最初の96行です。
Jodha Bai dikenal sebagai HarkaBa dan Heer Kunwar. Serial ini tidak bermaksud menyinggung kultur apapun yang dilakukan dimasa lalu.
Tujuan kami bukanlah untuk menyinggung hati siapapun.
Tunas!"-
- Kalian mau kemana? - Kami mau ke Mausoleum.
ke Mausoleum?
Kenapa?
Karena aku sudah dituduh.
Aku sangat tersakiti karena tuduhan ini, bahwa Ratu Jodha menuduhku.
Aku sangat khawatir. Aku ingin menenangkan diriku.
Itulah kenapa aku ingin ke Mausoleum.
Apakah aku tak punya hak untuk ke Mausoleum?
Tentu saja kau punya hak untuk mengunjungi Mausoleum.
Dan menurutku kau harus melakukan itu.
Kau akan menemukan kedamaian di Mausoleum.
Aku beri kau izin, pergilah.
Hei, kemarilah.
Pergi dan beritahu mata-mataku bahwa aku ingin bertemu mereka.
Laksanakanlah.
Benazir.
Sebarkan rumor bahwa Benazir adalah wanita beracun yang berbahaya bagi yang mulia.
Setiap warga di Agra harus tahu tentang ini.
Buat kesal warga hingga mereka melempari batu ke Benazir.
Mereka harus bisa membunuhnya, sana.
Awas, Ratu Jodha, rakyat akan rakyat akan menyerang Benazir tapi hidupmu akan terancam.
Ibu, apa yang kau lakukan disini bersama orang-orang itu?
Mereka bukan hanya orang-orang, mereka akan jadi agen kita yang akan menyebarkan gosip dan membuat marah rakyat.
Rakyat cinta kepada yang mulia.
Mereka tidak akan bisa menanggung ancaman untuk pernikahan kaisar, bagaimana mereka akan menghadap ancaman terhadap nyawanya?
Apa?
- Ibu, aku tak mengerti. - Kau tidak perlu paham apapun.
Aku disini untuk memahami semuanya.
Ratu Jodha yang malang.
Dia ingin menaikkan statusnya, tapi dia tidak bisa.
Jika Ratu Jodha berpikir bahwa bahwa Jalal akan memperhatikan dia jika melakukan itu..
maka dia sangat bodoh.
Jalal tidak suka orang bodoh.
Tandai kata-kataku, dia akan menjauh dari Jodha.
Tapi yang mulia, aku tidak tahu sesuatu.
Kenapa yang mulia menghukum Jodha karena tuduhan palsu?
Dia bahkan tidak merubahnya saat putri Shivani kabur dengan kekasihnya tepat sebelum pernikahan?
Aku bisa melihat perbedaan dalam sikap yang mulia.
Aku harap dia tidak tertarik dengan Ratu Jodha!
Lain kali aku tidak ingin mendengar idemu.
Jika Jalal pernah menunduk ke ratu siapapun, itu adalah aku. Jika kau bilang hal itu lagi,
Aku akan mengiris mulutmu dan akan menuangkan kaca cair ke mulutmu.
Hingga kau tidak akan bisa teriak! Keluar dari sini!
Kenapa kau marah kepada Hoshiyar?
Ini bukan salahnya.
Ratu Ruqaiya, menurutmu apa yang terjadi hari ini?
Benazir bukan wanita beracun dan aku tidak perduli dengan berita ini.
Tapi Ratu Jodha telah membuat kesalahan besar dengan melakukan tuduhan ini.
Dia kelihatannya sangat iri dengan Benazir, dan aku senang bahwa sekali lagi Ratu Jodha membuktikan hal yang salah kepada Jalal.
Kau benar sekali.
Satu kesalahan lagi dari Ratu Jodha, maka namanya akan dihapus dari 3 ratu istimewa Jalal.
Aku akan menunggu kesalahan Ratu Jodha berikutnya.
Kenapa kau mau menunggu, Ratu Ruqaiya.
Jika kau mau, aku bisa membantumu mengamankan posisimu sebagai kepala Harem malam ini.
Bagaimana kau melakukan itu?
Bersabarlah, ratu Ruqaiya.
Biarkan malam jatuh dulu.
Selamat tinggal.
Aku pikir kita akan bisa kabur dari sini hari ini.
- Amin. - Apa yang dia lakukan disini?
- Siapa dia? - Pelayan khusus yang mulia, Benazir.
Dia adalah wanita beracun dan ingin membunuh yang mulia.
Dia adalah ancaman bagi kerajaan ini. Dia adalah wanita beracun.
- Apa yang sedang kau bicarakan? - Ya.
Ratu Jodha tidak akan berbohong. Dia melihatnya minum racun.
Dia adalah pelayan spesial Abu Mali.
- APa yang kau bilang. - Jika aku bohong, Tuhan akan menghukumku.
Dia kemari untuk membunuh yang mulia.
- beraninya dia berjalan dengan bebas. - Ayo.
Lihatlah dia, dia adalah wanita beracun. Dia kemari untuk membunuh yang mulia.
ya Tuhan, kenapa dia masih hidup.
Zakira, ayo cepat kita ke Mausoleum.
Tapi kita belum berdoa.
Orang-orang sedang bicara tentang kita.
Mereka sepertinya tidak punya niat baik.
Kita akan aman di dalam Mausoleum. Dari sana kita akan bisa kabur.
Lihat! Dia disini untuk membunuh yang mulia!
Dia adalah ancaman untuk kerajaan ini!
Dia ingin membunuh kaisar.
- Dia disini untuk membunuh raja kita. - beraninya dia!
Raja kita selalu melindungi kita. Sekarang kita harus melindungi dia.
Jangan lempari aku!
- Lempari dia! - Lempari dia!
Lihatlah dia! Dia tampak begitu tak berdosa!
Dia begitu cantik, tapi sangat jahat!
Kau adalah wanita beracun! Kami tak akan memaafkanmu!
- Lempari dia! - Lempari dia!
Jadi permainan telah dimulai.
Tidak!
Pukul dia!
- Pukul dia! - Berhenti!
Jangan beraninya kau bicara kasar denganku.
Siapa yang bilang bahwa Benazir adalah wanita beracun?
No comments yet. Be the first to leave one.