200 ensimmäistä riviä.
Hei. Bagaimana kabarmu di dalam?
Dudukmu nyaman? Sudah tenang? Bagus.
Sekarang, dengar.
Ayah akan bercerita.
Kisah ini tentang waktu kami kabur dari peternakan ayam.
Ada seorang peternak.
Perempuan ini sangat membenci ayam.
Ayam-ayamnya seperti tahanan.
Ayah rasa dia dan kapaknya seperti punya dendam pribadi.
Dia memiliki mesin yang mengubah ayam menjadi pai.
Kita tak boleh panik!
Tapi yang tak dia rencanakan adalah berkonfrontasi
dengan ayam betina pejuang kebebasan.
Ia garang, tak kenal takut,
dan hanya menginginkan satu hal.
Kebebasan.
Dia mempersatukan kami
dan memberi kami sayap untuk terbang dari situ!
Dia mengeluarkan semua ayam
dan menyingkirkan peternak jahat itu.
Selamat tinggal.
PETERNAKAN HANCUR!
Tahu siapa ayam pejuang kebebasan itu?
Ibumu sendiri.
Rocky, tidakkah cerita pengantar tidur masih terlalu dini?
Kita tak pernah terlalu muda untuk tahu asal-usul kita.
Tapi syukurlah masa itu sudah berakhir.
Kita mendapatkan akhir bahagia.
Kita menjalaninya.
Awas, Mac.
Ada buah lagi, Bunty.
Terima kasih, Mac, karena aku mulai haus di sini.
Bagus, Bunty. Pertahankan.
Kau tahu?
Kurasa sudah waktunya melupakan masa lalu.
Hasilnya bagus lagi.
Ya. Bagus.
Masa lalu?
Masa lalu apa?
Masa lalu itu, di belakang kita.
Tapi ini adalah masa kejayaan kita.
Ini jati diri kita.
Jati diri kita sebelumnya.
Kita melewati semua itu agar bayi kita tak begitu.
Kau tahu, kau benar.
Mulai kini, satu-satunya misi kita adalah menjaga bayi kita.
Jangan khawatir. Rocky menangani kasus ini.
Bagaimana ini?
Ia melompat!
Tangkap saja!
Ya ampun!
Awas, ada telur!
Astaga. Telur hidup.
Kosongkan area ini!
- Tangkap! - Hati-hati!
Tidak!
Lihat itu.
Keluarga kita kini utuh.
Lihat ia, Rocky.
Ia sempurna.
Selamat datang di dunia.
Molly.
Anak ayam yang manis.
Kaki kurusnya mirip ayahnya.
Kita harus memperkuatnya, betul?
Saat aku di AU, kami melakukan squat 50 kali sebelum makan pagi.
Aku sudah lemah.
- Aku buatkan dia sepeda. - Benarkah?
Kau merajutnya.
Sungguh pemikiran yang indah.
Terima kasih, Babs.
Menurutku, surga pulau kecil kita sekarang menjadi sedikit
"lebih surgawi".
Kukuruyuk!
Molly! Tidak! Hentikan kereta bayi itu!
- Gadis kecilku yang pemberani. - Ya! Kau hebat!
- Tidak. - Tidak!
Molly, itu terlalu berani!
Hati-hati, Sayang. Pegang sisinya.
Pegang...
Astaga! Tidak!
Keterlaluan!
- Ada yang mau teh? - Asyik, teh.
Hei, Teman-Teman.
Selamat datang.
Kami bawa barang bekas berkualitas untukmu hari ini, Rocky.
- Ini dia. - Molly, pegang ini untuk Ayah.
- Senang bertemu. - Sampai jumpa bulan depan.
Hai, Ayam!
Sampai jumpa!
Dasar.
Tidak, kau curang! Curang!
Sampai jumpa.
- Halo! - Pagi.
- Hai! Pagi! - Pagi!
- Hai! - Pagi, Nak!
Hai, Ibu.
Halo, Sayang.
Hai, Ayah!
Paman Nick! Paman Fetcher!
Dia baru saja memanggilku "paman".
Tenang, Sobat. Tenanglah.
Tapi aku tak pernah punya keluarga.
Aku juga.
Bu, aku tadi berpikir.
Bisakah kita ke sana?
Ke mana, Nak?
Ke seberang perairan.
Kita sudah membicarakan ini, Molly. Tak ada apa-apa untuk kita di sana.
Lalu barang Paman Nick dan Fetch?
Bukankah itu untuk kita?
Ada apa, Ginge?
Rocky.
Molly ingin pergi dari pulau.
Begitu, ya.
Begitu, ya?
Hei, Molly, kau mau lihat penemuan paling keren di dunia?
Baiklah.
Apa ini, Ayah?
Hanya jawaban untuk semua masalah hidup.
Berondong.
Bukankah ini yang terbaik di dunia?
Memang enak.
Enak?
Ini sangat lezat!
Anakku, hidup di sini sempurna.
Ibu, ada apa?
Tak perlu khawatir, Molly.
Tidak penting.
Hanya masalah waktu sebelum manusia muncul.
PETERNAKAN BAHAGIA
Sepertinya mereka dibawa ke semacam peternakan ayam.
Aku sudah lama tak melihat tatapan itu.
Kau tak bisa memperbaiki semua masalah di dunia, Sayang.
Ada pertemuan malam ini. Sebarkan.
Mulai lagi.
Apa yang terjadi, Bu?
Kenapa tak bisa memanjat pohon lagi?
Pertemuan apa ini?
Tidak apa-apa, Molly.
Hanya saja...
Ada tawon besar di pohon itu tahun ini.
Benarkah?
Lagi pula, Ibu butuh seseorang untuk tinggal di sini dan menjaga ayahmu.
Tenang. Aku baik-baik saja.
Baiklah.
Mungkin selagi Ibu pergi, ia bisa bercerita.
Ide bagus.
Selamat malam, Gadis Besar Pemberani.
Malam, Ginge. Semoga berhasil.
Baik, Mollypod, apa yang ingin kau lakukan?
Kupikir Ayah bisa memberitahuku soal ini.
AYAM TERBANG
Itu bukan Ayah.
Baiklah. Ya, itu Ayah.
Tapi itu sudah lama sekali.
Lalu?
Lalu,
sebenarnya,
cerita ini cukup bagus.
Bukan telur saja yang mereka mau.
Wajah Ginger menunjukkan tekad.
Kurasa dia akan menyuruh kita terlibat dalam keributan.
Aku tak mau terlibat keributan.
Aku fobia keributan!
- Semuanya! Harap tenang! - Dia mulai.
- Tenang. - Tutup paruhmu.
Sekarang, kita semua tahu tentang jalan baru itu.
Juga truk-truk membawa ayam ke tempat yang tampak seperti peternakan.
Sebuah peternakan?
Tak apa-apa, Beryl. Dengar.
Kita tahu dari pengalaman apa artinya itu.
Ini hal yang tak bisa kita abaikan.
Kita hanya punya satu pilihan.
Aku tak mau dengar.
Kita harus bertindak.
Kita harus bersembunyi.
Bersembunyi?
Ya. Bersembunyi!
Berpura-pura tak ada di sini?
Tepat.
Operasi Kastel Apung. Bagus.
Aku suka kasur apung, khususnya yang bergaris.
Dia benar.
Itu bukan urusan kita.
Kau baik-baik saja, Sayang?
Tumben kau menghindar dari bahaya.
Aku tahu, tapi aku harus memikirkan Molly sekarang.
Lalu, aku...
Kita tak bisa mempertaruhkan kebebasan
dengan menjelajah ke dunia yang menganggap ayam
lezat.
Angkat.
Bagus!
Kini kita hanya perlu tetap diam dan tidak menarik perhatian.
Kukuruyuk!
Rocky!
Mengingat situasi baru kita, mungkin kau tak boleh berkokok lagi.
Jangan berkokok?
Tapi itu kegemaranku.
No comments yet. Be the first to leave one.