200 ensimmäistä riviä.
Subtitle ini dipersembahkan buat Yeshua HaMMashiyach.
Ucapkanlah nama Tuhan kita yang sesungguhnya setiap hari : Yahweh Elohim, Yeshua HaMMashiyach.
Kami bodoh oleh karena HaMMashiyach, tetapi kamu bijaksana dalam HaMMashiyach; kami lemah,
tetapi kamu kuat; kamu terhormat, tetapi kami tidak berharga. (1 QorintYah 4 : 10)
Pada tahun kelima setelah kematian Yeshua HaMMashiyach,
Shaul : Perjalanan Ke Kota Dammeseq
Dewan para Imam Tinggi di kota Yerushalayim masih berjuang
untuk memberantas semua ingatan dari Yeshua Orang Netsaret.
Pengajaran Tuhan Yeshua disebarkan ke seluruh kota Yhudah,
berkat upaya klandestin dari para Rasul yang melakukan perjalanan darat,
untuk menyebarkan Haberiyt Hachadasah (Perjanjian Baru) dan penunjukkan Diaken untuk membantu mengorganisir pengikut-Nya.
Diaken di kota Yerushalayim adalah seorang pemuda yang blak-blakan
- bernama Stefanos. - Iman adalah dasar perkara-perkara yang diharapkan, bukti dari hal yang tidak kelihatan. (Ivrim 11 : 1)
Iman membuat hati kita menjadi rendah hati.
Iman itu membantu kita menerima apa yang kita tidak pernah bisa jelaskan.
Tapi apa kegunaan iman jika di sekeliling kita jelas dan kuat untuk disentuh?
Nabi Mosheh sudah memberitahu bangsa YiseraEl:
"Elohim akan membangkitkan seorang Nabi sepertiku untukmu
dari bangsamu sendiri."
Tapi para leluhur kita sudah menolak untuk mematuhi-Nya.
Malah, mereka malah menolak-Nya,
dan di dalam hati mereka, mereka malah kembali ke bangsa Miserayim.
Tidak ada yang berubah sejak masa Nabi Mosheh,
untuk mereka yang berada di Bait Suci kita hari ini mempunyai iman yang sangat kecil.
Mereka malah menolak sang Nabi yang dibangkitkan oleh Yahweh Elohim dari bangsa mereka sendiri.
Mereka malah mengabaikan sang Nabi yang menampilkan mukjizat dan tanda-tanda.
Mereka justru menyalibkan Putera Elohim!
Tangkap dia.
Tinggalkan dia sendiri! Stefanos! Stefanos!
Stefanos!
Stefanos!
Tidak! Stefanos!
Aku sudah diberitahu ada sebuah ladang di dekat gerbang kota Yerushalayim
yang punya buah nektarin yang paling baik. (Buah nektarin = buah yang memiliki kekerabatan dengan buah persik sehingga bentuknya seperti sama, bedanya buah nektarin tidak ada bulu halus dipermukaannya)
Buah nektarinku memang sangat bagus.
Kamu adalah NetaneEl?
Aku adalah Lewiy dan ini adalah puteriku, Yohanah.
Kami sudah melakukan perjalanan selama empat hari dari kota Dammeseq.
Addai (Khuza), pergi ambilkan mereka beberapa buah nektarin.
Damai sejahtera menyertaimu.
Dia tidak berada dalam damai tapi dia seorang pria yang baik.
Aku sudah terlalu tua untuk menangani kebun ini sendirian. Dia sangat membantuku.
- Bagaimana aku bisa membantumu, saudara? - Kami sedang mencari seorang pria.
Mungkin kamu mengenalnya. Namanya adalah Stefanos.
Banyak orang yang datang ke depan untuk bersaksi untuk menentang hujatanmu,
bahwa kamu percaya bahwa Yeshua dari Netsaret adalah Putera Elohim,
yang mampu mengampuni dosa-dosa.
Imam Besar Qayyapa,
siapakah di antara para Nabi, yang para leluhurmu tidak menganiayanya?
Bahkan mereka membunuh orang-orang yang mempraberitakan firman dari Roh Kudus.
tentang kedatangan Yang Benar, yang mengenainya kamu sekarang
telah menjadikan dirimu sendiri pengkhianat dan pembunuh. (Maaseh Schlihim 7 : 52)
- Apa yang harus aku lakukan kepadanya? - Biarkan aku memiliki waktu sesaat untuk sendirian.
Mengapa kamu mau melakukan hal ini?
Mengapa kamu mau merusak imanmu sendiri?
Imanmu yang dulu itu menjaga kita untuk tetap bersama sebagai satu masyarakat.
Iman yang dulu itulah yang menyatukan kita untuk melawan bangsa Roma
dan membantu kita untuk melawan kezaliman dan ketidakadilan mereka.
Mengapa kamu ingin mengambil pertentangan ini dari kami?
Pengampunan adalah kekuatan bukan kelemahan.
Saat kamu berbicara tentang pengampunan,
apakah kamu bermaksud supaya kita mengampuni semua musuh-musuh kita
termasuk bangsa Roma sendiri?
Dia berkata, "Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri." (Mattay 22 : 39)
Termasuk bangsa Roma?
- Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri." (Mattay 22 : 39). -
Dosa-dosa diampuni hanya oleh Elohim.
Namun kamu percaya Orang Netsaret itu bisa mengampuni dosa-dosa.
Dia masih mengampuni dosa-dosa dan akan selalu begitu sampai akhir zaman.
Pengampunan-Nya itulah berkat-Nya kepada kita, karena Dia adalah Elohim.
Mengapa kamu menghujat seperti ini?
Aku sudah mencoba untuk memahamimu tapi kamu terus menghinaku.
Mengapa kamu memaksa untuk menyebarkan Haberiyt Hachadasah ( Perjanjian Baru ) palsu
untuk menghasut orang-orang untuk menolak apa yang bagi kami adalah...
bagi kami adalah kudus?
Kamu seorang pengkhianat bagi bangsamu sendiri.
Singkirkan dia dari hadapanku.
Kamu berasal dari utara?
Kami punya kebun tepat diluar gerbang kota Dammeseq.
Kamu datang dari kota Dammeseq untuk mencari pria ini?
- Ya. - Stefanos ini, dia...
- Suamimu? - Aku belum menikah.
- Bertunangan, kalau begitu? - Tidak.
Aku tinggal dengan Ayahku.
Ayo, keluar dari sana. Bergerak, bergerak. Ayo.
Ayo!
- Itu Stefanos! - Yahweh Elohim, ampunilah dia.
Mengapa? Mengapa mereka melakukan ini kepadanya?
Inikah Stefanos yang kamu maksud? Dia adalah seorang pengkhianat.
Bagaimana kamu bisa mengenalnya?
Stefanos!
Stefanos!
Satu batu.
Itu saja yang aku pegang. Satu batu yang tak bernyawa.
Namun kerajaan sudah dimulai dengan satu batu.
Istana dan monumen, jalanan dan Bait Suci,
semua dibangun pada mulanya hanya dengan satu batu.
Demikian juga, satu batu bisa menumbangkan semua yang suci.
Kita sudah pernah melihat satu batu, Seorang tukang kayu dari Netsaret,
yang memilih untuk menghancurkan daripada untuk membangunnya,
yang ingin merubuhkan Bait Suci kita daripada untuk memperkuatnya,
menghujat hukum kita daripada menghormatinya.
Sebelum kamu menahan batu yang kedua,
dan jika kami tidak menghancurkannya hari ini, itu akan digandakan
dan dikali tiga sampai itu menyapu kami semua
- seperti sebuah wabah! -
- Yohanah! - Yohanah!
Hentikan dia! Berhenti!
Ampuni dia!
Ampuni dia, kumohon, Rabiy!
- Siapa pria ini bagimu? - Oh, dia bukan siapa-siapa!
Dia hanya wanita yang pengampun.
Kalau begitu beritahu dia untuk menahan lidahnya karena aku bukan pria pengampun.
"Lihatlah, aku melihat surga yang terbuka dan Anak Manusia yang tengah berdiri di sebelah kanan Elohim!". (Maaseh Schlihim 7 : 56)
Tidak!
"Ya, Tuhan Yeshua, terimalah rohku!" .
- Sekarang! - Aku mengampunimu.
Tidak!
Kasihanilah! Kasihanilah!
Kasihanilah!
Ya YAHWEH, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!". (Maaseh Schlihim 7 : 60)
Tidak...
Tidak!
Ayah! Ayah!
Mengapa?
Mengapa?
Mereka tidak akan beristirahat bersama Stefanos.
- Kita harus pergi. - Ya, aku tahu.
Kumpulkan saja yang kamu butuhkan dan ikutlah dengan kami tapi kamu harus cepat.
- Dan kemana kamu akan pergi? - Kota Dammeseq.
Kota Dammeseq berada di bawah hukum Romawi bukan hukum Bait Suci.
Para Sanehederiyn tidak punya wewenang disana. Mereka tidak akan menyakiti kita disana.
Itu perjalanan empat hari. Terlalu sulit untukku.
- Kau tidak bisa tetap disini. - Aku orang tua.
- Mereka tidak akan peduli kepadaku. - Tidak, NetaneEl, kau salah.
Jika aku ikut denganmu, aku akan memperlambatmu, dan kau harus terburu-buru.
Kau seharusnya sudah pergi. Sekarang pergilah. Aku akan jaga diriku sendiri.
Ayo, pergi.
Bukankah sebuah ukuran dari belas kasihan sudah menjadi cara yang bijaksana?
Belas kasihan untuk siapa?
Kita sudah mengutuk pengikut dari Orang Netsaret yang di salibkan beberapa tahun yang lalu.
Mereka berdua sebelum mati telah mengeluarkan kata-kata pengampunan,
untuk mengalihkan hukum kita, untuk mengajarkan ajaran lain selain ajaran mata untuk mata dan gigi untuk gigi.
Aku mengampunimu.
Dengan secara hukum mengeksekusi Stefanos, kita sudah membuat martir pertama atas nama Orang Netsaret.
Ya, apa yang kau ingin kita lakukan, GammeliyEl?
Apakah kita harus biarkan para penghujat ini berjalan dengan bebas di jalan-jalan kita?
Apakah kita harus melanggar hukum Mosheh?
Saranku adalah untuk membiarkan para pengikut itu,
Menjauhlah dari orang-orang itu, dan biarkanlah mereka, karena jika maksud itu atau perbuatan itu berasal dari manusia, tentu akan lenyap (Maaseh Schlihim 5 : 38)
Namun jika itu berasal dari Elohim, kamu tidak dapat melenyapkannya, bahkan jangan-jangan kamu didapati sebagai penentang Elohim. (Maaseh Schlihim 5 : 39)
Apa yang di katakan Konsul (Dewan) GammeliyEl itu bijaksana.
Aku tahu karena aku sudah menjadi muridnya sejak aku kecil.
Kita berhutang penghormatan pada usia dan kebijaksanaanya.
Dia memang benar.
Jika gerakan ini pengikutnya berasal dari Elohim maka tidak ada manusia yang bisa menghentikannya.
Tapi bagaimana jika bukan?
Apa seorang gembala akan diam saja saat serigala menyerang ternaknya dan menyebutnya keinginan Elohim?
Apa seorang tabib pergi dan membiarkan pasiennya meninggal dan menyebutnya keinginan Elohim?
Tidak.
Aku mau katakan kepada kalian, keyakinan kita sedang di serang oleh seseorang yang menentang hukum
Elohim untuk kepentingan dirinya sendiri yang menyebutnya terpilih!
Terpilih untuk apa? Untuk menghancurkan Bait Suci Elohim kita, dengan kata-katanya sendiri!
Biarkan Elohim yang menghukum jika tindakan kita salah.
Kita harus menyerang racun ini dan mengeluarkannya sebelum membuat infeksi tubuh dari rakyat kita di negara kita.
Aku juga sudah di sumpah. Aku tidak akan melihat keyakinan kita mati dan menyebut itu keinginan Elohim.
Aku akan ada di ujung pedangnya. Aku tidak akan diam begitu saja!
- Kau sudah memainkan permainan yang berbahaya. - Kelestarian keyakinan kita bukanlah suatu permainan.
- Kita harus putuskan ada di pihak yang mana. - Pihak?
- Ini bukan masalah pihak! - Cukup, GammeliyEl!
Shaul, kau tahu apa yang harus kau lakukan.
Kau punya restu dari Dewan.
Elohim bersamamu.
Jalan!
NetaneEl!
Biarkan dia sendiri! Biarkan dia sendiri! NetaneEl!
- Siapa kau? - Namaku Addai (Khuza). Aku bersama resimenmu.
Lalu aku akan anggap ini salah paham. Berdiri. Pergilah.
Kenapa kau ingin menangkap pria ini? Aku bekerja untuknya.
Dia pengikut Orang Netsaret, Seorang penghujat.
Kami punya perintah untuk membawanya ke Bait Suci Elohim untuk di persidangkan.
Tidak, dia orang baik.
Itu akan di tentukan oleh orang lain, bukan oleh kau atau aku.
Bagaimana denganmu? Apakah kau seorang pengikut Orang Netsaret?
Apa kau seorang pengikut Orang Netsaret?
Tidak.
NetaneEl!
Addai (Khuza), kembalilah!
Pulanglah!
Apa yang kita hadapi bukan salah pria dan wanita tapi sebuah ancaman kepada kelangsungan kaum Yehuddiy,
orang-orang dari Elohim.
Mereka membuat kalian percaya bahwa Orang Netsaret adalah Seorang Nabi.
Tapi aku bertanya kepada kalian,
- Apakah kita orang yang bebas? - Bukan!
Kita masih tunduk kepada penyembah berhala, kita masih berjuang untuk melawan tirani asing!
Memutuskan Yeshua dari Netsaret sebagai Seorang HaMMashiyach adalah sebuah penghianatan,
bagi mereka lebih baik untuk menundukkan kepala mereka di dalam kepasrahan
daripada bersama-sama dengan kaum sendiri untuk berjuang untuk kebebasannya!
Sangkali Dia sebagai HaMMashiyach yang telah dinubuatkan.
Tidak, aku tidak bisa.
No comments yet. Be the first to leave one.