Wira

Wira

Indonesian 字幕をダウンロード

リリース情報

Wira (2019) NF WEb-DL Pahe in
解説: why_hyde
Untuk tampilan terbaik gunakan Media Player Classic (MPC) atau K-lite mega Codec. why_hyde IDFL.ME Subscrew

タグ

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
公開日: 2020-06-22
ダウンロード: 82
聴覚障害者向け: No

Indonesian字幕のプレビュー

最初の200行です。

Ayo, ayo!

Mau cetak : Brosur, ID Card, Undangan, Kartu Nama, Nota Continous Form, Buku, Company Profile, Kalender, Stiker, Banner,dll?

Kota hantu ini...

Tempat terkutuk ini...

tempat di mana aku dibesarkan.

Dulu, orang-orang di sini sangat mengenalku.

Mereka menghormatiku.

Tapi kebanyakan mereka takut padaku

termasuk aku sendiri.

Saat ini,

mereka tampaknya sudah tenang.

Mereka membiarkan kutukan tempat ini berjalan terus.

Tapi itu hanya menunggu waktu saja sampai bencana menghantam mereka.

Karena alasan keluarga, aku memutuskan kembali.

Kalau tidak,

Aku tidak mau buang waktu di tempat ini,

kembali ke masa lalu yang buruk.

Berhenti di situ!

Jangan berbalik!

Anda dari mana, pak?

Machang.

Tunjukan KTP anda.

Keterangan di kartu MyTentera mengatakan tempatnya dekat.

Itu alamat ayahku.

Ada urusan apa anda kembali?

Urusan keluarga.

Baiklah.

Anda boleh berbalik.

Perlahan.

Kau bercanda denganku?

Hassan Munas, kau masih hidup.

Woy! Di sini dilarang merokok.

Tenang, tak ada siapapun dekat kita.

Tenang saja, cuma merokok.

Rokok yang kau hisap rokok illegal.

Kau mau aku borgol di sini?

Karena kau sudah jadi inspektur,

kau tak mau berbagi rokok

dengan prajurit rendahan macam aku.

Prajurit rendahan?

Kau itu pasukan khusus.

Mantan pasukan khusus.

Yang membuatku penasaran.

Bagaimana bisa berandalan macam kau bisa jadi polisi?

Seperti itu.

Sama persis seperti kau mengajak aku dalam masalah.

Itu cara kau melindungi aku.

Bisa dibilang,

kalau bukan karena kau,

aku tidak akan jadi berandalan.

Tapi kalau bukan kau juga

aku tidak akan jadi inspektur.

Akau tidak akan pernah masuk akademi polisi.

Kalaupun kau mau jadi seorang antek,

jadi saja jangan bawa-bawa ayahmu.

Hei, Tn. Inspektur.

Itu tugasmu.

Kenapa harus aku?

Biasanya kalau ada orang yang buat keributan,

kau buat mereka babak belur.

Kau pikir untuk apa aku meninggalkan tempat ini?

Aku ingin sebuah perubahan.

Hei, lakukan sesuatu. Berisik sekali.

Buat apa repot-repot?

Mereka yang ingin ribut, biarkan saja.

Pukul terus sampai habis!

Tugasku jadi mudah.

Ya, ampun.

Hassan, kalau aku melihat mereka.

Aku jadi ingat masa lalumu.

Apa kau tidak merasa aneh duduk di kursi depan mobil polisi.

Kang, Kang Hassan Munas, ya?

Wah, kau terkenal.

Serius?

Hassan Munas Yang Tak Pernah Kalah, itu?

Hassan Munas, Yang Tak Terkalahkan?

Tunggu, Akang kembali ke sini mau naik ring lagi?

Membalaskan dendam adik akang?

Bukan urusan kalian!

Kalian salah orang.

Apa kau yakin, Hassan?

Ini semua gara-gara kalian!

Diam!

Kang Hassan, Akang Hassan Munas!

Kang Hassan?

Boleh minta selfie sekali?

Aku bisa ceritakan semua yang telah terjadi.

Tapi aku rasa, lebih baik kau melihatnya secara langusng.

Lihat apa yang sebenarnya terjadi.

Makasih, Boon.

Alah, soal kecil.

Traktir aku teh tarik.

Bukan begitu.

Terima kasih sudah menjaga mereka

selama aku tidak ada.

Apa gunanya teman?

Sampai jumpa.

Hassan.

Apa adikmu masih single?

Aku hajar kau berani godai adikku!

Rambut jelek begitu, kau mau dengan adikku?

Tak tahu malu!

Dah.

Hei, kampret!

Assalaamu'alaikum.

Wa'alaikum...

Hassan.

Mereka tidak cuma melempat cat.

mereka juga merusak jendela kita.

Kau lihat bunganya atau goloknya?

Dua-duanya.

Kau terlambat, ibumu sangat membenci golok itu.

Sudah bertahun-tahun lamanya dia meminta bapak untuk menurunkannya dari dinding.

Tapi tidak Ayah lakukan.

Sampai akhirnya ibumu meninggal baru ayah lakukan.

Lalu...

Ayah jadikan golok itu dekorasi pot bunga ibu?

Menurutmu itu tidak cocok?

Buatku cocok saja.

Ayah, Zain berangkat kerja.

Kau sudah bicara dengannya?

Kau kembali kemari untuk menyelesaikan masalah dia, kan?

Ayah tahu, kan?

Selama dua tahun ini aku di Kamp Machang?

Kau sudah mengunjungi makam nenekmu?

Ayah.

Aku punya sedikit tabungan.

Termasuk dengan uang pensiunan, aku punya rencana membeli rumah.

Sewa rumah di sini mahal, ayah.

Kita beli rumah di sana saja.

Bagus lah, apa yang menurutmu baik.

Ayah, ikut aku juga.

Zain juga.

Ayah, menetap di sana.

Ayah tak perlu bekerja di pabrik lagi.

Kemudian, Zain bisa...

Dia bisa lari dari masalahnya,

seperti dirimu.

Itu yang hendak kau katakan?

Sekarang segalanya berbeda,Hassan.

Raja-lah yang seharusnya pergi dari sini, bukan kita.

Aku kira ayah sangat membenci pabrik itu.

Memaki ibu.

karena ibu tidak mau bekerja di sana.

Orang-orang menghina aku.

Karena aku bekerja kepada Raja.

Sekarang ayah juga.

Kau tidak mengerti.

Memang.

Seperti halnya ibu yang tidak mengerti.

Begitu juga aku.

Tak ada yang mengerti.

Tidak ada yang benar.

Bukan salah ayah, kan?

Tolong ayah pikirkan.

Tadi aku lihat gadis cantik.

Assalaamu'alaikum.

Raja ada?

Aduh, siapa orang ini?

Nazmi.

Akang Hassan.

Jal.

Iya, Bang Nazmi.

Ibumu tahu tidak kau bekerja di sini?

Tentu saja, dia tahu.

Mengikuti langkah idolaku.

Seharusnya kau belajar dari kesalahanku.

Jangan jadi orang bodoh seperti aku.

Hei, urus saja urusanmu sendiri.

Adik pelacurmu pun bahkan lebih buruk.

Adikku pelacur?

Iya lah.

Sangat bodoh kalau dia berurusan dengan Raja.

Nazmi.

Bagaimana dengan kakakmu, Najwa?

Maklum, aku belum lama kembali kemari.

Jadi, aku belum tahu kabarnya.

Tolong jangan marah bila aku bertanya ini:

Apa benar dia meninggal?

Overdosis narkoba?

Benar ternyata, Innalullaahi...

Benar kata orang-orang.

Jangan menjadi pecandu

Jadi mati konyol.

Ifrit.

Lama tak jumpa.

Wow, "Lambor-bikini"!

Aku tidak menyangka abang masih bekerja di sini.

Sudah sangat lama.

Apa Raja tidak memberimu skema pensiun?

Tidak lucu, ya?

Nazmi.

Jika suatu saat akang Hassan menghadapi abang Ifrit di atas ring?

Kira-kira siapa yang menang?

Pertarungan antara seorang Petarung Legendaris.

dengan Pengawal Misterius Tn. Raja.

Siapa yang akan menang?

Hassan.

Hassan?

Ini untuk Ho Chi Minh.

コメント

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left