200 ensimmäistä riviä.
- Hei! - Lari! Bergegas! Ayo!
Ayo!
Ayo, bergegas!
Cepat!
Hei! Ayo!
Pergi ke helikopter! Awas!
Masuk! Ayo!
Ke dalam!
DIDASARKAN PADA KARAKTER "GODZILLA"
- Di mana aku? - Jangan bergerak.
Kau di fasilitas medis Monarch.
Tidak.
- Tidak. - Jangan bergerak.
- Tidak, di mana Hiroshi? - Tenang.
Kumohon. Di mana putraku? Di mana Hiroshi? Di mana dia?
Tidak! Lepaskan aku! Lepas! Kumohon.
Biarkan. Dia tak akan ke mana-mana.
Hiroshi!
PINTU KELUAR
Ibu.
Ibu baik-baik saja?
Di mana kita?
Ini warisan Ibu.
Ibu tak mengerti.
Ini Monarch.
Berapa korbannya?
Enam belas korban jiwa, dua belas dirawat, dua kritis.
Astaga.
Baik, mari lihat situasinya.
Bukan cuma Kong.
Sesuatu membuat seisi pulau itu gelisah.
Apa yang kau lakukan di sana?
Kami bawa kembali orang-orangmu.
- Itu kesepakatan kita. - Kau tak tahu alasan Kong menyerang?
- Tidak. - Itu pulaunya.
Ia mengizinkan kita tinggal hanya jika tak membuat masalah.
Yah, kita buat masalah.
- Ya, jelas. - Kau seharusnya mencegah itu.
Kau penghubung Monarch dengan Apex Cybernetics.
Tanggung jawabmu adalah memastikan protokol ditaati.
Sudah ditaati. Kami sudah menjalankan belasan tes.
Kong hanya duduk dan mengamati kami.
Ini sesuatu yang berbeda.
Kenapa kami dikurung?
Kenapa kami dikurung? Kalian tidak berhak.
Tak apa-apa, Kei.
- Tidak, tak akan kulepas! - Terima kasih…
- Tidak. - …atas segalanya.
Tidak, Lee! Lee!
Ada apa ini?
Tolong semuanya tenang.
Aku mau tahu siapa penanggung jawabnya.
Apex bertanggung jawab mengembalikan kalian. Aku…
Namaku Natalia Verdugo.
Aku Deputi Direktur Monarch.
Deputi…
Kau akan tahu ada banyak perubahan selama kau tiada.
Aku sudah tahu.
Ibu perlu istirahat.
Ibu tak apa-apa.
- Cuma pusing. - Itu efek dari waktumu
di Axis Mundi, sesuai istilahmu. Itu akan mereda.
Bu Deputi Direktur,
kapan kita akan menjemput Lee Shaw?
Tidak. Belum sekarang.
Apa?
- Kenapa? - Kong.
Kami meyakini amukannya mungkin terkait
dengan operasi di lokasi Apex.
Patut disesali Kolonel tewas.
Bukan tewas. Dia tinggal, agar kami bisa pergi.
Menginjakkan kaki di pulau itu sekarang adalah misi bunuh diri.
Aku mengenal Lee Shaw.
Dia tak akan pernah meninggalkan kami.
Dia masih hidup. Aku tahu itu. Kumohon.
- Maaf. - Kumohon.
Tidak. Ia makan logam, ingat?
Benar. Ia adalah…
Ia adalah persilangan antara beruang dan…
- Macan. Juga gajah. - …badak. Juga besar…
SANTA SOLEDAD CHILI SELATAN, 1957
- Pug… Pulgasari. - Pulgasari!
Ia pun terdokumentasi baik dalam mitologi Korea.
Berapa lama kau berkelana di Korea mencari makhluk itu?
Tak terlihat bukan berarti tak ada.
Ya, Sayang.
Kini kita akan membuktikan keberadaan ular laut.
Yah, dari catatan yang kutemukan di arsip maritim Santiago,
ada laporan pusaran dahsyat dan penampakan makhluk laut raksasa.
Tidak jauh dari pantai ini, sekitar 200 tahun lalu.
Jadi,
ada monster di sini.
Jika kita mujur.
Gracias, Kapten…
Ini cukup?
Ya. Baiklah.
Rasanya dia tahu sesuatu, ya?
Mungkin burung juga.
Firasatku baik akan tempat ini.
Di mana penduduknya?
Pergi mencari ikan.
Hei, apa ini?
Apa itu?
Darah?
- Mungkin tempat membersihkan tangkapan? - Ya.
- Bagaimana? - Mungkin…
Mungkin kau sebaiknya tunggu di luar?
Kau mau tunggu di luar?
Wah, apa itu?
Billy. Billy, Billy…
Hai, apa itu? Apa itu…
Apa itu berasal dari laut di sini?
- Boleh? Baiklah. - Hei.
Hei. Wah. Tunggu. Hei.
Kau berlagak seperti pemilik tempat ini?
- Kami tak mengenalmu. - Aku cuma mau memotret.
Kau mau uang? Dinero.
- Kami tak mengenalmu. - Tidak.
Jangan begitu, Kawan.
Aku bukan kawanmu.
Ini bukan tempatmu.
Simpan pisau itu, Tomás.
- Kami tak berniat menyinggung. - Hei.
Cukup!
Sudah cukup!
Aku yakin teman kita ini tidak berniat mencari masalah, ya?
Ya.
- Tidak. - Tidak.
Simpan itu.
Belajarlah membaca situasi, Bodoh.
Masuk.
Hei. Kubawakan air kalau kau mau.
Terima kasih.
Apa yang terjadi di luar?
Mereka membereskan pekerjaan.
Lalu kau dibawa ke Tokyo.
Kemudian?
Pemeriksaan medis, tanya-jawab, lalu apa pun yang kau mau.
Lalu, kurasa kau akan dipulangkan.
Bagaimana denganmu?
Ini duniamu sekarang?
Bekerja dengan Ayah?
Aku belum sempat memikirkannya.
Dua tahun ini, misinya menjemput kalian, dan kalian sudah kembali, jadi…
Tidak semuanya.
Kami bukan sengaja meninggalkannya.
Kau dengar Verdugo…
Kau tak tahu rasanya di sana. Shaw akan melakukannya untuk kita.
Entahlah. Benarkah?
Kentaro, kita tak akan pernah tahu Ayah masih hidup
kalau bukan karena dia.
Karena itu membantu agendanya.
Dia tak pernah membohongi kita.
Kita minta bantu temukan Ayah, dan dia melakukannya.
Kau bahkan tak tahu dia hidup.
May bilang melihatnya jatuh setidaknya 30 meter.
Kau boleh meragukannya.
Aku tak akan menyerah.
Bagaimana dia?
Dibius.
Ini efek berada di Axis Mundi sekian lama.
Seperti penyelam laut dalam terlalu cepat kembali ke permukaan.
Dia butuh waktu aklimatisasi.
Dia akan baik-baik saja dalam beberapa jam.
Aku akan kembali mencari Shaw.
Kembali?
Ke pulau itu?
Kentaro bilang itu semacam titik hubung.
Itu teori, tapi tidak penting.
Monarch sudah memberhentikan operasi kita.
Kita dilarang memasuki pulau itu.
Sejak kapan Ayah taat aturan?
Hei, tunggu.
Kau tak tahu apa yang kau lakukan.
- Kau bisa terbunuh. - Bantu kami.
Dia butuh Shaw.
Dia punya kita.
Tak akan Ayah biarkan.
Setelah Hari-G, Ayah menghilang selama satu tahun.
Satu tahun. Ayah tak menelepon mengabari Ayah masih hidup.
Baiklah, itu kesalahan.
Tapi bukan alasan untuk berbuat gila.
Aku tidak meminta izin.
Jika begitu, Ayah ikut.
Semoga aku tidak mengganggu.
Axis Mundi dan kembali dengan selamat.
- Sungguh melegakan. - Apa maumu?
Sebelum pergi, aku mau melihat kondisimu.
Tidak.
Kau tak peduli.
Kuhabiskan dua tahun
dan uang yang sangat banyak untuk mengeluarkanmu dari sana.
Kusetujui misi itu.
Aku mengawasinya, jadi sesungguhnya aku peduli.
Corah, Apex hampir menemukan cara untuk hidup bersama para Titan ini.
Kau bisa membawa kami melampaui garis akhir.
Kau.
Tak ada lagi Hari-G.
Atau kau bisa tinggal di sini dengan teman-temanmu,
yang sama sekali tak tahu kemampuanmu, dan melakukan hal remeh.
No comments yet. Be the first to leave one.