The Victims' Game

The Victims' Game (誰是被害者)

Scarica il sottotitolo Indonesian

Stagione 1

Informazioni sulla release

The Victims Game S01 2020 NF WEBRip 1080p H264 AAC
Un commento di biau.sby
Just upload from NF Webrip

Tag

webrip
web
BRip
1080
Pubblicato il: 2020-05-02
Download: 66
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 200 righe.

THE VICTIMS’ GAME ADALAH KISAH FIKTIF

BERISI ADEGAN KEKERASAN DAN BUNUH DIRI

YANG MUNGKIN MENGGANGGU

DAN MENYINGGUNG SEBAGIAN ORANG.

DIHARAP KEBIJAKSANAAN PEMIRSA DAN PENDAMPINGAN PROFESIONAL.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Ilmu Forensik

dibentuk untuk memahami pola perilaku manusia.

Melalui bukti,

kita bisa memahami cara dan alasan orang melakukan sesuatu.

Ironisnya,

tak ada yang peduli siapa korban tewas semasa mereka hidup.

Setelah mereka wafat,

kita berusaha keras memahami seperti apa mereka dahulu

dengan mempelajari jasad mereka.

Bersiaplah.

Mempelajari ilmu forensik butuh waktu lama.

Apa yang kalian lihat adalah...

Fang Yi-jen, apa yang kau lakukan?

Fang Yi-jen!

Fang Yi-jen!

Hidrogen peroksida.

- Hei. Fang Yi-jen! - Hidrogen peroksida.

Hidrogen peroksida.

Apa yang kau lakukan? Berengsek!

Kau orangnya.

Jika kurangi peroksida,

kau bisa membakarku.

Selain itu, kau salah menulis namaku.

- Minggir. - Dasar aneh.

Ini daftar grup eksperimen.

Dan kau sendirian lagi.

Kau cukup hebat

menganalisis tadi.

Tapi tahukah kau kenapa mereka mengganggumu?

Ilmu forensik

bukan sekadar menemukan petunjuk

dan menemukan logika sempurna,

tapi juga menggunakan petunjuk yang kita punya

untuk menemukan cerita tersembunyi di dalamnya.

Kau memang cakap berpikir logis dan menganalisis.

Tapi kau harus mengerti

alasan mereka mengganggumu.

Mengerti?

SIDIK JARI

Halo, Pemirsa.

- Kembali di Light Media News. - Pemirsa,

- selamat datang di berita pukul 05.00. - Focus,

- membawakan Anda berita terbaru. - Pagi ini,

terjadi pembunuhan mengerikan di Distrik Chengdong.

- Pembunuhan di Pinglin, Chengbei. - Sesosok mayat berusia 20 tahun

- ditemukan di pantai tanpa tangan kaki. - Tersangka, Chen,

- menodong pisau ke leher korban. - Mereka tak tahu

akan ditelepon oleh pembunuh dan dimintai uang.

Kedua pihak bertengkar.

Tersangka mencekik kekasihnya.

Menurut keterangan saksi,

polisi saat ini menargetkan tersangka yang sama.

Dia menyembunyikan mayat tersebut di bagasi.

Jaksa penuntut memanggil tersangka atas tuduhan pembunuhan.

- Halo? - Halo, Kuan.

Ada banyak reporter di TKP.

- Mereka tak bisa dihentikan. - Sial!

Bahkan reporter mendahuluiku?

Bisa kerja becus tidak?

Kau bahkan salah memberiku alamat!

Kini aku tak tahu mana timur dan barat.

FANG-NING

- Halo? - Halo, Sayang.

- Hei. - Psikiater baru saja datang.

Putra kita sangat stabil sekarang.

Baiklah, aku mengerti.

- Bisa jemput kami di rumah sakit? - Besok?

Aku tak bisa pergi sampai urusan kantor beres.

Baik.

Ya, aku sedang sibuk.

- Baik. - Baiklah. Dah.

Pak Polisi,

apa yang terjadi?

- Kenapa menggunakan ember? - Untuk apa ember itu?

- Bisa jelaskan yang terjadi? - Bisa beri kami info?

- Jangan mendekat. - Tidak boleh. Jangan merekam!

Pak!

Dilarang masuk! Berhenti memotret.

- Bisa bicara sebentar? - Baik. Itu saja. Sampai jumpa.

Keluarkan dia dari sini!

Jika begini, kami bisa memenjarakanmu.

- Tahan dia! - Bisa jelaskan ini?

Tidak bisa!

Jangan ganggu kami!

- Situasi... - Tak lihat kami kerja?

- Apa penyebabnya? - Overdosis?

Mereka melapor karena dia tak buka pintu.

Siapa nama korban tewas?

- Su Ko-yun. - Nona!

- Su Ko-yun? - Ya.

- Bunuh diri? - Tahan dia!

Tangkap dia dan borgol!

Su Ko-yun, penyanyi itu?

Ya.

Lewat sini.

Apa dia tinggal sendiri?

Ya.

- Ada yang mengunjunginya? - Tidak.

Omong-omong,

bagaimana kasus Teluk Nanshi?

Tenang saja.

Lokasi tak bisa kuganti, sisanya sudah kutangani.

Tangani dengan baik.

Jangan biarkan dia lolos.

Meski bukan hukuman seumur hidup, dia masih akan dipenjara 40 tahun.

Jangan khawatir.

Omong-omong,

bagaimana kau akan merayakan promosimu?

- Kapten! - Apa-apaan kau?

Sebelah sini, belok kanan.

TKP, DILARANG MASUK

CATATAN KRIMINAL WANG CHUNG-HSIUNG

Jaksa puas soal kasus

Wang Chung-hsiung.

Kau berhasil kali ini.

Terima kasih, Pak.

Kapten.

Kasus Su Ko-yun.

Su Ko-yun?

Pak, tak ada tanda-tanda perkelahian.

Selain dari bak mandi,

tak ada darah di tempat lain.

Bagaimana dengan keluarganya?

Hanya ibunya yang tak menjawab telepon.

Ada enam botol kaca di samping bak mandi.

Aku yakin isinya bahan kimia untuk melarutkan mayat itu.

Itu sedang dianalisis.

Kapan hasilnya keluar?

Aku harus tanyakan bagian forensik.

Bagian forensik...

Selamat, Kuan! Kau sekarang kapten kami!

- Selamat! - Selamat, Kuan!

- Selamat! - Terima kasih.

Buka botolnya, Kuan.

Buka botolnya!

- Kapten Sun Yung-chen. - Dia lagi.

Ada masalah dengan pembunuhan dalam air di Teluk Nanshi.

Fang Yi-jen.

Berapa kali harus kuulangi ini?

Jangan main masuk saja saat kami sedang rapat.

- Ada masalah dengan bukti utama. - Tak ada masalah dengan kasus ini!

Ada.

Wang Chung-hsiung diminta

membuat tangki yang menambah tekanan parsial oksigen

hingga menyebabkan korban keracunan oksigen saat menyelam.

Laporan menunjukkan

bahwa bukti utama adalah sidik jari Wang Chung-hsiung

di dasar silinder tangki.

Tapi saat dasar silindernya kususun,

ternyata itu bukan yang aslinya.

Ada perbedaan 0,3 cm dengan tangki yang sesungguhnya.

Perbedaan rata-rata seharusnya hanya sekitar 0,1 cm.

Itu berarti

bukti utama kita

tidak valid.

Itu tak cocok. Bukan hanya itu.

Selama autopsi,

aku menemukan tanda pemalsuan pada 23 benda, yang berarti

autopsi telah termanipulasi.

Kapten Sun Yung-chen.

Kau harus meminta

Wakil Kapten, Chao Cheng-kuan, untuk menyelidiki ulang, sekarang.

Fang Yi-jen!

Kau mengatakan itu hanya agar orang tahu

bahwa Wang Chung-hsiung melakukan kesalahan, 'kan?

Tangki itu berada di lautan begitu lama. Sidik jari pasti terhapus.

Jadi, apa kau menuduhku?

Aku tak perlu menuduhmu apa pun, itu...

- Lakukan saja! - Sudah!

Sudahlah!

Kami sedang rapat.

Bukankah kau harus pergi dan mengurus laporan Su Ko-yun?

Bisa lakukan itu?

Keluar.

Ayo lanjutkan.

Yi-jen.

Jangan gugup.

Semua penyidik

menginginkan hal yang sama.

Kita tidak sama.

- Bukan begini caranya. - Aku tahu. Tenang.

Bisa dengarkan aku?

Buktimu tidak valid.

- Aku tahu! Dengar! - Kau tak boleh asal tuduh.

Kumohon jangan ikut campur kasus Wang Chung-hsiung.

Ingat, kita bisa rugi.

- Aku tak mau untung. - Ya! Aku tahu!

Bukan begini caranya!

- Dia agak gila, kau tahu? - Ini salah!

Nantinya, jangan sampai ada orang seperti dia di tim kita.

Dia takkan mengerti.

Omong-omong, kurasa dia punya kelainan...

- Sindrom Asperger. - Itu dia!

Kau takkan dipromosikan jika setim dengannya.

More Indonesian subtitles for The Victims' Game

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left