Les 200 premiรจres lignes.
TERVERIFIKASI
Sampai pukul 14.00, sudah ada lebih dari 87.000.
Ada 87.000 obrolan grup?
- Dua kali lipat dari kemarin? - Ini malam Sabtu.
Sudah kuduga, istriku memang luar biasa. Sangat menakjubkan!
Semua ini hasil kerja sistem.
Kecerdasan buatan membuat ribuan grup
dan pesanannya membeludak.
Dulu hanya ada 100 transaksi sehari.
Sekarang, ada 100.000.
Jika dikalikan 12.000 won, artinya 1,2 miliar sehari!
Oke.
- Sudah selesai dikirim? - Astaga. Sialan.
- Siapa kau? - Siapa lagi?
- Aku detektif. Sini tanganmu. - Aku sibuk.
Bajingan iniโฆ
- Tanganmu. - Polisi Bangsat!
- Sini tanganmu. Bagus. - Sakit!
Jangan bawa barang berbahaya.
Kabur?
Dasar berandal. Diam saja.
Kau tak akan kupukul jika menurut.
- Keren sekali! - Hebat!
- Selamat sudah bebas, Bos. - Selamat, Bos.
Mana Jae-chun?
Kak Jae-chun masih di Tiongkok.
Hanya kami bertiga yang tersisa.
Selama aku tak ada,
kudengar bajingan bernama Ma Do-jun mengambil alih Incheon.
Bukan hanya Incheon, Bos.
Dia mengendalikan seluruh negeri.
Ada narkotika baru,
jadi dia mengeruk semua uang di penjuru negeri.
Aku harus beri salam untuk mengenalnya.
Dengan sopan.
Siapa?
Yong-gang dari Incheon.
Katanya kau pasti tahu, Bos.
Yong-gang dari Incheon?
Dia ingin memberi salam dengan sopan.
Dia siapa?
Ini Sektor Dua.
Ma Do-jun sudah pergi. Masuk dan cek barangnya.
Apa?
Dia bilang apa?
Dia bilang apa?
"Dia siapa?"
Yong-gang dari Incheon mengajaknya bertemu,
tapi dia bilang apa?
"Dia siapa?"
Astaga!
"Dia siapa"?
"Dia siapa"?
Kau yakin
ini tempat jaringan narkoba?
Aku sangat yakin.
Ini markas mereka.
Tempat ini.
Songdo, 'kan?
Daerah ini direvitalisasi.
Bos.
Bawalah untuk jaga-jaga.
Aku adalah Yong-gang.
Aku Yong-gang.
Aku mau bertemu Ma Do-jun.
Bisa tolong diulangi, Pak?
Aku datang ingin bertemu Pak Ma Do-jun.
- Atas nama siapa? - Apa?
Sebutkan namamu.
Kim Yong-gang.
Pak Kim Yeong-gwang?
Bukan.
Bukan Yeong-gwang, tapi Yong-gang.
Baiklah. "Yong" seperti doyong.
- "Gang" seperti renggang. - Apa?
Kim Yong-gang. Benar?
Ya.
Sudah terdata.
Pak Ma sedang rapat, jadi mohon tunggu sebentar.
Baiklah.
Selama aku tak ada, aku penasaran
siapa orang yang mengambil alih Incheon.
Apa kau tahu siapa aku?
Kau Kim Yeong-gwang, 'kan?
Bukan Yeong-gwang, tapi Yong-gang.
Namaku adalah Kim Yong-gang.
Wajar jika aku salah. Baiklah, Kim Yeong-gwang.
Salah lagi!
Pak Yong-gang. Benar?
Incheon itu daerah kekuasaanku.
Selama aku di penjara,
kau cuma menangani daerahku sementara.
Aku tak berniat merebut jaringan kalian begitu saja.
Jika pengalamanku dan keahlianku
digabung dengan caramu berbisnis,
bukan cuma Incheon, kita bisa menguasai seluruh negeri.
Maka dari itu,
mari jalankan ini bersama.
Berani kau?
Dia kenapa?
Kau lihat apa?
- Sial. - Tahan, Kak!
Kau tertawa?
Yang benar saja.
Pak.
Sudah keluar penjara, mulailah hidup baru. Kenapa kau masih begini?
Kau memukulku?
Berhenti menonton film. Astaga, itu film zaman kapan?
Siapkan rapat berikutnya.
Rapat berikutnya?
- Mulai hidup baru. Semangat, Yeong-gwang! - Kauโฆ
- Yeong-gwang lagi? - Senang berjumpa!
- Semangat! - Kau salah lagiโฆ
- Pasti sengajaโฆ - Ayo, Pak.
Aku iniโฆ
Pak Hwang!
Ini barang buktinya.
- Tangkap semuanya! - Siap!
Berengsek mereka semua.
Hei, halau mereka!
Tangkap!
Jangan bergerak!
Sial!
Detektif Lee, minta borgol. Diam!
- Pegang yang erat. - Ini tak akan lama.
Tiga ekor lagi.
Bandar bajingan!
Dasar sinting!
Hei!
Kemari kau.
Hei, kau baik-baik saja?
Ma Do-jun.
Tunggu sebentar.
Tunggu dulu.
Sisa satu untukmu.
- Benar untukku? - Tentu saja.
Kalau begitu, aku pakai ini.
Bajingan!
Dasar berandal.
- Kemari kau. - Sialan!
Tangkap dia!
Bajingan pengecut ituโฆ
- Buang pisaumu. - Tembaklah.
Buang pisaumu. Kau sudah tamat.
Dasar tolol.
Sialan.
Diam!
Tamat riwayatmu, Bajingan.
Ini Sektor Dua. Sektor Satu, jawab.
Ini Sektor Satu.
Ini hari kedua pengintaian.
Target sangat sensitif.
Jangan buat kesalahan sedikit pun.
Target muncul.
Tetap di posisi.
Kami akan masuk.
Tidak, tetap di posisimu.
Target kembali.
Sudah masuk perangkap. Akhirnya masuk!
Operasi dimulai.
- Jangan buat kaget. Tenang. - Perlahan. Tenanglah.
Ke sebelah sini.
Tenanglah.
Dari luar, ia terlihat sehat.
Ia akan kubawa ke klinik dan cek menyeluruh.
Dokter, terima kasih untuk hari ini.
Tak perlu berterima kasih.
Ini soal menyelamatkan nyawa.
Tentu harus saling bantu.
- Mau pergi saja? - Silakan jika Ibu mau pergi.
Aku akan tetap di sini.
Ayo pergi. Ini waktunya pergi bimbel.
Lebih penting bimbel atau Ayah?
Putri Ayah!
Ayah!
Have nice day!
Hei, maaf.
Yeon-ju, maaf Ayah telat.
- Apa kabar? - Minta maaf terus.
Sudah kubilang, aku ada konsultasi dengan klien.
Waktumu 15 menit lagi.
Ayolah, jangan begitu.
Kami sudah dua minggu tak bertemu.
Tiga puluh menit.
Tiga puluh menit. Oke?
Yeon-ju.
Mau menyerukan salam kita?
- Keadilan? - Pasti menang!
- Penjahat? - Pasti tertangkap!
- Baikโฆ - Dihormati.
- Jahatโฆ - Dihukum.
Hore!
Ya!
Pertemuan ayah dan anak yang mengharukan.
Kalian memang kompak.
Oke, kuberikan bonus. Aku kembali sejam lagi.
Hore!
Oh, iya. Dog Doctor apa kabar?
Bukan itu namanya. Dokter Anjing. Dia apa kabar?
Jika tak bisa bahasa Inggris, tak usah berusaha.
No comments yet. Be the first to leave one.