The Time Traveler's Wife

The Time Traveler's Wife

Télécharger le sous-titre en Indonesian

Saison 1

Informations sur la version

The Time Travelers Wife S01E02 Semua HMAX WEB-DL WebRip
Un commentaire de alfky
HBO GO Retail, Resync untuk rilisan HBO MAX

Tags

Web-DL
web-dl
webrip
web
WEB-DL
BRip
Publié le: 2022-05-23
Téléchargements: 78
Malentendants: No

Aperçu des sous-titres Indonesian

Les 200 premières lignes.

Dia bisa pergi ke masa kapan pun.

Masa lalu, masa depan.

Biasanya dalam rentang hidupnya.

Biasanya begitu, tapi tidak selalu.

Galeri Seni Modern Brome mengundang Anda…

Untuk tur Amerika abad ke-19…

Aku tak bisa menahannya, tak bisa mengendalikannya.

Perjalanan waktu terjadi begitu saja padaku.

Sial!

Itu berbahaya, tentu saja.

Terkadang tak apa-apa. Kau menerimanya.

Terkadang sulit.

Tapi bahayanya bukan yang terburuk.

Natal adalah yang terburuk.

Henry usia 8 tahun

Ibu kira sudah menyuruhmu memakai mantel, Henry.

Salju turun.

Seseorang harus menjemput Ayah dari bandara…

Karena kita ingin Ayah pulang untuk Natal, 'kan?

Ya.

Ada masa-masa dan hari-hari yang terus dia kunjungi.

Maksudku, dia tidak bermaksud begitu, dia tidak bisa menahannya.

Khususnya suatu hari.

Hai.

Henry usia 8 tahun

Henry usia 8 tahun dan 24 tahun

Saat dia kembali dari sana, aku selalu tahu begitu melihatnya.

Dari wajahnya.

- Sudah pakai sabuk pengaman? - Ya.

Henry usia 8, 24, dan 38 tahun

Ini seperti gravitasi. Konsepnya seperti itu.

Makin besar sesuatu, makin besar tarikan gravitasinya.

Menarik benda-benda lebih kecil, kemudian mereka mengorbit…

Dan berputar-putar.

Henry usia 8, 24, dan 38 tahun

Henry usia 8, 24, 38, dan 39 tahun

Aku mengalami hari-hari besar dalam hidupku…

Seperti kebanyakan orang.

Momen-momen penting.

Perbedaannya bagiku adalah aku terus kembali.

Henry usia 8, 24, 38, 39, dan 23 tahun

Henry usia 8, 24, 38, 39, 23, 22, dan 34 tahun

Kau kembali ke masa lalu begitu tertabrak.

Kurasa itu refleks.

Hanya itu yang sempat dilakukan tubuhmu.

Aku tahu kau akan melakukannya, tapi kau tak perlu melihat.

Ibu!

Kau akan kembali. Jangan…

Lihat.

Ibu!

Ibu!

Ibu!

Ibu!

Henry usia 8, 24, 38, 39, 23, 22, 34, 28, dan 25 tahun

Ibu!

Henry usia 8, 24, 38, 39, 23, 22, 34, 28, 25, 27, dan 32 tahun

Ibu!

Ibu!

Ibu!

Kau punya ibu dan ayah?

Tentu saja.

Semua orang punya.

Seperti apa mereka?

Mereka hebat.

Mereka ibu dan ayahku, tentu saja hebat.

Apa pekerjaan mereka?

Ayahku bermain biola, dan ibuku dahulu penyanyi.

Kenapa dia berhenti?

Siapa bilang dia berhenti?

Kau bilang "dahulu".

Masih.

Maksudku masih.

Kau tampak sedih sekarang.

Benarkah?

Kenapa kau sedih?

Kau tahu apa bagusnya sedih?

Tidak ada.

Semua orang yang bahagia sama saja.

Tapi yang sedih berbeda.

Jika kau ingin bersenang-senang dengan seseorang…

Pastikan kau membuat mereka bahagia.

Tapi jika ingin mengenal mereka…

Cari tahu kenapa mereka sedih.

Kenapa kau sedih?

Apa karena ibumu berhenti bernyanyi?

Akan kujelaskan suatu hari nanti. Tapi tidak hari ini.

Kapan?

Saat manusia hijau memberimu kopi pisang di tepi Danau Como.

- Jangan konyol. - Aku serius.

Manusia hijau, kopi pisang, Danau Como. Saat itu akan kukatakan.

- Kau hanya mengatakan hal-hal bodoh. - Aku bersumpah tidak.

Berengsek.

Berengsek.

Henry usia 28 tahun, Clare usia 20 tahun

Apa yang kulakukan?

Aku tak melakukan apa pun, hanya duduk di sini.

Aku bahkan tidak melihatnya.

Ya, aku bisa merasakan kau tidak melihatnya.

Pintu terbuka ke kiri di danau.

Kenapa selalu gadis pirang?

Pacarku pirang. Ini caraku untuk tetap setia.

Secara teori, aku pacarmu.

Menurut perkataanmu, kau pacarku.

Menurut perkataanmu.

Menurut diriku di masa depan yang bergaul denganmu…

Di hutan saat kau masih kecil.

Aku tidak memercayai pria itu.

- Dia adalah kau. - Kita berdua tahu aku seperti apa.

Lalu apa yang kita lakukan di sini hari ini?

- Perhentian berikutnya… - Maaf.

Pintu keluar menuju Lyric Opera, Chicago.

- Kencan kedua. Makan siang. - Kenapa makan siang?

Karena di kencan pertama, kita mabuk dan bercinta.

Kuharap makan siang akan memberi interval percakapan…

Sebelum kita mabuk dan bercinta lagi.

Seperti itulah hubungan, aku sudah mencari tahu.

Tidak. Siapa bilang ini hubungan?

Masa depan berkata begitu. Kau tak punya pilihan.

- Kau tak keberatan? - Tentu, kenapa tidak?

Kau tak pernah coba melawannya, memilih jalanmu sendiri?

Ya, tentu saja, aku sudah mencoba.

Aku akan turun dari kereta. Permisi.

Kurasa kau ada benarnya. Maaf.

Aku tak sepertimu.

Aku tak berlari di jalur atau pergi ke tempat yang diperintahkan.

Terutama, jika kau tujuannya…

Karena ini masalahku.

Aku sudah menunggumu sejak usiaku enam tahun…

Dan ternyata, setelah semua waktu itu…

Setelah semua penantian itu, aku tidak menyukaimu.

- Kenapa tidak? - Kau mengencani orang lain.

Kau tidak menyukaiku, tapi ingin aku untuk dirimu sendiri?

Aku sama sekali tidak menginginkanmu.

- Kau tidur denganku. - Ya, dan itu seperti dongeng.

Aku tak mendengar keluhan apa pun.

Aku mencium katak, dan dia tetap menjadi katak.

Kau jelas tetap menjadi seorang putri.

Apa maksudnya itu?

Entahlah, itu terasa agak cerdas.

Ini Quincy Street. Pintu terbuka di sebelah kanan.

- Kupikir itu cerdas. - Terima kasih.

Clare!

Kenapa kau mengikutiku?

Kenapa kau turun dari kereta?

Karena aku memutuskan untuk turun. Karena itu pilihanku.

Masa bodoh dengan apa kata masa depan.

Ada apa denganmu? Kenapa kau tidak melawan?

Karena itu mustahil.

Karena lihat di mana kau sekarang.

Lihat di mana kau berdiri.

Ini perhentian kita. Aku tidak mengikutimu…

Kita memang akan turun di sini.

Begitulah cara kerjanya.

Tepat seperti itu.

Apa pun yang kau putuskan…

Memang akan kau lakukan.

- Tidak. - Ya.

Aku sudah coba mengubahnya, percayalah. Kau tak bisa.

Di mana kita akan makan siang?

- Di sana. - Baiklah.

Lihat kafe itu?

- Aku akan pergi ke kafe itu. - Apa? Kenapa?

Karena, Henry, bagaimana pun caranya, aku akan turun dari kereta.

Lihat aku. Ini aku mengubah masa depan.

Latte pisang?

Aku tak memesan latte pisang…

Apa itu Danau Como?

- Kurasa begitu. - Baiklah, kalau begitu.

Jika bukan pertanyaan pribadi, kenapa kau berwarna hijau?

- Aku meminum kopinya. - Benarkah?

Tidak, aku hanya bersikap lucu.

Aku penghibur anak-anak.

- Sekarang? - Pukul 16.00 hari ini.

Aku sedang bersiap.

Kau tidak memesan latte pisang.

Tidak masalah, itu tidak bisa dihindari.

Aku jahat kepadamu.

Ya.

Kau sendiri cukup menyebalkan…

Tapi aku juga jahat.

Kenapa kau masih di sini?

Karena perjalanan waktu menyuruhmu?

Sebagian besar hal yang ditunjukkan perjalanan waktu itu menyeramkan.

Aku tahu hal sangat buruk akan datang, Clare.

Aku tahu aku akan ketakutan dan berdarah…

Dan aku tahu suatu hari nanti, aku tak akan selamat.

Satu-satunya hal tak menakutkan yang disampaikan perjalanan waktu…

Adalah suatu hari di masa depan…

Aku akan menikahi wanita berambut merah yang fenomenal.

Rasanya senang sekali dikategorikan sebagai jenis rambut.

Betapa istimewanya aku.

Yang saat ini membenciku.

Aku tak membencimu.

Tidak, aku memang membencimu…

Tapi itu kebencian yang bagus.

Begitu? Yang bagus itu seperti apa?

Yang membuatku ingin bercumbu denganmu di meja ini…

- Hanya untuk menutup mulut bodohmu. - Kita bisa…

Tidak, dengarkan aku.

Aku tak bisa menahan diri.

More Indonesian subtitles for The Time Traveler's Wife

Commentaires

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left