidak?
Ya, kurasa ada yang bisa kuajak bicara.
Bagus.
Nikmati panekukmu.
- Sungguh? - Kau tahu aku di mana.
Apa itu?
Surat dari kampus.
Mereka ingin aku melamar.
Perusahaan penguji kirim nilai SAT-ku.
Kau mau?
Entahlah.
Tak ada ruginya.
Pasti asyik jadi cerdas.
Sudahlah. Kau cerdas.
Cukup cerdas tahu tak mencuri dari Smurf.
Smurf menceramahi soal mencuri? Pasti bagus.
Kau tahu itu berbeda.
Aku tak cemas.
Kau perlu uang untuk itu?
Kuliah?
Aku harus pergi.
Mungkin kuliah, hal lain. Pokoknya, aku pergi.
Kau bagaimana?
Aku kenapa?
Kau di sini selamanya, biarkan Smurf kuasai hidupmu?
Karena kau tahu dia akan begitu.
Apa kalian ingin mencapai harga tertentu,
No comments yet. Be the first to leave one.