193 baris pertama.
ANGEL EYES Subtitle by viki
Namaku Dong Joo.
Park Dong Joo.
Aku Soo Wan.
Yoon Soo Wan.
Aku tidak boleh menyerah.
Aku ingin menolongnya bisa melihat lagi.
Jika aku tidak melakukannya,
Aku tidak punya hak untuk menjadi ayahnya.
Aku seharusnya tidak pergi melihat bintang.
Bahkan jika aku tidak melihatnya seumur hidupku, itu tidak akan menjadi masalah.
Yoon Soo Wan! Yoon Soo Wan!
Aku mencintaimu.
Yoon Soo Wan!
Aku mencintaimu.
Maafkan aku.
Aku tidak tahu...
Aku tahu kalau ini sulit bagimu.
Aku benar benar tidak tahu.
Maafkan aku.
Dia temanku.
Cepat masuk. apa Dong Joo tidak memberitahumu tentang diriku?
Aku... orang yang menakutkan, kau tahu!.
Untuk mengencani kakakku yang hina,
Aku benar bebar, sangat berterima kasih.
Hei, Park Dong Joo. Aku akan melakukannya... Menjadi pacarmu.
apa kau serius?
Jadi... Kau mau membagi ibumu dan Hyo Joo dengan ku kan?
Kedengarannya maksud kau berpacaran denganku tidak murni.
Apa kau menyukai--...
Aku punya pacar!
Yoon Soo Wan adalah pacarku!
~ Episode 2 ~
Kenapa kau memberikan ini padaku?
Karena aku ingin kau mendengarkan semuanya.
Lagu yang aku sukai, hal yang ingin aku katakan padamu...
Aku ingin membaginya denganmu.
Jadi, jika kau memiliki sesuatu yang ingin aku dengarkan,
Rekamlah disini dan berikan padaku..
Sederhananya, ini seperti buku harian... yang bertukar hanya diantara kita.
Apa lagu favorit mu?
Hmm... Lagu ini.
Kenapa kau menyukai lagu itu?
Ibuku menyukai lagu ini
Makanan favorit mu?
Bodoh kau... Apa ini bagus?
Apa ini bagus?
Berikan padaku. aku ingin melihatnya.
Berhenti tidur.
Bungee jumping?
Kenapa kau ingin melompat dari tempat setinggi gedung?
Apa itu menakutkan?
Itu kenapa aku ingin melakukannya.
Karena aku mau merasa kalau aku hidup.
Baiklah.
Translate by apexLingga Resync 450p by JoelzR _ Pariscell Beureunuen
Kau... Kau tahu lusa nanti hari apa ?
Aku tahu.
Bukankah itu hari libur Soo Wan dari observatorium?
Itu hari ulang tahun Soo Wan.
Dia tidak pernah merayakan ulang tahunnya selama bertahun tahun.
Aku memberitahumu karena aku kira dia ingin merayakannya denganmu.
Terima kasih.. telah memberitahuku.
Jika kau ingin berterima kasih, baik lah kepada Soo Wan.
Jika kau membuatnya menangis, aku akan membunuhmu.
Apa kau mau menjadi... polisi?
Ya, kenapa?
Tidak apa apa. Sepertinya sangat sesuai dengan mu..
Lakukan dengan benar. Aku memperingatkanmu!
Terima kasih! Tolong percaya padaku!
Selesai!
Kau terlihat cantik!
Apa aku terlihat cantik? aku tidak terlihat aneh kan?
Apa kau mau pergi kesuatu tempat?
Oh, apa kau dirumah?
Aku akan pergi sekarang. Bersenang senanglah di kencanmu!
Aku diundang di rumah teman.
Aku penasaran untuk melihat siapa teman mu itu.
Kau harusnya mengenalkan temanmu itu pada ayah juga.
Oh ya, apa kau dengar dari direktur?
Sekarang, jadwal pekerjaanku ditingkatkan menjadi 10 kali dalam seminggu.
Dia akan menaikkan gajiku juga.
Aku mendapat telpon yang mengatakan mungkin ada donor.
Kau yang pertama dalam antiran penerimanya,
Jadi kita tunggu saja kabar baiknya.
Ini hari ulang tahunmu.
Ayah.
Apa aku akan benar benar bisa melihat?
Wan.
Aku...
Sejujurnya, aku benar benar ingin melihat.
Aku pikir tidak akan ada masalah kalau aku tidak bisa melihat..
Tidak ada alasan untuk hidup seperti ini, aku pikir ini sebagai hukuman Tuhan.
Tapi ayah, apa yang harus aku lakukan?
Ada seseorang yang benar benar ingin aku lihat.
Bagaimana wajahnya saat dia menatapku.
Bagaimana Penampilannya ketika dia tertawa.
Apakah akan datang ada hari dimana aku benar benar bisa melihatnya?
Aku akan membuatmu bisa melihat.
Aku pastikan kalau kau pasti bisa melihat.
Anakku nanti akan bisa melihat lagi.
Kau akan bisa melihat.
Ayah.
Ini.. Makanlah!
Ini...
Dong Joo terus memaksaku jadi aku membuatnya...
Tapi nasi telur dadar tidak cocok untuk pesta ulang tahun.
Ibu akan membuatkanmu sesuatu yang enak,jadi kalau ada sesuatu yang ingin kau makan sekarang, bilang saja.
Tidak usah. aku suka ini.
Apa tidak apa apa kalau aku mulai memakannya?
Kenapa, apa rasanya tidak enak?
Ini enak.
Ini, ini enak! aku begini karena ini sangat enak.
Rasanya seperti buatan ibuku.
Benarkah?
Lihat? Apa yang bilang!
Abiskan semuanya. makan yang banyak!
Ayo makan.
Makan!
Ayo makan!
Makan yang banyak!
Kau benar benar makan yang banyak!
Bagaimana kau bisa memakan itu semua?
Karena ini enak.
Tapi... apa aku tidak mendapat hadiah?
Lihat anak ini...
Aku membuatkan pesta ulang tahun, dan sekarang dia meminta hadiah!
Ommo.
Unnie.. Selamat ulang tahun!
Apa ini jepit rambut?
Ya.
Hye Joo menunggu penjual keliling datang selama seminggu..
Karena dia ingin memberimu yang warna ungu.
Itu warna favorit ku.
Terima kasih.
Sekarang, giliran Ibu.
Aigoo. Kau seperti penagih hutang..
Aku mengerti! Aku akan memberikannya padamu.
Ini, ini...
Mulai sekarang, aku akan mengajarimu memasak setiap kali aku sempat.
Kau hanya harus berhati hati untuk tidak membakar tangan mu.
Ini rekaman resepku.
Jadi, kau bisa membuatnya sendiri kalau kau dirumah sendirian.
Apa ada resep bubur labu disini? Bagaimana dengan nasi telur dadar?
Tentu saja!
Hei, Dong Joo!
Kenapa?
Apa kau tidak punya hadiah?
Aku tidak punya.
Apa kau bodoh? Kau duduk di meja ulang tahun Soo Wan dengan tangan kosong?
Apa apan anak bodoh ini??
Aku tidak percaya aku minum sup rumput laut setelah melahirkan dia.
ya, Soo Wan.
Aku hanya bisa mengajaknya ke pesta dan memberinya selamat dengan seluruh hatiku.
Apa lagi yang kau inginkan?
Memberi selamat dengan hatimu?
Berapa harga hatimu?
Apa dihatimu, ada tas dan baju?
Soo Wan. Ibu sudah bilang kan? Dia akan membuatmu frustasi..
Ini masih belum terlambat. sebelum kau menyesal, menyingkirlah.
Ibu macam apa yang matre seperti ini?
Kau benar benar tidak punya?
Aku bilang aku tidak punya karena memang tidak ada. jika aku melakukannya, kenapa aku harus mengatakan aku tidak punya?
Kau serius?
Ah... Ya!
Oppa, kau bodoh!
Hei, adik kecil!
Apa ini? Kenapa?
Tadi, Hye Joo, dengan kue, melempar ke wajahnya
Dia benar benar berantakan disana.
- Benarkah? - Tisu, tisu, dimana tisu?
- Disini tidak ada tisu. - Cobaku lihat.- Jangan mendekat, jangan mendekat!
Diam saja. sekarang kau bisa memberiku hadiah!!
Ini kue yang jelek.
Itu yang aku katakan.
Tis...su, tisu, dimana tisu?
Ayah?
Ya, katakan padaku. Tidak apa apa kok.
Aku tahu apa yang kau coba katakan padaku. aku tidak terlalu berharap banyak.
Ya. Jangan khawatir.
Apa itu?
Tidak apa. mereka bilang ada yang mendonor.
Karena aku hampir yang pertama mendaftar.
Jadi dia bilang padaku untuk menunggu sebentar lagi..
Jadi, kau bisa dioperasi?
Pihak pendonornya merubah pikiran mereka.
Ini sering terjadi setiap waktu. aku benar benar tidak pernah berharap banyak.
Aku mau pergi ke kamar mandi...
Sayang...
Kau boleh menangis.
Bayi menangis ketika mereka sedang marah.
Itulah mengapa ada pelukan dari seorang ibu.
Sejujurnya,
No comments yet. Be the first to leave one.