Ang unang 200 linya.
18 Juli 1870.
Di malam Perang Franco-Prussian,
Napoleon III dan Jendral Bazaine diam-diam mengunjungi
ilmuwan muda, Gustave Franklin.
Jadi, Gustave,
serumku sudah siap?
Yang Mulia, hasil penelitianku mengejutkan.
Serumnya mengubah subjekku diluar dugaan.
Anda akan melihatnya, luar biasa.
Rodrigue! Chimène!
Jangan malu, nak.
Sapalah Kaisar.
Halo Kaisar! / Halo Kaisar!
Hewan itu bicara?
Ya, mereka... / Tak terkalahkan?
Tidak. / Jangan macam-macam, Gustave!
Mana serum terbaik agar tentaraku tak terkalahkan?
Perang akan tiba.
Kau menjanjikan senjata rahasia, tapi cuma ada 2 makhluk aneh itu!
Aku tak punya waktu bermain-main.
Bazaine! Tembak makhluk itu.
Sayang jika mereka bisa dikalahkan!
Baik, Yang Mulia!
Jangan, tunggu!
Ledakan! / Ledakan?
Sudah, sudah, tidur, Prosper.
Itu cuma ayah yang sedang bekerja.
Dan begitulah Napoleon III, Kaisar Prancis, tewas.
Besoknya, anaknya, Louis-Napoleon diangkat jadi Napoleon IV
dan menandatangani perjanjian damai dengan Prussia.
Arah sejarah berubah.
Perang tahun 1870 tak pernah terjadi,
dan dinasti Napoleon terus berkuasa di Prancis.
Beberapa tahun kemudian, di seluruh dunia,
para ilmuwan mulai menghilang secara misterius.
Polisi di seluruh dunia kebingungan.
Tak seorangpun tau yang terjadi pada Branly, Einstein, Hertz,
Marconi, Nobel, Pasteur,
dan banyak ilmuwan muda menjanjikan lainnya.
Dengan hilangnya para ilmuwan terbaik,
dunia dipaksa mengandalkan ilmu pengetahuan usang,
meniadakan listrik, radio, televisi,
dan lusinan penemuan penting lainnya.
Tanpa minyak atau atom, manusia sangat bergantung pada batu bara.
Tambangnya mulai habis lalu batu bara diganti dengan arang.
Hutan Eropa digunduli lalu terjadi krisi energi.
Kekaisaran Prancis perang melawan Amerika
memperebutkan lahan hutan Kanada.
Agar menang, Prancis perlu ilmuwan untuk meningkatkan persenjataan.
Polisi Prancis memburu ilmuwan yang belum menghilang
dan menolak bekerja untuk pasukan.
Oleh sebab itu, 70 tahun kemudian,
anaknya Gustave, Prosper Franklin, bersama sang anak Paul,
bersembunyi untuk meneruskan penelitian Gustave.
Mereka buronan sekarang, tahun 1931,
dengan dunia masih terjebak dalam Zaman Uap!
April dan Dunia yang Luar Biasa
Yah?
Aku tau kau disini.
Mau bagaimana lagi. Harus kulihat tiap hari.
Aku tau, itu pohon terakhir dan mengingatkanmu pada yang sebelumnya.
Tapi hari ini kita ada hal penting yang harus diselesaikan.
Beresiko jika kemari.
Mereka akan menangkapmu!
Sudah kubilang, mau bagaimana lagi.
5 sen 1 lagu! 5 sen!
Kumohon!
Maju terus! Tentara Kekaisaran kita
Angkat pedang kalian Musuh harus binasa!
Maju terus! Basmi mereka tanpa mengeluh!
Tembak dengan gagah berani Demi masa depan kita
Majulah cepat Kita akan menyeberang
Lautan Untuk melakukan pertempuran terakhir
Saat terompet meraung Dan saat peluru beterbangan
Hutan mereka akan jadi milik kita! Arang mereka akan jadi milik kita!
Jangan bilang Annette.
Takkan pernah.
Inspektur, mereka kembali!
Kita bisa menangkap seluruh keluarga itu.
Opsir, perlu berminggu-minggu untuk melacak mereka.
Beri 10 menit untuk menyelesaikan tidurku.
Prosper, dari mana saja kau?
Aku harus mencampurnya sendiri!
Aku Pops! Dan itu bukan urusanmu.
Annette, sayang!
Kalian bisa berdebat lain kali.
Harusnya hari ini jadi hari besar!
Filtrasi?
Siap.
Insersi enzimatik?
Sudah.
Hibridisasi molekuler?
Berhasil.
Injeksi senyawa mutagenik?
Menginjeksi.
Emulsi 1 dan 2?
Ini!
April, jangan sekarang!
Kita akan mencampur bahan ini?
Buttercup, cara terbaik membantu kami
adalah tetap diam dan jangan menyentuh apa-apa.
Sampai mana kita?
Emulsi 1 dan 2? / Ini.
Tekanan hidrostatis? / Baik, stabil...
Sudah jangan cemberut!
Ayo main. Lupakan percobaan kimia kuno bau itu!
Darwin, percobaan kimialah yang membuatmu bisa bicara.
Kau bangga pada orangtuamu? Eksperimen itu gagal.
Aku harusnya jadi kucing tak terkalahkan!
Kali ini, jika benar,
kita akan menghasilkan
Serum Terbaik!
Serum Terbaik!
Semua bentuk kehidupan akan jadi tak terkalahkan.
Takkan ada lagi sakit, penuaan, dan kematian.
Hasil yang lebih berharga daripada tentara tak terkalahkan, Kek.
Kami membuat kesalahan sepertimu, tapi hari ini kami akan sukses.
Kita bisa mengetesnya pada kelinci percobaan.
Prosper, tolong...
Pops, aku Pops!
Inspektur Pizoni di sini!
Keamanan Imperial!
Kami mengepung kalian!
Ingat, aku mau mereka hidup-hidup.
Kalian ditahan karena melanggar hukum!
Semua ilmuwan harus mengabdi pada Kekaisaran!
Buka!
Serumnya! Mereka tak boleh mendapatkannya!
Buka!
Pintu jebakan, cepat!
Ayo, cepat!
Pops! / Akan kualihkan perhatian mereka.
Sampai ketemu di Mobil Uap! Pergilah!
Angkat tangan!
Dengan senang hati.
Kejutan!
Angkat tangan!
Matikan mesin uapnya.
Susah kalau angkat tangan.
Ini bisa membantu?
Mesin uap! Bidik mesin uapnya!
Yah!
Kek!
Jangan bergerak!
Kembali kau, babi!
Satu-satunya harapan kita cuma stasiun!
Annette! April!
Kalian tak apa-apa? Tak ada yang terluka?
Mohon perhatian, Peron 2.
Segera berangkat jam 1.47 ke Berlin.
Di sana! Tangkap mereka! Atas nama Kekaisaran!
Tangkap mereka!
Peron 2, Paris-Berlin mulai berangkat.
Penumpang kelas 3 dilarang
bicara dengan penumpang lain.
Semoga perjalanan kalian menyenangkan.
Selamat tinggal, Paris.
Kakek bagaimana?
Kakek lebih pintar dari polisi, aku yakin dia baik-baik saja.
Di Berlin kita cari cara menghubunginya.
Ada polisi juga di Berlin. Kita harus menyembunyikan serumnya.
Tangkap mereka!
Atas nama Kekaisaran!
Dasar babi kotor!
Sembunyi di mana kalian?
Kotak penyelamat!
Annette, cepat!
Mengancinglah benda sialan!
Annette, sedang apa kau?
Aku datang!
Berhenti, jangan bergerak!
Pesta selesai! Kalian ditahan.
Kali ini sungguhan.
April!
Ibu, Ayah!
Kereta gantungnya hancur!
Ilmuwan buron yang kita kejar berminggu-minggu, tewas!
RUMAH SAKIT KEKAISARAN
Menguap! Seperti para penumpang dan bawahanmu.
Prosper Franklin, ilmuwan buron lainnya, menghilang!
Gadis itu membisu, tak ada gunanya untuk kita.
Pizoni, aku tanya lagi, apa yang terjadi?
Sudah kubilang.
Badai, lalu semuanya meledak berkeping-keping!
Salahnya pak tua bodoh itu! Hampir kutangkap mereka.
Kakek itu akan membayarnya saat aku keluar!
Tak ada lagi bencana! Tak ada lagi perburuan ilmuwan!
Itu perintah!
Kau akan menangkap pencuri roti dan kentang saat keluar, opsir Pizoni!
Benar opsir. Kau bukan inspektur lagi!
Berterima kasihlah pada Kekaisaran.
Kau akan dirawat dan dimasukkan ke panti asuhan.
Mereka benci kutu rambut.
Berhenti! Polisi! Aku mau bicara dengan gadis itu.
Maaf soal yang terjadi pada orangtuamu.
Berat untukmu.
Tapi kau masih punya kakek, Prosper Franklin.
Kau mau mencarinya, kan?
Ayo, kau pasti tau dimana dia.
Bicara, katakan sesuatu! Bisu?
No comments yet. Be the first to leave one.