Misdirection

Misdirection

Télécharger le sous-titre en Indonesian

Informations sur la version

Misdirection 2026 720p BluRay x264 AAC-[YTS BZ]
Un commentaire de BndrST
No Resync. Yang mau kasih traktiran: trakteer.id/BndrST

Tags

bluray
Publié le: 2026-02-22
Téléchargements: 162
Malentendants: No

Aperçu des sous-titres Indonesian

Les 200 premières lignes.

Namanya David Blume.

Pidatonya dimulai pukul 19.00. Makan malam setelah itu.

Dia berangkat pukul 18.30.

Dia selalu tepat waktu.

Aku sudah hubungi kantornya dan mengonfirmasi seluruh reservasi.

Aku rasa dia akan pulang paling cepat sebelum pukul 10.00.

Oke, momen penentuan. Ini dia.

Kita sudah masuk.

Oke.

Ya, itu dia.

Bingo.

Dia berangkat ke acaranya. Sambungkan ke sistem alarm.

Aku tak bisa melihat apa-apa. Itu terlalu kabur.

Tenanglah. Sabar.

Baiklah. Apa yang kau inginkan?

Tepukan di punggung?

Maksudku, mungkin sesuatu yang lain?

2, 4, 7, 1.

Oke.

Dapat.

Jam itu saja harganya $15,000.

Tunggu, ke mana dia pergi?

Dia tidak melewati pintu.

Mari lihat apa yang kita hadapi.

Oke. Beberapa kamera di dalam dan di luar,

Itu sangat mudah.

Apa dia punya kamera di kantornya?

Mari kita cari tahu.

Pengacara Ternama dan filantropi, David Blume,

Memperoleh $37 juta untuk dana bantuannya.

Sesuatu yang layak berada di sana.

- Di brankas? Itu pasti. - Ya.

Kau tahu aku suka brankas.

Aku akan merindukan menjadi ahli dalam sesuatu.

Aku juga. Ingat, kita sudah sepakat.

Ini yang terakhir.

Tentu.

Dan kita menyimpan yang terbaik untuk yang terakhir.

Astaga.

Ponsel itu kotor.

Begitu banyak kemungkinan.

Bagaimana kau temukan orang ini?

Kau lakukan tugasmu, sayang. Aku melakukan tugasku.

Aku rasa ini waktunya beraksi.

Kau siap?

Kau tahu itu.

Aku sempat percaya bahwa kecanduan adalah pilihan.

Bahwa jika seseorang menginginkannya, mereka bisa berhenti dengan mudah.

Aku salah.

Aku salah besar.

Kecanduan adalah penyakit yang kejam dan mengerikan...

...yang memiliki kapasitas untuk menghancurkan kehidupan manusia.

Untuk mengacaukan keluarga,

Pekerjaan,

Untuk melukai anak-anak kita.

Itu adalah penyakit yang pernah menghancurkan hidupku,

Kehidupan pribadiku,

Diantara keluargaku, temanku,

Dan diantara rekan-rekanku.

Itu alasan kenapa aku tak kenal lelah dan terus menerus...

...berjuang dan mendukung yayasan menakjubkan ini,

Serta pendirinya, teman baikku Meghan Thomas.

Itu alasan kenapa malam ini aku donasikan tambahan $250,000,

Terhadap yayasan menakjubkan ini.

Melalui rasa empati dan kegigihan Meghan,

Dia selamatkan ratusan hingga ribuan nyawa dan keluarga.

Dia membawa orang kembali dari ambang kehancuran.

Dan untuk alasan ini aku...

...dengan bangga untuk mengundang ke panggung ini...

Temanku, dan salah satu pahlawanku,

Meghan Thomas.

Terima kasih, David, atas donasinya yang murah hati.

Seperti yang kita semua tahu,

Kecanduan bisa hidup di dalam diri kita semua.

Ini milikmu.

Tiga jam hingga penerbangan kita menuju kebebasan.

Lebih dari cukup.

Mau aku memberimu waktu berduaan?

Diamlah. Dia membantuku berpikir.

Aku serius. Maksudku, jika kalian mau berbincang,

- Aku akan memberi kalian waktu, dan... - Kau hanya cemburu.

Dengan dia? Dia bukan tandingan ku.

Dia tidak ikut dengan kita.

Aku bercanda. Masukkan dia ke tas.

- Dia sangat berarti untukmu. - Tidak.

Waktunya untuk melepaskan.

Kau yakin?

Awalan baru.

Mari lakukan ini.

Baik. Aku temui kau di luar. Waktunya membuat ini menghilang.

Ya.

Ayo, Bob.

Oke.

Aplikasi keamanan rumah...

...dimatikan,

Dan kita siap memasuki rumah.

Apa yang bisa kau lakukan tanpaku?

Waktunya beraksi.

- Bisa kita pergi? - Ya. Ayo.

Ayo. Kita aman.

Oke.

Kita sudah masuk.

Ayo.

Jangan lupa arlojinya.

Oke.

Ayo, sayang. Benar begitu.

Halo, menawan. Mari bersenang-senang.

Kau memang penjelajah dunia, Tn. Blume.

Dia pulang!

Sial.

Tidak.

Salah rumah.

- Jason! Kau tak apa? - Bajingan!

- Dia menembakku! - Kau tak apa? Biar aku lihat.

Bajingan. Bajingan.

Bajingan! Bajingan!

Biar aku membantumu.

Oke. Oke. Biar aku lihat lukanya.

Kau membawa senjata? Apa?

Kenapa dia di sini? Kau bilang sudah konfirmasi jadwalnya.

Sudah. Aku tak tahu kenapa dia di sini.

Tidak, tidak, tidak. Topengku... Pasangkan itu di lukaku.

- Oke. - Cepat.

- Jangan panik. Sebentar. - Baiklah. Bajingan.

Kita harus mengambil barang kita lalu pergi sebelum dia bangun.

- Oke. - Aku bisa sendiri.

- Tolong. Ayo, ayo. - Oke. Oke.

Tidak, tunggu, tunggu. Kita tidak bisa.

Kita harus bereskan ini. Oke?

Kita bawa dia ke kamarnya.

Ayo. Oke.

Berikan aku tali.

Oke, ini. Kita ikat dia.

Oke.

- Oke. - Aku bisa...

- Ayo. - Ya.

Hei, Jason.

Ayo pergi.

- Dia melihat wajahmu. - Aku tidak peduli.

Kita punya dua pilihan.

Ya. Pilihan pertama, kita pergi dari sini...

...dan mengejar penerbangan kita menuju kebebasan.

Pilihan kedua, kita tinggal. Kita tertangkap dan masuk penjara.

Kenapa kita berdebat sekarang?

- Kita tak bisa pergi begitu saja. - Kenapa tidak?

Bicaramu tak masuk akal.

- Aku takkan ke mana-mana. - Kau akan menyesali ini.

Sara!

Opsi pertama, kita pergi. Kita memanggil polisi.

Dia akan bisa mengidentifikasimu, tapi itu tidak penting,

Karena darahmu di mana-mana.

Mereka akan mendapatkan itu, mengujinya.

- Datamu ada di sistem kepolisian. - Kita bisa bersihkan itu.

- Aku bisa gunakan pemutih. - Tidak, tidak, tidak.

Itu hanya masalah waktu sebelum mereka melacak kita.

Dan saat mereka melakukan itu, kau akan celaka!

- Dan jika... - "Jika"!

Jika mereka temukan kita.

Dengar. Kita tetap sesuai rencana.

Kita naik pesawat ke Cancun.

Tapi saat kita sampai di sana, kita pergi ke selatan.

Kita bisa naik kapal menuju ke pesisir,

Tanpa terdeteksi, lalu pergi ke Belize.

Saat kita di sana, aku akan pesan reservasi di tempat lain,

Misalnya Kota Meksiko.

Jika mereka mengikuti kita,

Itu akan cukup mengalihkan mereka dan mengulur waktu untuk kita.

Memulai hidup baru.

Pilihan kedua.

Kita menutupi jejak kita,

Dan kita tinggalkan dia tanpa suara.

Tak ada yang boleh tahu apa yang terjadi di sini selain kita.

Aku selesai dengan percakapan ini.

Aku tak mau kehilangan kau!

- Tidak akan. - Omong kosong!

Dengan catatan kriminalmu, kau akan dipenjara 20 tahun lebih!

Kita tidak akan membunuh dia.

Aku habiskan seumur hidupku sendirian.

Aku tak bisa melakukannya lagi. Aku tidak mau.

Aku lebih baik mati.

Aku takkan pernah melepasmu.

Bajingan.

Keparat!

Dasar...

- Waktumu dua menit, koboi. - Diam.

Mereka datang untukmu.

Aku tidak tahu apa yang kau cari.

Idiot.

- Apa yang terjadi? - Tombol panik.

Aku harus memikirkan ini.

Ya.

Kau cantik.

- Sungguh? - Ya.

Waktumu tidak banyak.

Aku bisa memberimu lebih banyak uang...

Jangan bicara. Jangan bergerak.

Atau aku akan menembakmu.

Sungguh?

Jangan gagal sekarang.

Sial.

Commentaires

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left