200 baris pertama.
Tahanan itu kabur! Melaporkan tahanan telah kabur!
Apa? Apa yang terjadi?
Bajingan licik.
Kemana perginya bajingan itu?
Kim Bung Do kabur.
Ada apa?
Menyebalkan sekali!
Menyebalkan sekali! Ayo kita pergi sama-sama.
Aku tidak ingin sendiri.
Mereka sepertinya berpikir kalau kita membantu Kim Bung Do kabur.
Kalau itu aku, aku juga akan curiga sama seperti itu.
Apa yang dia rencanakan dengan kabur seperti itu?
Apa dia takut kalau kita tidak takut dengan dia?
Kita harus menangkap dia, atau tidak..
Dia harus ditangkpa.
Dia akan ditangkap. Ayo pergi.
Iya.
Kau cari disana.
Kau, ikut aku.
Aku harus kemana.
Aku sedang mengambil gambar. Tuan Lee, mundur ke belakang sedikit.
Aku sedang mengambil gambar.
Satu, dua, tiga!
- Cheese - Cheese
Lagi, lagi.
Satu, dua, tiga!
- Cheese - Cheese
Okay! Kita ke tempat berikutnya.
Ikut aku, ikut aku.
Travels Korea Selatan.
Kami sudah mencari di seluruh kota Hanyang.
Tapi tidak ada jejak dia.
Bagaimana ini mungkin?
Dia bukan hanya seorang kriminal, tapi kriminal yang kabur.
Untungnya, kasus ini tidak bertambah parah sebelum dia dilaporkan.
Jadi, apa ada kesempatan kita akan menangkap dia besok?
Seluruh bagian Timur sudah dicari dengan teliti,
kami bahkan bertanya pada penyelam wanita.
Dia mungkin sudah kabur ke kota.
Petugas Jeju, Seo Hwa Yeon.
Beberapa hari yang lalu, pada tanggal 22 Maret,
di daerah Dae Jang, terpidana penjara Kim Bung Do,
kabur lewat sistem selokan.
Itu 2,500 Won.
1,000 won, 5,000 won, 10,000 won.
Itu 2,500 won.
Waktu kabur tanggal 23 sekitar jam 8 p.m.
Kami sudah mencari ke semua tempat dan sudut.
Tapi metodenya tidak diketahui, keberadaan sekarang juga tidak diketahui.
Dengan kuda, harusnya memakan waktu setengah bulan untuk perjalanan Jeju ke Hanyang.
Tapi kalau menggunakan pesawat terbang ini,
hanya akan menggunakan waktu 1 jam ke Hanyang.
Meskipun aku sudah menyelesaikan seluruh masalah dan kembali, hanya akan memerlukan waktu sehari.
Nomor yang anda tuju tidak dapat dihubungi, silahkan tinggalkan pesan.
Hello, hello!
Bagaimana kabarmu?
Apa kau hidup? Kau tidak mati?
Bagaimana kau bisa tahu aku mati?
Kenapa aku tidak tahu. Itu tertulis dibuku.
Kau meninggal 3 hari yang lalu.
Aku kabur. Untuk mati seperti itu rasanya tidak adil.
Aku hebat bukan?
Di waktu yang pendek ini, aku belajar untuk menggunakan ponsel sendiri.
Sangat sulit sekali, aku menghabiskan waaktu 3 hari untuk mempelajarinya.
Apa yang terjadi?
Siapa ini?
Aku bertanya padamu.
Tolong tunggu sebentar.
Hell.
Oh, kukira kau menutup telfonnya.
Bagaimana kau bisa tahu nomor telfonku?
Karena aku melihatnya.
Aku tidak memberikannya padamu.
Apa kita bisa parkir disini?
Oh baiklah, kita turun.
Mereka akan memanggil kalau tidak boleh.
Kau barusan mengingat itu?
Aku tidak tahu kenapa, tapi waktu itu aku mengingatnya.
Cukup berguna, huh?
Tapi di buku dikatakan kau jatuh sakit dan meninggal.
Aku sehat sekali.
Eh, tapi kenapa dikatakan kau meninggal karena sebuah penyakit?
Mereka meracuni makananku dan mencoba membunuhku ketika aku tertidur.
Bagaimana bisa aku tidak sakit?
Berarti, seseorang ingin membunuhmu?
Seluruh keluargaku sudah dibunuh.
Itu bukan sesuatu yang luar biasa..
Kau dimana sekarang?
Aku di bandara, ada yang ingin kutanyakan padamu.
Kartu identifikasi, tentu saja kau perlu itu.
Aku tidak punya itu.
Jangan pernah menyebutnya di pesawat, kau bahkan tidak boleh naik perahu.
Ada apa? Siapa itu?
Yoon Chul.
Yoon Chul, dimana dia?
Apa?
Ah, Yoon Chul disebelah sini!
Oh, Hui Jin.
Hi, Su Gyeong.
Maaf karena menyuruhmu keluar seperti itu.
Aku melihat trailer Jang Hui Bin.
Kau terlihat sangat cantik disana.
Aku sudah cantik.
Tapi kenapa kau butuhkan ID itu?
Seperti yang diharapkan, mereka mirip, menurutmu mereka mirip bukan?
Apa aku bisa meminjam itu untuk sehari?
Aku tidak begitu burul. Jadi jangan khawatir.
Selebriti tidak akan melakukan hal buruk.
Dia memang tidak baik, jadi jangan pinjamkan kepadanya.
Tidak, tidak.
Aku akan mengundangmu untuk makan malam, terima kasih.
Tidak perlu makan malam, kita berfoto saja.
Aku sudah bilang pada orang-orang kalau kau adalah temanku, tapi mereka tidak percaya padaku.
Satu, dua, tiga.
Hari ini episode 1 kan?
Aku benar-benar tidak sabar menunggu.
Terima kasih. Aku akan menghubungimu nanti.
OK.
Lihat awan itu.
Penyiaran nanti jam 10, tapi sekarang baru 3 jam.
Kita masih punya 7 jam, tidak ada gunanya tidak melakukan apapun.
Mahasiswa itu atau bahan mainanmu.
Kenapa dia tidak punya kartu ID.
Bukannya dia tidak memilikinya, tapi dia menghilangkannya.
Kalau hilang, maka dia bisa menggantinya.
Kenapa menggunakan ID orang lain?
Tidak ada waktu untuk membuat yang baru.
Dia bilang dia harus ke Seoul hari ini.
Kau mulai lagi.
Kenapa kau terus mengalirkan hati dan perasaanmu begitu kau mulai menyukai seseorang?
Lalu diperlakukan seperti sampah dan ditinggalkan?
Kau mulai lagi, kau tahu?
Kau sudah dikontrol oleh Han Dong Min itu.
Lalu dia membuangmu, dan kau berjanji itu tidak akan pernah terjadi lagi.
Dan sekarang kau mulai lagi.
Apa maksudmu? Itu mengganggu, pasti tekanan udara.
Jangan khawatir, ini terakhir kalianya.
Aku tidak perlu lagi menemuinya setelah ini?
Sungguh? Siapa yang percaya padamu? Bangsat ini.
Kalau saja kau kenal dia.
Maka mereka akan tahu kalau dia adalah orang yang tidak punya siapa-siap.
Karena itu aku membantunya.
Orang ini tidak punya siapa-siapa. Begitu maksudmu?
Aku tidak bisa mendengarmu lagi, apa kau bilang?
Aku benar-benar tidak bisa mendengarmu.
Nomor yang anda tuju tidak dapat dihubungi. Silahkan tinggalkan pesan.
Nomor yang anda tuju tidak dapat dihubungi. Silahkan tinggalkan pesan.
Apa ini?
Kenapa ini lama sekali?
Bukankah harusnya ini selesai jam 3 sore?
Tidak mudah melakukan photo shoot itu. Aku ingin meminta Hui Jin untuk datang dan bermain.
Siapa? Menyuruh siapa?
Dia tidak mengangkat, sayang sekali.
Bermain, bermain apa? Kita harus segera mengembalikannya begitu selesai shoot?
Yoon Na Jung dan Choi Hui Jin, siapa yang paling cocok denganku?
Apa? Aku tidak tahu.
Awalnya aku ingin melakukan photo shoot dengan Choe Hui Jin.
Jika saja fotografernya mendengarku.
Mereka akan merubah pikiran mereka begitu penyiaran hari ini selesai.
Bagaimana bisa mereka buta sekali?
Dia senang mengatakan lelucon.
Hyung, kenapa kau terus mengatakan kalau aku bermain-main.
- Dong Min. - Iya, aku datang.
Lihat, kalau saja Hui Jin disana, aku akan segera lari.
Tapi itu Yoon Na Jung.
Hey, pergi saja.
Dia juga manusia.
Hello.
Hello.
Dia orang yang sangat jahat, tapi orang-orang tetap menyukainya.
Ini benar-benar misteri, benar bukan?
Kejujuran adalah pesona Han Dong Min.
Itu bukan kejujuran, tapi lelucon.
Orang-orang cenderung menganggap leluconnya itu serius.
Tapi tolong jangan!
Sepertinya dia jujur.
Hey, apa kau tahu kenapa aku tidak benar-benar berkencan dengan Choi Hui Jin sekarang?
Aku tidak tertarik untuk tahu.
Aku menunggu Choi Hui Jin untuk terkenal seperti Yoon Na Jung.
Maka aku bisa bernapas lega.
Seperti kau tidak akan pernah bisa berkencan dengannya.
Karena itu tidak akan pernah terjadi.
Itu sebentar lagi akan terjadi.
Sepertinya kau harus menunggu setidaknya 30 tahun.
Kita mulai.
- Iya. - Iya.
30 tahun, huh?
Tidak ada suatu kebetulan di dunia ini.
Kenapa tabib memberikan jimat ini padaku?
Ini untuk mendorongku mencapai hal-hal yang kuinginkan.
Aku ingin mati tanpa penyesalan.
Atau untuk mengatakan bahwa dunia baru akan datang.
Membiarkan aku lebih mempersiapkan diri agar aku bisa bertahan.
Aku ke dunia baru, melihat wanita itu.
Apa itu benar-benar suatu kebetulan atau sesuatu yang pasti terjadi?
Dalam Buddha, tidak ada suatu kebetulan/
Hanya penyebab dan hasil.
Kelihatan bagus, Jang Hui Bin.
Han Dong Min tampan sekali.
Apa wanita itu Choi Hui Jin?
No comments yet. Be the first to leave one.