200 ensimmäistä riviä.
Dmitri.
Untuk mencari pahlawan
harus dimulai dengan sesuatu yang dibutuhkan pahlawan,
yaitu penjahat.
Maka, dalam mencari pahlawan kami, Bellerophon,
kami menciptakan monster,
Chimera.
Kumohon, Dmitri, datanglah ke Sydney
dan temani aku ke Atlanta, segera.
Bagaimanapun kita pergi,
aku harus tiba di tujuan dalam waktu 20 jam sejak berangkat.
Lingkaran berwarna merah
Saku penuh ramuan wangi
Menjadi abu
Kita semua jatuh
Perhatian, kita akan tiba di Atlanta dua setengah jam lagi.
Anda bisa lihat pemandangan indah Pegunungan Rocky di luar jendela.
Kau terus melirik arlojimu seolah-olah hidupmu bergantung padanya.
Ya.
Kurasa aku sedikit risau.
Sebentar lagi kau bersama para kawan lama.
Aku sekarang bersama kawan lama, Dmitri.
Maaf, kita tak berada dalam situasi yang lebih menyenangkan.
Aku minta maaf juga.
Kau minta maaf, aku minta maaf.
Kau tak tahu bahwa Gradski sangat menyanjungmu.
Apakah dia
tahu
sebelum ajaInya bahwa kalian berhasil?
Ya, dia tahu. Hanya saja...
Tak bisa diselamatkan pada waktunya?
Tidak.
Setelah kau dijangkiti Chimera selama 20 jam
tak ada yang bisa menyelamatkanmu,
bahkan Bellerophon sekali pun.
Kau bisa membawa keduanya
dengan aman?
Ya.
Dan kau akan antar kami ke tempat aman di Atlanta, syukurlah.
Ini Kapten Anda sekali lagi.
Kita mendadak mengalami sedikit penurunan tekanan kabin.
Sebagai tindakan pencegahan, aku keluarkan masker oksigen.
Harap dipakai, duduklah dengan tenang.
Tak ada yang perlu dicemaskan.
Apa kau khawatir?
Sejauh ini tidak.
Pakai saja masker oksigenmu.
- Akan kucari tahu apa yang terjadi. - Baiklah.
Pusat Denver, ini Transpac 2207, 747 penuh.
Kami tak dapat menjaga tekanan kabin.
Kami telah mulai turunkan ke 1-6000.
Kapten...
Astaga.
Sepertinya kita ada masalah, Dmitri.
Kau terus memanggilku Dmitri.
Sebaiknya jangan.
Kau bukan Dmitri?
Bukan.
Wallis,
Pegang tas ini.
Ulrich, jangan lupa mencabut...
Jangan lupa mencabut tangki N02 dan buang.
Sudah dilakukan, Pak.
Daratan.
Naikkan. Daratan.
Tujuh sembilan sembilan!
Pos periksa Charlie, tiga, dua, satu!
Lompat!
Daratan.
Naikkan.
Daratan.
Naikkan.
PEMINDAIAN RETINA
I.M.F. MISSION BRIEFING AGEN HUNT, ETHAN
Selamat pagi, Tn. Hunt. Misimu, jika kau menerimanya
adalah merebut kembali barang curian yang dinamai "Chimera".
Kau boleh memilih dua anggota tim mana pun, tapi sangat penting
anggota yang ketiga adalah Nyah Nordoff-Hall.
Dia orang sipil
dan pencuri profesional yang mumpuni.
Waktumu 48 jam untuk merekrut Nona Nordoff-Hall
dan menemuiku di Sevilla untuk mendapatkan tugasmu.
Seperti biasa, jika kau atau anggota tim IMF-mu ditangkap atau terbunuh
Kementrian akan menyangkal aksi kalian.
Dan juga, Tn. Hunt, lain kali jika kau berlibur,
harap beri tahu kami tujuanmu.
Pesan ini akan hancur dalam lima detik.
Jika kuberi tahu tujuanku,
bukan liburan namanya.
Sevilla, Spanyol
Kau menemukannya.
Apa yang kaulakukan di sini?
Kau pikir kau satu-satunya yang bisa membobol gembok?
Rupanya tak sekadar tampan.
Kau keberatan jika aku di atas?
Yang mana pun tak masalah bagiku.
- Kau takkan menemukannya di situ. - Sialan.
- Temukan apa? - Kalung Bulgari milik mantannya.
Yang akan dilelang pada hari Selasa.
Apa kau akan memberitahuku di mana?
Paling kiri.
Ini sangat menggelisahkan.
Kau yang menempatkanku di sini. Aku hanya menurut saja.
Benar.
Nah,
siapa kau dan seberapa besar aku akan rugi?
Jangan lakukan itu.
Apa?
Itu.
Tn. Keys, ternyata kau.
Ini Tn. Keys, teknisi keamanan kita. Minta maaf!
Tak perlu minta maaf.
Kalungmu disimpan aman oleh Nona Hall, rekanku,
tapi pastinya kami merasa alarmnya seharusnya menyala lebih cepat.
Bukan begitu, Nona Hall?
Tentu saja. Terlalu lama menurutku.
Kami sarankan menyetel ulang sensornya untuk beban lebih ringan.
Bagaimana dengan 40 kilo, Nona Hall?
Pas.
Mari?
Nona Hall,
apa kau melupakan sesuatu?
Apa kau mencoba untuk merampokku, nona?
Pikiran itu sempat terlintas di benakku.
Aku tak mengerti, selain dari aku kehilangan kalung setengah juta pound.
Meskipun aku mengacaukan aksiku, aku masih bisa membawanya keluar.
Setidaknya kau keluar.
Jika kau tak berniat membiarkanku mencurinya, kenapa kau menontonku?
Aku ingin tahu seberapa lihai dirimu.
Aku berharap kita bisa bekerja bersama.
Kedengarannya luar biasa.
Seriuslah. Apa pun yang kaubicarakan,
kau tak mau menyewaku setelah penampilan tadi.
- Aksimu tak seburuk itu. - Kau minta maaf untukku?
Pria sopan.
Tidak juga.
Aku menyalakan alarmnya.
Maaf.
Aku tak mencuci, memasak,
atau tahan dengan bajingan muka tebal yang menjebakku
agar dia bisa masuk ke wilayahku.
- Halo. - Hai.
Bisakah kau melambat?
Bagaimana kau dapatkan nomor ini? Aku bahkan tak memilikinya.
Kau mau?
Menepilah dan dengarkan aku. Dengar dulu.
- Dengar apa? - Aku butuh bantuanmu.
- Dan aku bisa membantumu. - Bantuanmu?
Apa maksudmu?
Maksudku Scotland Yard, Interpol,
setiap pihak berwenang Belanda.
Aku bisa lenyapkan semua kasus itu.
Sialan.
Kau mata-mata!
Jika kau menginginkanku, kau harus menangkapku.
Kau bersenang-senang?
Maaf.
Maaf.
Perhatikan jalan.
Siapa namamu?
Ethan Hunt.
Ethan Hunt,
apa yang mau kaubicarakan denganku?
Lebih banyak dari yang kukira.
Begitu mendadak.
Mau menunggu waktu yang layak?
Siapa yang mau jadi layak?
Apa yang tak kausukai dari mata-mata?
Kalau mereka punya teknik merekrut sepertimu,
tak ada.
- Ini tak sesuai prosedur. - Mereka punya prosedur untuk ini?
Mereka punya prosedur untuk semua hal.
Jadi yang dicuri para pria ini...
Aku tak tahu jika mereka mencuri.
Aku bahkan tak tahu jika mereka pria.
Apa yang kulakukan di sini?
Kukira aku harus jadi pencuri yang menangkap pencuri.
Kupikir juga begitu.
Sepertinya.
Astaga, kau cantik.
Espresso? Cappuccino?
Tidak, terima kasih.
Duduklah.
Festival yang menyebalkan.
Menghormati santo mereka dengan cara membakarnya.
Menyingkap pandangan mereka tentang santo, bukan begitu?
Hampir membakarku dalam perjalanan ke sini.
Maaf telah mengganggu liburanmu.
- Maaf tak memberi tahu tujuanku. - Bukan liburan jika kau memberi tahu.
Kau minta maaf, aku minta maaf.
- Kenapa kau mengucapkan seperti itu? - Seperti apa?
"Kau minta maaf. Aku minta maaf."
Kau bercanda.
Dmitri,
aku butuh bantuanmu sekali lagi
seperti pada masa lalu, bukan?
Saat kau selamatkan nyawa kami, selamatkan kewarasan kami.
Kami ada masalah kecil.
Untuk mencari pahlawan
harus dimulai dengan sesuatu yang dibutuhkan pahlawan,
No comments yet. Be the first to leave one.