Le prime 200 righe.
Manual Translate by Hidoi Jinko
Original Sub by Nhungong
- Kau yakin, Tn. Fujiwara? - Kau tahu apa kata Bos.
Dia tak butuh bodyguard (pengawal pribadi).
Setidaknya tidak di apartemen.
Tapi kenapa tak biarkan aku lihat keluar pintu?
Sementara si bos sedang bercinta?
Bukan itu maksudku.
Kau hanya seorang bodyguard, jadi diam sajalah sampai kau dibutuhkan.
Halo.
Kaukah itu, Takeshi?
Kau akan segera pulang, kan?
Kau juga tidak pergi, kan?
Tidak Takeshi, aku takkan meninggalkanmu. Aku sedang bekerja.
- Kutelepon lagi nanti. - Ayah, ayah...
Hentikan. Jangan!
Jangan!
Hentikan.
Hentikan.
Hentikan.
Bagaimana rasanya?
Siapa disana? Siapa...!
Ini aku,
- Inoue, jangan! - Kurasa aku sudah memperkuat tekadku.
Tak perlu. Ichi yang akan mengurus semuanya.
Akhir-akhir kerjaan kita hanya untuk membersihkan korbannya Ichi.
Cari itu.
Sudah kubilang berhenti.
Ada apa?
Jika kau tak bisa apa-apa, jangan kau gunakan ponselku.
Ayo kita pergi.
Ichi lakukan ini lagi. Biadab seperti biasa.
Seperti apa si Ichi ini?
Ayo kita mulai.
Apa yang terjadi di sini?
Kau menjaga bos semalam.
- Kaneko juga. - Jangan mencoba melemparkan kesalahanmu.
Maaf. Aku minta maaf.
Tn. Kaneko, kau tahu kemungkinan dia berada?
Apa Anjo benar-benar hilang?
Berapa banyak uang yang hilang?
Sekitar 3 juta yen.
Kurasa Anjo mengambil uang itu dan kabur bersama gadis itu.
Pak, bos takkan pernah melakukan hal seperti itu. Takkan pernah.
Setiap saat yang ia habiskan di penjara, pasti sudah melunakkan isi otaknya.
Pria yang semakin tua terobsesi dengan kebebasan...
...dan bahkan tak bisa diberi tahu.
Mungkin beberapa geng lain yang ada di balik kejadian ini, Pak.
Ada banyak geng yang menanggung dendam kita.
Bukan Anjo yang membuat musuh. Kaulah orangnya.
Bos belum mati.
Maafkan kami.
- Bukankah kau punya pacar? - Tidak. Aku kesepian, kau tahu.
- Mengapa kau tak beli hewan peliharaan? - Dulu aku punya anak buaya.
...tapi mereka susah dikendalikan jadi aku membuangnya ke toilet.
Kasihan.
- Hewan apa? - Anjing.
Dia sangat manis.
Tapi cowok di sebelah rumah...
Dia mencemooh anjingku.
Jadi aku mulai berdoa.
Selamat datang.
- Apa Karen disini? - Dia disana. Ikuti aku.
- Keinginanku sudah terpenuhi. - Benarkah?
Anjingku mati.
Benarkah?
Ayo, minum lagi.
- Masa. - Kau dengar?
Bos menghilang.
Biasanya bos pergi bersamamu.
Mungkin geng lain menangkapnya.
Apa yang akan kau lakukan sekarang?
Dia belum mati. Akan kucari dia.
Ya, aku yakin kau akan mencarinya.
Jangan membodohiku, Karen.
Dia masih hidup. Aku yakin itu.
Dia hanya menungguku untuk menemukannya.
Ya, tapi...
Kau pacar bos.
Apa yang kau bicarakan?
Maaf.
- Sekarang hari ulang tahunku. - Hari ini ulang tahunmu?
- Kalau begitu ini kadomu. - Sudah kubilang berhenti.
Kakihara, dia dari geng Anjo.
Pembunuhan, pembakaran, penyelundupan dan pemerkosaan.
Bagaimana kabarmu?
Jadi kau kembali ke Shinjuku, ya?
Ini adalah satu-satunya tempat, dimana orang-orang seperti kita bisa hidup.
Apa kau dengar apa yang terjadi di tempat kami?
Tidak.
Kalau kau ada informasi, aku ingin tahu. Akan kuberi hadiah.
Baiklah.
Mati saja kau.
Maaf.
Aku tak bisa dengar.
Matilah. Matilah.
Maaf.
Aku tak peduli dengan permintaan maafmu.
Berhenti menangis.
Kau boleh tumpahkan semua air mata sepuasmu.
Aku hanya akan memaafkanmu saat kau mati.
Dasar bodoh.
Aku tak mau dengar kalau kau belum menemukannya.
Berikan itu.
Aku mau kau menyusup ke Shinjuku...
...sampai kau temukan Bos! Jangan tunjukkan wajahmu sampai kau temukan bos.
Kepala geng, sejauh ini kami belum menemukan petunjuk.
Tentu, itu tidak berarti kalau aku sudah meninggalkan semua harapan.
Akan kutemukan dia. Serahkan saja padaku.
Biar kulihat.
Itu hanya rumor.
Sulit mengatakan kalau itu benar.
Tapi keluarga Funaki milik geng Sanko, sama seperti kita.
Mereka bahkan berbagi gedung dengan kami.
Tepat. Dengan begitu mereka bisa mengawasi...
...siapa yang datang dan pergi.
- Mereka mungkin mengintai bosmu. - Mengapa begitu?
Tn. Kakihara, 3 tahun lalu kau sendiri...
...yang melukai Tn. Suzuki dari keluarga Funaki di luar toko penjualan video porno.
Pengalaman itu yang takkan dia lupakan.
Jadi, menurutmu Suzuki dibalik semua ini?
Itu hanya rumor.
Namun di belakangmu Tn. Suzuki menjelek-jelekkanmu.
Ia menyebarkan beberapa cerita konyol.
Seperti kau naksir pada bos Anjo.
Apa yang kau bicarakan?
Takayama, bawa dia kemari.
Bawa siapa?
Suzuki, bodoh.
Tapi...
Ada masalah dengan kakimu?
Bukan itu masalahnya.
Kita tak punya bukti.
Sejak kapan kau peduli dengan bukti?
Jika ia bohong kita akan memberikan mayatnya untuk Funaki.
Tangkap dia, Takayama.
Baik.
Jijii, belikan aku udang.
Udang?
Kakihara?
Tempura?
Apa yang terjadi di sini?
Kakihara! Apa ini?
Kau terlihat hebat, Tn. Suzuki.
Dimana bos?
Bos siapa? Maksudmu Anjo?
Dia dan gadis itu kabur. Merampas uangmu, kan?
Aku tak mengerti apa maksudmu.
Tunggu. Hentikan, sial!
Menurutmu aku menculik bos Anjo?
Aku tahu kau kesal karena aku dapat bagian soal kesepakatan video porno itu.
Kau sudah menjelek-jelekkan geng kami.
Tidak, aku tak pernah.
Ya, kau menjelek-jelekan kami. Benarkan, Jijii?
Siapa kau?
Kau bilang kau tidak mencemooh soal video porno dibelakang Tn. Kakihara?
Itu bukti kau tak bisa dipercaya.
Baik, benar tentang videonya. Kuakui itu..
Tapi aku tak tahu apa-apa soal bosmu.
Kau harus percaya padaku, kumohon.
Kutanya sekali lagi. Dimana bos Anjo?
Entahlah. Aku benar-benar tak tahu.
- Kepala geng, itu terlalu... - Tunggu.
Hei, tunggu!
Aku ingin tahu bagaimana Jijii berhasil mengendalikan kamera dan mikrofon di sana?
- Aku menaruhnya disana. - Kau menaruhnya?
Jijii membujukku sebelum aku dikeluarkan dari geng Anjo.
Jadi kau bersahabat dengan Kakihara?
Dia tak mengenalku sekarang. Aku operasi wajah.
Operasi pelastik?
Kenapa kau pilih wajah ini?
Diam!
Benar, aku harus menelepon.
Akan kumandikan kau sampai bersih?
Akan kubunuh kalian semua.
Sekali lagi. Dimana bos?
Bagaimana aku tahu?
Seseorang sudah membunuhnya!
Dia masih hidup.
Lalu kenapa?
Jika kau tak mau bicara, mungkin teman kecilmu mau bicara.
Tidak. Jangan lakukan itu.
Beri aku istirahat, sialan! Aku akan melakukan apa pun yang kau inginkan jika kau berhenti.
Apa-apaan ini?
Kaukah itu, Suzuki?
Kakihara! Apa yang kau lakukan?
Hanya sedikit siksaan.
- Apa yang sudah Suzuki lakukan? - Jangan!
Taruh itu, Tn. Kaneko.
Siapa kau?
Katakan pada kami dulu, sedang apa kau disini, Tn. Funaki.
Seseorang menelepon dan mengatakan Suzuki sedang ada masalah dengan gengmu.
Dia pikir aku menculik bosnya.
Suzuki takkan pernah melakukan hal bodoh itu.
Lepaskan dia.
- Kau kerjasama, kan? - Apa?
Kami diberitahu kalau Suzuki menculik bos.
Oleh siapa?
Oleh pria itu.
- Siapa? - Pria itu, si Jijii.
No comments yet. Be the first to leave one.