Informazioni sulla release

WEBDL VIU Complete
Un commento di Altruis

Tag

webdl
web
WEBDL
Pubblicato il: 2020-03-19
Download: 76
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 200 righe.

"Tercatat dalam sejarah Dinasti Joseon di tahun 1609"

"Sebuah benda seperti baskom muncul di langit"

"Benda itu sangat besar, dan cepat seperti panah"

"Menggelegar melintasi Bumi, dan menghilang dalam api"

"Langit jernih dan tidak ada satu pun awan"

"Gangreung, 15 Agustus 1698"

Berhentilah menangis.

Aku merasa kasihan dengan tuan putriku.

Ini tidak adil.

Menjadi janda tepat setelah pernikahan?

"Janda, Sebelum sang wanita masuk ke rumah mertua, sang pria mati"

Dia baru berumur 15 tahun.

Dia bahkan tidak sempat melihat wajah suaminya.

Dan sekarang dia harus hidup seumur hidupnya sebagai janda.

Kehidupan yang malang.

Kamu bisa mendengarku?

Ada orang di luar sana?

Biarkan aku keluar!

Seseorang tolong aku!

Itu pada tahun 1609.

Sejarah Dinasti Joseon menyatakan benda terbang itu

terlihat di berbagai tempat di saat yang sama.

Benda terbang itu membawaku ke Joseon.

Orang Bumi menyebut planet asalku

KMT 184,05.

Lingkungan di planetku sangat mirip dengan Bumi.

Itulah tempat asalku.

Dari periode Dinasti Joseon sampai sekarang ini.

Sampai Hanyang berubah nama jadi Seoul.

Aku sudah tinggal di Bumi selama lebih dari 400 tahun.

Aku berusaha beradaptasi dengan medan magnetik dan gravitasi.

Aku juga tidak ada masalah dengan air di sini.

Bisa dibilang aku beradaptasi dengan baik di Bumi.

Termasuk penglihatan dan pendengaran,

indraku tujuh kali lebih tajam dari orang Bumi.

Karena itu, aku harus melihat dan mendengar

hal-hal yang tidak ingin aku ketahui.

Tidak ada makanan tertentu yang perlu aku hindari, tapi

aku tidak bersentuhan dengan ludah atau darah orang Bumi.

Jadi, aku cenderung makan sendirian.

Astaga!

Tasku! Bagaimana ini?

Dia mencuri tasku! Bagaimana ini?

Tasku. Dia mencurinya!

Kenapa aku tidak membantu?

Tidak artinya bagiku untuk terlibat dalam kehidupan mereka.

Aku sudah hidup di Bumi selama lebih dari 400 tahun,

meskipun itu bukan atas keinginanku.

Entah kamu mau atau tidak,

banyak hal terjadi.

Orang Bumi menyebut itu

sebagai takdir.

"Komet Abad Ini Lebih Terang Daripada Bulan"

"Bisa Terlihat dari Bumi dalam Tiga Bulan"

Takdir baru akan dimulai.

Komet yang aku tunggu menuju ke Bumi.

Aku akan bisa kembali ke planetku dalam tiga bulan.

"My Love from the Star"

Song Yi, ini kopimu.

Itu moka latte? - Ya.

Itu yang kamu mau. - Minggir.

Hei. Kamu bisa minum ini.

Terima kasih. - Song Yi.

Aku lari 200 meter demi itu.

Kamu tahu berapa kalori di dalamnya?

Aku harus lari dua jam jika aku meminumnya.

Kamu benar-benar profesional dengan apa yang kamu lakukan.

Aku tahu.

Bagaimana gerakanku? - Hebat.

Aku pastikan semuanya bersinar dan bersih.

Song Yi?

Apa yang kamu lakukan?

Komunikasi dengan penggemarku. - Di SNS lagi?

Apa yang kamu tulis?

Segelas moka latte cocok di sore yang lesu ini.

Aku paham kenapa Mun Ik Jeom impor biji moka.

Terima kasih, Mun Ik Jeom! - Song Yi.

Apa maksudmu dengan Mun Ik Jeom?

Kamu tidak tahu soal biji moka ini?

Dia sembunyikan moka untuk diimpor secara diam-diam

tanpa diketahui orang China.

Dia pria yang cerdas.

Bukan biji moka!

Tapi biji kapas!

Lihat ini.

Biji moka?

"Dia sangat bodoh"

Aku sudah bilang padanya untuk tidak tulis apa pun di SNS.

Apa yang kamu lakukan? Kamu harusnya hentikan dia!

Dia tidak pernah mendengarkanku.

Aku juga kesulitan.

Apa kamu hapus artikel daring-nya?

Aku mencobanya.

Tapi orang-orang sudah mulai mencari biji moka

dan Chun Song Yi.

Harus seberapa bodoh dia untuk tidak bisa tahu bedanya?

Aku pikir Mun Ik Jeom bahkan tidak akan membayangkan

dia akan diperlakukan seperti ini.

Ini kekacauan yang disebabkan oleh ketidaktahuan.

Aku bisa gila.

Aku lelah karena rekaman adeganku. Kenapa kamu memanggilku ke sini?

Kamu lelah?

Bagaimana kamu bisa tampak sangat hebat meski kamu lelah?

Kamu cantik untuk rekaman iklan kosmetik segera. Benar, bukan?

Apa ini? Aku lelah.

Baik, aku akan bicara.

Kamu dengar soal insiden biji moka?

Kenapa mereka membesar-besarkannya?

Aku tahu.

Orang pikir mereka sangat cerdas, tahu semuanya.

Aku juga baru tahu soal kapas hari ini.

Benar, bukan? - Kamu tentu benar.

Mereka hanya mau mengejekmu karena sangat iri padamu.

Aku mengerti. Seperti itulah manusia.

Ya.

Jadi, jangan sampai mereka mengejekmu lagi.

Kamu hapus saja akun SNS kamu.

Tidak mau. - Apa?

Kenapa?

Kenapa begitu?

Tidak akan ada yang bisa aku ajak bicara.

Kamu bisa bicara denganku. - Itu bahkan lebih buruk.

Chun Song Yi.

Iklanmu mungkin... - Benar.

Perwakilan Park dari Agensi JK terus menghubungiku.

Jin Guk?

Kenapa? - Aku tidak tahu.

Dia tanya apa aku akan tanda tangan perpanjangan kontrak denganmu.

Dia juga mau aku tanda tangan kontrak dengan agensinya

karena dia dapat uang dari para investor.

Aku dengar kalian teman lama.

Kamu harus perlakukan aku lebih baik dari ini.

Jin Guk itu.

Sekarang aku boleh pergi?

Tentu saja.

Kamu pasti sangat lelah.

Tempatmu telah diatur dengan baik. Kamu akan menyukainya.

Hei. Segera antar dia.

Chun Song Yi sungguh tidak tahu ini?

Dia tidak mencoba melucu?

Semua orang tahu dia bodoh.

Kita ada rapat makan malam

dengan para dosen dari fakultas sosial.

Rektor mau semua datang.

Doktor Do. Hari ini kamu datang, bukan?

Doktor Do?

Kita ada rapat malam ini... - Aku tidak bisa datang.

Kita telah berbagi lab yang sama selama setahun.

Dan kita tidak pernah makan malam bersama.

Doktor Do, apa kamu tahu namaku?

Kamu tidak tahu?

Astaga. Kalian hampir bertemu setiap hari.

Apa kamu tahu namaku?

Bagaimana dengan namaku?

Aku akan pergi.

Song Yi.

Hapus saja akunmu. - Aku tidak mau.

Aku punya lebih dari 20.000 teman-teman di SNS aku.

Mereka bukan teman-temanmu. Mereka hanya pembencimu.

Baru satu bulan sejak insiden piza bawang putih.

Teman-teman. Untuk beberapa alasan, aku mencium

bau bawang putih di "garlic pizza". Apa kalian juga?

Orang-orang mencemoohmu karena tidak tahu

bahwa "garlic" artinya bawang putih dalam Inggris.

Aku hanya tidak mengerti kenapa kamu terus buat masalahmu sendiri.

Komentar-komentarnya cukup kasar.

Aku tidak peduli soal komentarnya. - Song Yi.

Aku akan jujur denganmu, mengorbankan diriku.

Kamu tidak berkomunikasi dengan para penggemarmu.

Kamu hanya tampak lebih lucu saat kamu berusaha berkomunikasi.

Jangan katakan apa pun. Jadi misterius saja...

Mengemudi saja.

Jangan ikuti aku!

Kamu tidak tahu unit berapa. - Aku tahu.

Aku bisa cari sendiri meski tidak tahu "garlic" itu bawang putih.

Unit 2301.

Tetap saja, aku tidak mau kamu naik lift sendirian.

Hentikan. - Song Yi.

Aku bisa pergi sendiri! - Bukan, anting-antingmu...

Itu milik sponsor. Aku harus kembalikan pada mereka.

Sudah selesai, bukan? Aku pergi.

Kita bisa biarkan dia pergi sendirian?

Dia pernah bertemu orang mesum di lift.

Kamu ingat dia terluka dan butuh delapan minggu perawatan?

Song Yi pukul dia dengan tas berlapis logamnya.

Itu kekacauan total.

Aku hampir merasa kasihan pada orang mesum itu.

Maaf.

Kenapa kamu tidak tekan tombolnya?

Kenapa kamu tidak tekan tombol untuk lantai tempat kamu tinggal?

Benar. Aku Chun Song Yi.

Berapa lama sudah kamu mengikutiku?

Bagaimana kamu bahkan tahu aku baru pindah ke tempat baru?

Apa yang kamu inginkan?

Tanda tanganku? Fotoku?

Itu yang kamu inginkan?

Aku bisa lihat kamu muda dan sehat.

Tapi ini waktunya kamu untuk belajar.

Atau kamu bisa latihan untuk melepaskan energimu.

Jika aku pikir kamu bisa lakukan sesuatu padaku,

More Indonesian subtitles for You Who Came From the Stars (My Love From The Stars / Byeoreseo On Geudae / 별에서 온 그대)

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left