Angel Eyes

Angel Eyes (엔젤 아이즈)

Unduh Subtitle Indonesian

Informasi rilis

Angel Eyes Eps-17 450p TH
Komentar oleh joelzr
Resync ke 450p_Sub by :apexLingga

Tag

other
Diterbitkan pada: 2015-01-05
Unduhan: 55
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

200 baris pertama.

Diterjemahkan oleh apexLingga

Direktur. ♥ Episode 17 ♥

Aku tidak akan kembali ke sini lagi.

Ini terakhir kalinya.

Orang yang bisa membuat Soo Wan senang

Aku pikir itu hanya aku.

Tapi aku tidak tahu lagi.

Jadi, aku harus pergi.

Apa aku..

Berarti buatmu, Direktur?

Anak seperti apa aku?

Direktur.

Soo Wan.

Dong Joo.

Jaga Soo Wan.

Direktur.

Direktur.

Cepat, ini darurat.

Direktur.

Tidak mungkin.

Kembalilah.

Direktur.

Direktur.

- Defibrillator, cepat! - Ya.

Sudah siap.

Isi 150 Joule.

Di isi.

Isi 200 Joule.

Terisi.

Isi 200 Joule lagi.

Terisi.

Minggir.

Jangan lakukan ini.

Kembalilah.

Kembalilah!

Jangan seperti ini.

Cukup, Dylan.

Lepaskan!

Jangan seperti ini.

Jangan seperti ini.

Kembalilah.

Ini sudah terlambat. Menyerahlah.

- Lepaskan. - Biarkan Ayah pergi.

Tidak!

- Lepaskan! - Dylan, kumohon!

Ayah.

Ayah.

Ayah.

Ayah.

Bangun, Ayah.

Bangun.

Ayah, bangun.

Ayah.

Ayah.

Ayah.

Ayah!

Ayah.

Dia sudah meninggal.

Barusan.

Aku yakin..

Direktur tidak mati karena penyakitnya.

Kau dan aku..

Telah membunuh orang lain.

Kuatlah.

Ayah.

Hormat!

Pemadam kebakaran Yoon Soo Wan siap bekerja. Hormat!

Bagaimana penampilanku?

Baguskan? aku terlihat cantik kan?

Apa ada wanita yang tidak akan terlihat cantik dalam seragam itu?

Ayah.

Putriku memang cantik dari sananya.

Kau senang sekarang?

Ya.

Kenapa kau sangat ingin melakukan ini?

Padahal aku menentangnya karena ini berbahaya.

Pekerjaan ini membantu orang.

Aku punya banyak utang budi.

Aku harus melakukan ini untuk membayarnya kembali.

Jangan khawatir. Aku akan berhati-hati.

Aku janji.

Aku dengar dia putri satu satunya.

Dia tenang sekali..

- Dia bahkan tidak menangis. - Bagaimana dia bisa begitu tenang?

Ketika seseorang

Terlalu sedih, mereka bahkan tidak bisa menangis.

Dia mungkin tidak percaya kalau ayahnya sudah mati.

Itu yang kurasa ketika ibu Jin Mo meninggal.

Aku tidak merasakan apa-apa di rumah duka atau kuburan.

Aku hanya bicara dengan isyarat.

Direktur sangat mencintai UGD.

Benar.

Biasanya dia akan datang malam malam,

Dan bilang, "kalian bekerja keraslah"

Kini tidak lagi.

Ketika aku pikir kalau Direktur tidak akan ada di rumah sakit ini lagi,

Di sini terasa begitu hampa.

Kenapa kau memberikan izinnya cepat sekali?

Kau harus menahannya sedikit lebih lama.

Aku minta maaf.

Mereka harusnya menunggu karena mereka tidak bisa meninggalkanmu.

Soo Wan dan Dylan,

Mereka berduanya orang yang baik.

Ji Woon, kau juga orang yang baik.

Aku tahu itu tidak bisa membantu.

Ini tidak akan mengubah apa-apa.

Aku tahu itu tapi...

Aku merasa...

Aku tidak bisa menjamin kalau

Kau akan melupakannya seiring waktu.

Dari pengalaman pribadiku,

Beberapa hal memang tidak bisa di lupakan.

Namun..

Rasa sakit yang mengerikan

Akhirnya akan memudar nanti.

Ayah.

Aku bukan orang baik.

Aku tidak pernah begitu.

Kau gagal pada akhirnya.

Tapi aku tidak akan gagal.

Aku akan melindunginya sampai akhir.

Aku akan mengatasinya.

Lihat saja.

Lihat saja, Direktur Yoon.

Apa kau pergi ke rumah duka?

Ya.

Ibu.

Direktur,

Sampai akhir hayatnya,

Dia masih merasa bertanggung jawab atas kematian

Ibunya Dong Joo kan?

Dia mungkin tidak tahu kebenarannya.

Ji Woon.

Pasien itu,

meskipun aku melihatnya tersenyum seperti tidak ada yang terjadi,

Apa kau tahu betapa sulitnya aku?

Untuk memaafkan seorang pengecut seperti ku yang kabur meninggalkan orang yang terluka.

Apa kau tahu betapa sulitnya?

Jadi..

Apa ini semua yang kau lakukan untuk Kang Ji Woon mu?

Kau menghapus memori mengerikan itu...

Apa kau tahu betapa sulitnya?

Benar.

Aku melakukannya demi dirimu.

Meskipun aku bilang padamu kalau dia baik baik saja,

Kalau dia tidak terluka parah,

Kau tetap merasa tersiksa karena kau yang menabraknya,

Kau orang semacam itu.

Bagaimana aku bisa memberitahumu kalau orang yang kau tabrak itu sedang koma?

Kalau dia akan mati?

Haruskah aku bilang kalau dia meninggal?

Bisa kau menghadapi itu?

Kau tidak bisa jadi dokter, dan

Rasa bersalah akan tetap menghancurkanmu.

Apa kau bilang...

Seharusnya aku menyaksikan kejadian itu?

Ibu.

Bahkan jika aku punya 12 kesempatan untuk menghidupkannya kembali saat itu

Aku tetap akan melakukan hal yang sama.

Aku tidak..

Punya penyesalan apapun.

Apa kau tahu berartinya dirimu bagiku?

Apa kau tahu perjuanganku membesarkanmu?

Semuanya akan baik..

Dan bahagia...

Itu yang kuingin kau dapatkan.

Aku berusaha keras.

Jadi, Kang Ji Woon,

lebih dari siapapun di dunia,

Akan tetap jadi orang yang..

Baik dan manis.

Orang yang akan aku banggakan.

Menjadi pria sejati yang kusayangi.

Bagaimana?

Bagaimana bisa aku mengacaukan semua ini?

Ibu, kumohon.

Kumohon, sadarlah.

Lihatlah apa yang telah kita lakukan.

Park Dong Joo, Soo Wan dan bahkan Ayah.

Mereka semua.

Semua menderita karenaku...

Kenapa itu salahmu?

Kau hanya menabrak dia.

Ibu Park Dong Joo masih hidup.

Direktur Yoon yang membunuhnya setelah dia dioperasi.

Kau tidak membunuhnya. Direktur Yoon yang melakukannya.

Tidak.

Aku tidak akan membiarkan semua ini berlalu begitu saja.

Sekarang aku sudah tahu semuanya,

Aku harus mengaku.

Aku harus memberitahu Soo Wan dan Dylan tentang kebenaran

Dan menyerahkan diri ke polisi.

Apa kau gila?

Aku melarangnya. Demi diriku!

Ini sudah berakhir.

Tidak ada yang akan berubah dengan melakukan itu.

Apa Ibu Park Dong Joo dan Direktur Yoon akan bisa hidup kembali?

Kau ingin melihat ibumu juga mati?

Apa kau ingin melihatku gila karena perasaan bersalah ku ini?

Ji Woon.

More Indonesian subtitles for Angel Eyes

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left