Mother

Mother (MOTHER マザー)

Scarica il sottotitolo Indonesian

Informazioni sulla release

Mother (2020) Web-Rip, Web-Dl
Un commento di chaba
Retail

Tag

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Pubblicato il: 2020-11-04
Download: 56
Sottotitoli per non udenti: No

Anteprima dei sottotitoli in Indonesian

Le prime 200 righe.

PERSEMBAHAN NETFLIX

Shuhei!

Kau tak sekolah?

Aku juga bolos kerja.

Ayo, ikut.

Siap?

Tolong, jangan loncat.

Baik.

Ayo loncat.

Cepat.

Kubilang jangan loncat!

Shuhei!

Ayah!

Aku tahu kau di dalam!

Buka pintunya!

Ayah!

Kau tak menyukaiku, bukan?

Kau juga.

Kau juga.

Aku hanya minta sedikit uang!

Jangan dengarkan dia, Bu.

Dia juga belum membayar utangnya padaku.

Lebih dari 200.000 yen.

Diam, Sombong!

Aku memberi uang tiap bulan pada Ibu.

Kalian bersekutu melawanku.

- Ikut aku. - Kenapa kau…

sinis sekali padaku?

Ini semua salahmu!

Kau tak pernah menghargaiku!

Sejak aku masih anak-anak, aku diperlakukan seperti orang bodoh!

Akiko.

Kau hanya peduli kepada Kaede!

Aku tak kuliah.

Mereka hanya menghabiskan uang untukmu!

Kau tak pernah belajar keras untuk mendapat nilai bagus.

Lalu kenapa?

Berhenti!

Hei, Ibu.

Kumohon pinjamkan aku uang.

Aku tak akan meminta lagi.

Aku mendapat pekerjaan baru. Gajinya lumayan.

Jangan dengarkan dia, Bu.

Dia hanya berjudi terus.

Lupakan.

Kami tak akan meminjamkanmu uang lagi.

Keren.

DANCE DANCE REVOLUTION

Mau mencoba?

Tidak, terima kasih.

- Ini mudah. Ayo. - Tidak, aku menonton saja.

- Apa? - Coba lagi.

- Aku? - Ya, kau.

Sungguh?

Aku lelah.

Tunjukkan kemampuanmu.

Sungguh?

- Lewat sini. - Sini?

- Baiklah. Ayo minum lagi. - Tentu.

Ya, aku akan minum lagi.

Kau kuat minum.

Apa itu?

Itu Italia.

Tak mungkin aku pernah ke sana.

Kau bilang bekerja di kelab hostes, benarkah?

Sungguh? Kau masih tak percaya?

- Boleh aku tanya namamu lagi? - Kau bercanda.

Namaku Ryo.

Kenapa tak menginap malam ini?

Aku tadinya menginap di rumah teman, tapi kami bertengkar.

Aku harus kembali ke Nagoya. Aku juga tak punya uang lagi.

Kapan kau pergi?

Hari ini.

Terlambat jika naik kereta.

Maka besok.

Tidak!

Kenapa buru-buru? Kita sedang bersenang-senang.

Wajar untuk pulang ke rumah.

Jangan pergi!

Aku harus pergi!

Aku sudah tak punya uang.

Tidak…

Kau tak lapar?

Shuhei, rebus air.

Hei! Rebus air.

Tak ada air panas.

Tak ada mi instan juga.

Yang benar saja?

Belilah.

Gunakan air panas di toko.

Kau juga mau makan?

Sepertinya.

Kau tahu? Aku harusnya ikut ke Nagoya bersamamu.

- Hentikan. - Bagaimana anakmu?

- Apa? - Bagaimana dengannya? Bagaimana?

- Tidak sekarang… - Ayolah…

Hei.

Dia belum kembali.

Tn. Tanaka sudah menghabiskan tunjangannya lagi?

Itu tak baik.

Tak baik sama sekali.

Baik.

Aku akan segera kembali.

Ya.

Tn. Ujita, maaf meneleponmu tiba-tiba.

Aku sedang makan siang.

Nn. Misumi…

Aku harus pergi ke barat karena urusan mendadak.

- Ke barat? - Ya.

Bisakah kau menjaga Shuhei sebentar?

Apa?

Kau membantuku mendapatkan tunjangan anak.

Hanya kau yang bisa kuandalkan.

Kumohon. Lakukan demi aku.

Baik. Bagaimana dengan ciuman?

Shuhei!

Kenapa tidak?

KOTA INI RAMAH ORANG DAN LINGKUNGAN

Kau tahu, Tn. Ujita bisa diandalkan. Kau akan baik-baik saja.

Tn. Ujita, bawa dia ke rumahmu. Aku akan segera kembali.

Sampai jumpa, Shuhei.

Shuhei!

Aku datang.

Kau di dalam?

Katakan sesuatu, Shuhei.

Maaf, kau tak bisa tinggal di rumahku.

Tak ada air panas.

Tak ada gas.

Tak ada kabar dari ibumu?

Tidak.

Ke mana dia pergi?

Entahlah.

Dengan siapa dia? Seorang pria?

Kau sebaiknya berangkat sekolah.

Kau harus belajar.

Ya.

Kau bisa sendirian?

Bisa, 'kan?

Nanti aku kembali.

- Ibu di mana? Pulanglah. - Kau masih hidup?

Kirimkan aku uang sekarang,

atau aku tak bisa pulang.

Sampai jumpa.

Hore!

Kemari, Akiko.

Minum! Minum! Ayo minum, Seksi.

Seksi!

ATM

Halo, Pelanggan.

ENAM HARI KEMUDIAN

- Hai, Shuhei. - Shuhei!

Tak ada listrik.

Kau serius?

Kenapa lama sekali? Aku mengirimkanmu uang.

Jangan bodoh. Uangnya tak cukup.

Aku mengirim semua yang kupunya.

Mana uang yang diberikan bibimu?

Aku beli makanan.

Kenapa kau tak ke rumah Ujita?

Jangan berteriak!

Tak boleh karena aku bukan anaknya.

Dia bilang begitu?

Selamat datang kembali, Akiko. Halo, Shuhei.

Halo.

- Kopi dengan krim. - Ya, Pak.

Kau keluar kota lama sekali. Ya, 'kan, Shuhei?

Siapa kau?

Aku? Aku pacarnya.

Apa?

Aku tahu…

kau melecehkan Shuhei.

Kau tahu, Akiko keluar kota,

sehingga kau memanfaatkan Shuhei.

Shuhei cerita semuanya sambil menangis.

Tidak. Shuhei, katakan itu bohong.

Sakit, bukan?

Tn. Ujita melakukan sesuatu kepadamu, bukan?

Shuhei, jangan bohong.

Bagaimana bisa pejabat kota melakukan pelecehan kepada anak kecil?

Tak bisa dimaafkan!

Pikirkan tentang trauma emosionalnya!

- Apa? - Tunggu dulu…

Kami akan ke kantormu besok.

Bukan begitu, Shuhei?

Kau akan berani, 'kan?

Kau akan bilang ke semua orang tentang perbuatannya.

Dengar.

Aku paham kau masih lajang dan tak banyak disukai wanita.

Ada banyak orang sepertimu.

Tapi…

jangan menyentuh anak-anak. Paham?

Kami akan membuatmu membayar.

Aku…

tak melakukan apa pun padanya, Nn. Misumi.

Orang ini menipumu, Nn. Misumi.

Diam!

Aku bakar rumah mewah ini.

Cepat bawa uangmu. Kami mau kompensasi!

Lalu kami akan tutup mulut.

Tn. Ujita,

More Indonesian subtitles for Mother

Commenti

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left