197 baris pertama.
Duela, cepatlah. Saatnya pergi.
Pertama, dasari dan gosok merata.
Lalu ikuti lekukan untuk mengikis bagian kasar.
Ratakan bibir untuk menyembunyikan kerutan yang mengganggu.
Duela keluarlah. Kita harus pergi.
Ayolah. Kita akan terlambat.
Duela, aku tak bercanda.
Aah!
Ya Tuhan, wajahmu.
Selamat menikmati.
Mary, hei.
Hai.
- Sepatu bot super imut. - Terima kasih.
Kau terlihat gembira.
Kau berkata seperti itu hal yang buruk.
Mana sarung tanganku?
Di bengkel. Sedang dalam upgrade.
Upgrade? Hmm.
Seperti.. penglihatan X-ray?
Bukan.
Echolocation.
Oh, itu ide yang bagus, tapi bukan.
Seseorang sedang gembira.
Aku?
Kau terlihat, seperti tergila gila.
Aku tak diijinkan bahagia?
Kau baru saja diskors dari The Crows, jadi tidak.
Mm.
Ya Tuhan. Kau tidur dengan seseorang.
Aku tak tidur dengan siapa pun,
tapi bisakah kita berhenti sebentar
untuk menyatakan bahwa kata-kata itu
betul betul keluar dari mulutmu?
Oke. Baiklah. Sedang berhubungan.
- Kami berbagi momen. - Dengan?
- Dengan? - Jika kau memberi tahu yang lain,
akan butuh satu jam untuk menyembunyikan tubuhmu.
Uh huh. Katakan.
Batwoman.
Tidak, kau tak melakukannya.
Itu satu ciuman selama beberapa menit.
Batwoman tak bisa punya pacar.
Itu adalah sebuah ciuman, Luke.
Ya, tadi malam. Lalu apa?
Apa kau sungguh ingin tahu jawabannya?
Apa dia tahu siapa kamu?
Aku tak tahu,
yang, kusadari, sedikit aneh, tapi..
Kau baru bilang kau tahu siapa dia.
Kupikir aku tahu.
Aku salah, seperti, benar-benar salah.
Jadi kau benar-benar tak tahu.
Tidak. Tunggu. Apa kau?
Tidak.
Akhirnya kau melepaskan Sophie,
dan sekarang kau bertukar ludah dengannya.
Aku tak berpikir kau tahu apa itu ciuman.
Aku tak berpikir kau tahu apa yang dialami Bruce,
kenapa Batman menjauhi orang orang.
Kau sadar, saat seseorang tahu Batwoman
peduli pada Sophie, akan membahayakannya.
Dia akan menjadi beban.
Tak perlu ada yang tahu.
Bukan berarti mereka takkan tahu, Kate.
Hee hee! Ha!
Dia saja mengirimimu pesan, kan?
Dia mau ke tempatku nanti.
Mm.
Aku pergi sekarang.
Selamat bersenang-senang, dan Sophie..
Aku bahagia untukmu.
"Alice, alias Jane Doe 7113,
pemimpin geng Wonderland,
telah ditembak mati minggu lalu
di areal parkir motel oleh penembak tak dikenal.
Tak ada rencana lebih lanjut untuk sekarang"
Wha.. Betulkah. Ini berita kematianku?
"Pemimpin gangguan jiwa"?
Itu kisah singkatku,
begitu kecil, hanya lampiran di bagian bawah?
Aku selamat dari penyanderaan selama 11 tahun,
melarikan diri, dan membalas dendam dengan sempurna.
Apa yang membuatmu begitu lama?
Hanya ingin mendapatkan bidikan tepat.
Itu bukan wajah yang kulihat di mimpi burukku,
tapi aku kenal pipa itu di mana pun,
bahkan dalam gelap.
Itu dia.
Seperti kau tahu, beberapa orang gila yang disebut
algojo membuat celah di
sistem pengadilan kota yang korup dalam beberapa bulan belakangan..
Lalu aku menghukumnya. Apa maumu?
Memaksa kantor DA untuk membuka kembali banyak
dari kasus lamanya dan memberikannya ke
ke hakim baru, tapi kau tahu hakim baru ini..
Davis Wellington, pelanggan Crows
sejak tahun 2004.
Klienku berharap kau akan memanggil hakim
dan membuatnya untuk mengangkat kembali kasusnya.
Ha ha! Kenapa aku mau melakukannya?
Karena Reggie Harris klienku..
Dan kau berhutang nyawa padanya.
Terima kasih.
Kamu lebih baik bagiku hidup-hidup, anak anjing.
Reggie adalah seorang oportunis
menggunakan komplotan rahasia omong kosong ini
sebagai kartu "keluar dari penjara gratis".
Dia mengaku menembak Lucius Fox
dalam perampokan C-store.
Pengakuan itu dipaksakan oleh polisi GCPD yang korup.
Ini bukan masalah Crows.
Belum.
Berdasarkan beberapa bisikan yang didengar klienku
di penjara tentang tempat ini,
Crows punya rahasia sendiri.
Itu hampir terdengar seperti ancaman.
Memang.
Jangan menambahkan lagi.
Panggil hakim.
Buat dia mempercepat tanggal sidang Reggie,
atau tempat ini akan meledak
dengan cara yang sama seperti kantor D.A.
Ini jelas yang pertama.
Sebenarnya aku juga.
Jadi, um..
Apa kau ingin masuk?
Aku tak bisa.
Aku.. aku kesini untuk memberitahumu
kita harus mengakhirinya sebelum kau terluka
Aku bisa menjaga diriku sendiiri.
Ini beda. Aku punya musuh.
Jika mereka menghubungkan kita,
mereka bisa memanfaatkanmu untuk melawanku.
Oke, aku takkan memberi tahu mereka jika kau pun tidak.
Kau tahu takkan sesederhana itu.
Jadi apa yang saranmu?
Biarkan aku pergi.
Oke.
Jadi pergilah.
- Seseorang disini. - Biar kulihat.
Jangan. Bisa kutangani.
Oh!
Hmm.
Berikan ibumu serangan jantung.
Bu, apa yang kau lakukan di sini?
Mengejutkanmu.
Lain kali, aku akan menelepon dulu.
Kita pulang.
Aku sedang menelepon.
Penilaian perusahaan kami dua kali dari itu.
Aku tak peduli dengan modal tetap.
Lihat aset tidak berwujud kami.. seperti, aku, merekku, penampilanku.
Kau tak memberi harga untuk itu.
Aku akan meneleponmu kembali.
Mereka tak punya anggaran untuk pemotretan ini,
dan itu mulai terlihat.
Halo? Apakah ada orang di sana,
seperti, petugas kebersihan atau seseorang?
Siapa disana?
Aah!
Uh..
Uh..
Aah!
Bicara tentang potongan yang tidak baik.
influencer media sosial Kimberly Wright adalah korban
dari perobekan wajah brutal tadi malam.
GCPD menduga ini adalah influencer media sosial kedua
yang diserang oleh perobek berantai.
Beritahu aku, Gotham.
Di mana tombol dislike saat kau butuh?
Bagaimana dengan Sophie?
Sophie. Uh.. ahem. Uh, oke, dia..
benar-benar dingin, dan memang begitu
agak sulit didengar, lalu ibunya
muncul begitu saja entah dari mana.
Jadi "anjing memakan perpisahan saya"?
Ada orang gila dengan cutter yang menargetkan anak-anak.
Kita harus fokus.
Sedang dikerjakan.
Kimberly Wright menggambarkan penyerangnya
sebagai "seorang wanita berusia 20-an
yang mengenakan hoodie dan masker bedah".
Ya. Itu sebabnya GCPD tak bisa melacaknya.
Menariknya, tak satu pun dari korban
memiliki luka tusuk di tubuh mereka.
Dia menargetkan wajah mereka.
Wajah mereka adalah merek mereka, bisnis mereka.
Ini masalah pribadi.
Kemana kau pergi?
Melihat satu-satunya Instaface yang kupedulikan.
Ya. Maksudku, hanya itu yang dibicarakan oleh pengikutku.
Bahkan Kylie Q diancam
untuk pergi tanpa hormat.
Terima kasih, dokter.
Apa kau baik-baik saja?
Maksudku, aku nyaris tak kenal Kimberly,
tapi tetap, ini cukup menakutkan,
No comments yet. Be the first to leave one.