The Hunt

The Hunt

Indonesian felirat letöltése

1. évad

Kiadási információk

The Hunt S01E02 - In the Grip of the Seasons (Arctic) - BluRay ID
Kommentár cortex

Címkék

BluRay
Közzétéve: 2018-01-23
Letöltések: 55
Hallássérülteknek: No

Indonesian felirat előnézete

Az első 200 sor.

Ketinggian Arktik di musim dingin,

salah satu tempat terberat di bumi untuk dihuni.

Hanya tiga predator puncak yang mampu bertahan di sini.

Serigala, yang mencari mangsa di dataran beku.

Rubah Arktik, mengais makanan di pesisir yang kosong.

Dan yang berada di es laut, beruang kutub.

Untuk hidup di sini sepanjang tahun,

para predator ini harus memanfaatkan masa yang baik

agar mereka bisa menopang masa yang buruk.

Segala kehidupan di Arktik harus menghadapi masalah mendasar.

Bukan suhu dingin,

melainkan siklus perubahan yang tak berkesudahan.

Saat matahari kembali ke Arktik di musim semi,

terjadi peristiwa perubahan musiman terbesar di bumi.

Perubahan yang mengatur kehidupan satu-satunya pemburu laut es di dunia.

Beruang kutub bergantung penuh pada es laut untuk berburu.

Ia harus makan dua-pertiga makanan yang ia butuhkan untuk setahun penuh,

dalam tiga bulan berikutnya,

sebelum matahari melelehkan es di bawah kakinya.

Anjing laut adalah mangsa terpenting bagi beruang.

Di awal musim semi,

mereka keluar ke atas es untuk melahirkan anak.

Di bawahnya, mereka tak bisa jauh-jauh dari lubang nafas mereka.

Hal itu mempermudah para beruang.

Tapi peluang itu hanya berlangsung singkat.

Segera, es laut dipenuhi dengan lubang lelehan.

Anak anjing laut telah tumbuh cukup besar untuk berenang

dan menghilang di bawah air.

Kian mempersulit beruang kutub.

Kini, anjing laut yang beristirahat dikelilingi lubang-lubang dalam es,

sehingga mereka punya banyak rute untuk meloloskan diri.

Dan saat di dalam air, dengan mudah bisa berenang menghindari beruang.

Tiap anjing laut sangat sensitif pada setiap gerakan di sekitar es.

Beruang hanya bisa berharap bisa cukup dekat untuk menerkam,

dengan memanfaatkan lubang lelehan.

Ah, tidak semudah kelihatannya.

Triknya menemukan lubang yang terdekat dengan anjing laut

tanpa terlihat seketika,

dan mengacaukan kejutan.

Hampir sampai.

Saat berada di bawah es,

sangat mudah kau kehilangan arah.

Pyar!

Lakukan dengan hati-hati.

Ups.

Hanya satu dari lima penyusup yang berhasil

di lapisan es tipis ini, pada penghujung musim semi.

Musim terbaik beruang telah berakhir.

Hamparan es laut seluas Australia ini akan segera pecah.

Pemburu terbaik Arktik tak lagi berada di atas laut beku,

melainkan berada di dataran sekitarnya.

Dan itu adalah wilayah pemburu jenis lain.

Setelah musim dingin dan musim semi yang singkat,

saat-saat indah akhirnya tiba bagi serigala Arktik.

Di dataran, salju meleleh menjelang musim panas.

Dan itu membuat pencarian mangsa menjadi jauh lebih mudah.

Kelinci Arktik.

Seperti serigala, mereka tetap putih selama musim panas yang singkat.

Selagi berlari, mereka tak bisa bersembunyi.

Dan yang lebih parah lagi, kini saatnya mereka melahirkan anak.

Induk kelinci memberanikan diri menyusui anak-anaknya

hanya dalam beberapa menit setiap hari.

Warna putih membuatnya terlalu mencolok.

Saat serigala terlihat, si induk melarikan diri.

Itu masuk akal.

Anak-anaknya berpeluang lebih baik tanpa si induk.

Tak seperti induk mereka, anak-anak kelinci terkamuflase.

Mereka nyaris mustahil terlihat, meski berada di dekat mereka.

Yang harus mereka lakukan

adalah tetap bernyali.

Saat terbongkar, mereka masih bisa menyulitkan serigala.

Berburu anak kelinci mungkin tampak tak adil.

Tapi meski satu tertangkap, ratusan lainnya masih tersembunyi.

Makanan sulit ditemukan di pedalaman utara ini,

sehingga kawanan serigala harus mencari di lahan seluas ratusan mil persegi agar sukses.

Dan keberhasilan artinya bisa membesarkan generasi berikut.

Untuk melakukan itu di sini, serigala harus bekerja sama.

Jadi, anak-anak tak hanya dibesarkan oleh orangtua mereka,

tapi juga oleh bibi dan paman mereka.

Bersama, mereka berusaha memastikan tiap anak mendekati ukuran dewasa

sebelum salju kembali.

Anak yang bertumbuh membutuhkan hanya beberapa anak kelinci.

Serigala butuh mangsa yang lebih besar, dan untuk menangkapnya,

mereka harus berburu sebagai kawanan.

Kelinci dewasa memang mudah terlihat,

tapi sangat sulit menangkapnya.

Mereka berlari dalam kecepatan 40 mil per jam.

Untuk menangkap salah satunya, serigala bekerja sebagai tim.

Salah satunya cukup dekat untuk menggigit ekor kelinci.

Tapi kelinci mampu mengubah haluan dalam sekejap.

Jika bisa terus berkelit,

mungkin ia pada akhirnya bisa bertahan lebih lama dari mereka.

Akhirnya, ia lolos.

Untuk kelinci berikutnya, seluruh kawanan melakukan pengejaran.

Kini, jumlah diperhitungkan.

Serigala di depan mempercepat lajunya.

Yang lain berlari di kedua sisi, sehingga kelinci tak bisa mengubah haluan.

Daging kecil untuk seluruh kawanan,

tapi hanya itu yang ada.

Bulan Juli, beruang kutub hampir kehabisan waktu.

Tiga juta mil persegi es retak dan mengapung.

Anjing laut kini jauh lebih sulit untuk ditemukan.

Terpencar dalam labirin yang terus bergeser,

keuntungan menjauh dari beruang.

Dengan es yang kini terpecah, beruang bahkan tak bisa mendekat.

Ia terlalu mencolok dan menimbulkan suara saat mendekat.

Ia tak punya pilihan selain mengubah taktiknya.

Ia berenang di antara es-es yang mengapung,

dan tetap menghindari perhatian.

Begitu anjing laut berada di air, sama saja ia menghilang.

Ia harus menangkapnya sebelum si anjing laut terjun ke air.

Batas kesalahan sangat tipis,

dan dampaknya bisa besar.

Setiap upaya gagal kian membawanya menuju kelaparan.

Sepanjang tahun ini,

beruang kutub, rata-rata, sukses hanya sekali dalam 20 perburuan.

Jika pemburu kurus seperti beruang ini, mungkin hal itu tak cukup sering terjadi.

Yang bisa ia lakukan hanyalah terus berusaha.

Untuk mencegah aroma tubuhnya tercium mangsa,

ia menyisir luas untuk beralih ke arah angin yang berlawanan dengan anjing laut.

Kian dekat.

Ia kini tepat di belakang anjing laut.

Hebatnya, ia menangkap anjing laut di bawah air.

Mangsa kecil, tapi meski begitu, lemaknya saja mengandung 100.000 kalori,

cukup untuk menopang beruang ini selama seminggu.

Dan di saat itu, ia bahkan mungkin menangkap mangsa lain.

Tapi ini tak bisa berlangsung selamanya.

Seiring berlanjutnya musim panas, suhu meningkat.

Tiap perburuan menuntut lebih banyak energi,

menguras tenaga cadangan beruang.

Saat es sepenuhnya meleleh,

tersingkap sebagian perairan terkaya samudera.

Ada sebuah lonjakan kehidupan.

Jutaan burung tiba dari selatan.

Dalam 24 jam siang hari, mereka bisa mencari makan sepanjang waktu.

Pesisir Arktik mendadak dipenuhi burung yang berkembang biak.

Peluang kini terbuka bagi pemburu ketiga.

Rubah Arktik.

Setelah jadi pemulung selama musim semi,

kini akhirnya para rubah bisa berburu.

Ini waktu terbaik untuk memiliki anak.

20 ekor dari mereka akan dibesarkan hingga mandiri hanya dalam 90 hari.

Tapi tak satu pun dari mereka akan bertahan di tahun pertama,

kecuali orangtua mereka memanfaatkan sebagian besar musim panas yang singkat ini.

Dengan menghilangnya salju, rubah menanggalkan bulu putih mereka

dan menjadi coklat yang terkamuflase.

Itu lebih mempermudah perburuan.

Tapi sebagian burung punya jawaban dramatis pada permasalahan rubah.

Tak ada pepohonan, sehingga mereka bersarang di ketinggian tebing laut,

jauh di luar jangkauan rubah.

Bagaimanapun, sebagian besar terpaksa bersarang di bawah.

Banyak dari mereka bergantung pada kamuflase.

Bebek laut memperlambat detak jantung, agar terhindar dari deteksi.

Yang lain tak perlu bersembunyi.

Burung camar-kejar arktika yang kuat melindungi telur mereka dengan serangan.

Dan dengan cara yang jorok.

Ada pilihan lain bagi rubah.

Setiap tahun, lebih dari 30 juta burung auk kecil datang ke Arktik.

Mereka bersarang di lereng berbatu pada dasar tebing.

Jawaban mereka bagi permasalahan rubah

adalah bersembunyi di antara bebatuan besar.

Dan itu tampaknya berhasil.

Rubah yang lapar bisa sangat frustasi.

Mengejar burung auk bukanlah jawaban.

Ia harus lebih bersabar.

Saatnya menggunakan kelicikan rubah yang terkenal.

Jika bebatuan besar bisa menyembunyikan burung auk,

maka bisa juga menyembunyikan rubah.

Satu kepala kecil, di antara bebatuan besar.

Burung auk terlalu cepat lolos dari incaran.

Yang dibutuhkan adalah pengalih perhatian dari hewan lain.

Seekor burung camar gemuk juga memburu burung auk.

Auk kecil mungkin telah mengatasi satu ancaman, tapi bagaimana dengan dua ancaman?

Burung auk terpedaya.

Dan anak-anak rubah akan mendapat makan malam.

Kini minggu-minggu terakhir musim panas.

Es laut sepenuhnya menghilang.

Beruang yang berkeliaran bebas di laut beku sepanjang musim dingin,

kini terdampar di pantai.

Para anjing laut mencari ikan di laut.

Hanya singa laut yang bergabung dengan beruang di pesisir ini.

Tapi singa laut dewasa sangat besar.

Mereka berbobot dua ton, dan dipersenjatai gading panjang,

mereka terlalu bahaya bagi beruang untuk ditaklukkan.

Selama bulan-bulan tanpa es ini,

tubuh beruang nyaris lumpuh.

Mereka adalah zombie beruang.

Kepanasan,

lapar,

mendambakan es untuk kembali.

Tapi sebagian beruang menolak berbaring di musim panas.

Beruang ini melakukan sesuatu yang sangat luar biasa.

Sulit membayangkan suatu tempat yang kurang cocok dengan beruang kutub

dibanding di ketinggian 300 meter tebing laut yang rontok.

Ribuan burung guillemot bersarang di sini

justru karena sangat berbahaya bagi predator yang hidup di darat.

Tapi suara dan aroma burung tebing

tak tertahankan bagi beruang kelaparan di penghujung musim panas.

Putus asa menuntunnya pada pertaruhan nyawa.

Hadiah yang dituju hanyalah beberapa telur dan anak burung.

More Indonesian subtitles for The Hunt

Hozzászólások

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left