Les 200 premières lignes.
MIRAL
Berdasarkan kisah nyata. Diangkat dari buku karya Rula Jebreal.
Miral adalah bunga mawar merah. Bunga ini tumbuh disisi jalan. Kamu mungkin telah melihatnya jutaan kali.
Namaku Miral Shahin
Aku lahir di tahun 1973,
Tetapi kisahku sesungguhnya dimulai di tahun 1947 bermula dari Hind Husseini
Hari Natal tahun 1947
Hind, ini keponakanku, Eddie
- Halo - senang bertemu dengan Anda. Anda bisa berbahasa Arab?
Sesungguhnya tidak
Pada dasarnya, Aku hanya bisa mengatakan
"How do you do" dalam dua cara seperti itu
- Bolehkan aku menyiapkan piring untukmu - Ya, silahkan
- Ini benar bukan? - Terima kasih, hebat
Aku sangat bahagia menyambut kalian semua
pada Hotel American Colony
Dan terima kasih pada Gubernur Khatib dan teman2 Palestina
dan teman2ku orang Yahudi Amerika dan keponakanku Eddie
Terima kasih karena telah berada disini bersamaku pada kesempatan sepesial ini
Dan... ucapan terima kasih yg spesial untuk keluarga Husseini
karena membawa, seperti setiap tahun, pohon indah ini.
Apa yg sangat spesial dari pohon ini adalah setiap tahun
kita memasangnya kembali
Tempat ini selalu menjadi mata air bagi semua orang
Dan aku tahu ini sangat berat untuk tidak berbicara tentang politik
pada saat ini sulit bagi negara ini dan bagi kita semua.
tetapi, paling tidak malam ini
biarlah kita membuang semua masalah kita dan menikmati kegembiraan kita.
Selamat Natal!
Mama!
Kita harus memberi makan mereka.
Berapa banyak yang kau punya?
Sekitar 200. Dan mereka terus berdatangan
Deir Kassim, Lubia, Shajara, Ramle.
Seluruh desa sedang dihancurkan menjadi puing-puing.
Liga Nasional meminta agar kamu dapat mengambil anak2
yang telah ditinggalkan.
Kami tidak tahu dimana keluarga mereka
Mereka begitu banyak.
Mereka telah ada di sini
Aku telah menjual barang2ku dan juga sebagian besar milik Ibuku.
Kau tahu, kita harus melakukan sesuatu. Kita harus menjadikan tempat ini lebih besar.
Kita perlu izin bangunan, kita perlu mungkin untuk tambahan bangunan lainnya.
Kita membutuhkan bantuan.
Ada akan pajak.
Tidak ada usaha dijalankan tidak ada ijin dikeluarkan di kota ini.
tanpa menyumbang sesuatu untuk Dar El Tifl.
Ini aku dapat menjamin kamu.
Terima kasih.
Nama yg bagus untuk sebuah sekolah.
Rumah untuk anak-anak.
Mungkin keluarga mereka dapat menemukan mereka di sini.
Nona Husseini, selamat pagi Senang melihatmu di sini.
Terima kasih, aku harus berbicara dengan Sheik Bin Jassem Sabbah.
Permisi
Permisi, Nona Hind Husseini. Dia di sini utk menemuimu.
As-Salamu Alaykum.
Alaykum-us-Salam.
Nona Husseini, Aku kenal Ayahmu Seorang yg hebat
- Silahkan - Maaf karena aku menyela
Saya perlu waktu 5 menit
Ada yg sangat penting yang ingin saya tunjukkan.
Silahkan, kami tak berkeberatan.
Silahkan Apa yg bisa saya bantu?
Ini sangat penting. Dengan segala hormat, 10 menit.
Ada anak2 dari semua sudut Palestina
Setiap hari terus bertambah
55 menjadi 900 dan anak2 ini membutuhkan kita
Dan kita membutuhkan mereka.
Tidak menjadi anak2 yg tumbuh dalam kelaparan dan tanpa perhatian.
Tapi menjadi orang dewasa yang kuat dan berpendidikan baik.
- Siapa yg membiayai ini semua - Saya
Anda tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah negara Arab lainnya?
Kami tak ingin pemerintah manapun menginterferensi
Kami memiliki sedikit uang dari warga sipil.
Tujuan kami adalah mendidik anak2 ini dan memberi mereka harapan.
Saya membutuhkan Anda.... untuk memberi mereka harapan
- Miss HUsseini. bolehkan aku memanggilmu Hind - Tentu
Ini ibuku.
Putrimu terhormat, tidak hanya dikenal memiliki nama baik di negerimu sendiri
tapi juga diseluruh dunia Arab.
Dan biarlah Allah menjadi saksi.
Aku akan melakukan apa saja Aku dapat membantumu
Terima kasih Terima kasih
Dia adalah gubernur militer dan sekarang menjadi satu2nya penguasa
untuk Jerusalem Timur dalam hukum Israel.
Ini perintah: Untuk warga Jerusalem Timur.
mulai sekarang ditetapkan adanya jam malam mulai jam 7 malam sampai jam 7 pagi
surat yg sah hanyalah surat yg dikeluarkan oleh pemerintah militer
Serahkan semua senjata
Siapa menyembunyikan senjata atau tentara musuh akan dipenjara
- Ya? - Aku disini utk bertemu dg Hind HUsseini
Permisi! Maafkan karena menyela.
Saya Kolonel Edward Smith. Tentara Amerika utk PBB.
Senang bertemu denganmu Kolonel Smith.
Eddie. Apa yg bisa saya lakukan utkmu?
Aku hanya ingin berkata halo.
Aku ditempatkan di sini sekarang, tinggal di rumah bibiku.
Sepertinya aku tak percaya pada mataku. Ini sudah begitu lama.
Ya sangat lama
Kami memiliki TK, SD, Sekolah menengah,
dan juga asrama
- Bagaimana kabar saudaramu. - Dua dari mereka ada di sini
Aku tak pernah bertemu Khalid, Amin atau Ali sejak perbatasan ditutup.
Baik, apa yg telah kamu lakukan sungguh luar biasa.
Aku banyak menerima bantuan.
Tapi sekarang dengan adanya pendudukan militer Israel.
menjadi sangat sulit.
Aku membutuhkan surat2 dan ijin utk melewati pos pemeriksaan.
Aku tak dapat pergi ke desa2 Dimana aku harus menjemput anak2 yatim.
dekat Bethlehem, Ramallah, Jericho, Nablus
Ijinkan aku berusaha memperbaikinya.
Aku selalu berpikir ini hebat.
cara keluargamu memasang kembali pohon natal
Kami selalu melakukannya
Jadi, apa gunanya perayaan natal
bila kita membiarkannya mati.
- Kamu tak pernah menikah - Tidak
Tapi aku memilik 2.000 anak perempuan
Yg besar peduli pada yg kecil, Itulah caraku.
Bayi ini ditinggalkan di pintu gerbang masjid.
Terima kasih.
Eddie, ini Jamal Shahin, salah satu Imam kita di Masjid Al Aqsa.
- Senang bertemu denganmu. Menyenangkan. - Senang juga bertemu denganmu
Dia juga membantu taman ini.
- Anda melakukan pekerjaan hebat. - Terima kasih
Nona Hind
Apakah kamu suka dengan nama Hidaya
Cantik! Nama yg bagus.
Aku ingin gadis2 ku menjaga Identitas kepalestinaan mereka.
Aku ingin mereka tahu dari mana mereka berasal
dan bangga dengannya.
Kaktus dan batu itu sangat indah.
Mereka
Batu-batu menjadi rumah
dan kaktus2 itu menjadi pagar yg memisahkan rumah
Ini benar2 sebuah desa.
Aku tahu kamu sibuk dengan sekolah, tapi....
...jangan menjadi orang asing dan menulislah utkku
- Beri aku selalu informasi - Akan kulakukan
Terima kasih, Eddie. Aku tak akan melupakan bantuanmu.
Kita harus keluar dari sini. Ayolah.
Aku janji
Aku dapat menemukan pekerjaan Aku dapat mengurus kita
Apa yg kau lakukan
- Aku akan pergi dari sini - Apa yg kau bicarakan?
Aku meninggalkan omong kosong ini. Kamu tahu apa yg kubicarakan
Kamu tahu apa yg telah suamimu lakukan selama ini padaku
Aku tak tahu apa2. Kita dapat membicarakan ini.
Ya? Membicarakan apa?
Cukup hentikan dia! Sebab korban berikutnya adalah dia
Biarkan dia pergi.
Bangsat!
Aku perintahkan padamu! tetap ditempatmu!
- Pergi, bangsat. Pergilah ke neraka! - Diam!
- Biarkan dia pergi - Kamu telah melindungi diriku
Nadia! Nadia! Ambil ini
Pergi
Kamu baik2 saja?
- Makanlah - Aku tidak lapar
Sssh....
Ok.
Terima Kasih.
Ssssh.. Ok! Kamu akan baik2 saja
Tinggal beberapa hari lagi dan setelah itu akan dilepaskan, OK?
Berapa lama kamu jadi pecandu minuman?
Apa yg membuat kamu berpikir begitu
Aku seorang perawat dan kamu berbau alkohol
Aku tak tahu kapan memulainya tapi aku tahu mengapa
Namaku Fatima. Siapa namamu?
Nadia.
Dari mana kamu Nadia?
Jaffa
Apa yg kau lakukan di sini?
Enam bulan utk memukul hidung seorang perempuan.
Samih al-Qasim menuliskannya
- Siapa kamu? - Aku telah memberitahumu.
Namaku Fatima Aku seorang perawat.
Aku seorang perawat yg baik.
Kepala perawat dari sebuah bangsal.
Bantu aku utk melarikan diri
Kita tahu bahwa semua tentara yang terluka di rumah sakit ini.
akan menjadi tahanan perang.
Aku pikir jika anak itu datang dari Yordania utk berperang
bagi rakyat Palestina.
hal terkecil yg dapat aku lakukan adalah membantu dia pulang.
Ikuti aku.
Aku ditembak di tempat.
Tiga hukuman seumur hidup untuk membantu tentara2 melarikandiri.
Tidak. Ini bukan untuk itu.
Setelah tertembak, aku tak tahu kemana harus pergi atau apa yg harus kulakukan.
Aku tahu aku Aku ingin mereka terluka seperti yg aku alami.
Jerusalem Timur telah berada dibawah pendudukan militer
Aku merasa aku harus melakukan sesuatu.
Membutuhkan waktu lebih dari sebulan bom itu tiba dari Lebanon.
Jadi aku melakukan ini, lebih mudah bagiku bagiku seorang perempuan.
- Satu tiket - Telah dimulai
OK. Aku telah menonton sebelumnya.
Tahanan dipersilahkan berdiri dan mendengar keputusan pengadilan.
Dapatkah kau mengerti aku?
No comments yet. Be the first to leave one.