Jack the Giant Slayer

Jack the Giant Slayer

Lataa Indonesian -tekstitys

Julkaisutiedot

Jack the Giant Slayer (2013) (1080p BluRay x265 10bit Tigole)
Kommentaari Chresna Aditya

Tunnisteet

bluray
Julkaistu: 2026-04-29
Lataukset: 21
Kuulovammaisille: No

Indonesian tekstityksen esikatselu

200 ensimmäistä riviä.

Fee-fi-fo-fum.

Jangan tanya dari mana asalnya petir itu.

Jangan tanya ke mana perginya binatang-binatang itu.

Juga kenapa burung-burung menghentikan lagu mereka.

Jika pulang ke rumah, jangan terlalu lama.

Karena monster-monster berkeliaran di Albion.

Jack, kau belum tidur.

Maaf, Ayah.

Raksasa itu membangunkanku.

- Jack, itu bunyi petir. - Ibu selalu berkata bahwa

Raksasa yang membuat petir itu.

Lihat.

Dari mana kau temukan buku itu?

Di antara barang-barang Ibu.

Maukah Ayah membacakan sisanya untukku?

Baiklah.

Sampai di mana tadi?

Biarawan berusaha mencari Tuhan, sehingga mereka membuat...

Biji ajaib. Benar.

Ayah ingat sekarang.

"Dengan biji-bijian yang mereka ambil dari polong ajaib,

para biarawan membuat jalan untuk mencari Tuhan mereka.

Tapi saat menemukan sesuatu yang mereka pikir

pintu surga,

mereka mendapati takdir yang menakutkan dan mengerikan.

Karena di antara surga dan bumi terdapat

tempat berbahaya.

Gantua, rumah bangsa Raksasa yang menakutkan.

Dengan jembatan yang kini ada di depan mereka ke dunia manusia.

Sekumpulan Raksasa turun ke bawah.

Mengikuti tindakan raja-raja kaya,

mereka jadi punya rasa untuk

memiliki sesuatu.

Suatu rasa yang membuat mereka kehilangan kendali."

"Adalah rasa untuk memakan manusia.

Darahnya, tulangnya, semuanya."

Itu menjijikkan.

Terlalu menakutkan, Isabelle?

Raksasa tidak menakutkan.

Juga tidak takut kepada pemimpin mereka, Raksasa

berkepala dua itu?

Terus baca, Ibu. Itu hanyalah cerita.

Benarkah?

"Raja Erik

meminta biarawan kembali mempraktikkan ilmu gaib

untuk mencari cara guna

mengendalikan bangsa Raksasa.

Mereka melebur salah satu jantungnya.

Mencampurnya dengan ilmu gaib dan lainnya.

Dan mereka membuat mahkota. Yang belum pernah ada sebelumnya."

Mahkota ajaib Raja Erik.

Ini bagian kesukaanku.

"Setelah Raja mendapatkan Mahkota itu.

Bangsa Raksasa menjadi budak

atas setiap perintahnya.

Dia mengirim mereka kembali ke tempat kelahiran mereka.

Rumah mereka kini menjadi penjara antara surga dan bumi.

Erik memutuskan penghubung

antara Raksasa dan manusia."

"Dan kedamaian kembali terwujud di kerajaannya lagi.

Hanya benda bersejarah mistis itu

yang tersisa.

Disimpan oleh Erik menyertai masa-masa kekuasaannya.

Dan ketika saatnya tiba bagi Raja Erik untuk wafat.

Dia membawa serta Mahkota dan biji-bijian itu...

selamanya."

"Dan saat tulang sang Raja mulai hancur.

Kebenaran menjadi legenda."

Atau begitulah kata orang.

Apa yang terjadi jika Raksasa kembali?

Tidak akan, Nak.

- Tapi bagaimana jika mereka kembali? - Jack.

Kurasa Pengawal Raja

- akan menghancurkan mereka. - Aku ingin jadi Pengawal, kalau begitu.

Semangatmu tinggi, Nak. Tak diragukan lagi.

Tapi Pengawal Raja harus

berdarah bangsawan. Sementara kita hanyalah orang biasa.

Itu hanya cerita, Jack.

Raksasa tidak nyata.

Tapi Raja Erik itu nyata.

Benar.

Dalam beberapa hal, dia masih ada.

- Kau keturunannya. - Aku pernah melihat kuburannya.

Di makam bawah tanah milik kerajaan? Sepertinya kau sudah

melakukan petualangan sendiri.

- Aku dalam kesulitan? - Sama sekali tidak.

Ibu ingin kau dapatkan petualangan.

- Itu membuatmu jadi Ratu yang lebih baik. - Bagaimana bisa begitu?

Karena kau akan melihat bagaimana dunia berjalan.

Jika jadi Ratu, kau punya kuasa membuat dunia jadi lebih baik.

Sekarang tidurlah.

Mimpi yang indah,

Isabelle.

Biarkan saja.

Baiklah.

Sekarang tidurlah, Nak.

Kita harus ke ladang sebelum fajar.

Ayah.

Bagaimana kau tahu Raksasa itu tidak nyata?

Aku tidak tahu.

"Dan mata-mata yang penuh nafsu melihat ke bawah.

Ke tempat yang damai di Albion.

Musuh bersumpah hari itu akan datang.

Ketika Raksasa kembali dan Raksasa itu tinggal.

Untuk melancarkan perang

dan kali ini akan menang.

Dan untuk memakan

keturunan Erik yang terakhir."

Jack,

sepulangnya kau dari menjual kuda,

babatlah semak-semak di belakang sana.

Semak-semak itu hampir menutupi rumah.

Akan kulakukan itu, Paman.

- Dan, Jack? - Ya, Paman?

Jangan teralihkan perhatianmu.

Ayolah, jangan melihatku seperti itu.

Aku tak ingin menjualmu, tapi kami tak punya pilihan lain.

Kuda dan kereta ini dijual. Harganya murah.

Aku akan sedih menjualnya.

Kuda dan kereta?

Erik Yang Agung

Fee-fi-fo-fum.

Jangan tanya dari mana asalnya petir.

Jangan tanya ke mana perginya binatang-binatang itu.

Juga kenapa burung-burung menghentikan nyanyian mereka.

Jika pulang ke rumah,

jangan terlalu lama.

Karena monster-monster berkeliaran di Albion.

Sekarang senyumlah.

Inilah Raja Erik,

dengan mahkota ajaibnya.

Halo, Teman-teman!

Aku Erik Yang Agung.

- Halo, Erik! - Maukah kalian dengar

- bagaimana aku menaklukkan Raksasa? - Ya!

Gantua adalah tempat cerita kita.

Di mana tanaman tumbuh

dari biji ajaib.

Dan dari situ, tempat yang tak bisa dijangkau manusia.

Sekumpulan Raksasa turun ke bawah.

Siapa ini?

Halo, Cantik. Siapa namamu?

Bukan urusanmu.

Cantik sekali.

- Dari mana kau dapatkan ini? - Bagus sekali.

Dari ibuku.

Kumohon jangan ganggu aku.

Ayo, Badger. Kejar dia.

Mau ke mana kau?

- Kenapa, Sayang? Tak suka pertunjukannya? - Lepaskan tanganmu.

Bukan begitu caranya memperlakukan...

seorang gadis.

Sebenarnya, kau terlalu mabuk untuk memukulku.

Bagaimana jika kita biarkan Nona pulang

dan kulupakan semua ini.

Maafkan kami, Pak. Kami tak inginkan masalah.

Bagus. Karena itu yang akan kau dapatkan. Masalah.

Ya. Kalian bertiga.

Banyak sekali

masa...

Ada sesuatu di belakangku, ya?

Siapa namamu?

Jack.

Kenapa lututmu, Jack?

Jalan.

Di mana keretaku?

Ada yang melihat keretaku?

Roderick!

- Roderick. - Apa?

- Raja ingin bertemu denganmu. - Untuk apa?

Putri mengeluyur lagi.

Kau akan biarkan dia lakukan itu jika sudah menikah nanti?

Jika kami sudah menikah, silakan saja dia mengeluyur ke tebing.

Aku punya rencana lebih besar.

Roderick,

kenapa para biarawan itu mencukur rambut mereka

seperti itu?

Agar Tuhan bisa melihat ke dalam otak mereka?

Itulah yang kusuka darimu, Wicke.

Selalu penuh dengan rasa penasaran.

Sayang sekali.

Syukurlah mahkota ini masih ada di sini.

Tutup gerbang menuju kota,

bawa sejumlah orang,

dan temukan biarawan itu.

Atas nama Panglima Tertinggi Cloister,

gerbang ini akan tertutup sampai kutemukan apa yang kucari!

Aku mencari seorang pencuri!

Jika kalian tak mencuri, tak ada yang perlu kalian cemaskan! Kau!

Itu! Yang kepalanya botak!

Berbalik, biar kulihat

- wajahmu! - Cukup! Menunduk!

Dia!

Berlutut!

Kuda dijual. Kesempatan terakhir, harganya murah.

Dia kuda bagus untuk kereta

- jika kalian punya kereta. - Akan kuberi kau 10 Copper.

Sepuluh? Sungguh?

Aku dalam misi penting. Soal hidup dan mati.

Baiklah, setuju.

More Indonesian subtitles for Jack the Giant Slayer

Kommentit

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left