最初の200行です。
Quinn, apa kau dengar?
Kuulangi, apa kau dengar?
- Dia tak ada di sini, June. - Dia pastinya sudah dekat.
Dia bilang dia baru saja melewati penanda jalan 20 mil.
Mungkin kita harus kembali.
Dia bisa saja muncul lagi.
Kita harus terus mencari.
Aku ikut bersamanya.
Si brengsek mengambil van-ku.
Halo, kawan.
Kalian menemukannya atau apa?
Tak ada jejaknya.
Tapi kami akan terus mencari.
Beri tahu kami jika kau melihat sesuatu, ya?
- Baik, Mo-Mo. - Jangan panggil aku begitu.
Apa-apaan ini? Saling jemput menjemput?
Kita akan terus menambahkan nama...
...ke daftar orang yang akan di jemput?
Entahlah, Jimbo.
Mungkin kita harus mengeluarkan namamu dari daftar.
Kau butuh aku.
- Kenapa kalian menculikku? - Oh, jangan mendramatisir.
Kami hanya meminjammu.
Kami harus belajar beberapa hal.
Kami butuh bir.
Mungkin kau bisa belajar...
...sedikit.
Aku yakin kau bisa mendalaminya dalam setahun.
Mungkin itu cukup baik untukmu, Sarah.
Tapi kau pasti ingin bir terbaik.
Memang ada yang bilang itu bir terbaik.
Dan itu ada di pikiranku.
Di pengalamanku.
Di jari-jari ini.
Di jiwa ini.
Aku akan melindungi tuan penjiwa ini.
Saatnya mengaduk-aduk daging.
- Aku butuh senjata. - Oh, tidak, tidak, tidak.
Aku punya beberapa batangan besi. Kau mau?
Bagaimana dengan batu?
Kau mau batu?
Wendell.
Tetap di depanku, Sang Penjiwa.
Wendell?
Berikan padaku pistol itu!
Aku bisa mengurusnya, kawan.
Tenang, tenang. Tetap di situ.
- Sarah! - Biarkan dia datang.
Aku bisa mengurusnya. Ayolah.
Oh!
Ayolah.
Mau membunuhnya untuk yang pertama kali?
Kau bisa mendapatkan poin untuk setiap yang kau bunuh.
Lihat ini.
Itu adalah poinku!
Siapa pun yang bisa membunuh berhak atas tagihannya.
Kawan?
Kalian harus melihat ini.
Mo-Mo, kembalilah ke truk.
Apa itu Quinn?
Orang gila seperti apa yang melakukan itu?
Quinn, apa kau di luar sana?
Kuulangi, apa kau di sana?
Apa kita hanya akan duduk menunggu di sini seperti orang bodoh?
Kita harus pergi sekarang.
Dia benar.
Quinn, apa kau dengar?
Quinn?
Itu Quinn.
Quinn yang asli.
Apa maksudnya ini? Siapa ini?
Astaga. Pertanyaannya terlalu banyak.
Ini jawabannya.
Aku membiarkannya menjadi seperti apa dia seharusnya.
Kau dengar itu?
Dia tidak lemah lagi.
Suara itu.
Aku kenal suara itu.
Di jalan itu. Kau di sana bersama salah satu kotak itu.
Apa itu kau, Morgan?
Bagaimana kau tahu namaku?
Aku tahu banyak tentangmu, Morgan.
Si jalang itu memiliki vanku.
Dia punya kasetnya.
Apa maumu?
Kau seharusnya tak meninggalkan itu di pinggir jalan.
Kotak-kotak itu.
Itu membuat orang lemah.
Dan kau tidak lemah, Morgan.
Setidaknya, kau tidak terbiasa lemah.
Apa maumu?
Aku mau kau berhenti.
Jika kau berhenti menolong orang,
maka kau akan kuat lagi.
Dan aku tak perlu memaksamu seperti itu.
Percayalah padaku, Morgan.
Itu lebih baik untuk kita berdua.
Aku tahu siapa kau sebenarnya.
Aku tahu apa yang bisa kau lakukan.
Kau tak mengatakan semuanya,
tapi kau mengatakan seperlunya.
Dan aku bisa melihatnya.
Masih ada di sana.
Masih ada di sana.
Alih Bahasa : Yechika Chisilia - The Walking Dead Indonesian Survivor -
Ayolah.
Aku benci basah.
Oh ayolah.
Burung itu pemakan bangkai, 'kan?
Tepatnya menguliti mereka.
Kurasa burung itu memperingatkan kita...
...bahwa itu akan menarik perhatian zombie.
Dan menggangguku membaca pagi ini.
Dulunya di kabinku selalu ada suara burung.
Burung dengan kawanan besar.
Belum pernah ada burung yang terbang sendirian seperti ini.
Seakan dunia terbalik.
Kau sudah selesai?
Bisa dua kali lebih cepat jika aku di bantu seseorang.
Perutku kosong saat mendayung terlalu lama.
Dan terjebak dalam banjir bandang...
...yang sungguh membuatku tak bersemangat.
Dan kita berdua tahu perairan ini tidak aman.
Kita tidak akan berenang.
Jika kecepatannya secepat mobil, aku pasti akan terkesan.
Kau tahu, ini cukup untuk dua orang.
Aku membuatnya seperti itu.
Air ini bergerak lebih lambat daripada anjing yang pincang.
Bisa butuh waktu berminggu- minggu untuk mengering.
Mungkin juga tidak jika tanggul-tanggul itu hancur.
Aku punya banyak persediaan.
Aku akan bertahan.
Jika aku punya minuman, ini bisa menjadi surga buatku.
Tentu saja, aku punya surgaku sendiri,
tapi aku tertarik pada tugas bodoh...
...di waktu dimana orang bodoh akan mati konyol,
dan jika kau ingin mengatakan sesuatu...
...tentang perkebunan milik Tuhan yang punya gudang anggur, lebih baik tak usah.
Kau ke sana bukan untuk membantu mencari...
...tempat aman terakhirmu.
Tidak.
Aku tak akan naik di...
...apapun itu.
- Aku akan mulai mencari. - Mencari apa?
Sudah saatnya berhenti menjadi bodoh.
Kau tahu, aku membuat ini dengan pikiranku.
Ini caraku keluar dari situasi yang berbahaya.
Kau juga bisa.
Ayolah.
Baik.
Tapi begitu aku menemukan June dan Charlie,
aku akan datang ke sini untuk menjemputmu...
...dengan sesuatu yang juga terbuat dari tanganku.
Aku mendengarnya.
Tapi aku tidak peduli.
Kau akan kehabisan makanan sebelum airnya surut.
Sungguh lucu, kau bahkan mempertimbangkan apa yang akan terjadi di hari berikutnya.
Kuharap benda itu tak hancur berantakan di pinggir air!
Ini tak akan hancur berantakan.
Charlie?
Aku bisa menolongmu.
Sudah berapa lama kau di sini?
Sejak badai.
Aku akan mengeluarkanmu dari sini.
Namaku Clayton.
Luciana.
Kau terlihat seperti orang jahat.
Mengapa kau mau membantu orang asing?
Aku harus memperbaiki banyak hal.
Bukankah kita semua begitu.
Ya.
Ini adalah kesempatan terakhirmu.
Kau yakin tidak mau ikut?
Tentu saja, aku sangat yakin.
Tapi aku akan menyaksikannya.
Kayunya terlalu padat.
John!
Si keparat itu telah menyingkirkan mereka semua.
Menurutmu dia sudah kenyang sekarang.
Yah, sepertinya kau dan aku masih akan tetap tinggal.
Kau menguburnya?
Apa bedanya?
Hei!
Berapa banyak lagi jurnal, eh,
yang di buat...
Si beruang kutub.
Nama pria itu adalah Beruang Kutub.
Berapa jurnal yang ditulisnya?
Hanya ada dos. Itu saja.
Pria itu adalah seorang penyair jalanan.
Ada banyak kalimat mengesankan di sana.
Kurasa dia tak akan...
...berakhir menjadi zombie.
Dia masih ada di luar sana.
Dan dia menyakiti orang, dan bukan hanya kita.
Jika ada yang memberi bantuan atau jika ada yang butuh bantuan,
dia akan menyakiti mereka.
Jadi kita akan mencari John dan Alicia...
...dan Charlie dan Strand...
dan si pemilik truk ini, oke?
No comments yet. Be the first to leave one.