The Graduate

The Graduate

I-download ang Indonesian Subtitle

Impormasyon ng release

The Graduate 1967 REMASTERED 720p BluRay X264-AMIABLE
Komentaryo ni Chyrus
Criterion

Mga Tag

BluRay
x264
720p
720
Na-publish noong: 2018-07-04
Mga Download: 278
May Kapansanan sa Pandinig: No

Preview ng subtitle na Indonesian

Ang unang 200 linya.

Bapak ibu sekalian, kami akan memulai pendaratan kita ke Los Angeles.

Suara barusan yang anda dengar adalah roda pendaratan yang baru diturunkan.

Los Angeles cuacanya cerah. Temperatur 72.

Kami mengharapkan menempuh penerbangan 4 jam 18 menit sesuai jadwal.

Kami senang lihat anda di pesawat,

dan mengharapkan berjumpa anda kembali dalam waktu dekat.

Mohon berpegangan di pegangan tangga dan berada di sebelah kanan.

Bila anda ingin lewat, mohon melewatinya di sebelah kiri.

Mohon berpegangan di pegangan tangga dan berada di sebelah kanan.

Bila anda ingin lewat, mohon melewatinya di sebelah kiri.

Mohon berpegangan di pegangan tangga dan berada di sebelah kanan.

Bila anda ingin lewat, mohon melewatinya di sebelah kiri.

Mohon berpegangan di pegangan tangga dan berada di sebelah kanan.

Bila anda ingin lewat, mohon melewatinya di sebelah kiri.

Mohon berpegangan di pegangan tangga dan berada di sebelah kanan.

Bila anda ingin lewat, mohon melewatinya di sebelah kiri.

Mohon perhatiannya.

Parkir di area ini dibatasi hanya sampai tiga menit.

Mohon jangan tinggalkan mobil anda tanpa diawasi.

Hey, ada apa?

Para tamu semua ada di bawah, Ben, menunggu untuk menemuimu.

Dengar, yah, bisa ayah jelaskan ke mereka kalau aku harus sendirian sementara waktu?

Semua tamu ini adalah teman baik kami, Ben.

Kebanyakan dari mereka sudah mengenalmu sejak...

hampir sejak kau lahir. Apa itu, Ben?

Aku cuman...

Cemas?

Terhadap apa?

Aku rasa terhadap masa depanku.

Dalam hal apa?

Entahlah.

Aku ingin jadi...

Jadi apa?

Beda.

Ada masalah?

Tidak, tidak. Kami baru mau ke bawah.

Keluarga Carlson ada di sini.

Benarkah? Kalau begitu, ayo.

Mereka datang jauh-jauh dari Tarzana.

Ayo, lekas turun.

Hal mengagumkan punya begitu banyak teman yang setia.

Hey, ini sarjana peraih penghargaan kita.

- Kami semua bangga sekali padamu, Ben. - Terima kasih, Mrs. Carlson.

Itu mobil baru yang di luar sana? Yang berwarna merah itu?

Itu hadiah kelulusan Ben.

Kau tak bakal punya banyak kendala menjemput dengan itu, kan?

- Pak? - Wanita, gadis, gadis remaja.

Aku pikir Ben sudah melewati tahapan masa remaja, benar, kan, Ben?

Ya, nyonya.

Permisi. Kupikir aku mau mengecek sesuatu di mobil sebentar.

Ayahnya membelikannya mobil Alfa Romeo. Kalian tahu seperti apa itu?

Hey, ini sang bintang lapangan. Bagaimana kabarmu, bintang lapangan?

Baik sekali, Mr. Loomis.

Aku mau ambil minuman, setelah itu aku ingin dengar semua tentang sesuatu yang kau menangkan,

Penghargaan Hopperman.

- Halpingham. - Halpingham. Benar.

Kau tunggulah di sini.

Ben.

Kami semua bangga sekali padamu.

Bangga, bangga, bangga, bangga, bangga, bangga.

Apa yang akan kau lakukan sekarang?

Aku mau pergi ke atas sebentar.

- Maksudku terhadap masa depanmu. - Kehidupanmu.

Itu sedikit sulit untuk disampaikan.

- Ben. - Permisi.

Mr. McGuire.

Ben.

Mr. McGuire.

Ikutlah denganku sebentar. Aku mau bicara denganmu.

- Izinkan kami, Joanne. - Tentu saja.

Terima kasih.

- Dia benar-benar mempesona. - Selamat, Ben.

Aku melihatnya, dan aku tak bisa percayainya.

Aku sungguh tak bisa memercayainya.

Aku hanya ingin mengatakan satu kata padamu.

Hanya satu kata.

Ya, pak.

- Kau mau mendengarkan? - Ya, aku mau.

Plastik.

Persisnya apa yang kau maksud?

Ada masa depan yang cerah di plastik.

Pikirkanlah.

- Akankah kau memikirkannya? - Ya, tentu.

Sudah cukup. Itu kesepakatannya.

Dia ada di sini sekarang. Ini Ben.

Permisi sebentar.

Dengar, semuanya. Aku minta kalian semua tenang.

Aku bawa buku tahunan universitas Ben di sini,

dan aku ingin bacakan ke kalian sejumlah hal mengagumkan tentang Ben.

Mohon tenang!

"Kapten tim lintas alam, kepala kelas debat,

"wakil redaktur koran kampus di tahun awal,

"redaktur pelaksana di tahun-tahun terakhirnya..."

Aku rasa ini bukan kamar mandinya, kan?

Di ujung koridor.

Bagaimana kabarmu, Benjamin?

Baik, terima kasih, Mrs. Robinson.

Kamar mandinya di ujung koridor.

Sungguh kamar yang nyaman.

Dengar. Mrs. Robinson,

Aku bukannya bermaksud kasar, tapi aku benar-benar...

Ada asbak di sini?

Tidak.

Oh, ya, aku lupa... Sang bintang lapangan tidak merokok.

Itu karena wanita?

Wanita apa?

Siapa pun yang mengecewakanmu.

Bukan, aku hanya merasa terganggu terhadap beberapa hal.

- Secara umumnya? - Benar.

- Selamat. - Terima kasih.

Oh, Benjamin.

- Aku mau memintamu sesuatu. - Apa?

- Maukah kau mengantarku pulang? - Apa?

Suamiku telah membawa mobilnya. Maukah kau mengantarku pulang?

Ini, kau bawalah.

Kau tahu cara gunakan persneling asing?

- Kau tak tahu? - Tidak.

Ayo jalan.

- Terima kasih. - Baiklah.

- Maukah kau masuk? - Apa?

Aku ingin kau masuk sampai aku nyalakan lampunya.

Untuk apa?

Karena aku tak merasa aman sampai aku menyalakan lampunya.

Bisa kau masuk duluan ke teras?

Aku merasa tak nyaman masuk ke rumah yang gelap.

- Tapi ada lampu di dalam. - Tolong.

Kau minum apa? Bourbon?

Dengar, Mrs. Robinson, aku sudah antar kau pulang.

Aku senang melakukannya, tapi ada sesuatu yang kupikirkan.

Bisa kau pahami itu?

- Ya. - Baiklah.

Kau minum apa?

Benjamin, maafkan aku jadi seperti ini,

tapi aku tak mau ditinggal sendirian di rumah ini.

Kenapa tidak?

Tolong tunggu sampai suamiku pulang.

- Kapan dia kembali? - Aku tak tahu.

- Minum? - Tidak.

Kau selalu sangat takut seperti ini karena akan ditinggal sendirian?

Ya.

Kenapa kau tak kunci pintunya kemudian tidur?

Aku sangat gelisah.

Boleh aku ajukanmu sebuah pertanyaan?

Bagaimana menurutmu tentang diriku?

Apa maksudmu?

Kau mengenalku hampir di sepanjang hidupmu.

Kau pasti punya bentuk penilaian tentangku.

Aku selalu berpikir kau orangnya sangat baik.

Kau tahu aku dulunya pecandu alkohol?

Apa?

Kau tahu itu?

Dengar, kupikir aku harus pergi.

Duduk, Benjamin.

Mrs. Robinson, bila kau tak keberatan dengan perkataanku,

pembicaraan ini mulai sedikit aneh.

Sekarang, aku yakin Mr. Robinson akan tiba di sini sebentar lagi...

- Tidak. - Apa?

Suamiku akan pulang sangat larut malam.

Dia harus pergi selama beberapa jam.

- Oh, Tuhan. - Bagaimana?

Oh, tidak, Mrs. Robinson. Oh, tidak.

Apa yang salah?

Mrs. Robinson, kau tidak... maksudku, kau tidak mengharapkan...

Apa?

Maksudku, kau tak benar-benar berpikir aku akan berbuat seperti itu.

- Seperti apa? - Menurutmu apa?

- Aku tak tahu. - Demi Tuhan, Mrs. Robinson.

Kita di sini, kau mengajakku masuk ke rumahmu,

kau memberiku minum, kau memutar musik.

Sekarang kau mulai membeberkan kehidupan pribadimu padaku

dan bilang padaku suamimu takkan pulang sampai beberapa jam.

Lalu?

Mrs. Robinson, Kau berniat untuk menggodaku.

Ya, kan?

Tidak, aku tak punya pikiran itu.

Aku merasa sangat tersanjung.

Mrs. Robinson, bisa kau memaafkanku atas apa yang barusan kubilang?

- Tak apa. - Ini bukan tak apa.

- Itu hal terburuk yang pernah kukatakan pada seseorang. - Duduk.

Tolong maafkan aku karena aku menyukaimu.

Aku tak menganggap kau seperti itu, tapi aku kacau.

Tak apa. Habiskan minumanmu.

Mrs. Robinson, itu membuatku tak enak atas apa yang kubilang padamu.

Lupakan itu sekarang juga. Habiskan minumanmu.

Ada apa denganku?

Kau pernah lihat lukisan Elaine?

Lukisannya?

- Ya. - Belum.

Kami membuatnya Natal kemarin. Kau mau melihatnya?

Sangat.

Ada di kamar Elaine.

Elaine memang gadis yang sangat menarik, bukan?

Aku tak ingat dia punya mata coklat.

- Benjamin. - Ya.

- Bisa kau kemari sebentar? - Ke sana?

Tentu.

Maukah kau buka resleting gaunku? Kupikir aku mau tidur.

Selamat malam.

- Kau tak mau buka resleting gaunku? - Aku sebaiknya tidak, Mrs. Robinson.

Bila kau masih berpikir aku berniat menggodamu...

More Indonesian subtitles for The Graduate

Mga Komento

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left