Bird Box Barcelona

Bird Box Barcelona

Lataa Indonesian -tekstitys

Julkaisutiedot

Bird Box Barcelona 2023 720p WEBRip x264 AAC-YTS id
Kommentaari velgor46
Bird.Box.Barcelona.2023.720p.WEBRip.x264.AAC-YTS

Tunnisteet

webrip
web
x264
720p
720
BRip
TS
YTS
Julkaistu: 2023-07-14
Lataukset: 179
Kuulovammaisille: No

Indonesian tekstityksen esikatselu

200 ensimmäistä riviä.

Boleh buka mata sekarang?

Belum. Kita hampir sampai.

Di mana kita?

Sebentar. Kau akan lihat.

Baiklah. Bukalah.

Ini dia!

Wow.

Kau pasti sangat merindukannya.

Kau berseluncur denganku.

- Tidak. - Ya.

- Anna, jangan. - Harus. Ayo.

Anna, tunggu!

Astaga.

- Jangan tertawa. - Ayo, Ayah. Tenanglah.

Tekuk lututmu sedikit.

Tunggu. Kaulah ahlinya. Aku hanya membayar les.

Jangan pamer, kau akan pusing.

Ransel. Kacamata.

Ayo pergi.

Aku tak perlu melihatmu untuk menghajarmu.

Serahkan!

Berikan kepadaku!

Cepat. Bawa semua.

Ada satu di sini.

Bawa tasnya.

Ayo pergi.

Ayolah. Ayo pergi.

Terima kasih.

Untuk apa?

Tak membiarkanku menyakiti mereka.

Mereka hanya lapar.

Siap?

Siap.

...penyebaran mengkhawatirkan insiden ini ke Eropa dan Siberia.

...belum tahu penyebab bunuh diri massal di Eropa...

Penduduk disarankan berlindung di tempat.

Yang kita tahu, kontak visual langsung dengan makhluk ini menyebabkan bunuh diri.

Semua orang harus memakai penutup mata atau kacamata hitam di luar.

Cara apa pun untuk menghindari kontak visual dengan makhluk-makhluk ini...

Jika kau melihatnya, tamatlah kau.

Tanpa sadar, kau akan bunuh diri.

Tak banyak yang bisa kukatakan selain hati-hati dan semoga selamat.

Kau tahu harus bagaimana.

Jangan keluar sampai kau memanggilku.

Aku harus memastikan mereka orang baik.

Halo?

Ada orang di sana?

Halo?

Siapa itu?

Namaku Sebastián.

Aku terluka.

Aku belum makan seharian.

Aku tak bisa membantumu. Maaf.

Aku keluar mencari makanan, tapi tak bisa pulang.

- Bagaimana? - Jalan terus.

- Tunggu. Dengarkan dia. - Ayo.

Maaf.

Aku tahu di mana generator.

- Generator? - Aku bekerja di konstruksi.

Dulu. Sebagai teknisi.

Perusahaanku... Aku tahu tempat mereka menyimpan generator.

Berat jika kubawa sendiri, tapi dengan bantuan kalian...

Kurasa kita semua butuh cahaya.

Pemanas.

- Marcial. Kita butuh itu. - Aku tak percaya dia.

Kalian setuju?

Kumohon.

Kau sendirian?

Ya.

Mereka datang. Ayo pergi!

Ayo!

Sebastián, pegang talinya.

Ayo!

Buka! Ini Marcial!

Tutup pintunya.

TUTUP PINTU SEBELUM BUKA PINTU LAIN SELALU PAKAI PENUTUP MATA

Siapa itu?

Dia tersesat.

Dia bilang tahu tempat generator.

Astaga.

Kau tak bercanda.

Apa yang terjadi padamu? Kau seperti petinju.

Lebih mirip karung tinju.

Lewat sini. Biar dokter memeriksamu.

- Ada dokter? - Tentu.

Ada dokter, tukang kayu, montir.

Kau bisa memasak?

Pria yang kini bertugas memasak... Kurasa dia belajar memasak di penjara.

Dokter? Dokter.

Marcial. Panggil saja aku Liliana.

Ada pasien untukmu.

Mungkin kau bisa obati wajahnya.

- Sakit? - Hanya saat bernapas.

Hidungmu tak patah. Itu kabar baik.

Kau butuh jahitan di alismu.

Katakan

siapa pelakunya?

Orang buta.

Di luar sana, kita semua buta.

Aku tak di luar.

- Di ruangan? Tanpa penutup mata? - Ya.

- Mereka berhasil... - Itu tiga lawan satu.

Sangat gelap.

Bantu aku.

Tapi jangan beri tahu yang lain.

Ini jadi rahasia kita.

Mau tahu rahasiaku?

Aku sebenarnya dokter gigi.

Aku mulai.

Kau pasti lapar.

Silakan ambil sendiri.

- Terima kasih. - Ini.

Kau lihat apa?

Apa?

Kau lihat apa?

Maaf.

Aku bisa pakai penutup mata atau kacamata hitam jika mau.

Tapi aku ingin orang melihat dan menyadarinya.

Menyadari apa?

Bahwa ada yang lebih buruk dari makhluk itu.

Lebih buruk?

Kebanyakan bunuh diri saat melihatnya.

Tapi tidak semua orang.

Awalnya, kami pikir mereka ingin makanan.

Tanpa penutup mata.

Mereka datang dari luar dengan mata terbuka lebar.

Mereka telah melihat makhluk itu.

Itu seperti...

mereka mengalami gangguan

di sini.

Dan kini mereka ingin kita melihat.

Ingin seluruh dunia melihat.

Mereka menangkap Rosa lebih dulu.

Salah satu dari mereka, pemimpin mereka...

menempelkan jempolnya ke arang.

Lalu menggambar mata di dahi Rosa dengan abu.

Lalu mereka menyeretnya keluar. Dengan paksa.

Aku tak bisa melihatnya, tapi bisa kudengar.

Jeritan.

Tidak!

Masih kudengar.

Saat itulah aku menemukan pisau.

Ada di sana. Di atas meja.

Aku tahu aku harus cepat.

Jika aku ragu, mereka akan menghentikanku.

Jadi, aku mengambil pisaunya. Dengan cepat.

Setelah itu, mereka kehilangan minat padaku.

Aku tak bisa melihat lagi.

Saat kami temukan, dia berkeliaran di jalan, tersesat.

Jangan khawatir.

Sebastián.

Sebastian, apa yang kau lakukan?

Sebastian?

Hei, Sebastián!

Tidak.

Tidak, Sebastián. Berhenti!

- Tolong! - Ada apa ini?

- Liliana! - Apa yang kau lakukan?

- Apa-apaan? - Marcial, tolong aku!

Liliana!

Buka ini!

Berhenti!

- Berhenti! - Buka ini!

Mundur!

Sial! Buka pintunya!

Hentikan!

Tidak!

Lihatlah.

Mereka datang.

Mereka indah, bukan?

Tak apa-apa. Semua akan baik-baik saja.

Jangan takut.

Ini demi kebaikanmu.

Saat kau melihatnya, kau akan mengerti.

Tidak! Kumohon!

Tidak, kumohon, jangan!

Lihat?

Liliana!

Cintaku.

Liliana!

Ada apa?

Apa yang kau lakukan?

Tunggu.

Liliana.

Astaga. Apa yang kau lakukan?

Apa yang kau lakukan?

Maaf, Lázaro.

Maaf kau tak bisa melihatnya.

Maaf.

Kenapa?

Kau menyelamatkan mereka, Ayah.

Mereka akan baik-baik saja?

Tentu saja. Jiwa mereka bebas sekarang.

Kau melihat cahaya mereka, bukan?

Di sana itu sangat indah.

Andai kau bisa melihatnya.

Kapan?

Kapan giliranku?

Sebentar lagi. Masih terlalu banyak domba yang tersesat.

Kau gembala mereka, Ayah.

More Indonesian subtitles for Bird Box Barcelona

Kommentit

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left