Le prime 200 righe.
Sebelumnya...
Mohon tunjukkan SIM dan STNK.
Ini dia. / Terima kasih.
James Lindsay, ya? / Jim.
Apa yang kau lakukan? / Apa kau Dexter Morgan?
Ini aku. Harrison.
Apa yang terjadi padamu? Kau ke mana saja?
Pindah-pindah di banyak panti asuhan busuk.
Akhirnya aku memutuskan untuk mencarimu.
Aku ke sini untuk mencari jawaban.
Tanyakan apa pun yang kau mau.
Kenapa kau meninggalkan kami?
Aku lahir dalam darah, sama sepertimu.
Aku punya dorongan kekerasan yang sama saat seumuranmu.
Sama sepertimu, aku tidak tahu cara menanganinya.
Tapi ayahku mengajariku sebuah Aturan.
Cara untuk menyalurkan dorongan itu.
Aku akan memberitahumu segalanya.
Apa kau menggunakan ini saat...
...kau mengejar orang jahat?
Tidak.
Kau siap?
Ini akhir perjalananmu, Kurt Caldwell.
Kenapa kau lakukan ini? / Kau membunuh para gadis itu.
Mereka hanya anak-anak kabur.
Kau dan putramu, kalian semacam tim penegak keadilan sendiri?
Buah jatuh tak jauh dari pohonnya.
Berbalik. Berlutut. Tangan di atas kepala.
Ada apa ini?
Dexter Morgan, kau ditahan.
Jangan lakukan itu.
Sial. / Kau tidak benar-benar
peduli menyelamatkan siapa pun, kan?
Kau hanya memberi makan "Penumpang Gelap" ini.
Kau sama sepertiku, nak.
Buka matamu dan lihat perbuatanmu!
Kau harus melepas pengamannya.
Tarik napas dalam.
Bicaralah padaku. / Ada luka tembus dada
karena tembakan, kehilangan darah banyak.
Kita kehilangannya. Defibrilator dalam hitunganku.
Tiga, dua, satu. Lepas!
Tidak ada denyut. Isi ulang.
Tiga, dua, satu. Lepas!
Ada detak jantung.
Jantung yang berdetak.
Aku terima.
'JANTUNG YANG BERDETAK...'
SEPULUH MINGGU KEMUDIAN
Halo, Dexter Morgan.
Apa aku mati?
Belum.
Tapi hampir dibunuh oleh seseorang yang kau sayangi
punya rasa sakit tersendiri.
Ya, kan, Dexter?
Aku menyuruh putraku menembakku.
Dia mengikuti Aturan.
Itu cara pandang yang kacau
untuk melihat pembunuhan ayah.
Harrison menjalani hidup yang berantakan.
Karena kau.
Tunggu, kau...
Kau pikir Harrison salahku?
Bahwa aku orang jahatnya?
Jika kau tidak berpikir kau bisa hidup normal...
istrimu masih akan hidup.
Dan putramu
tidak akan dibiarkan duduk di genangan
darah ibunya sendiri.
Sama sepertimu di usia yang sama.
Mungkin putramu yang berharga itu
tidak akan menjadi pembunuh ayahnya seperti...
...seperti aku.
Dia sama sekali tidak sepertimu!
Biar kuberimu sedikit nasihat,
sesama pembunuh berantai.
Kesalahanmu adalah mengira kau bisa memiliki segalanya.
Keluarga dan Penumpang Gelapmu.
Peluru di dadaku
sudah cukup berhasil mengajariku itu.
Seperti Juru Selamat kita,
terkadang kau harus melewati neraka
untuk mencapai kebangkitan.
Bukan berarti kita seperti Tuhan.
Kau sudah tahu siapa dirimu sebenarnya.
Siapa dirimu sebenarnya.
Pasien masih belum sadar.
Rekan.
Temanku.
Untuk sesaat, ya, aku memang temanmu.
Senang sekali menemukan seseorang yang bisa kupercaya.
Ya.
Itu sesuatu yang kita berdua butuhkan.
Jarang bagi dua pria dewasa menemukan itu satu sama lain.
Biasanya, satu-satunya waktu aku bisa begitu terbuka,
begitu nyata dengan seseorang,
adalah saat mereka ada di meja pembunuhanku.
Saat kau membunuh pembunuh lain,
korban tak berdosa di masa depan terselamatkan.
Ada kemuliaan di dalamnya.
Tapi saat kau mencoba untuk menjadi normal...
orang-orang yang tidak pantas
mendapati diri mereka sama matinya.
Jalanmu adalah jalan yang sepi, temanku.
Harrison. / Hei.
Aku mencarimu.
Aku ingin memberikan ini padamu sesegera mungkin.
Oke. / Buka.
Oh, sial.
Apa ini tentang ujian kesetaraanmu?
Aku lulus.
Astaga! Aku tahu kau bisa!
Sudah kubilang kau akan berhasil.
Masa-masa menjadi anak putus sekolah
resmi berakhir.
Terima kasih sudah mendorongku untuk melakukan ini.
Kau sangat mudah didorong.
Itu salah satu dari banyak hal yang kusuka darimu.
Apa aku... apa aku masih menjaga
jagoan kecilmu malam ini? / Ya. Banyak ujian sebentar lagi.
Ada kelompok belajar dan kelas malam ini.
Aku akan menunjukkan padanya edisi asli komik Ninja Turtles karya Eastman.
Setelah PR.
Mengerti? / Ya.
PR dulu. Aku tidak akan menyesatkannya.
Aku bukan anak putus sekolah lagi.
Oke. Bagus.
Sampai jumpa malam ini. / Sampai jumpa.
Oh, pengingat. Suite lantai atas dipesan minggu ini.
Persiapan untuk acara mewah akhir bulan ini.
Orang kaya harus berpesta.
Benar.
Kau bisa ambil kamar 237.
Akan kupastikan kamar itu dibersihkan paling akhir.
Terima kasih.
Aku harus kerja. Stefan menungguku.
Sial.
Selamat pagi.
Pagi, kawan.
Adrian. Ada apa?
Hei, Harrison. / Pagi.
Pagi, Claude. / Hei, apa kabar?
Jorge, ada apa?
Hanya tersisa burrito vegetarian.
Daniel, biar aku saja.
DILARANG MEROKOK
Oh, sial.
Hei. / Hei.
Mau tumpangan, bro? / Seandainya bisa.
Itu mobilnya Ryan?
Ya. Dia punya pacar baru dan dia mencarimu.
Mengerti.
Apa? Jadwalku mulai jam empat.
Dan apa yang kita katakan di sini di Hotel Empire?
"Tepat waktu itu terlambat."
Jagoan. / Ryan.
Kau dapat barangku? / Tentu saja.
Kau bisa menemukan apa saja di kota ini, ya?
Aku mau minta tolong lagi.
Benda sialan ini rusak.
Kau tahu tempat yang bisa memperbaikinya?
Oh, tentu. Serahkan padaku.
Dia yang terbaik.
Kami hanya merekrut yang terbaik.
Selamat datang di Hotel Empire. Mau daftar?
Kami sudah daftar online. Kami di kamar 715.
Sempurna. Mari saya bantu bawa barang Anda ke kamar.
Anda di sini untuk urusan bisnis?
Richard yang rapat. Saya yang ke perawatan.
Bagus.
Jika Anda butuh rekomendasi apa pun
untuk makan malam, bar, apa saja...
saya orangnya.
Halo? / Oh, maaf sekali.
Suite Anda lewat sini.
Sekali lagi, jika Anda butuh sesuatu...
Terima kasih.
Di mana itu?
Oh. Maaf, tidak bermaksud mengagetkanmu.
Tidak apa-apa. / Aku tersesat.
Bisa bantu aku cari konferensi Topik Perawatan Darurat?
Ya, tentu. / Terima kasih.
Aku Shauna. / Aku Harrison.
Ini pertama kalinya kau di New York?
Ya.
Ya, kukira aku akan membencinya,
datang dari Iowa,
tapi aku sangat menyukainya.
Tidak ada yang seperti Big Apple.
Aku tahu.
Hal pertama yang kulakukan saat tiba di sini...
Magnolia Bakery.
Kau suka makanan penutup?
Aku punya banyak rekomendasi.
Tempat yang benar-benar dikunjungi warga New York.
Aku mau sekali,
tapi aku akan berada di konferensi sampai malam.
Tidak masalah.
Astaga, kau beruntung sekali tinggal di New York.
Rasanya kau bisa menjadi siapa pun yang kau inginkan di sini.
No comments yet. Be the first to leave one.