200 ensimmäistä riviä.
Subtitle oleh DNugros
Disini helikopter 123 Tango-Yankee terbang diatas Vegas.
Kami 3 mil dari tempat pendaratan. Minta ijin mendarat.
Terima kasih.
123 Tango-Yankee. Dipersilahkan mendarat.
Tekanan angin pada helipad 75 knot.
Dimengerti. Tekanan angin pada 15 knot. Kami akan bawa turun Tn. Brakus.
123 Tango-Yankee. Pastikan aman untuk kami mendarat.
Ah, Tn. Jaquire. Senang bertemu dengan anda, tuan.
123 Tango-Yankee silahkan merapat. Kami sudah siap.
Diterima, Tango-Yankee.
Kami terima pesan anda. Pengamanan sudah siap.
Diterima. Tango-Yankee keluar.
- Selamat malam, pak. - Selamat malam, Tn. Brakus.
- Selamat malam, Tn. Brakus. - Hai, Tn. Brakus.
- Tinggalkan. - Maaf, Tn. Brakus. Saya...
Sudah kukatakan soal senjata kan?
Maaf atas kesalahannya. Tidak akan terjadi lagi.
Disini tempat bertanding para petarung. Singkirkan itu.
Kalian berada 200 kaki diatas tanah
tempat kalian akan menjadi saksi, tamu spesial kita
petarung mematikan, the highest stakes.
- Disinilah tempat para gladiator! - Tn. Brakus sudah datang.
Seperti dulu dijaman Roma.
Bukan seperti Roma. Disini Las Vegas!
Kota kebanggaan kita!
- Kalian sudah siap bersenang-senang? - Yeah!
Kalian sudah siap dengan kekacauan?
Baiklah.
Selamat datang di Coliseum, saudara-saudara sekalian.
Pertunjukan terbesar dimuka bumi.
inilah Coliseum.
Ini adalah pertandingan tarung bebas tanpa wasit
tanpa aturan
dan terbuka untuk siapapun juga
siapapun yang tentu punya nyali.
Buat kalian yang baru pertama datang kesini, begitulan aturannya.
Finalis dari babak penyisihan pertandingan
akan berkesempatan
menantang juara bertahan gladiator kita.
Mari kita lihat!
Mereka saling bunuh!
Aku akan bertaruh!
Yang tidak bertaruh pengecut!
Benarkan bonanza!
Oh!
Jika penantang berhasil mengalahkan gladiator pertama
dia akan memenangkan uang 20,000 dollar.
Jika berhasil lagi mengalahkan gladiator kedua
dia akan mendapat 50,000 dollar.
50,000 dollar bukan uang yang sedikit.
Sekarang bagian menariknya adalah
jika penantang berhasil mengalahkan ketiga gladiator
maka dia berhak menerima tantangan pertarungan bergengsi
dari pemiliki Coliseum.
Petarung tangguh tak terkalahkan
seorang master dan pemilik Coliseum
sang juara dunia
Brakus!
Brakus! Brakus!
Ya! pintu taruhan sekarang telah dibuka
pertarungan segera dimulai!
Kami punya peserta spektakuler malam ini untuk anda.
Gladiator baru di Coliseum, datang dari Paris, Prancis...
Andre Mares!
Sang penantang, baru saja memenangkan babak penyisihan
datang dari utara Las Vegas
Tn. Travis Brickley!
Paris, pengecut.
Ingat, saat bel berbunyi
berarti hanya ada satu aturan.
Tidak ada aturan!
Kalian pasti menyukainya! Ya!
Para petarung, bersiaplah ditempat kalian.
Saudara sekalian, inilah Coliseum!
Andre!
- Mulai! - Ayo!
- Ayo! - Baiklah.
Maaf, Sinbad.
Inilah aku si anak kota!
- Alex, kau tahu? - Ya?
Kalau besok dia gagal, dia akan mengulang tahun depan.
Aku tahu Tommy, sekarang dia sudah cepat dewasa.
Aku sudah janji padanya kalau dia bisa dapat sabuk hitam
aku ijinkan dia mengemudikan mobil.
Jadi kau ijinkan dia naik mobil?
Tommy, aku cuma punya satu mobil.
Lihat dia.
Kuharap dia berhasil besok.
Tenang, dia pasti bisa.
Setidaknya dia punya salah satu guru terbaik didunia.
- Terima kasih. - Maksudku aku.
Walter, tidurlah. Ayo.
Sayang, kalau kau lepas sepatumu, aku cium kakimu.
Hei, Travis. Pertarungan yang hebat.
- Kau bunuh petarungku. - Ya, seperti itulah.
Seperti yang sudah kau lakukan pada Grant dan Richmond.
- Terima kasih. - Sekarang katakan padaku, sehebat apakah kamu?
Aku cukup hebat untuk mengalahkan siapapun petarungmu.
- Termasuk yang itu. - Tutup mulutmu.
Sudah berapa lama kau tidak bertarung? Sekitar enam bulan?
Panggil dia.
- Bagaimana kalau kita atur pertandingannya? - Silahkan.
Apa kau sedang cidera?
Aku cuma butuh satu dua pukulan tepat didagu, aku yakin kau kalah.
Kau terlalu banyak mulut, bocah.
Dan juga banyak yang lainnya.
Jangan buang-buang waktumu. Atur pertarunganku dengannya.
Weldon, beri apa yang dia mau.
- Kau menginginkan Brakus? - Ya.
Baiklah.
- Para kandidat sabuk hitam. - Ya, Pak!
Perhatian.
Berikan kertas kalian.
Siap? Mulai.
Selesai!
Point.
Yeah! Bagus!
Aku bangga denganmu, Walter.
Seperti yang sudah aku ajarkan.
Sekarang, saatnya pertunjukan.
- Aku bisa melakukannya. - Mereka menantimu.
Para kandidat, apakah kalian siap menghancurkan batanya?
Ya, pak!
Siap? Mulai.
- Walter? - Ya, pak?
Kalau kau tidak bisa pecahkan, kau tidak lolos.
- Kau tahu? - Ya, pak.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Walter, ayo.
Walter, kau tidak apa-apa?
Aku tidak apa-apa. Aku akan mencobanya lagi tahun depan.
- Mari bersenang-senang? - Ayo, Walter.
Kita pasti beruntung malam ini.
Dasar bocah. Ayo kita hibur dia.
Kau tunggu disini sebentar. Ini pakai topiku
Tn. Brickley.
Maaf aku gagal.
Tidak.
Walter, lihat disana.
Hei, itu Dae Han.
Dia yang membuat Tommy bertarung habis-habisan. Kau ingat?
- Terima kasih untuk itu. - Mmm.
Dia hebat. Dia juga punya ayah hebat.
- Ayah Walter selalu hebat. - Oh, ya?
Mmm.
- Sapa Tommy. - Hai, Tommy.
Dalam kesempatan ini kami ingin berbagi
tentang keindahan dan seni dari tae kwon do
termasuk juga kekuatannya.
Melaporkan untuk KXRT Sports, Aku Sue MacCauley.
Semuanya, aku ingin mengucapkan selamat
kepada mereka yang berhasil mendapatkan sabuk hari ini
dan kalian akan menerimanya besok.
Untuk tim.
Untuk tim.
Alex, kau mau menyampaikan sesuatu?
Beberapa tahun yang lalu saat ibu Walter meninggal
Aku tidak tahu harus bagaimana menjalaninya.
Dia segalanya buatku. Aku begitu kehilangan.
Nak, hari ini, yang aku inginkan cuma
kau berhasil mendapat sabuk.
Tapi aku tidak terkejut, kau sudah melakukannya dengan luar biasa.
Apa yang sudah kau lakukan
membuatku bangga lebih dari yang aku bayangkan, Walter.
Kau akan menjadi laki-laki
dan aku merasa bangga menjadi ayahmu.
- Untuk Walter Grady. - Untuk Walter Grady.
Walter Grady mengambil alih. Waktu tersisa 10 detik.
Sembilan, delapan, tujuh Dia berusaha men-drible. Dia berusaha.
Lima, empat, tiga, dua Dia melakukan sesuatu!
- Melepaskan tembakan! Dan dia berhasil. - Oh!
Hei kalian. Kalau bisa mengalahkanku, cuci mobilku.
Kalau kalian gagal, tetap cuci mobilku.
- Tidak! Tidak. - Tidak mau.
- Oh! - Ternyata gagal.
- Dimana ayahmu? - Didalam sedang bersiap-siap.
- Ayo masuk. - Sampai ketemu, Tn. Lee.
- Sampai ketemu John. - Sampai ketemu, John.
Hei, Alex! Sausmu gosong.
Lihat ini.
Walter, kau memang punya ayah hebat, tapi dia tidak hebat memasak spageti.
Ayah memang lucu. Dia kira itu makanan kesukaanku.
- Hei, Alex. - Aku datang.
- Hei, kawan, bagaimana rasanya? - Kau kelihatan ganteng.
Potongan baru, baju baru... Oh, sausku.
- Walter? - Yeah?
- Lapar? - Selalu.
Bagaimana kalau kita buat pasta, Alexander?
Sepertinya ayah terlalu lama dandan dan lupa membuatkanku makan malam.
Harusnya kau jangan bilang seperti itu.
Walter, ayah masak sedikit banyak karena Martha akan...
Yah, sudah kukatakan padamu soal Martha.
Kenapa? Kau tidak menyukainya? Aku kira kau menyukainya.
Dia baik. Tapi dia tidak akan datang malam ini.
Apa dia membatalkan? Aku tidak dapat pengasuh lagi malam ini.
Aku yang menelpon dan membatalkannya.
Apa?
Yah, aku tidak butuh pengasuh lagi.
Walter, kau masih 11 tahun.
No comments yet. Be the first to leave one.