Ang unang 200 linya.
Dia tampak senang.
Aku senang karena
aku suka kekacauan.
Ini pertempuran tanpa akhir melawan kekacauan.
Aku ingin hal-hal jadi lebih sederhana. Tak tahu caranya.
Bayi sebentar lagi lahir, dan ini akan lebih kacau.
Astaga. Terlalu banyak barang.
Halo, aku Marie Kondo.
Misiku adalah:
Memercikkan kebahagiaan di dunia melalui kerapian.
Pakar kerapian terkenal di dunia, dan penulis buku laris, Marie Kondo
berdedikasi untuk menginspirasi dunia untuk bahagia dengan Metode KonMari.
Metode KonMari unik karena
aku mengorganisir berdasarkan kategori, bukan lokasi.
Dalam Metode KonMari, kita merapikan lima kategori berurutan.
Pertama pakaian.
Tidak sampai.
Berikutnya buku.
Goyang sedikit dan bangunkan.
Lalu kertas.
Aku tak bisa rapikan kertas.
Kategori terbesar adalah komono .
Komono adalah dapur, kamar mandi, dan garasi,
semua yang serba-serbi.
Akhirnya, barang sentimental.
Sulit untuk melepasnya karena aku suka yang ini.
Ini sulit dan aku tak mau
membuangnya.
Tapi aku ingin bijak soal ini.
Sejak dia melangkahkan kaki ke rumah kami,
kehadiran amat terasa.
Dia ingin melihat tempat ini berubah.
Marie membawa banyak kegembiraan ke rumah kami.
Ini mengagumkan.
Kau manis, aku mencintaimu.
Kau manis, aku juga mencintaimu.
Ini adalah air mata bahagia.
Terima kasih atas yang kaubawa ke rumah kami.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Proses merapikan memberikan peluang unik
untuk memahami apa yang terpenting dalam hidup seseorang.
Dalam episode ini, Anda akan bertemu Aaron dan Sehnita.
Ikuti aku saat bantu keluarga ini ciptakan rumah ideal mereka.
Ayah, bisa kita pergi ke Toys R Us?
Tidak, Ashton. Kita membuang barang, bukan menambah.
Dan bahagia dengan yang kita miliki.
- Baik. - Oh.
- Hai. - Hai. Senang bertemu kau.
- Aku Marie. - Senang bertemu kau.
Hai, senang bertemu kau. Aaron.
Aku harus coba. Hajimemashite.
Sehnita desu.
Hai, aku Iida, penerjemah Nona Marie.
Hai, Iida. Penerjemah Nn. Marie. Senang bertemu.
Dan Natalia berusia dua setengah tahun.
Dia sedang tidur siang.
Oh, wah.
- Putriku juga dua tahun. - Sungguh?
Dan satu tahun.
- Putrimu berusia satu dan dua tahun? - Ya.
Dan kau rapi?
Kita tak punya alasan. Baiklah.
Kita tak punya alasan.
KELUARGA MATTISON
Aku Sehnita.
Aku Aaron.
Kami Mattison.
Kami sudah menikah 17 tahun.
Kami bertemu pada tahun ketiga di Universitas Michigan.
- Kupikir... - Akhir tahun ketiga,
awal tahun keempat.
Mulai kencan pada tahun keempat,
kami memutuskan ingin perubahan tempat, iklim
waktu untuk dapat cuaca lebih baik.
Kami ke Los Angeles dan tinggal di sini.
Ada apa?
Kami hidup dengan dua anak kami.
Kami punya putra usia tujuh setengah tahun, Ashton
dan Natalia berusia hampir tiga tahun.
Kami di sini dan menyukainya,
dan kami berencana lama di sini.
Ada pemikiran, kami punya banyak cinta untuk diberikan,
kami tinggal di rumah yang bagus, bagian dari distrik sekolah bagus.
Kami punya banyak peluang untuk punya bayi lagi,
tapi kekacauan ini terasa berat.
Ini luar biasa.
Kita harus lakukan pembersihan besar-besaran
sebelum melanjutkan.
Ini ruang yang paling sering dipakai
Seperti, dapur, ruang tengah.
Banyak waktu yang dihabiskan menonton TV, bermain.
Oke, aku melihat sebagian masalahnya.
Ya, kau juga melihat sebagian masalahnya.
Kami sudah di sini tujuh tahun.
Tapi ini pertempuran tanpa akhir melawan kekacauan.
Kami punya barang,
dan barang-barang itu mengambil ruang di rumah kami dan...
Mereka menyebar.
Bertambah dan rumah kami segera jadi berantakan.
Jika kami punya ruang yang terbuka,
itu akan segera terisi.
- Kau juga memenuhi ruang. - Ya, ya.
Ini harus pergi.
Lihat ada tempat terbuka! Bagaimana jika di sana?
Ya.
Aku merasa kekacauan ini seperti blok besar.
Tapi ditambah dengan tekanan untuk membersihkan rumah.
Sulit untuk berpikir melakukan hal lain
karena selalu merasa harus bersih-bersih.
Bahkan ketika sedang santai, aku harus membersihkan.
Kami punya ikan di meja.
Entah kenapa. Tapi ada.
Ini Natalia.
Ini Nn.Marie dan Nn. Iida.
- Bisa bilang hai? - Hai.
Halo.
Kau mau bilang halo?
- Tidak. Dia duduk sebentar di sini. - Belum.
Ini kamar Ashton.
Oke.
Ini lemarinya yang besar dan bagus.
- Jadi, ini adalah... - Baju. Oh, piama?
Piama, kaus.
Aaron masuk ke sini dan menyadari
aku ambil alih tiga laci ini.
Mereka menunggu keajaibanmu.
Apa itu?
Jadi, aku lahir di Pakistan.
Jika ada acara Pakistan, aku harus pakai syal.
Kapan terakhir kali kau pakai?
Aku merasa terputus dengan budayaku.
Aku tak punya komunitas India-Pakistan besar
di Los Angeles.
Jadi...
itu sedikit koneksi yang ingin kupertahankan.
Ini kamar utama.
Berantakan sekali.
Yang ini lemari Aaron.
Ya, ini lebih seperti kemejaku, aku bekerja.
Baju Sehnita.
Dan buku-buku.
Ini mungkin masalahku.
Aku kesulitan melepaskan majalah.
Seluruh tumpukan ini ada di kamar mandi.
Aku menyembunyikannya dari ruang bawah,
membawanya ke atas, sembunyikan di sana.
Kau punya majalah di kamar mandi sekarang?
Tidak di kamar mandi.
Aku mungkin menumpuknya di tempat lain.
Aku berpikir Sehnita cenderung menyimpan barang.
Itu sebabnya bekerja dengan Marie akan membantu.
Aku tak bisa lakukan sendiri. Tak bisa menyuruhnya.
- Itu punyaku. Tutup. - Tunggu.
- Biarkan aku ke... - Tutup pintunya.
Tidak. Ini bukan...
Kau bisa tutup itu.
- Kucoba yang lain. - Kau tak bisa buang itu.
Aku mengerti aku menyimpan benda atau sentimental.
Tapi kami tidak sekarat di sini.
Mereka tak harus mengangkatku dari udara karena tak ada jalan keluar.
Aku bisa bekerja!
Astaga. Lihat lemari ini. Besar.
Oke, jadi semua bajumu di sini.
Jadi, separuh baju ini tak bisa kupakai sekarang, tapi...
Aku tak mau menyerah menurunkan berat badan,
jadi aku belum mau melepas ini.
Celana pendek ini tak muat, tapi aku tak bisa membuangnya.
Lihat sepatu ini. Ini juga
tak bisa kubuang.
Aku tak pernah melihatnya memakai itu.
Ini baju hamilku.
Kami... tujuan kami merapikan rumah adalah
kami ingin punya anak ketiga.
Dan rasanya jika kami tak bisa rapikan,
mungkin kami tak perlu punya anak lagi.
Aku tahu jika kami punya sampah sebanyak ini sekarang,
jika punya anak lagi, akan jauh lebih parah.
- Selamat datang. - Ini dia.
Kupikir beberapa hal yang perlu dibantu
di garasi adalah pakaian.
Semua baju yang kausimpan, tak pernah dibuang?
Tidak baju Ashton,
atau pun baju Natalia.
Ini hanya koper.
Dan ini koper berisi koper.
Kupikir kami perlu bantuan meminimalisir.
Aku merasa, dia bilang kita harus membuangnya,
kita harus lebih sering bepergian.
- Tidak. - Untuk manfaatkan itu.
Trivial Pursuit.
- Dua. - Butuh keduanya.
Pengalaman berbeda.
Kita punya tiga. Satu di dalam.
Dan kami juga punya mainan di sana.
Jadi anak-anakmu tak mainkan itu?
- Tidak. - Tidak sekarang.
Jika kita bisa merapikan garasi,
mereka akan ada di tempat yang mudah diakses.
Begitu kau buat keajaiban.
Aku ingin merapikan barangku, tapi belum bisa.
No comments yet. Be the first to leave one.