A Classic Horror Story

A Classic Horror Story

Lataa Indonesian -tekstitys

Julkaisutiedot

ㆍㅡA-Classic-Horror-Storyㅡㆍ2021-WEBrip-x264-RUMOUR
ㆍㅡA-Classic-Horror-Storyㅡㆍ2021-ITALIAN-WEBrip-x264-XviD-VXT
Kommentaari Coffee_Prison
𝕯𝖚𝖗𝖆𝖘𝖎 : [01:35:22] || 𝐎𝐟𝐟𝐜𝐢𝐚𝐥 𝐍𝐄𝐓𝐅𝐋𝐈𝐗 】

Tunnisteet

webrip
web
x264
BRip
XviD
Julkaistu: 2021-07-14
Lataukset: 53
Kuulovammaisille: No

Indonesian tekstityksen esikatselu

200 ensimmäistä riviä.

-- Diterjemahkan oleh Jossie -- Resync/Edited ==> (Coffee_Prison)

Elisa, kau tak apa?

Ini kali kedua aku muntah.

Kau harus makan sesuatu, Sayang.

Operasinya besok jam 14.00. Dokter bilang kau harus sehat.

Tunggu, besok?

Kenapa? Kau mau menunggu?

Tidak.

Kau dalam masa percobaan. Kau tak boleh punya anak.

Aku tahu.

Ini tindakan terbaik.

Ayo, kita akan segera memperbaiki lemari. Paham?

Ya?

Elisa?

Terdengar bagus?

Aku mencintaimu, Sayang.

Sangat mencintaimu.

- Aku juga, Bu. - Sampai jumpa nanti malam.

Cium.

HAI ELISA, SAATNYA BERGABUNG DENGAN TEMAN-TEMANMU

1.., 2.., 3… Action .

Hai, Teman-teman Fabrizio, selamat datang di video baru ini.

Ini permainan tebak-tebakan.

Mau ke mana kami, jika aku menyanyikan lagu ini?

Langitnya semakin biru

Benar. Kami akan pergi ke Calabria, dan hari ini kita punya…

Sebutkan namamu dan tujuanmu. Akan kupotong bagian ini.

Profilnya disebut "Teman-teman Fabrizio"?

Adikku yang memikirkannya.

Hai, aku Sofia, dan aku akan ke pernikahan…

Hai. Namaku Mark dan kami akan pergi ke… "marriaggio".

Pernikahanmu?

- Tidak. - Tidak. Belum.

Bisa kalian tak saling bicara? Jika tidak, aku tak bisa menyuntingnya.

Riccardo, dokter.

Apa bisa kau katakan hal lain? Seperti, ke mana tujuanmu.

Aku akan menemui keluargaku, tapi cukup untuk sekarang.

Maaf, tapi ambilan jarak dekatmu luar biasa.

Kau sangat fotogenik, kau harus menjadi aktor.

- Hai. - Hai.

Jangan cemas, itu untuk Instagram dia atau semacamnya.

- Ini blog perjalanan. - Blog perjalanan.

Aku harus bagaimana?

Kau bisa menyebutkan namamu dan tujuanmu.

Aku Elisa, mau bertemu orang tuaku untuk berlibur.

Hai, Elisa.

Teman-teman, bisa kalian jelaskan sedikit?

Aku ingin para penonton merasa terhubung.

Tidak?

Bisa ucapkan selamat tinggal, lambaikan tangan?

Ayo pergi.

Mereka masih harus pemanasan. Jadi, kini jam 16.37 dan kita…

Terlambat 10 menit.

Kata Dokter terlambat 10 menit.

Dah, Teman-teman Fabrizio, selalu ingat,

"Kita akan berteman sampai akhir."

Cut . Simpan!

Siapakah dewa waktu?

Zeus.

Tidak, waktu. Chronos.

Hewan jantan mana yang harus hidup di dalam betina untuk kawin?

Aku tahu.

Sea Devil.

Astaga, aku jadi terangsang.

Astaga.

- Kau haus? - Haus? Ya.

Di belakang. Kulkas.

Baik, Bung.

Waktunya bir.

Kau dapat lima bintang.

- Nama lain untuk gandum? - Sorgum.

Apa yang dimakan badut di It ? Anak-anak.

Rasa takut.

Apa katamu?

Anak-anak adalah alat. Pennywise makan rasa takut mereka.

Elisa. birnya enak.

- Tidak, terima kasih. - Kita hidup sekali saja.

- Tidak. - Kau akan tua di sisa hidupmu.

- Nikmatilah sekarang. - Mark, ayolah.

Minumlah. Jadilah bagian dari grup.

Bersulang.

Rasul yang mengkhianati Yesus?

Dikatakan bahwa sekitar sini adalah daerah Italia terindah.

- Kau memberitahuku soal pria itu. - Ya.

IBU DAN ANAK HILANG BAYANGAN DARI 'NDRANGHETA

- Ya! - Ya!

Seperti ini. Iya.

- Ini tentang apa? - Itu…

Itu mafia di daerah ini.

Mafia di sini.

- Ada lebih dari satu? - Ya.

Seperti pasta!

Trenette, tagliatelle, Fusilli.

Aku suka fusilli.

Sial. Lihat ini.

WALI KOTA MELAWAN MAFIA KITA TAK AKAN TERINTIMIDASI

- Seperti mens. - Mark, kumohon.

Maaf. Dia seperti lasagna.

Tidak, dia wali kotanya. Dia bernyali.

Setengah kota tak keluar rumah.

Elisa, bukankah dia seperti lasagna?

Kau tak apa?

- Ada yang salah dengannya. - Itu mabuk darat.

Aku tak yakin itu mabuk darat.

Kenapa kau tak menjawab?

Jawablah, kumohon.

Jika kita bicara, kita akan cari solusi untuk kita dan putri kita.

Itu momen yang kacau. Itu tak akan terjadi lagi.

Namun, bersikaplah logis. Kita sudah dewasa. Paham?

- Dah. - Hei.

Apa-apaan? Tidak boleh.

- Berhenti. Kau sedang apa? - Sayang, keluarlah.

Jika melaju begini, mereka keburu jadi kakek-nenek.

- Mark. - Dengarkan.

Ini bukan karavanku, ini milik ibuku.

Jika terjadi sesuatu, dia akan menghajarku.

- Sedang apa kau? - Mengambil alih.

- Kau mabuk. - Aku menyetir lebih baik saat minum.

- Berengsek. - Ya, beri tahu dia.

Kau bisa ambil kemudi, jika merasa tak aman, tak masalah.

Aku tak membawa SIM-ku.

Masalah selesai.

"Masalah selesai" kepalamu. Masalah belum selesai, paham? Apa…

Kau berasal dari sini?

- Kau tinggal di sini? - Ya,

tapi… aku tinggal di Roma.

Belajar… Kuliah perfilman.

Jadi, buatlah film. Cukup dengan Instagram.

Yah, itu rumit, di Italia.

- Kau tak apa? Bagaimana ini bisa terjadi? - Apa?

- Ya. Apa yang terjadi? - Oh.

Seorang bajingan pernah menarik kepalaku

dan membenturkannya 3 kali ke dinding.

Sial.

Aku juga. Aku dulu,

- Brengsek? - Brengsek.

Di sekolah.

Namun, kemudian aku, menyakiti seseorang.

Saat kau remaja, kau pikir kekerasan itu keren.

Seperti di film buruk.

Hei.

Untuk film bagus.

- Ya. - Ya. Bersulang.

Mark!

Sial!

Astaga!

- Tidak! - Baringkan dia di sofa.

Hentikan!

- Kita harus pasang bidai. - Aku punya tenda.

- Bisa pakai tiangnya? - Kurasa begitu.

- Tiang, tongkat, apa pun. - Ya.

Tenang, kau memperburuk keadaan.

Perlahan!

Ini akan sedikit sakit.

- Sial! - Aku di sini.

- Pegang tiangnya di sini. Begini. - Ya.

- Maafkan aku. - Aku di sini.

- Maafkan aku. - Tak apa.

- Baik. Kita hampir selesai. - Hampir selesai.

Selesai. Elisa, hubungi 118.

Tak apa-apa. Ini akan baik-baik saja. Kau akan baik-baik saja.

Ponselnya tak berfungsi.

Salurannya mati.

Fabrizio.

Sial, Fabrizio, hubungi 118.

- Sudah, tak berhasil. - Apa? Itu 118!

Kau mau coba?

Tentu, akan kucoba.

Tak berhasil.

Ponselku pun tak berfungsi.

Kita butuh bantuan, pergi ke jalan dan cari bantuan.

Tak ada jalan.

- Tak ada yang lihat apa pun? - Aku pingsan.

Aku juga.

- Bagaimana kita sampai di sini? - Tanya Mark.

- Apa? Dia menyeret karavannya kemari? - Mungkin. Kenapa kau tak tanya dia saja?

Kawan-kawan.

Apa ada orang di rumah?

Kami mengalami kecelakaan.

Halo?

Tak ada orang di rumah. Ayo pergi.

- Ayo masuk. - Jika pemiliknya pulang?

Apa, masuk? Ayo kembali ke karavan.

Itu kambing. Sesuatu yang mirip itu.

Muncul di tengah jalan.

Aku mencoba menghindarinya,

tapi Fabrizio mengambil alih kemudi, jadi, aku tak bisa…

Kini, ini salahku.

Jika kau tak ambil alih kemudi, kita tak akan pernah keluar jalur.

Dia tertidur. Jika aku tak berbelok, kita pasti menabraknya.

- Apa yang dia katakan? - Kau tertidur.

Apa? Omong kosong!

Mungkin aku tertidur sebentar, tapi kita…

Kita tak akan menabrak pohon jika Chiara Ferragni tak panik.

Hentikan ini.

Dia bodoh.

Mark. Pohon yang kita tabrak,

- seberapa jauh dari jalan? - Entahlah.

Sekitar beberapa meter.

Tak terlihat ada jalan.

More Indonesian subtitles for A Classic Horror Story

Kommentit

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left