最初の200行です。
-Ya? - Inspektur.
Ini Suárez. Kami temukan sesuatu di rekaman CCTV museum.
- Ini penting. -Aku segera kesana.
MINGGU 8:35 AM
-Ini. -Terima kasih, Ángel.
Kita periksa hardisk dari kamera pengintai...
Dengar, dengar, Raquel,
Aku minta maaf soal semalam.
Aku belum tidur selama 48 jam, dan minum wine terlalu banyak.
-Aku tidak ingin kau berpikir... -Ángel, jangan khawatir.
Kita baik-baik saja, oke?
46 JAM PERAMPOKAN
Lihat, Suárez temukan celah kasus ini.
Ini rekaman Aníbal Cortés dan Silene Oliveira.
Ketika mengunjungi museum.
-Perhatikan benda yang mereka masukkan ke wadah di pintu masuk..
Perbesar terus.
Disana, berhenti. Perbesar itu.
Itu kunci mobil.
Itu kunci mobil lama dengan gantungan asli.
Sepertinya antara 1989 dan 1996.
Kita punya tanggal dan waktu saat mereka masuk,
Dan juga model mobil yang mereka kendarai.
Kita selidiki wilayah tersebut. Kamera keamanan,
Area parkir mobil, toko, bank,
Tiket parkir, semuanya.
Singkirkan.
File lainnya, keatas.
Kita harus temukan mobil itu.
Lewati. Bagus. Kita menemukannya.
Ini mobil Ibiza tahun 1992.
Bagus.
Kunci dan mobil itu akan membawa kita ke awal ini dimulai.
-Diam. -Ini kunci mobil.
Nairobi dan Rio akan pergi ke museum.
Aku? Yang benar?
-Kau. -Pergi ke kota?
Tapi, jangan dengan anak ini, kirim aku dengan pria sejati,
Helsinki. Mengapa kau tak mengirimku dengan Helsinki?
Ya, lebih baik dengan Helsinki, sang pria berbulu dada.
Kenapa bukan kau dan aku?
Cek kamera CCTV, bandingkan dengan sketsa kunjunganku yang terakhir.
Kita perlu konfirmasi lokasi, sudut, dan juga objek tujuan.
Ayo, ganti bajumu.
Helsinki, orang aneh.
Astaga! Kau seorang pria sejati.
Perang, penjara...
Aku tahu, aku tahu. Wanita, tidak.
Kau tidak suka mereka, kan?
-Bukannya aku yang pergi dengan Rio? -Aku berubah pikiran.
Oh ya? Apa yang terjadi?
Tak ada, aku berubah pikiran.
Apa yang terjadi?
Jadi, kau tidak percaya padaku atau apa?
Apa yang sudah kulakukan? Apa yang kuperbuat?
Aku tak berbuat apa-apa, kan?
Bukan itu.
Bukan.
Apa yang terjadi?
Ibuku?
Serangan jantung, aku turut berduka.
-Kapan? -Kemarin.
Aku putuskan kau takkan pergi ke museum.
Untuk menghindari kau pergi dan mengucapkan selamat tinggal terakhir.
Aku disini dengannya. Yang lain bisa pergi.
Aku tak perlu mengucapkan selamat tinggal.
Aku sudah melakukannya.
Terakhir kali kita bicara dia ingin menyerahkanku ke polisi,
Jadi dia bukan ibuku lagi.
Profesor.
Katakan, apa yang harus kulakukan pada Berlin.
Melemparnya ke kumpulan anjing atau tembak mati saja?
Kau bosnya.
Aku akan mengurusnya. Berikan ke Helsinki.
-Itu bukan polisi? -Ayolah, kemari.
- Helsinki. -Ya?
Foto yang kau berikan padaku itu mobil Ibiza, bukan?
Aku berkata seperti ini karena aku lihat lebih detail dan...
Terlihat jika warna dari cat itu tidak persis sama.
Aku tinggalkan mobil di tempat rongsokan.
Helsinki, foto yang kau berikan padaku apa itu mobil Ibiza?
Bukan.
Mobil lain,
Tapi mereka berkata
- Tampilannya seperti itu. -Aku berikan kau 1000 euro,
1000 euro untuk membayar mereka.
Dan menghancurkan mobil itu didepan matamu.
Apa yang kau lakukan?, kau ambil 1000 euro itu?
Ketika kita sedang merampok 2 milyar?
2 milyar, uang sia-sia...
Dan 1000 euro, uang yang ada di sakuku.
Aku dikurung, tak ada kerjaan, lima bulan di Toledo....
Dan keluargaku...
Aku kirim semua uang untuk keluargaku.
Jika untukmu 1000 euro, tidak penting,
Bagiku sangatlah penting.
Penting, Helsinki. Mobil itu adalah masalahnya.
Dari sana mereka bisa menarik jejak, dan menemukan sesuatu.
Kami disini juga punya banyak masalah,
Kau diluar sana hanya sendiri.
Baiklah.
Katakanlah, jika mereka tidak menghancurkan mobil itu.
Apa kau menghapus sidik jari?
Ya. Ya.
-Helsinki, apa itu sidik jari? -Sidik jari. Ya, Profesor, ya.
-Apa artinya “Sidik jari”? -Tidak... Aku tak tahu.
Apa kau bersihkan kemudi dengan ammonia, roda gigi
Jendela, dasbor, keseluruhan mobil itu?
Ya.
Tidak. Itu tak kulakukan.
Hubungi perampoknya.
Tidurmu berguna sekali. Kau memulai pagi ini dengan sangat cepat.
Pencuri bisa ditangkap jika dikejar, jangan terlalu pasif.
Dimana pensilku?
Mari kita tekan mereka.
Selamat pagi, Profesor.
Bagaimana keadaan Tn. Roman setelah dioperasi?
Baik.
Sedang istirahat, dan suhu tubuhnya normal.
Ku pikir kau melupakanku, Inspektur.
Justru sebaliknya, aku memikirkanmu sepanjang waktu.
Oh ya, itu terdengar seperti khayalan..
Kita harus terus mengeksplorasi ini.
Kau bisa bertanya padaku, sarapan apa pagi ini,
Apa aku orgasme di pagi hari,
Atau aku suka foreplay, kuberitahu, itu semua tidak penting,
Tapi ya, itu adalah khayalan, seperti berkhayal dengan borgol.
Aku borgol dirimu, dan kubawa kedalam mobil polisi.
Ya, itu semua khayalan.
Dan beritahu padaku waktu kunjungan penjara antara suami dan istri.
Dengarkan baik-baik, aku punya berita untukmu.
Pertama, kapal laut yang kau minta, Malaika,
Berada di pelabuhan menunggu persidangan,
Kapal itu masih dipegang pemiliknya.
Tak ada alasan, Inspektur. polisi dapat meminta otorisasi.
Dan hakim bisa menyetujui itu untuk alasan memburu kejahatan.
Selama itu belum disahkan,
Kau bisa langsung meminta izin,
Terutama dalam hal ini, alasannya bisa dipakai.
Jangan katakan kau belum melakukannya.
Jadi kau tahu soal hukum.
Yah, seorang amatir.
Aku suka membaca sesuatu tentang hukum.
Kau akan terkejut betapa menariknya hal itu.
Baik, aku akan memikirkannya, sekarang aku punya waktu.
Aku akan lepaskan kasus ini.
Kami berada di jalan buntu.
Terlalu banyak waktu terbuang dan, seperti yang kau tahu,
Atasanku tak bisa menunggu lebih lama lagi.
Jika kau ingin bernegosiasi denganku, lepaskan delapan sandera.
Delapan sandera, dan mereka harus di bawah umur.
Kenapa aku harus lakukan itu?
Karena sekarang giliranmu untuk menunjukkan itikad baik.
Jika kau ingin sesuatu, bebaskan para sandera.
Atau, mereka akan mengganti inspektur.
Inspektur dengan pendekatan, dan tujuan yang berbeda.
Waktumu satu jam untuk memikirkannya, tidak lebih.
Pria itu tidak menginginkan Malaika.
Mengapa?
Kenapa meminta kapal yang butuh waktu lima hari.
-Jika ia bisa dapat cara lain? -Mungkin dia suka sesuatu yang lama?
Inspektur, kenapa tidak beri saja mereka kapal dan biarkan keluar.
Ide mereka adalah keluar dari tempat lain.
-Ángel. -Siap.
Beritahu unit untuk menjaga saluran limbah.
Di area sekitar 500 meter.
Terowongan tua, saluran air, semuanya.
-Oke. -Ayo, mulai bekerja!
Hei! Kau!
-Dengar! -Akhirnya kau kutemukan!
Aku mencoba pergi ke pintu masuk.
Turunkan aku!
Tolong, turunkan aku! Tolong!
Tidak! Tidak! Tolong!
Turunkan aku! Tolong!
Aku masih di dalam!
Salva.
- Salva? -Ya, halo.
Salva, ini Raquel. Tak apa, aku sedang di The Hanoi...
Minum Dan, yah... Aku tak melihatmu disini.
Aku jadi terbiasa mampir, bercengkrama dengan orang-orang,
Kupikir kau sedang minum kopi.
-Atau sedang istirahat... - Oh, Aku...
Suka itu, tapi sekarang aku tidak berada di Madrid.
-Salva, kau baik-baik saja? -Tidak, maaf, aku sedang.
Tidak fokus dalam berkendara sebuah truk hampir menabrakku!
Ya ampun, maaf, aku takkan mengganggumu.
Tak apa, kita akan bertemu lagi.
Dan jika kau kembali, dan sedang makan...
Maaf, Salva....
Masalahnya, kemarin aku membicarakan dirimu dengan ibuku...
Dan wanita itu sedikit antusias, lalu...
Kau tahu, dia berkata, bahwa,
Mungkin aku harus membuat hidupku sedikit ceria.
Dan kita harus lebih saling mengenal, menggigit. Jangan salah paham, ya?
Menggigit... Maksudnya lebih banyak bergaul,
-Karena itulah aku berkata ingin makan siang. -Oke.
Apa...? Apa, ya? Ah, itu bagus!
- Makan malam lebih bagus? -Sempurna!
-Kedengarannya bagus. -Oke, luar biasa.
No comments yet. Be the first to leave one.