Az első 197 sor.
Menurutmu kita berhasil kali ini?
Ya.
Kurasa kita berhasil.
Gi, adikmu menelepon.
Baik. Aku segera ke sana.
Kau tahu, aku berhasil berhenti.
Aku tahu. Aku akan berhenti. Aku akan berhenti.
Dr. Hughes akan mencium baunya.
Hei. Cuma ingin ucapkan semoga beruntung di tempat dokter hari ini.
Bagaimana keadaanmu?/ Baik. Aku senang.
Ada apa?
Aku tak bisa berhenti memikirkan mereka.
Soal Ayah dan Ibu?
Ya.
Karena merekalah yang terakhir kali kulihat.
Geen...
Sayang, kita harus berangkat.
Kata James kami harus berangkat.
Baik. Aku segera selesai./ Baik, baik.
Aku memikirkanmu, dan aku menyayangimu.
Aku lebih sayang. Dah.
James.
Aku baik saja./ Aku tahu.
Baik.
Kau lebih gugup dariku. Hentikan.
Aku sengaja gugup agar kau tak perlu gugup.
James, aku harus keluar.
Ayolah, Gi, kau pasti bisa. Kumohon.
Tarik... hembuskan.
Sayang, aku tak bisa.
Tolong keluarkan aku dari sini. Aku tak bisa lakukan ini.
Aku di sini. Aku di sini.
Ya, begitu. Di sinilah aku.
Ya, begitu.
Sekarang, pandang ke kiri.
Dan ke kanan.
Coba biarkan matamu terbuka selama 15 detik.
Baik.
Kulihat tak ada alasan untuk tak melakukan ini.
Akan kupulihkan ciri optik pada mata kanan.
Transplantasi kornea, rekonstruksi selaput pelangi
dan implantasi lensa intraokular
Tapi kau tak bisa melakukannya pada mata kiri?
Saraf optik di mata kiri sudah rusak parah dalam kecelakaan itu.
Takkan mengirim citra ke otak.
Tapi aku akan bisa melihat dengan mata kananku?
Ketajaman visual masih kecil di hari pertama.
Di hari ketiga, 20 per 200.
Di minggu keempat, kau mestinya mencapai 20/50.
Itu bagus.
Ayolah, itu lebih dari bagus. Itu luar biasa!
Itu luar biasa.
Itu kabar terbaik!
Tak ada resiko bagi Gina dalam operasi?
Resiko satu-satunya hanya kegagalan.
Yap. Jika gagal?
Kita hanya kembali seperti semula.
Itu tak apa, James.
Kapan itu bisa dilakukan?
Ada daftar tunggu.
Tapi begitu tiba gilirannya, aku akan hubungi kalian.
Hai, Gina.
Hei, Lucy./ Siap latihan?
Tentu siap. Kau?/ Ya.
Hei, Gina./ Hei, Jill.
James tak bersamamu?/ Tidak. Hai, Ginger.
Ia keluar dengan teman-temannya dari tempat kerja malam ini.
Ups, maaf./ Tak apa.
Boleh?/ silakan.
Sial!/ Hei, hei. Ayolah.
Dari mana kau belajar bicara seperti itu?
Ayo mainkan lagi dari awal.
Aku tak menyukai lagu ini lagi.
Lagu apa yang kau suka?/ Tak ada.
Kau tak suka apa pun. Baik.
Aku suka lompat-tali./ Itu lebih menyenangkan.
Kau suka lompat-tali. Kemari. Ajari aku kunci E.
Di mana kunci E-nya?
Satu, dua, tiga. Itulah E.
Kau suka menari?/ Ya.
Waktunya latihan. Silakan ikuti ucapanku.
Wanita terlebih dulu.
Bagus. Sekarang giliran pria.
Halo?
Kiriman dari Bangkok Kitchen.
Gina.
Sayang! Astaga!
Apa?/ Aku ketakutan lagi malam ini. Pintu sialan.
Kau butuh James-mu yang nakal dan besar ini untuk pulang dan melindungimu.
Oh, ya.
Kau keluar dengan siapa?/ Dengan Richard.
Dari tempat kerja?/ Ya.
Sudahlah. Hentikan.
Kau ingin membuat bayi?
Kau ingin membuat bayi kecil untuk kita?
Mm-hmm, ya.
Aku ingin bayi./ Aku ingin kau memperbaiki pintu balkon.
Pintu sialan itu, ya? Kau tahu?
Kau benar.
Aku akan lepas celanaku, dan akan kuperbaiki pintu itu.
Silakan. Silakan lepas celana, Sayang, lalu perbaiki pintunya.
Baik./ Itu bagus.
Di mana kusimpan peralatanku?
Di mana peralatanku?
Kenapa aku sangat mencintaimu saat kau begitu kacau?
Kau mencintaiku, kan?
Aku hanya ingin tidur di sini.
Pernahkah kau merasa direpotkan, telah merawatku?
Tidak.
Itu membuatku merasa istimewa.
Hei, Gina.
Ini Daniel.
Hai.
Apa kabar?/ Baik.
Kau?/ Baik saja.
Aku baru datang, jadi sebaiknya aku langsung mulai.
Sampai ketemu./ Ya.
Terima kasih.
Kulihat kau bicara dengan Daniel tadi./ Ya.
Sayang kau buta, karena jika kau bisa lihat ukuran paketnya...
Ya, Tuhan.
Maksudku, FedEx tak bisa tangani barang itu.
Aku bicara soal lebar dan panjang./ Hentikan. Karen!
Shh!/ Ingat kembali masa kecilmu.
Pernahkah kau lihat kuda jantan?/ Shh. Hentikan.
Aku serius./ Bagaimana kau tahu?
Astaga. Gina, Sayang, ada darah di kakimu.
Apa?/ Kuambilkan handuk. Ada darah di kakimu.
Apa ini terjadi di kolam?
Karen?
Lucy?
Hei, ada apa?
Sayang, apa yang terjadi?
Ibu akan menyuntik mati Ginger.
Sayang, aku ikut sedih.
Ia salah apa?/ Tak ada.
Ibumu tak bisa menyuntiknya mati jika tak ada yang salah dengannya, Sayang.
Ibu bilang tak bisa menanggungnya, denganku dan bayi yang akan lahir.
Hai, Sayang. Aku pulang.
Apa itu?
Siapa mama barumu?
Kenapa Ginger di sini?/ Aku mengadopsinya.
Apa?/ Jill akan menyuntiknya mati.
Kenapa?/ Ia akan melahirkan bayi.
Maksudnya? Anjing tak bisa disuntik mati karena ingin melahirkan.
Aku tahu. Aku sempat bilang begitu.
Ada apa?
Kau datang bulan.
Ah, sial.
Aku menyesal.
Jangan disesali./ Aku menyesal.
Jangan disesali.
Aku menyesal.
Kau tahu? Ayo kita keluar.
Ayo.
Aku tak apa. Tolong? Astaga./ Ayo.
Halo, Beijing!
Ayo, menari denganku!/ Memang.
Aku sedang menari.
Itu bukan menari. Ayolah./ Aku menari!
Aku tak suka menari. Aku tampak konyol. Kita semua tampak konyol.
Jika kau bisa lihat dirimu, kau akan lihat kita tampak konyol.
Ada apa? Gina!
Permisi./ Maaf. Aku tak bermaksud begitu.
Permisi. Kau menyakitiku./ Sayang, kemari.
Di situ ada kolam renang.
Di situ ada kolam renang. Berhentilah.
Kemari.
Tolong singkirkan itu.
Kubawa keluar sekarang. Ayo.
Di mana toilet?/ Sebelah kanan.
James?
James?
Mencari seseorang?/ Suamiku.
Seperti apa rupanya./ Tinggi dan bermata biru.
Ya, ia...
James?/ Gina. Gina.
Dah!/ Kau dari mana?
Aku di sini saja./ Tidak, kau tak di sini.
Aku hanya berpaling sebentar saja.
Bisakah kita pulang? Bawa aku pulang.
Baik. Mari.
Aku akan mandi cepat./ Baik.
Apa...
Apa-apaan?
Oh! Hei. Berhenti, berhenti.
Ada apa?/ Ada kotoran dan kencing anjing di mana-mana.
Sulit dipercaya./ Ayo, Sayang.
Ginger? Ayo. Tak apa.
Jangan sakiti dia. Kenapa kau lakukan itu?
Karena air kencingnya membasahi kaus kakiku.
Kita mestinya membawanya keluar. Ini bukan salahnya, James.
Satunya penuh kotoran.
Satunya...
Gina, ini tak lucu. Jangan tertawa. Ini tak lucu.
Memang tak lucu. Maaf.
Kau bisa angkat itu?/ Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.