200 baris pertama.
Kalau ini perang,
kau terus bilang begitu,
bukan kita yang putuskan apa yang kita selamatkan,
apa kehilangan kita…
Namun, jika aku mengorbankan segalanya,
aku mau menang.
SEBELUMNYA DI ANDOR
Aku kira kau warga lokal.
Ayahku warga Chandrila, aku lahir di Naboo.
Ibuku warga Ghorman.
Kami berpindah-pindah sampai ibuku wafat, lalu Mon menolongku.
Ghorman perlu RUU ini lebih dari siapa pun.
Aku selalu meminta rakyatku untuk tetap tenang
dan tidak memperburuk situasi.
Akhirnya mereka ingin melakukan sesuatu, tapi kau minta mereka hati-hati.
Pikiranmu dangkal. Kau berpikir seperti pencuri.
Aku berpikir seperti prajurit.
Berpikirlah seperti pemimpin.
Ceritakan apa yang kau lihat.
Aku merasakan bobot sesuatu yang penting, yang tak bisa kulihat.
Dia seorang pembawa pesan.
Aku akan bertemu Tay pekan depan.
Aku akan peringatkan dia. Cari caranya.
- Aku akan temukan jumlahnya. - Kau sudah tahu.
Kita bisa rentan selamanya. Kau perlu dilindungi.
Aku tidak yakin apa maksudmu.
Enaknya jadi dirimu.
Luthen ingin tahu apa kau sudah siap bekerja.
Dia butuh aku untuk apa?
Pengawas ISB, Dedra Meero.
Dia ada di Ghorman, menunggu untuk dibunuh.
- Apa ini? - Ini perjalanan pribadi.
Itu tak bisa diterima, dan kau tahu itu.
Sudah siap.
Mereka sudah hampir mempromosikannya,
lalu dia bertindak liar seperti pagi ini.
Dia akan hadir saat kau butuhkan.
Pikirkan tentang planet seperti Ghorman yang memberontak.
Planet yang kaya dan punya status.
Jika planet itu terbakar hancur?
Maka akan terbakar dengan sangat terang.
Tembak!
Ini Palmo Satu.
Kami dikepung. Kami dibantai.
Pembunuhan warga Ghorman oleh Kekaisaran telah dimulai.
Saat aku katakan ini,
ratusan warga Ghorman tewas di Palmo Plaza.
Ribuan mayat lagi di jalanan. Terus bertambah tiap menit.
Kami tengah dihancurkan!
Siapa kau?
Jika kalian bisa mendengarku…
Jika kalian percaya kebenaran, punya keyakinan akan kebenaran,
tolong dengarkan pesan ini dan sebarkan.
Tolong kami!
Tidak adakah yang bisa menolong kami?
Tidak adakah?
Aku seorang Senator! Dengan hak dan perlindungan penuh…
Apa yang terjadi?
- Duta Besar Oran… - Dia ditahan.
- Mundur dan lepaskan tanganmu! - Apa?
- Stormtrooper! - Di gedung Senat!
Tanpa surat penangkapan dan dakwaan!
Ini adalah Ruang Senat, aku berhak ada di sini.
Apa tak ada yang mau membantuku? Ghorman tengah dibantai!
Hari ini rakyatku, besok rakyat kalian!
Ingatlah hari ini! Ingat Ghorman!
Sebentar lagi, ini nasib kalian.
Ingatlah hari ini!
Kau sudah lihat jumlahnya? Warga Ghorman yang tewas?
Sulit dipercaya.
Jangan setel Berita Kekaisaran.
- Sudah kulihat. Angkanya gila. - Pemenang yang tulis sejarah.
Mereka belum menang.
Aku harus pidato besok.
Mereka tak akan izinkan kau naik mimbar.
Aku pernah lihat kau membuat keajaiban.
Ini harus dilakukan, Bail. Aku tidak tahan lagi.
Memang, kita tak tahu apa yang Kaisar…
mampu lakukan saat…
saat ini, semua bisa terjadi.
Namun, mereka sudah keterlaluan, dan kita tahu itu.
Kita harus bicara. Kita harus berdiri, dan katakan yang sebenarnya,
lalu kita berdua harus pergi.
Kita perlu rencana pelarian sekarang juga selagi masih punya waktu.
Kita sudah punya rencana. Bukan itu masalahnya.
Lalu apa?
Aku tidak akan pergi ke mana-mana.
- Kau mau aku untuk tetap diam? - Bukan begitu.
Senator.
Kita sudah bahas kemungkinan terburuk. Jika bukan ini batasnya,
- lalu apa? - Tidak semudah itu.
Dibanding apa? Tak ada yang lebih sulit dari menjaga kerahasiaan kita selama ini.
Mon.
Sama sekali bukan itu.
Masalahnya aku.
Aku harus tinggal. Kita harus ulur waktu.
Kita belum siap. Yavin belum siap.
Kita harus mengulur waktu.
Namun, kau benar, kita harus mengatakan sesuatu.
Yavin butuh kepemimpinanmu. Hanya saja, aku tak bisa ikut denganmu.
Belum bisa.
Kau akan jadi tawanan.
Semoga saja tidak.
Siapkan pidatonya dan berhati-hatilah.
Senator Ton menemukan alat penyadap di kantornya.
Jangan beri tahu siapa pun.
Bersiaplah untuk pergi begitu kau selesai.
Dan berhati-hatilah.
Mereka mengajukan sesi awal di Senat.
Jika dia bicara, kita harus siap…
jadi, kau tetap menjadi jurnalis.
Itu sempurna.
Ronni Googe, Jaringan Berita Mid-Rim.
Kau datang langsung dari Pembantaian Ghorman
untuk meliput dampak politiknya.
Ada pintu katering Senat yang kami suka.
Kartu ini bisa berfungsi di dalam, tapi mereka pindai senjata di pintu masuk.
Simpan baik-baik yang ini.
Ini adalah Pas Permukaan, bisa digunakan kapan saja.
Aku takkan butuh itu.
Aku takkan kembali.
Setelah ini, aku berhenti.
Sungguh?
Apa maksudnya itu?
Selesai?
Selesai dengan apa? Kami? Semua ini?
Luthen tahu artinya.
Jadi, itu masalah pribadi, sesuatu yang aku takkan mengerti.
- Aku tak bilang begitu. - Boleh kutebak?
Kau lelah. Tak sanggup lagi. Ini terlalu berat.
Kau adalah saksi Pembantaian Ghorman,
siapa pun pasti menyangka kau dendam kesumat.
Senator yang akan kau selamatkan siap kehilangan segalanya
demi menyuarakan kebiadaban yang baru saja kau alami.
Bilang padanya kau sudah "selesai".
Kapan aku pernah gagal?
Aku harus mulai membuat keputusan sendiri.
Aku kira itu yang kita perjuangkan.
Mandilah.
Aku akan carikan pakaian.
Aku harus terus mencari.
Kita harus pastikan.
Aku perlu melatih pidatoku.
Jangan di sini. Jangan dulu.
Carilah udara segar. Pergi ke alun-alun.
Masalahnya bukan pada kita.
Jadi, alatnya mati begitu saja?
Matinya kebenaran adalah kemenangan terbesar kezaliman.
Saat kebenaran meninggalkan kita…
saat itu direnggut dari tangan kita,
rentan terhadap nafsu monster yang meraung paling keras…
Bagaimana kau tahu aku di sini?
Erskin Semaj bekerja untukku.
Dia ingin katakan langsung padamu, tapi di sinilah kita sekarang.
Selama ini?
Dia melindungimu dengan cara yang takkan kau tahu.
Misterius sekali, ya?
Siapa lagi yang seharusnya tidak aku percayai?
Semua orang?
Biar kutebak. Pada akhirnya, hanya kau yang bisa kupercaya. Begitu?
Untuk malam ini, ya.
Benarkah?
Tim Bail Organa sudah disusupi.
Tim yang mana?
Tim yang akan membawamu ke Yavin setelah pidato.
Aku tidak tahu segalanya, Mon, tapi aku tahu utangku padamu.
Kau tidak peduli tentangku.
Kau hanya takut apa yang akan terjadi jika aku ditahan.
Kau harus berpikir jernih.
Hati-hati dengan permintaanmu.
Jangan pergi dengan orang-orang Bail.
Jangan beri tahu siapa pun yang baru aku katakan.
Kau ingat Tay Kolma?
Bankir itu? Teman masa kecilku?
Satu lagi pemberi janji palsu.
Aku sering memikirkan Tay Kolma.
Cepat sekali kau anggap dia ancaman. Cepat sekali itu semua terjadi.
Jika ikuti rencana Bail, kau akan ditahan sebelum senja.
Itu berarti aku ancaman besar, bukan?
Saat ini, aku lebih takut padamu dibanding apa pun.
Kita semua telah berubah karena kerahasiaan, benar?
Aku minta maaf soal Erskin,
tapi ucapanku tentang Bail itu benar.
Jangan coba-coba!
Yang kukatakan tak boleh disebarkan.
Aku akan kirim seseorang yang aku tahu bisa kupercaya.
Tanyakan apa dia sendirian.
Dia akan jawab, "Temanku ada di mana-mana."
"Temanku ada di mana-mana."
Itu kata-katanya.
Pengawas Grandi belum datang. Masih aku yang bertugas.
Urusanmu bisa menunggu?
Kita punya agen lapangan bersama Senator Mothma.
Aku tahu. Sopirnya.
Dia sudah melapor.
Senator tak meninggalkan gedung Senat malam ini.
Apa itu aneh?
Menurutnya aneh.
Kami diminta mengawasi gedung Senat selama beberapa hari ke depan,
mengingat situasi di Ghorman.
No comments yet. Be the first to leave one.